author-banner
KiraYume
KiraYume
Author

Novels by KiraYume

Kebangkitan Sang Raja Teknologi

Kebangkitan Sang Raja Teknologi

Raven Adyatama mengorbankan segalanya. Demi cinta, ia membangun sebuah kerajaan teknologi dari nol untuk membiayai pendidikan kekasihnya, Valeria. Demi persahabatan, ia memercayakan seluruh bisnisnya pada sahabatnya, Radja. Ia pikir, pengorbanannya akan berbuah masa depan yang indah. Ia salah besar. Tepat di puncak kesuksesannya, Raven dihancurkan. Ia menemukan Valeria dan Radja berkhianat di ranjangnya, lalu ditendang keluar dari perusahaan yang ia bangun dengan darah dan keringat. Dibuang seperti sampah tak berguna, Raven kehilangan segalanya dan berdiri di ambang kematian. Namun, takdir memberinya satu kesempatan terakhir: sebuah flash drive misterius berisi kode untuk AI yang revolusioner. Kini, sang arsitek digital yang terbuang telah kembali dari kegelapan. Bagaimana Raven merebut kembali kerajaan bisnisnya dan memastikan para pengkhianatnya hidup cukup lama untuk menyaksikan kehancuran total mereka ?
Read
Chapter: Bab 74. Di Waktu Yang Tersisa
“Raven benar. Kita tidak bisa langsung menyerbu,” suara Kinar terdengar tegas dari layar panggilan video, seolah mengambil alih ruangan meski ia hanya berupa proyeksi. Tatapannya menusuk, nada suaranya tanpa kompromi. “Kita bahkan belum tahu berapa banyak orang yang ada di dalam, seberapa berat persenjataan mereka, dan yang paling penting, di mana tepatnya Freya dan Leo disekap. Satu langkah gegabah bisa berarti kehilangan mereka selamanya.”Kata-katanya membuat ruangan bunker sejenak membeku. Semua orang tahu Kinar benar, tapi mengakui kebenaran itu berarti menelan frustrasi mereka sendiri.“Kita butuh intelijen,” lanjutnya, nada suaranya turun sedikit, lebih dingin tapi tak kalah mantap. “Kita butuh mata di dalam, sebelum kita bicara soal penyelamatan.”Tirta sudah mencondongkan tubuh ke layar komputer, jemarinya bergerak cepat. “Aku akan coba meretas jaringan di sekitar area itu. CCTV publik, lalu lintas Wi-Fi industri, bahkan sinyal satelit yang lewat. Akan ada celah. Entah itu k
Last Updated: 2025-08-30
Chapter: Bab 73. Segalanya Bertemu
Clara menegakkan punggungnya. Dari tadi ia hanya memperhatikan, membiarkan Raven dan Tirta bertukar dugaan. Kini potongan puzzle itu mulai merangkai pola yang familiar baginya. “Ini masuk akal,” ucapnya mantap. “Radja nggak akan menyewa tim profesional papan atas seperti Dominion. Terlalu mahal, terlalu berisiko. Yang dia butuhkan justru tim bayaran kelas menengah, cukup terlatih tapi mudah diatur. Orang-orang yang efektif, tapi tidak sempurna. Orang-orang yang cukup ceroboh untuk menjatuhkan SD card di TKP.”Raven menghela napas panjang, menutup matanya sesaat. Ada kelelahan yang berat, bercampur dengan rasa getir karena jawaban itu terasa begitu dekat. “Ya. Bukannya nggak mungkin,” katanya pelan, lalu membuka mata menatap Clara. “Kita tahu siapa musuh kita sejak awal. Kita terlalu banyak distraksi hingga melupakan lawan kita yang sebenarnya.”Clara menjahit serangkaian benang-benang logika. “Jadi, penculikan ini…” ia menatap layar laptop yang masih memunculkan foto itu, “…adalah
Last Updated: 2025-08-30
Chapter: Bab 72. Mengubah Segalanya
“Kami sudah mencoba membukanya,” kata Kinar, suaranya pelan tapi tegang. Ia mengangkat kartu memori mungil itu di depan kamera, seolah memperlihatkan artefak kuno. “Selain fisiknya sudah rusak, kemungkinan besar datanya juga terenkripsi. Tim forensik kepolisian bilang butuh waktu berminggu-minggu untuk pulihkannya.” Ia berhenti sejenak, matanya menatap tajam ke arah Raven. “Apa kalian bisa melakukan sesuatu?”Raven mencondongkan tubuhnya ke depan, sorot matanya menyala dengan harapan yang sudah lama meredup. “Apakah kau bisa mengirimkannya?”Tanpa banyak kata, Kinar mengangguk. “Bisa, kita punya kurir khusus. Jalur tercepat.”Beberapa jam kemudian, kurir bersenjata memasuki bunker Quantix. Kotak kecil bersegel diserahkan ke Raven, seolah mereka sedang menerima relik berharga. Dengan hati-hati, Raven membuka segel itu, lalu meletakkan SD card ke atas meja kerja.“Baiklah,” gumamnya. “Mari kita lihat rahasia kecil apa yang kau sembunyikan.”Raven menatap kartu memori kecil itu seakan se
Last Updated: 2025-08-29
Chapter: Bab 71. Itu Adalah Serpihan Bukti
Raven berdiri di depan papan tulis digital, stylus di tangannya mengetuk perlahan. Nafasnya panjang, seperti sedang merangkai benang kusut di kepalanya. Tim lain menunggu, hening, hanya bunyi kipas server yang terdengar di bunker.“Baik,” katanya akhirnya, menuliskan garis besar dengan huruf besar dan tegas:INSIDEN SATU – Pengintaian : Senyap, presisi. Menggunakan teknologi spectral imaging. Tujuannya mengumpulkan informasi. Tidak ada korban.Raven berhenti sejenak, menoleh ke Clara dan Tirta, lalu melanjutkan:INSIDEN DUA – Penculikan : Kasar, brutal. Menggunakan truk lapis baja, kekerasan terang-terangan. Tujuannya membawa Freya dan Leo secara fisik. Berisiko tinggi.Dua kolom besar itu kini berdiri berdampingan di layar. Kontrasnya terasa mencolok, seakan dua tangan yang berbeda menggambar dengan tinta yang tak sama.Raven menoleh lagi ke timnya. “Sekarang, apa yang bisa kita simpulkan? Dari sudut pandang strategis, kedua operasi ini… tidak berasal dari prinsip yang sama.”Clara b
Last Updated: 2025-08-29
Chapter: Bab 70. Tenggelam Dalam Kebingungan
“Ini adalah pertaruhan kita yang terakhir,” ujar Raven, suaranya tegas tapi ada getar halus di ujung kalimatnya. “Kita buktikan kalau kita tahu lebih banyak daripada sekadar nama perusahaan boneka mereka.”Keheningan menggantung di bunker setelah itu. Hanya suara kipas pendingin server yang berputar, mengisi ruang dengan desisan mekanis. Semua menatap layar utama, seolah-olah tatapan mereka bisa memaksa jawaban keluar lebih cepat.Satu jam berlalu. Dua jam.Tidak ada apa-apa.Tirta mulai menggigiti kukunya, kebiasaan lama yang muncul tiap kali ia cemas. Clara berdiri mondar-mandir, wajahnya penuh tekanan. Raven tetap duduk di kursinya, menatap layar dengan tatapan kosong, tapi rahangnya mengeras.Lalu tiba-tiba ….TING!Sebuah notifikasi muncul. Tapi bukan dari kanal yang sama dengan sebelumnya. Jalurnya berbeda. Lebih dalam. Lebih bersih. Lebih canggih. Protokol enkripsi yang terdeteksi di layar bahkan membuat Tirta mendesis pelan.“Ini… bukan Argent Vanguard,” katanya sambil mencon
Last Updated: 2025-08-28
Chapter: Bab 69. Setelah Mereka Membalas
“Oke, kita menemukan pintunya.” Clara berdiri dengan tangan terlipat, menatap layar yang menampilkan logo perusahaan boneka Argent Vanguard. Suaranya tegang. “Sekarang… apa yang harus dilakukan?”“Kita kirim pesan. Ancaman langsung. Kita paksa mereka keluar dari persembunyiannya.”Clara langsung membelalak. “Apa? Kau gila?!” Suaranya meninggi, membuat para junior yang duduk di belakang refleks berhenti mengetik. “Kau mau memprovokasi organisasi mafia seperti mereka?! Salah-salah mereka bisa menyerang balik kita semua hanya karena salah kata!”“Justru itu intinya!” balas Raven cepat, hampir membentak. Tangannya mengepal di atas meja. “Kalau benar mereka yang menculik Freya dan Leo, pesan ini akan membuka negosiasi. Kita butuh respon, Clara! Kita nggak bisa terus menunggu!”Clara maju selangkah, wajahnya memerah. “Dan kalau bukan mereka, gimana?”Raven menatap balik, matanya berkilat. “Maka pesan ini akan membuat mereka sangat marah karena difitnah. Tapi musuh yang marah… akan menunju
Last Updated: 2025-08-28
Jiwa Kekasihku di Tubuh Suamiku

Jiwa Kekasihku di Tubuh Suamiku

Alana Putri Valestra punya segalanya, kecuali kendali atas hidupnya. Dipaksa menikah demi menyelamatkan bisnis keluarga, ia menolak tunduk dan memilih melarikan diri bersama pria yang ia cintai. Pelarian itu berubah menjadi mimpi buruk saat kekasihnya tewas dalam kecelakaan yang melibatkan pria yang harus jadi suaminya. Brian Ravenshade. Namun setelah menikah, kekasihnya justru kembali dalam bentuk yang tak ia inginkan. Apakah ini hanya halusinasi tingkat tinggi. Atau ... keajaiban yang menuntut pengorbanan?
Read
Chapter: Bab 124. Menyelamatkan Diri
Ruang rapat Maxwell Capital tenggelam dalam ketegangan yang hampir bisa disentuh. Semua mata tertuju pada Clarissa. Beberapa menunggu ledakan emosi, beberapa lain berharap ia akan menyerah. Namun wajah Clarissa justru berubah. Raut tegang yang tadi menguasai garis-garis wajahnya lenyap, digantikan ketenangan yang nyaris mengintimidasi.“Anda semua benar,” katanya, suaranya mantap dan jernih. Kalimat itu bergema di ruangan yang baru saja penuh desakan. Tidak ada nada defensif, tidak ada tanda panik. “Reputasi Maxwell Capital adalah yang utama. Tak ada apapun yang sepadan dengan itu. Kita tidak boleh membiarkan gosip tak berdasar ini merusak kepercayaan.”Beberapa anggota dewan saling bertukar pandang, terkejut mendengar pengakuan yang bukan pembelaan melainkan pengendalian. Mereka bersiap mendengar penyerahan diri, tetapi yang muncul adal
Last Updated: 2025-08-30
Chapter: Bab 123. Pilihan Mustahil
Jantung Clarissa mencelos saat membaca artikel itu. Kata-kata yang tertulis seakan dirangkai dengan racun yang disamarkan sebagai analisis. Artikel itu tidak menyerangnya secara frontal, melainkan dengan gaya elegan penuh insinuasi. Fakta-fakta tentang pertemuan bisnisnya dipelintir, dipotong dari konteks, lalu digabungkan dengan gosip personal yang tak pernah ia bayangkan bisa keluar dari ruang privatnya. Di layar, dirinya tergambar sebagai wanita yang terobsesi, tidak profesional, CEO yang mempertaruhkan masa depan Maxwell Capital demi mengejar mantan kekasih.Tangannya yang berusaha menahan tablet itu bergetar. Clarissa menarik napas panjang, namun dadanya justru semakin sesak. Ia tahu cara kerja opini publik. Sekali narasi ini menempel, hampir mustahil untuk dilucuti.“Ini bukan sekadar gosip murahan,” gumamnya lirih, lebih kepada dirinya sendiri. “Ini eksekusi reputasi.”Asistennya masih berdiri di ambang pintu, ragu ingin bicara, namun takut menambah beban. “Nyonya Maxwell, tele
Last Updated: 2025-08-30
Chapter: Bab 122. Gosip Baru
Hati nurani Clarissa akhirnya bicara dengan suara yang terlalu nyaring untuk diabaikan. Selama bertahun-tahun ia telah melatih dirinya untuk kebal, untuk tidak membiarkan rasa bersalah atau simpati menjadi beban. Namun kali ini berbeda. Ada sesuatu yang menusuknya terlalu dalam, sesuatu yang menuntut balasan.Ia berdiri di depan jendela suite yang menghadap Danau Jenewa. Air tenang membentang luas, seakan menertawakan kegaduhan di dalam hatinya. Clarissa menarik napas panjang. Ia tahu, jika ia memilih diam, ia akan selamat. Nama baiknya tetap terjaga, bisnisnya di Eropa tetap aman. Tetapi di balik semua itu, ada luka lain yang akan terus berdarah, luka pada harga dirinya sendiri.“Tidak,” gumamnya pelan, nyaris seperti doa. “Aku nggak akan dipermainkan siapa pun lagi.”Ia berbalik, langkahnya mantap menuju meja kerja. Tablet masih menampilkan dua berita dari Kaliandra, dua potongan cerita yang kini ia pahami sebagai kepingan dari permainan yang jauh lebih besar. Jemarinya berhenti di
Last Updated: 2025-08-29
Chapter: Bab 121. Benang Merah
Suite hotel itu sunyi. Dari balik jendela lebar yang terbuka ke arah danau Jenewa, air berkilau memantulkan cahaya matahari pagi yang lembut. Clarissa Maxwell berdiri mematung, lengannya terlipat di depan dada. Permukaan danau tampak tenang, kontras dengan pikirannya yang kalut.Di meja marmer dekat tempat tidurnya, sebuah tablet menyala, menampilkan dua berita utama dari Kaliandra. Keduanya tampak tak berhubungan, namun Clarissa tahu ada benang merah yang menjahit erat keduanya.Berita pertama adalah laporan tentang kecelakaan mobil yang menimpa Alana Ravenshade. Judul besar berbunyi tegas,“Pengorbanan Seorang Suami: Brian Selamatkan Istrinya dari Maut.” Foto-foto dramatis menghiasi halaman. Salah satunya menampilkan mobil yang ringsek di tepi jalan, dengan api masih menjilat kap mesin. Dalam foto lain, tubuh Brian tampak ditopang oleh paramedis, wajahnya dipenuhi darah, tetapi tangannya tetap menggenggam erat tangan Alana.Clarissa menarik napas panjang, menelusuri ulang berita it
Last Updated: 2025-08-29
Chapter: Bab 120. Drag You To Hell
“Bukan hanya itu,” kata Brian, suaranya datar tapi tegas, matanya tak beranjak dari grafik yang terus merosot. “Dia mempertaruhkan reputasinya. Dan sekarang… dia kehilangan semuanya. Apalagi dia melakukannya dengan dana perusahaan. Itu tidak akan pernah dimaafkan.”Alana menatapnya, ada rasa lega sekaligus ketegangan baru. Mereka tahu pukulan ini bukan sekadar soal uang. Reputasi Leo di mata keluarganya, di mata ayah mereka, telah hancur berantakan.Di kantor Leo, telepon meja berdering lagi. Nada yang menusuk, berulang-ulang, seakan menjadi pukulan tambahan ke dadanya yang sudah penuh sesak. Dia melirik ID penelepon.Darahnya langsung terasa membeku. EDGAR RAVENSHADE.Jari-jarinya gemetar saat ia mengangkat gagang telepon. Ia bahkan tak sempat membuka mulut ketika suara itu datang, datar, berat, dingin.“Ke ruanganku. Sepuluh menit lagi.”Klik. Sambungan terputus. Tak ada teriakan. Tak ada amarah yang meledak-ledak. Tapi bagi Leo, itu jauh lebih buruk.Ia berdiri terpaku di ruangann
Last Updated: 2025-08-28
Chapter: Bab 119. Terjun Bebas
Keesokan paginya, langit masih kelabu di atas kota, seolah enggan memberi cahaya.Di penthouse, Alana dan “Brian” sudah terjaga sejak lama. Tidak ada tidur yang bisa meredakan adrenalin malam sebelumnya. Mereka duduk di ruang tengah yang remang-remang, lampu gantung sengaja tidak dinyalakan.Satu-satunya cahaya berasal dari layar laptop di meja, menampilkan angka hitung mundur, 00:14:32, kurang dari lima belas menit waktu tersisa sebelum pasar Tokyo dibuka.Alana menggenggam cangkir kopi yang sudah dingin, matanya terpaku pada angka-angka yang terus berkurang. “Aku deg-degan banget, kayak lagi ada di pinggir jurang,” gumamnya pelan.“Brian” hanya mengangguk, rahangnya tegang. “Ya, Sekarang tinggal lihat siapa yang jatuh lebih dulu.”Suara ping terdengar. Layar menyala, menampilkan wajah Rayhan yang bergabung lewat panggilan video. Berbeda dengan keduanya, ekspresinya tetap tenang, seolah ini hanya rutinitas pagi biasa.“Siaran pers sudah dikirim ke semua media finansial utama di Asia
Last Updated: 2025-08-28
You may also like
Ranjang Panas Istri Kedua
Ranjang Panas Istri Kedua
Urban · Otty A
11.8K views
GADIS YANG MENGGODA
GADIS YANG MENGGODA
Urban · Handira Rezza
11.7K views
Istri Kontrak Tuan Nathan
Istri Kontrak Tuan Nathan
Urban · Zoya Dmitrovka
11.6K views
Kembalinya Sang Penguasa Dunia
Kembalinya Sang Penguasa Dunia
Urban · Anezaki Igarashi Ricky
11.5K views
MY CEO [Hate And Love]
MY CEO [Hate And Love]
Urban · Catatan Ayra
11.2K views
SUAMI BAYARAN TANTE BOSS
SUAMI BAYARAN TANTE BOSS
Urban · Mrs Dream Writer
11.1K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status