LOGINAlexander Nalendra, pria dewasa yang diam-diam menikah kembali tanpa sepengetahuan istri pertama. Kepuasan yang tidak di dapatkan dari istri pertama, Almira dari pada Camille, istri pertamanya. Hingga semua terbongkar satu persatu, sebuah dilema terjadi tatkala Almira dan Camille memberikan pilihan.
View MoreAlex dan Almira saling menatap dengan dada yang masih bergemuruh dan napas terengah-engah. Pagi itu bukan sekadar pertemuan biasa—itu adalah ledakan hasrat yang mengguncang jiwa mereka, berkali-kali menyalakan api rindu yang sudah lama membara dalam diam. Tubuh mereka bersatu bukan hanya satu kali, tapi berulang, seolah menantang waktu yang mencoba merenggut momen penuh gairah itu. Rasa rindu yang tertahan selama ini akhirnya meledak, membanjiri setiap helaan napas dan detak jantung mereka dengan kehangatan yang menggetarkan."Masih mau? " Tanya alex pada Almira, dia menangkup kedua sisi pipi Almira dengan lembut. Almira menjawab dengan gelengan kepala, dia sudah sangat merasa cukup. "Aku sudah lelah. Aku butuh asupan nutrisi pagi ini. Sudah semalam penuh sampai pagi ini kita melakukannya," Kata Almira dengan suara lemah, dia sangat merasa kelelahan. Tenaganya terkuras sangat banyak, dan tubuhnya terasa lemah. "Baiklah sayang, ayo aku bantu untuk mandi. Dan kita langsung sarapan pagi
Alex semakin menggila, hentakan pinggulnya tak kenal ampun menembus setiap lekuk tubuh Almira yang tertekan di pinggiran bathtub. Keringat deras mengalir di dahi dan punggung mereka, menambah panas suasana yang membakar hingga ke ujung saraf. Tubuh keduanya saling menempel erat, seolah dunia hanya milik mereka berdua. Evan, yang tak mau kalah, terus meraba dan mengelus dengan sentuhan liar di punggung dan pinggang Almira, membuatnya semakin terombang-ambing dalam gelombang kenikmatan yang sulit dikendalikan. Suara teriakan Almira pecah, serak dan penuh gairah, bergema di ruang kamar mandi yang kecil itu, sementara desahnya melebur dalam irama liar dari tubuh-tubuh yang tak bisa lagi menahan hasrat mereka. ""Ah... Sayang... Aku sudah hampir sampai," kata Almira dengan suara yang penuh perasaan. Tubuhnya merasakan gelombang kehangatan yang menyebar perlahan, membuat setiap hela nafasnya terasa lebih dalam dan penuh makna. Getaran halus itu semakin kuat, membawa Almira ke dalam keinti
"ah Alex itu terlalu dalam," desah Almira, tubuhnya terhentak hentak dari belakang sana. Alex, suaminya sedang memacu pinggulnya dengan sangat kuat, setiap hentakan melahirkan sebuah desahan kenikmatan. desiran hangat menyengat tubuhnya, gairah kian membuncah setiap dorongan dari belakang. Alex terus menggoyangkan pinggulnya untuk mendesakan bagian inti dari tubuhnya. menghentakkan bagian inti hingga terasa ke dinding rahim. "mendesahlah sayang, aku suka suaramu," kata Alex, dia meminta Almira untuk mendesah. baginya, suara desahan Almira bagai cambuk gairahnya. setiap suara Almira keluar, membuatnya kian semangat untuk memacu pinggulnya lebih kencang lagi. "aaah... ouhh... Alex ahh... enak sayang," suara Almira terdengar berat dan serak. dia merasakan nikmat di bahwa sana. rasa rindu terhadap suaminya kini terobati sedikit demi sedikit. walaupun mereka baru terpisah hanya seminggu, tetapi rasa kangen tak bisa terelakkan. "begitu sayang, teruslah mendesah. aku akan kian memuaskan
Suara nafas memburu dan desahan mesra saling berpadu, mengalun bak simfoni yang menggoda. Di balik tirai pagi yang lembut, sepasang suami istri terperangkap dalam kehangatan rindu dan gelora yang membara, melukis cinta dalam setiap sentuhan yang membakar jiwa mereka.Pagi itu, gairah mereka meledak tanpa henti. Niat sederhana untuk mandi berubah menjadi pertempuran penuh hasrat, dua tubuh bersatu dalam api yang tak terbendung. Tak ada jejak lelah, hanya semangat yang membakar, menyulut sentuhan demi sentuhan penuh kenikmatan, seolah dunia berhenti berputar hanya untuk mereka.Almira terjatuh lembut di pangkuan Alex, tubuhnya seolah mencari sandaran dari gelombang emosi yang belum reda. Alex duduk di tepi bathtub, tangan kekarnya erat menggenggam pinggang Almira, seakan takut melepaskan satu inci pun dari sosok yang kini sangat ia butuhkan. Suara detak jantung mereka bergema dalam keheningan kamar mandi, membungkus mereka dalam dunia yang hanya milik berdua, di mana rasa rindu dan hara
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.