author-banner
D.N.A
D.N.A
Author

Novels by D.N.A

Ranjang Panas Suamiku

Ranjang Panas Suamiku

Agnira yang terlilit hutang orang tua terpaksa menikah dengan pria dingin dan arogan seperti Sambara. Namun, ia tidak menyangka bahwa orang yang selama ini berada di sisinya memiliki identitas rahasia. Terlebih saat surat kontrak pernikahan usai, Sambara justru meminta Agnira untuk menghabiskan malam panjang dengannya, dan menjadi istri di atas ranjang yang sesungguhnya. "Milikmu sempit sekali, Agnira," desis Sambara dengan mata terpejam.
Read
Chapter: Bab 197
Dada Agnira bergemuruh hebat saat mendengar penjelasan petugas pemadam. Seolah ada sesuatu yang menghantam dadanya begitu keras hingga membuat napasnya tercekat."Tidak," bisiknya lirih sambil menggeleng pelan. "Tidak mungkin."Air mata kembali mengalir tanpa mampu ia bendung. Tatapannya kosong menembus kepulan asap yang masih membumbung dari mulut terowongan.Beberapa saat yang lalu Kenan masih berdiri di hadapannya. Masih melindunginya tanpa ragu, bahkan rela mempertaruhkan nyawanya demi dirinya dan bayi yang sedang ia kandung. Namun kini, pria itu disebut telah menjadi korban."Kenan tidak mungkin meninggalkanku seperti ini," gumam Agnira dengan suara bergetar. "Dia sudah berjanji akan terus berada di sisiku." Tangannya mengepal erat hingga buku-buku jarinya memutih. Hatinya menolak mempercayai kenyataan yang baru saja ia dengar, Kenan tidak boleh meninggalkan dirinya. Kepala Agnira menggeleng kencang, air mata kembali turun dari mata indahnya."Dia masih hidup." Agnira menatap Sa
Last Updated: 2026-07-16
Chapter: Bab 196
Suara letusan yang memekakkan telinga menggema di sepanjang terowongan, membuat langkah Agnira seketika terhenti. Tubuhnya menegang, sementara jantungnya berdegup semakin kencang. Dengan napas yang mulai memburu, ia perlahan membalikkan badan ke arah asal suara itu.Tubuhnya mendadak lemas saat kobaran api menyembur keluar dari sela-sela bebatuan yang menutup mulut terowongan. Dadanya bergemuruh dihantam berbagai kemungkinan buruk yang menimpa Kenan di dalam sana."Kenan!" teriak Agnira memecah kesunyian malam.Kedua lututnya kehilangan tenaga. Tubuhnya luruh di atas tanah yang basah, sementara hujan mulai turun membasahi wajah dan pakaiannya. Butiran air bercampur dengan air mata yang tak mampu lagi ia bendung.Di kejauhan, suara sirene mobil pemadam kebakaran dan ambulans saling bersahutan. Kilatan lampu merah dan biru menembus derasnya hujan, memantul di antara pepohonan dan dinding hotel yang mulai dilalap api."Asapnya semakin tebal! Tambah selang di sisi timur!" teriak salah seo
Last Updated: 2026-07-16
Chapter: Bab 195
Suara runtuhan menggema semakin dekat. Dinding terowongan bergetar hebat, membuat debu beterbangan dan memenuhi udara sempit itu.Leonard mempercepat langkahnya sambil menggendong Agnira. Meski satu pundaknya masih mengucurkan darah akibat luka tembak, kecepatannya sama sekali tidak berkurang."Kenan, jangan berhenti!" bentak pria itu menyadarkan Kenan.Kenan berlari di belakang mereka sambil sesekali menoleh. Kobaran api yang menyusup ke dalam terowongan terus memburu, disusul reruntuhan yang menghancurkan jalur yang baru saja mereka lewati.Brak!Sebuah batu sebesar kepala manusia jatuh tepat di hadapan Kenan. Pria itu melompat menghindar, lalu kembali mengejar Leonard."Seberapa jauh lagi?" teriak Kenan dari belakang."Tidak jauh!" jawab Leonard dengan suara kencang.Namun, baru beberapa langkah mereka berlari, lorong kembali berguncang. Sebuah ledakan kedua terdengar dari arah hotel. Kali ini jauh lebih keras. Gelombang kejutnya merambat hingga ke dalam terowongan, membuat langit-
Last Updated: 2026-07-15
Chapter: Bab 194
Kepulan asap mulai masuk dari celah pintu ruang arsip. Asap hitam itu merayap perlahan di sepanjang lantai sebelum semakin lama semakin memenuhi ruangan. Aroma hangus langsung menusuk indra penciuman.Kenan mengernyit. Napasnya menjadi lebih berat, ia segera mendekat ke arah Agnira."Bu, Anda baik-baik saja?" tanya Kenan memastikan.Agnira hanya mengangguk pelan. Dia terbatuk ringan saat aroma pekat menusuk hidungnya. Sedangkan Leonard menghentikan langkahnya. Sorot mata birunya beralih ke arah pintu yang mulai diselimuti asap pekat. Ia tidak menyangka bahwa rencananya berjalan secepat ini, pandangan beralih pada Agnira dan Kenan. "Padahal saya belum puas bermain," bisik Leonard pelan, "apa dia bodoh. Membakar tempat ini di saat saya masih berada di dalamnya." Alarm kebakaran menggema nyaring ke seluruh penjuru hotel. Suara itu bersahut-sahutan dengan dentuman guntur di luar, membuat suasana semakin mencekam.Agnira menoleh ke segala arah. Jantungnya berdegup semakin cepat ketika m
Last Updated: 2026-07-15
Chapter: Bab 193
Ruangan mendadak sunyi. Suara hujan di luar menjadi satu-satunya yang terdengar di tengah kepulan debu yang belum sepenuhnya menghilang.Leonard perlahan menundukkan kepala. Tatapannya jatuh pada pundak kanannya. Di sana, peluru Agnira telah mengoyak dagingnya. Darah merembes keluar, membasahi kemeja putih yang dikenakannya.Bukannya mengaduh kesakitan, pria itu justru tersenyum, lalu ia tertawa kencang. Tawanya menggema memenuhi ruangan, satu tangannya menutupi wajah yang terhalang topeng. "Luar biasa," gumamnya sambil mengangkat wajah. "Sudah lama tidak ada wanita yang berani menarik pelatuk ke arahku."Agnira tidak menjawab. Kedua tangannya masih mencengkeram pistol erat, meski jemarinya gemetar hebat. Ini adalah pertama kalinya ia benar-benar menembakkan peluru ke arah seseorang.Dadanya naik turun. Namun, tatapan matanya tidak lagi dipenuhi keraguan. Dia tidak akan menjadi lemah, dia tidak akan hanya diam saat seseorang melukai orang-orangnya."Aku sudah bilang," ucapnya pelan,
Last Updated: 2026-07-14
Chapter: Bab 192
"Ugh!" Kenan mengerang tertahan.Bilah pisau itu tidak menembus tubuhnya seperti yang Agnira bayangkan. Di detik terakhir, Kenan berhasil memiringkan tubuhnya sehingga lintasan pisau bergeser. Meski demikian, ujung bilah yang tajam tetap mengoyak lengan kirinya.Darah segar langsung mengalir, dari luka sepanjang beberapa sentimeter, membasahi lengan baju hitam yang dikenakannya Kenan. Pria itu tidak terlihat panik, justru semakin menatap tajam pada Leonard."Kenan!" Agnira memekik panik."Aku tidak apa-apa, Bu," jawab Kenan singkat tanpa sedikit pun mengalihkan pandangan dari Leonard.Tatapan keduanya saling mengunci. Tidak ada lagi ruang untuk berbicara.Leonard menyeringai puas. "Refleksmu lumayan."Sambil memutar pisau di tangannya, ia melangkah perlahan mendekati Kenan, seolah sedang menikmati ketakutan mangsanya. "Tapi ... seberapa lama kau bisa bertahan?"Kenan mengangkat tangan kirinya yang terluka. Darah terus menetes ke lantai, tetapi wajahnya tetap datar. "Selama Bu Agnira m
Last Updated: 2026-07-14
Jerat Bos Mesum yang Posesif

Jerat Bos Mesum yang Posesif

“Apa malam ini kamu nggak teriak bilang ‘sakit?’” ucap Satya malam itu saat bertemu Dara untuk kesekian kalinya. Ia tersenyum penuh kemenangan dan menyentuh Dara dengan penuh nafsu dan gairah yang selama ini hanya bisa ia dapat dengan Dara. Dara dijual suaminya sendiri, Rudi, untuk melunasi hutang! Yang lebih kejam: pembelinya adalah Satya, CEO kaya raya yang dulu merenggut kesuciannya. Kini, dengan harga 3 Miliar, Dara terikat pada pria yang punya "kutukan": Satya hanya bisa berhubungan intim dengannya, tak peduli wanita lain. Dara harus melayani obsesi pria yang paling dibencinya. Bisakah Dara melarikan diri dari jerat obsesi, atau ia akan selamanya menjadi 'obat' bagi sang CEO Mesum Posesif?
Read
Chapter: Bab 60
Berita tentang Satya menguap begitu saja, handle sosial mediapun mereda tanpa sisa, meninggalkan jejak tanya pada beberapa yang secara terang-terangan melontarkan kata benci yang begitu nyata. Kini, Satya terlihat duduk dengan tenang, menatap layar tab yang menyala terang."Berita itu ditarik kurang dari 1x24 jam, Bos," beritahu Randy dengan wajah tenang, dia menarik kembali tab yang Satya berikan."Sudah saya katakan, Permana akan takut dengan ancaman yang saya berikan." Satya tersenyum miring, dia merasa puas dengan apa yang baru saja dia lakukan. Tatapan tajam itu beralih, pada flashdisk kecil berwarna hitam yang dia simpan dengan rapi, dia memutar benda kecil itu dan menyerahkan pada Randy."Buat penyerangan dengan benda itu. Saya mau, keluarga Permana hancur," desis Satya dingin.Randy dengan sigap menerima benda kecil itu, dia begitu hati-hati ketika benda berharga itu jatuh ke atas tangannya. Dengan cepat dia memasukkan flashdisk ke dalam kantong jas nya."Lakukan dengan bersi
Last Updated: 2025-12-13
Chapter: Bab 59
Langkah itu terlihat tegas, dengan sorot mata dingin yang terlihat menatap sekitarnya. Satya terus berjalan tanpa mengindahkan tatapan beberapa orang yang terang-terangan memperhatikan dirinya.Di belakangnya Randy terlihat kewalahan mengejar langkah atasannya itu, mereka berada di salah satu perusahaan yang cukup ternama. Perusahaan milik keluarga Andin, dalang di balik berita yang sedang hangat di media sosial.Brak! Dentum suara pintu terdengar nyaring, bersamaan dengan kemunculan Satya, tatapan tajam itu menyorot pada sosok yang sedang duduk di kursi kebesarannya. Satya tidak gentar, dia melangkah ke arah sofa, dan mulai duduk dengan tatapan tenang."Kau datang juga ternyata," ucap suara itu, terdengar sinis, dengan sorot dingin menatap Satya.Satya tidak menjawab, dia mengeluarkan satu bungkus rokok, dan mulai menyalakan benda itu. Asap menguar memenuhi ruangan, Randy yang berada tepat di belakang pria itu hanya mampu menarik napas, dan mengibaskan tangannya berulang."Saya data
Last Updated: 2025-12-11
Chapter: Bab 58
"Terima kasih, untuk sarapannya," ujar Dara pelan, dia menunduk dengan tatapan yang fokus pada piring, yang sudah kosong. Dara meraih serbet di atas meja dan mengusap pelan bibirnya. Semua hal kecil itu tidak luput dari pandangan Satya, dia merasa gemas dengan semua hal yang Dara lakukan. Hubungan yang semula hanya sebatas kontrak, kini terjalin dengan serius."Saya pulang sedikit terlambat, nanti. Kamu bisa tidur lebih dulu, jangan menunggu," ucap Satya memecahkan keheningan.Dara mendongak, dia mengangguk pelan sebagai jawaban. Jemari lentik itu meraih gelas air putih dan meneguknya sampai habis tidak tersisa."Kenapa pulang malam?" tanya Dara pada akhirnya. Dia begitu penasaran dengan alasan yang akan Satya ucapkan."Ada beberapa rapat penting. Dan lagi, saya harus mengurus pemutusan kerja sama dengan keluarga Andin," jelas Satya dengan serius. Dia menaruh kedua tangan di atas meja, mengetuk pelan meja makan itu dengan kukunya.Dara tidak lagi menimpali ucapan Satya, dia bungkam d
Last Updated: 2025-12-08
Chapter: Bab 57
Satu hal yang tidak pernah terbesit dalam benak Dara, orang yang selama ini dia manfaatkan untuk kepentingannya. Malah berbuat hal baik padanya, Satya terlihat jauh lebih menerima kehadiran Dara di setiap langkah pria itu.Satya yang selalu bangun lebih awal, selalu menyiapkan sarapan untuk Dara, membuat wanita itu nyaman dan juga aman berada di sisinya. Dia benar-benar membuat Dara merasa bak ratu yang di sanjung oleh rajanya.Contohnya pagi ini, langit masih terlihat gelap, udara dingin berhembus melewati celah jendela yang tertutup gorden putih yang tipis. Satya sudah terlihat bangun dari tidurnya, dia menatap istrinya dengan pandangan dalam.Senyum manis perlahan terpatri di wajah tampan yang selalu terlihat dingin itu, dia mengulurkan tangan dan mengelus pelan beberapa anak rambut yang menutupi wajah cantik istrinya. Senyum Satya kembali melebar, ketika melihat Dara menggeliat dalam tidurnya.Kelopak indah itu mulai terbuka perlahan, orang yang pertama Dara lihat adalah Satya, ya
Last Updated: 2025-12-07
Chapter: Bab 56
Bukan rumah di kompleks seperti sebelumnya, tetapi apartemen mewah yang kini berada di depan Dara. Wanita itu terlihat takjub dengan apa yang Satya berikan, dia terharu sekaligus bahagia.Bagaimana bisa, Satya membelikan dirinya apartemen mewah seperti ini? Berada di lantai paling atas gedung dengan pemandangan yang begitu menakjubkan baginya. Mata indah itu bergetar pelan, dia merasa bahagia dengan apa yang Satya berikan.Tubuh Dara berbalik, dia memeluk Satya dengan erat. "Terima kasih, Tuan," lirih Dara, dia mengeratkan pelukannya dan membuat Satya tersenyum samar."Tidak masalah, selama kamu bahagia." Satya mengelus pelan rambut hitam Dara, lantas mengecupnya pelan dengan penuh kelembutan.Dara melepaskan pelukan eratnya, dia mendongak dan menatap Satya dengan tatapan penuh haru. Dia tersenyum dan berjinjit untuk mengecup bibir suaminya, namun tubuh tinggi Satya menjadi penghalang."Tsk. Kenapa Tuan tinggi sekali," keluh Dara jengkel, bibirnya mengerucut dengan bola mata mendelik
Last Updated: 2025-12-05
Chapter: Bab 55
Sesuai apa yang Dara inginkan, Rudi terkena pasal pelecehan serta mengonsumsi obat-obatan terlarang. Dia di jerat pasal berlapis dan akan membusuk di penjara, kini Dara bisa bernapas lega, karena satu dendamnya sudah terbayarkan.Satu minggu setelah kejadian yang menimpa Dara, Satya memutuskan untuk pindah dari rumah itu, meninggalkan segalanya karena niat Dara sudah usai. Dara terlihat sudah berkemas, dengan beberapa koper yang berjejer rapih di depan rumah.Mereka terlihat sibuk mengemas barang-barang, yang sekiranya memang perlu di bawa. Terlihat mbok Narsih juga berada disana, membantu sebisanya dengan tatapan sendu miliknya.Dara mengusap pelan bahu mbok Narsih, wanita yang selama ini menemani dirinya di rumah ini. Tangan Dara terulur, memeluk erat tubuh mbok Narsih dengan hangat, menyalurkan rasa sedih yang sejak tadi dia tahan."Saya pamit yah, Mbok. Jaga baik-baik rumah ini," pamit Dara, dia tersenyum manis dan kembali memeluk mbok Narsih."Iya, nyonya ... Nyonya juga hati-hat
Last Updated: 2025-12-04
You may also like
Panggil Aku Thania
Panggil Aku Thania
Romansa · Chocoberry pie
4.3K views
FATED
FATED
Romansa · holyndaaracelly
4.3K views
Hanya Kau Milikku
Hanya Kau Milikku
Romansa · RKT
4.3K views
SUAMI AROGAN
SUAMI AROGAN
Romansa · NadNadia28
4.3K views
Upah Satu Liter Beras
Upah Satu Liter Beras
Romansa · Ananda Aisha
4.3K views
Skandal Panas Sekretaris Seksi
Skandal Panas Sekretaris Seksi
Romansa · Author Receh
4.3K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status