author-banner
Penulis Hoki
Penulis Hoki
Author

Penulis Hokiの小説

TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

Cinta yang ManisPOV 3DewasaManipulatifObsesifDiam-diam Perhatian
Ruby, penulis novel adult romance yang terjebak dalam naskah buntu. Sampai suatu hari, ponselnya tertukar dengan milik Reza, tetangga usil yang kini memegang kendali atas seluruh fantasi liar di aplikasi catatannya. "Bagian ini... mau ditunjukkin gak caranya, By?"
読む
Chapter: Bab 60 Kenyang
Keheningan di dapur itu terasa lebih tajam daripada denting botol sirup yang bersentuhan di dalam kulkas. Ruby masih membelakangi Reza, membiarkan uap dingin dari lemari es menyapu wajahnya yang terasa panas—bukan karena demam, tapi karena sisa amarah dan rasa mual yang beradu.Reza berdiri mematung di ambang pintu dapur. Ia mengusap tengkuknya, merasa kikuk. Kebohongannya di teras tadi—bahwa Ruby sudah memasak—kini menjadi bumerang. Ia tahu betul istrinya baru saja pulang kerja dengan raut wajah selelah itu, mana mungkin ada makanan di atas meja."By..." suara Reza rendah, mencoba mencairkan suasana. "Tadi itu... gue terpaksa bilang gitu biar dia cepet balik. Gue nggak mau dia lama-lama di sini, apalagi pas lo baru pulang."Ruby menutup pintu kulkas dengan dentuman pelan. Ia berbalik, bersandar pada pintu lemari es itu sambil menyilangkan tangan di dada. Matanya yang biasanya berbinar saat membahas plot novel, kini meredup, hanya menyisakan kelelahan yang dalam."Jadi kamu bohong dem
最終更新日: 2026-05-13
Chapter: Bab 59 Tamu tak diundang
Pukul empat sore tepat, bel kepulangan berbunyi di lantai paling atas gedung Genta Pustaka. Bagi karyawan lain, itu adalah tanda kebebasan, namun bagi Ruby, itu adalah awal dari babak baru penjaranya."Aku sudah bilang, aku bisa naik taksi online, Dimas," ucap Ruby sambil merapikan tasnya dengan gerakan terburu-buru. Ia tidak ingin menghabiskan satu detik pun lebih lama di ruangan yang aromanya dipenuhi dominasi Dimas.Dimas bangkit dari kursi kebesarannya, menyambar kunci mobil BMW hitamnya. "Jakarta sedang hujan, Ruby. Mencari taksi di jam pulang kerja seperti ini sama saja dengan menyiksa bayi di rahimmu. Aku tidak akan membiarkan 'aset' berhargaku kehujanan.""Aku bukan aset kamu!""Secara hukum, kamu iya," jawab Dimas tenang, memberikan isyarat agar Ruby berjalan di depannya. "Ayo, jangan buat suamimu menunggu. Atau mungkin dia sebenarnya sedang tidak menunggu?"Sindirian itu membuat hati Ruby mencelos. Sepanjang perjalanan di dalam mobil Dimas yang kedap suara, suasana terasa sa
最終更新日: 2026-05-13
Chapter: Bab 58 Prioritas
Di sebuah kafe kecil yang letaknya hanya terpaut dua ruko dari bengkel "Reza Jaya Motor", Dina duduk dengan anggun. Jilbabnya yang berwarna pastel tersampir rapi, kontras dengan noda hitam tipis yang sengaja ia biarkan ada di ujung jarinya—sisa dari drama mesin mogok yang ia mainkan tadi siang.Dina menatap layar ponselnya, membaca kembali pesan singkat dari Reza: "Udah beres, Din. Koilnya cuma kotor. Lain kali kalau ada apa-apa langsung telpon aja, jangan dipaksa jalan."Dina tersenyum kecil. Baginya, kecepatan Reza merespons panggilannya adalah bukti bahwa pria itu masih menyimpannya di satu sudut hati yang istimewa. Ia merasa menang. Padahal, di dunia nyata, Reza memang dikenal sebagai mekanik paling gesit se-Jakarta Selatan.Bagi Reza, pelanggan yang kesulitan adalah prioritas, apalagi pelanggan lama yang menurutnya sedang tertimpa musibah perceraian. Reza hanya merasa kasihan, namun di mata Dina, itu adalah sinyal cinta yang menyala kembali."Kamu masih sama seperti dulu, Za. Sel
最終更新日: 2026-05-12
Chapter: Bab 57 Denda
Satu jam setelah Reza berangkat ke bengkel dengan perasaan jumawa merasa masalah rumah tangganya sudah tuntas lewat urusan ranjang, Ruby justru terduduk di tepi ranjang dengan tatapan kosong. Ia mengusap bibirnya yang masih terasa panas, lalu beralih menyentuh perutnya."Maafin Mama, Nak. Mama benar-benar nggak punya harga diri di depan Papa kamu," bisiknya perih.Ruby merasa keberadaannya tidak lebih dari sebuah inkubator bernyawa. Kepedulian Reza terasa mekanis, seolah ia hanya sedang merawat mesin mobil langka yang sedang mengangkut onderdil berharga, bukan mencintai wanitanya.Ruby bangkit, mengabaikan rasa pegal di pinggangnya. Ia berdandan lebih tebal dari biasanya untuk menutupi wajah pucatnya. Ia mengenakan blazer hitam yang memberikan kesan tegas dan profesional. Hari ini, ia harus menghadapi monster lain yang jauh lebih berbahaya daripada ketidakpekaan Reza: Dimas Adiwijaya.***Begitu taksi yang ditumpanginya berhenti di depan lobi gedung, Ruby menarik napas panjang. Atmosf
最終更新日: 2026-05-12
Chapter: Bab 56 Bubur ayam
Gelap yang sempat menyelimuti pandangan Ruby mendadak buyar saat ia merasakan hembusan napas hangat di ceruk lehernya, diikuti tawa rendah yang sangat ia kenali. Bekapan itu mengendur, berganti dengan pelukan posesif yang mengunci tubuhnya."Dapet!" bisik suara serak itu.Ruby tersentak, jantungnya hampir melompat keluar dari rongga dada. Ia berbalik dengan sisa tenaga yang ada dan mendapati wajah Reza yang sedang menyeringai jahil."Reza! Kamu gila ya?!" teriak Ruby, napasnya tersengal-sengal. "Aku hampir mati ketakutan! Aku kira... aku kira orang jahat!"Reza tertawa lepas, matanya menyipit jenaka. "Lagian lo pagi-pagi udah ngilang. Gue bangun, bini gue nggak ada. Gue cariin ke dapur juga gak ada. Pas gue liat ke jendela, eh ada orang lagi asyik nyapu di rumah sebelah. Ya udah, gue kasih kejutan.""Kejutan mata lo peyang! Ini namanya penganiayaan!" Ruby memukul dada bidang Reza dengan kepalan tangannya. Ia benar-benar kesal, campuran antara lega karena itu bukan Dimas atau orang asi
最終更新日: 2026-05-12
Chapter: Bab 55 Panggilan telpon
Keheningan dini hari di dalam kamar itu pecah oleh getaran konsisten dari atas nakas. Lampu layar ponsel Reza menyala, membiaskan cahaya biru yang menyakitkan mata di tengah kegelapan. Ruby, yang memang tidak pernah benar-benar terlelap sejak permainan semalam, hanya menatap benda itu dengan tatapan kosong.Nama itu muncul lagi. Dina.Ruby tidak bergerak. Ia membiarkan bunyi notifikasi dan dering telepon itu memenuhi ruangan, berharap suaranya cukup berisik untuk menarik Reza dari alam mimpinya. Ia ingin melihat reaksi suaminya. Apakah Reza akan langsung gelagapan? Apakah dia akan sengaja menjauh untuk mengangkatnya? Atau dia akan menolak panggilan itu di depan mata Ruby?Namun, Reza tetap bergeming. Pria itu tampak sangat lelah, napasnya teratur dan dalam, seolah-olah guncangan emosional yang dirasakan Ruby tidak sedikit pun menyentuh dunianya.Deringan kedua masuk. Lalu ketiga. Ruby merasa telinganya mulai panas. Hormon kehamilan dan rasa cemburu adalah kombinasi yang berbahaya. Den
最終更新日: 2026-05-12
Bimbingan Terlarang Dosen Gay

Bimbingan Terlarang Dosen Gay

KomediCinta yang ManisPOV 3AroganMahasiswaObsesifKampus/Sekolah
Dr. Adrian Mahesa, dosen muda yang dikenal dingin, cerdas, dan hampir mustahil digoda, selalu menjaga batas tegas antara dirinya dan mahasiswanya. Hingga suatu malam, sebuah email penelitian dari bimbingannya, Dara Prameswari, berisi lebih dari sekadar laporan. Ia mengirimkan beberapa foto nakal. Adrian tahu ia harus mengabaikannya, pura-pura tidak pernah melihat, dan tetap bersikap profesional. Namun godaan itu justru menyalakan bara yang selama ini ia tekan. Jika Adrian diam saja, sebutan Dosen gay akan selalu melekat pada dirinya. “Setelah saya masukin. Kamu masih ngira saya ini, gay?” WARNING BUKU DEWASA 21+
読む
Chapter: TAMAT
Satu bulan kemudian.Kediaman Mahesa disulap menjadi venue pernikahan paling intim namun paling mewah yang pernah dilihat oleh segelintir tamu undangan. Tidak ada ribuan tamu atau standing party yang melelahkan. Hanya ada keluarga inti, kerabat dekat, dan tentu saja Riana yang menangis sesenggukan di pojokan sambil memegang tisu.Dara duduk di ruang rias, menatap pantulan dirinya di cermin. Kebaya putih rancangan Anne Avantie membalut tubuhnya dengan sempurna, menyamarkan perutnya yang mulai membuncit dengan potongan yang elegan. Bros antik pemberian Nyonya Ratna tersemat di dadanya, berkilau di bawah lampu kristal."Cantik," suara Nyonya Ratna terdengar dari arah pintu.Dara menoleh, sedikit terkejut. Ibu mertuanya itu masuk, mengenakan kebaya velvet merah marun yang membuatnya terlihat agung."Terima kasih, Bu," jawab Dara gugup.Nyonya Ratna berjalan mendekat, merapikan sedikit sanggul Dara. "Ingat, Dara. Menjadi istri Mahesa itu berat. Kamu akan jadi sorotan. Tapi melihat bagaiman
最終更新日: 2025-12-21
Chapter: Bab 63 Suami nyebelin
"Sore, Riana," sapa Adrian santai. Ia meletakkan nampan di meja, lalu duduk di sebelah Dara, merangkul pinggang Dara posesif. "Tolong pastikan Dara minum susunya ya. Dia suka bandel kalau nggak diawasin."Riana menunjuk mereka berdua dengan jari gemetar. "Bapak... Dara... Kalian...""Kami mau nikah bulan depan," kata Dara cepat, sebelum Riana stroke mendadak. "Dan ya, gosip hamil itu bener. Tapi bukan sama om-om. Sama dia." Dara menunjuk Adrian.BRUK.Riana benar-benar pingsan di karpet.***Setelah Riana sadar dan diberi teh manis hangat (oleh Adrian sendiri, yang membuat Riana hampir pingsan lagi), Adrian menjelaskan situasinya versi yang sudah disensor, tanpa bagian penculikan brutal dan pistol."Jadi..." Riana masih syok. "Lo bakal jadi Nyonya Adrian Mahesa? Lo bakal jadi istri dosen paling killer, paling kaya, dan paling ganteng di kampus?""Nasib, Na," canda Dara."Nasib apaan! Itu namanya jackpot!" seru Riana.Tiba-tiba, ponsel Riana berbunyi. Notifikasi grup angkatan meledak.
最終更新日: 2025-12-16
Chapter: Bab 62 Gosip
Adrian menggenggam tangan Dara. "Nanti, kalau anak kita lahir dan sudah sekolah, kamu bisa bangga cerita ke dia kalau ibunya lulus dengan nilai murni dari dosen paling killer di kampus, bukan karena nepotisme."Dara terdiam. Ia tahu Adrian benar. Justru karena dia calon istri Adrian, standarnya harus lebih tinggi. Orang-orang akan mencari celah untuk meremehkannya."Oke," Dara menghapus air matanya. "Saya revisi. Tapi...""Tapi apa?""Kalau saya berhasil benerin ini hari ini, Bapak harus pijitin kaki saya nanti malem. Kaki saya bengkak."Adrian tersenyum miring. "Deal. Tapi kalau masih salah, jatah nonton Netflix dipotong.""Kejam!""Adil, Sayang. Adil."Sore harinya, ketenangan belajar mereka terganggu oleh kedatangan iring-iringan tiga orang desainer ternama dan tentu saja, sang Ratu Ibu Suri, Nyonya Ratna.Para pelayan sibuk membawa masuk mannequin, gulungan kain sutra, dan katalog dekorasi setebal bantal.Dara, yang sedang bad mood karena revisi Bab 4, menatap horor ke arah ruang
最終更新日: 2025-12-15
Chapter: Bab 61 Rujak cinta
Pagi di kediaman Mahesa, rumah mewah itu dimulai dengan suara kepanikan dari arah kamar mandi lantai bawah."Huekk..."Adrian, yang baru saja selesai jogging di treadmill ruang kebugaran pribadinya, langsung melempar handuknya ke sembarang arah begitu mendengar suara itu dari intercom yang terhubung ke ponselnya.Ia berlari menuruni tangga, masih dengan kaos olahraga yang basah oleh keringat, menerobos masuk ke kamar Dara tanpa mengetuk."Dara!"Di dalam kamar mandi, Dara sedang menunduk di wastafel, wajahnya pucat pasi. Ia baru saja memuntahkan air putih yang ia minum saat bangun tidur.Adrian dengan sigap memijat tengkuk Dara, tangan besarnya terasa hangat di kulit leher gadis itu yang dingin. "Masih mual? Saya panggil dokter lagi, ya?"Dara menggeleng lemah, membasuh mulutnya dengan air. Ia menegakkan tubuh, bersandar pada dada bidang Adrian tempat favorit barunya. "Nggak usah, Pak. Ini morning sickness biasa. Kata dokter wajar di trimester pertama.""Tapi kamu muntah terus dari ke
最終更新日: 2025-12-14
Chapter: Bab 60 Kontrak baru
Dara tertegun. Kalimat itu terdengar klise di novel romantis, tapi keluar dari mulut Adrian Mahesa, itu terdengar seperti sumpah mati."Bapak... eh, kamu... beneran cinta sama aku?" tanya Dara, suaranya kecil dan ragu. "Maksudnya... cinta sebagai cewek? Bukan sebagai ibu dari anak kamu?"Adrian menghela napas panjang. Ia melepaskan pelukan sedikit, menangkup wajah Dara dengan kedua tangannya yang besar dan hangat. Ibu jarinya mengusap pipi Dara."Dara," mulainya, suaranya rendah dan serak. "Saya ini dosen statistik. Saya hidup berdasarkan data dan logika. Probabilitas saya jatuh cinta pada mahasiswi skripsi yang ceroboh, keras kepala, dan suka membantah seperti kamu itu harusnya nol."Dara cemberut sedikit mendengar deskripsi itu."Tapi," lanjut Adrian, menempelkan keningnya ke kening Dara. "Kenyataannya, saat kamu hilang, dunia saya berhenti. Saya nggak bisa kerja. Saya nggak bisa makan. Yang ada di otak saya cuma kamu. Bukan bayi ini. Tapi kamu. Senyum kamu, omelan kamu, bahkan cara
最終更新日: 2025-12-13
Chapter: Bab 59 Anak kita
Dua hari berlalu.Dara resmi menjadi tahanan rumah sakit atau lebih tepatnya, ratu rumah sakit. Adrian memindahkan kantornya ke ruang VVIP itu. Ia menyuruh sekretarisnya mengirim berkas-berkas penting, laptop, dan printer ke sana.Pemandangan itu cukup absurd. Di satu sisi ruangan, Dara berbaring santai sambil menonton Netflix. Di sisi lain, di meja makan yang disulap jadi meja kerja, Adrian Mahesa CEO perusahaan multinasional sedang memimpin rapat direksi via Zoom sambil mengenakan kemeja rapi di atas tapi celana training santai di bawah (karena tidak kelihatan kamera)."Ya, angka penjualan kuartal ini cukup stabil, tapi saya mau tim marketing menekan lagi di sektor digital..." Adrian bicara dengan nada otoriter ke laptopnya.Tiba-tiba, suara Dara terdengar. "Pak, saya mau pipis."Adrian langsung menekan tombol mute di laptopnya dengan kecepatan cahaya. Wajah profesionalnya berubah panik dalam sedetik."Tunggu, jangan bangun sendiri!" serunya. Ia meninggalkan rapat direksi yang beris
最終更新日: 2025-12-12
Hasrat Pria Lumpuh

Hasrat Pria Lumpuh

DewasaIdentitas TersembunyiPerjodohan
"Lepas gaunmu, Anna. Segera!" perintah Damien. "Ka-kau tidak lumpuh?" Anna terkejut. "Lumpuh?? bahkan memaksamu untuk mengandung anakku pun, aku kuat lakukan itu sampai pagi!" "A-anak?" --------------------------------- Anna terpaksa menerima perjodohan dan menikahi seorang pria lumpuh demi membalaskan dendam ibunya, tetapi saat malam pertama... Damien ternyata tidak lumpuh dan memaksa Anna untuk melakukan kewajibannya sebagai istri. Padahal Anna berniat menceraikannya setelah mendapatkan apa yang ia mau.
読む
Chapter: TAMAT
Enam bulan kemudian.Cahaya matahari pagi tidak lagi terasa pucat atau menyelinap seperti pencuri. Cahaya itu tumpah ruah, berani dan keemasan, membanjiri dapur rumah di atas bukit yang dulunya menyerupai benteng pertahanan.Damien berdiri di depan kompor. Tangan kirinya yang dulunya kaku dan tidak berguna kini memegang gagang wajan dengan cengkeraman yang gemetar namun stabil. Dia sedang membuat telur orak-arik. Itu adalah tugas sederhana yang membutuhkan konsentrasi setingkat operasi militer baginya."Jangan gosong," gumamnya pada diri sendiri. "Jangan gosong."Di kursi makannya yang tinggi, Fajar kini berusia sepuluh bulan dan memiliki gigi depan yang tajam memukul-mukul nampan plastiknya dengan sendok."Ba! Ba! Ba!"Damien menoleh, seringai kecil muncul di wajahnya yang berewok. "Sabar, Komandan. Logistik sedang dipersiapkan."Dia memindahkan telur ke piring. Gerakannya tidak lagi sehalus dulu. Ada jeda mikro, ada getaran di otot bahunya di mana peluru pernah bersarang, tapi dia t
最終更新日: 2025-11-19
Chapter: Bab 104 Pekerjaan rumah
Pukul 03.14 pagi.Rumah di atas bukit itu diselimuti keheningan yang tebal dan pekat. Di kamar tidur utama, cahaya bulan yang pucat menyelinap masuk, membuat bayangan panjang dari perabotan kayu yang berat.Waaah.Suara itu, tipis namun menuntut, membelah keheningan.WHUMP.Bahkan sebelum matanya terbuka, Damien sudah duduk tegak di tempat tidur. Jantungnya berdebar kencang, napasnya tercekat. Tangannya yang sehat secara naluriah bergerak ke laci meja samping tempat tidur, mencari pistol yang sudah berbulan bulan tidak ada di sana.Bukan tembakan. Bukan alarm.Di sampingnya, Anna juga sudah terbangun. Tapi dia tidak melompat. Dia berbaring kaku, menatap langit langit.WAAAAH!Tangisan kedua datang, lebih keras."Aku dengar," kata Damien, suaranya serak. Dia mengayunkan kakinya dari tempat tidur. "Giliranku. Ganti popok.""Tidak."Suara Anna, pelan namun tegas, menghentikannya.Damien membeku, kakinya separuh di lantai. "Dia menangis.""Aku tahu," kata Anna. Dia memaksakan dirinya untu
最終更新日: 2025-11-19
Chapter: Bab 103 Ruang sisa
Dua hari berlalu.Rumah di atas bukit itu sunyi. Ketenangan itu terasa salah, seperti gaun yang tidak pas. Anna telah menghabiskan 48 jam itu dengan bolak balik antara kamar tidur utama dan kamar bayi yang baru. Dia akan duduk di kursi goyang, menggendong Fajar yang sedang tertidur, dan menatap dinding, mendengarkan.Dia mendengarkan suara derit rumah. Dia mendengarkan suara angin di pepohonan di luar. Setiap suara membuatnya tersentak.Damien menghabiskan 48 jam itu di ruang kerjanya. Pintunya terbuka. Tapi dia tidak bekerja. Dia hanya duduk di depan serangkaian monitor keamanan baru yang menampilkan rekaman langsung dari setiap sudut halaman. Dia hanya... mengawasi.Mereka adalah dua tentara yang ditempatkan di pos penjagaan yang damai, masih memindai cakrawala, mencari musuh yang tidak akan pernah datang.Pukul 14.00 siang.Anna sedang mencoba memaksa dirinya untuk makan sandwich di dapur ketika dia mendengar bel pintu.Jantungnya melompat ke tenggorokannya. Dia langsung meraih pon
最終更新日: 2025-11-19
Chapter: Bab 102 Gema di kamar bayi
Satu bulan telah berlalu.Di rumah bata merah di atas bukit, kehidupan telah berjalan dengan ritme yang baru dan aneh. Dunia luar telah pindah. Berita utama kini diisi oleh skandal politik baru dan kejatuhan Takeda Industries (Rachelle, sepertinya, telah menepati janjinya untuk menghilang, puas dengan kehancuran Takeda). Nama "Damien" telah memudar dari siklus berita, digantikan oleh rasa ingin tahu yang samar tentang "CEO yang berduka" yang menghilang dari publik.Di dalam rumah, perang telah digantikan oleh sesuatu yang jauh lebih menantang: keheningan.Pukul 03.14 pagi.Kamar tidur utama gelap, hanya diterangi oleh cahaya bulan yang pucat.Waaah.Suara itu, tipis dan menuntut, membelah keheningan.WHUMP.Damien sudah terbangun, duduk tegak di tempat tidur. Jantungnya berdebar kencang, tangannya yang sehat secara naluriah bergerak ke laci meja samping tempat tidur, mencari pistol yang tidak lagi ada di sana. Dia terengah engah, butuh tiga detik untuk menyadari di mana dia berada.Bu
最終更新日: 2025-11-19
Chapter: Bab 101 Kita impas
Ruangan itu dipenuhi oleh suara tangisan. Anna terbaring di atas bantal, basah oleh keringat, lelah sampai ke tulang, tapi dia tidak bisa mengalihkan pandangannya. Damien berdiri terpaku di samping tempat tidur, tangannya yang sehat masih mencengkeram tangan Anna. Dia menatap buntalan kecil yang marah di dada istrinya. Dia tampak lebih terguncang sekarang daripada saat dia terbang menembus baku tembak."Dia baik baik saja?" bisik Damien, suaranya serak. "Kenapa dia menangis?""Dia baru saja lahir, Damien," kata Dr. Aris sambil tertawa. Dia dengan ahli mengambil bayi itu dari dada Anna. "Dia hanya ingin menyapa dunia. Ayo, kita bersihkan dia."Seorang perawat membawa bayi itu ke meja penghangat di sudut. Damien dan Anna memperhatikan setiap gerakannya seolah olah mereka sedang mengawasi bom yang dijinakkan.Anna bersandar, memejamkan mata sejenak. Keheningan setelah dorongan terakhir terasa memekakkan telinga. Rasa sakitnya telah hilang, digantikan oleh kelelahan yang hampa dan damai.
最終更新日: 2025-11-19
Chapter: Bab 100 Lahir
Rumah di atas bukit itu adalah kedamaian yang telah mereka perjuangkan dengan darah, kini pecah oleh suara yang paling biasa sekaligus paling menakutkan."TAS!" teriak Damien, berlari ke arah yang salah di dapur. "MARKUS! TIDAK, AKU TIDAK PUNYA MARKUS! KUNCI! DI MANA KUNCI MOBIL?!"Anna tertawa, tawa yang bercampur dengan sedikit erangan. Kontraksi pertama itu ringan, lebih mengejutkan daripada menyakitkan. Dia berjalan pelan, tertatih, melewatinya."Damien," panggilnya, suaranya tenang."APA?!" bentaknya, panik, sambil membongkar laci yang penuh dengan sendok garpu."Kuncinya ada di sakumu," katanya.Damien berhenti. Dia merogoh saku celana pendeknya. Dia menarik kunci mobil Mercedes itu keluar. Matanya terbelalak."Benar."Dia menatap Anna, yang kini bersandar di meja dapur, bernapas pelan."Baik," kata Damien, menarik napas dalam dalam. Pria yang telah menghadapi baku tembak, yang telah menerbangkan helikopter menembu
最終更新日: 2025-11-19
Sepuluh Selir Ratu Arischa

Sepuluh Selir Ratu Arischa

Fantasi TimurPetualanganWanita DominanBangsawanTransmigrasiBenci jadi Cinta
"Ratu, bukankah Anda yang memerintahkan saya untuk datang tanpa busana zirah malam ini? Kenapa sekarang Anda malah gemetar saat tangan saya menyentuh leher Anda?" Lia, gadis malang yang mati setelah dipermalukan karena cintanya, terbangun di tubuh Arischa. Ratu tiran yang dibenci sekaligus diinginkan semua pria. Kini, dia dikelilingi 10 selir tampan yang masing-masing menyimpan niat tersembunyi. Ada yang ingin membunuhnya, ada yang ingin takhtanya, dan ada yang hanya ingin... tubuhnya. Dulu dia diinjak-injak, sekarang dia yang memegang kendali. Namun, saat sepuluh pria luar biasa ini mulai berebut perhatiannya di atas ranjang, mampukah Lia menjaga hatinya agar tidak jatuh lagi? "Satu malam untuk satu pria? Tidak. Malam ini, aku ingin kalian semua berlutut di hadapanku."
読む
Chapter: Bab 96 TAMAT
Roda takdir akhirnya mencapai titik nadirnya. Langit di atas Samudra Pasifik yang biasanya tenang kini berubah menjadi kanvas kelabu yang mencekam, seolah-olah semesta sedang bersiap untuk meratapi akhir dari sebuah obsesi yang melampaui batas kemanusiaan. Kapal induk Vane Sovereign, yang tadinya merupakan simbol kemegahan dan perlindungan, kini tak lebih dari sebuah peti mati baja yang terapung di tengah lautan api.Arlan tidak mengirimkan tentara lagi, tapi... Ia mengirimkan Kiamat.Ribuan swarm-drones berukuran mikroskopis yang membawa virus penghancur saraf dilepaskan ke udara, menembus sistem ventilasi kapal induk. Satu per satu, pertahanan mutakhir Hanz lumpuh. Di dek utama, pertempuran terakhir pecah. Sembilan pria itu, yang sudah berjanji untuk melindungi Lia sampai napas terakhir, kini berdiri di tengah kepungan musuh yang tak terlihat.Alaric adalah yang pertama tumbang. Pria raksasa itu berdiri di depan pintu kamar Lia, tubuhnya dipenuhi puluhan lubang peluru dan harpun lis
最終更新日: 2026-04-08
Chapter: Bab 95 Aman atau terkurung?
Lia menghela napas pendek. Ia bisa merasakan persaingan ini di setiap sudut pikirannya. "Kemarilah, Zane... kalian berdua... berhenti bertengkar."Zane langsung meletakkan nampannya dan naik ke sisi ranjang yang kosong. Kini Lia terjepit di antara Xander yang dingin dan Zane yang hangat. Zane memegang tangan Lia, mencium ujung jemarinya satu per satu sambil menceritakan tentang orang tuanya yang sedang beristirahat di dek bawah."Mereka ingin bertemu denganmu, Lia. Mereka bilang... kau adalah malaikat yang dikirim untuk menjemput kami," ucap Zane dengan suara yang sangat lembut.Keesokan siangnya, suasana di ruang makan utama kapal induk terasa sangat aneh. Kesembilan pria itu duduk mengelilingi meja panjang yang dipenuhi makanan kelas dunia. Lia duduk di kepala meja, mengenakan gaun sutra simpel berwarna putih yang membuatnya terlihat seperti dewi di antara para prajurit.Suasana makan siang yang seharusnya tenang berubah menjadi ajang pamer kekuatan dan perhatian.Alaric memotongkan
最終更新日: 2026-03-10
Chapter: Bab 94 Butuh ketenangan
Kapal induk Vane Sovereign adalah sebuah keajaiban teknologi yang mengapung di tengah Samudra Pasifik. Bukan sekadar kapal perang, ini adalah istana berjalan. Deknya dilapisi material kedap suara, interiornya dipenuhi marmer Italia, kayu mahoni, dan sistem pencahayaan pintar yang menyesuaikan dengan suasana hati penghuninya. Namun, bagi sembilan pria yang baru saja mendarat di atasnya, kemewahan ini hanyalah panggung baru untuk memperebutkan satu-satunya pusat gravitasi mereka: Lia.Helikopter medis mendarat dengan getaran halus di dek Vane Sovereign. Begitu pintu terbuka, udara laut yang segar—tanpa bau besi atau mesiu—menyambut mereka. Lia, yang dibalut jubah mandi sutra tebal di atas pakaian tempurnya yang hancur, digendong keluar oleh Kael.Kael tidak melepaskannya. Tidak sedetik pun. Wajahnya yang biasanya datar kini memancarkan aura teritorial yang sangat kuat. Ia mengabaikan tim medis yang mendekat dengan tandu."Aku bisa membawanya sendiri," ucap Kael dingin, suaranya parau na
最終更新日: 2026-03-09
Chapter: Bab 93 Ditengah kekacauan
Kegelapan total menyelimuti The Iron Reef selama beberapa detik sebelum lampu darurat berwarna merah darah menyala dengan ritme yang tak beraturan. Suara derit logam yang tertekan oleh jutaan galon air laut terdengar makin nyaring, seolah monster raksasa sedang mengunyah dinding fasilitas itu.Di tengah koridor yang hancur, Kael berdiri mematung. Di hadapannya, sesosok figur keluar dari kepulan uap dingin. Wajahnya, postur tubuhnya, bahkan cara ia memegang pisau taktisnya, adalah replika sempurna dari Kael. Namun, matanya tidak memiliki jiwa; hanya ada binar laser merah yang menandakan bahwa ia adalah Subject 00 - Gen 2.Berikut adalah narasi mendalam untuk kebutuhan editor Anda, dengan detail yang lebih kaya dan emosi yang memuncak."Siapa kau...?" suara Kael bergetar, bukan karena takut, tapi karena amarah yang dingin. Ia merasakan chip di lehernya memanas, mencoba mengenali tanda biometrik di depannya. Sync Error. Frekuensi yang dipancarkan oleh doppelgänger itu adalah frekuensi "p
最終更新日: 2026-03-08
Chapter: Bab 92 Formasi delta
Guncangan dahsyat menghantam lambung The Ghost-01. Suara logam yang berderit di bawah tekanan ribuan ton air laut menciptakan simfoni kematian yang memekakkan telinga. Di dalam kabin yang sempit, lampu darurat berwarna merah berputar liar, membasuh wajah-wajah tegang sembilan pria itu dengan warna darah.Lia tidak punya waktu untuk takut. Xander masih meronta dalam cengkeraman Alaric dan Kael, matanya yang hitam pekat memancarkan kebencian digital yang bukan miliknya."Tahan dia! Jangan sampai dia memutus kabel sarafnya sendiri!" teriak Lia di tengah kebisingan mesin kapal yang mulai gagal fungsi.Alaric mengunci lengan Xander dengan otot-otot lengannya yang sebesar batang pohon, sementara Kael menekan kaki Xander ke lantai baja yang dingin. Namun, Xander yang dirasuki virus Zero memiliki kekuatan yang tidak masuk akal. Ia menggeram, suaranya terdengar seperti dua frekuensi yang bertabrakan, menciptakan gelombang ultrasonik yang membuat telinga Lia berdenging.Lia merangkak di antara
最終更新日: 2026-03-07
Chapter: Bab 91 Penyusupan bawah laut
Fajar di Pulau Azure tidak membawa ketenangan, melainkan kecemasan yang membeku. Laut yang biasanya biru cerah kini terlihat kelabu, seolah-olah alam pun bereaksi terhadap badai yang sedang disiapkan oleh Arlan. Di dermaga rahasia yang tersembunyi di balik gua karang, sebuah kapal selam siluman—The Ghost-01—sedang mengisi daya. Mesinnya yang berbahan bakar hidrogen murni mengeluarkan suara dengungan rendah yang membuat saraf-saraf digital Lia bergetar.Lia berdiri di anjungan, menatap cakrawala. Ia mengenakan pakaian tempur thermal baru; bahan sintetis berwarna abu-abu gelap yang melekat seperti kulit kedua, dirancang khusus untuk menahan suhu ekstrem Pasifik Utara. Di belakangnya, sembilan pria itu sedang memuat persenjataan. Tidak ada lagi percakapan santai. Zane, yang biasanya menjadi sumber kebisingan, kini bekerja dalam keheningan yang mematikan. Matanya yang merah bukan lagi karena air mata, tapi karena tekad untuk menghancurkan apa pun yang menghalangi jalannya menuju orang tua
最終更新日: 2026-03-06
あなたも気に入るかもしれません
Terjerat Mantan Kekasih Ibu Tiriku
Terjerat Mantan Kekasih Ibu Tiriku
Romansa · Candramaya
5.4K ビュー
Istri Baru Untuk Suamiku
Istri Baru Untuk Suamiku
Romansa · Aldra_12
5.4K ビュー
Pelakor XXL
Pelakor XXL
Romansa · Reistya
5.4K ビュー
Lima Pengawal
Lima Pengawal
Romansa · Icha Mawik
5.4K ビュー
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status