author-banner
D.N.A
D.N.A
Author

Romances de D.N.A

Ranjang Panas Suamiku

Ranjang Panas Suamiku

"Kau harus menjadi istriku selama tiga puluh hari." Suara itu terdengar dingin dan tegas. ... Agnira harus menelan pil pahit saat surat cerai yang ia ajukan pada suaminya tertolak begitu saja. Satu klausal tersembunyi yang tidak pernah ia sadari sejak awal menjadi sumber segalanya. Ia dipaksa tinggal lebih lama. Dipaksa berbagi ruang. Dipaksa menghadapi tatapan yang kini terasa berbeda. Yang awalnya penolakan, berubah menjadi ketegangan. Yang awalnya benci, berubah menjadi sesuatu yang lebih panas dari yang seharusnya. Karena semakin mereka mencoba menjaga jarak, semakin jelas satu hal yang tak bisa mereka hindari. Bagaimana jika malam yang seharusnya jadi akhir … justru jadi awal dari segalanya?
Ler
Chapter: Bab 82
"Pak, saya boleh bersandar? Kepala saya pusing," ujar Kenan sambil meringis pelan.Sambara hanya diam dan melirik sinis pria berwajah pucat di sampingnya. Tidak ada tanda-tanda pria itu akan membuka suara. Namun, beberapa detik setelah Kenan berucap, bahu Sambara terasa berat. Kenan sudah menyandarkan kepalanya di sana dengan nyaman, seolah tidak peduli dengan sorot mata dingin yang Sambara tunjukkan."Heh! Berat!" sentak Sambara sambil menggoyangkan bahunya.Namun, Kenan tidak bergerak sama sekali. Pria itu tampak sudah tertidur pulas dengan mata terpejam rapat dan napas yang teratur.Agnira memantau segalanya dari kaca spion mobil, dia menyipitkan mata saat melihat Sambara mengangkat tangan. Dengan tanpa perasaan Sambara mendorong kepala Kenan dan membuat pria itu terantuk pintu mobil, Kenan meringis kecil, sementara Agnira membulatkan mata tidak percaya."Sambara!" bentak Agnira sambil memutar tubuhnya, matanya memicing menatap ke arah pria di belakangnya itu."Saya hanya merenggan
Última atualização: 2026-05-31
Chapter: Bab 81
"Biar aku yang menuntun Kenan," ucap Agnira sambil berjalan mendekat.Wanita itu mengulurkan tangan, berniat membantu Kenan yang masih terlihat belum sepenuhnya pulih. Jemarinya bahkan hampir menyentuh lengan pria itu. Namun sebelum sempat melakukannya, Sambara bergerak lebih cepat.Dengan wajah datar, pria itu lebih dulu meraih bahu Kenan dan menopangnya dengan mantap."Mari," ucap Sambara singkat.Tanpa memberi kesempatan pada Agnira untuk membantah, ia langsung menuntun Kenan melangkah keluar dari rumah sakit. Agnira hanya bisa berhenti di tempat dan menatap punggung keduanya dengan ekspresi kesal.Sementara itu, Kenan terlihat canggung. Tatapannya berpindah-pindah antara Agnira dan Sambara, merasa ada sesuatu yang tidak beres di antara pasangan suami istri ini.Sedangkan Sambara tetap berjalan santai, seolah tindakannya barusan adalah hal yang paling wajar di dunia. Namun sorot matanya yang tajam jelas menunjukkan satu hal, ia sama sekali tidak berniat membiarkan Agnira menyentuh
Última atualização: 2026-05-31
Chapter: Bab 80
"Aku tidak mau bekerja bersamamu lagi," ucap Agnira di sela langkahnya.Wanita itu menghentikan langkah tepat di teras rumah, lalu berbalik menatap tajam ke arah Sambara yang masih terlihat santai di belakangnya. Sementara itu, Sambara menarik napas panjang sebelum akhirnya membuka suara."Sekarang ada masalah apa lagi?" tanya Sambara mulai lelah.Entah kenapa, setiap hari Agnira selalu saja membawa drama baru ke dalam hidupnya. Selalu ada alasan baru yang wanita itu gunakan untuk menjauh atau meminta berpisah. Ditambah lagi, tatapan penuh kebencian yang terus Agnira tunjukkan membuat Sambara perlahan merasa sangat bersalah.Agnira melipat kedua tangan di depan dada. Matanya memicing penuh kecurigaan saat menatap Sambara dari ujung kepala hingga kaki."Kau bau, Sambara. Dan aku tidak suka aroma tubuhmu," kata Agnira dengan enteng."Apa?" Sambara menatap istrinya dengan ekspresi tidak percaya.Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, pria yang biasanya selalu tenang dan menjaga wibawa it
Última atualização: 2026-05-30
Chapter: Bab 79
Malam semakin larut. Aroma khas kamar Sambara kini telah berganti menjadi wangi aroma terapi lembut yang menenangkan, Agnira menggantinya sendiri dengan alasan ia selalu merasa mual setiap mencium aroma maskulin yang biasa memenuhi kamar itu.Sambara sebenarnya ingin protes, tetapi pada akhirnya pria itu hanya mampu diam dan memperhatikan semua perubahan yang dilakukan istrinya.Dan ternyata bukan hanya aromanya saja yang berubah. Sprei tempat tidur mereka kini berganti warna menjadi putih dengan motif bunga kecil, gorden kamar yang semula gelap juga sudah berubah menjadi pink terang. Bahkan sofa hitam milik Sambara pun kini tertutup kain bernuansa senada.Kamar yang awalnya terlihat dingin dan kaku khas seorang pria dewasa perlahan berubah menjadi jauh lebih cerah dan hidup karena ulah Agnira. Wanita itu terlihat puas dengan hasil karyanya, sangat berbanding terbalik dengan wajah Sambara yang terlihat enggan."Besok aku mau mengganti hiasan menyeramkan di dinding itu," gumam Agnira p
Última atualização: 2026-05-29
Chapter: Bab 78
Makan malam terasa hening di antara keduanya. Tidak ada satu pun yang memulai percakapan, hanya suara denting sendok dan garpu yang sesekali terdengar memecah kesunyian.Agnira terlihat begitu lahap menghabiskan makan malamnya. Berkali-kali wanita itu menambah nasi dan mengambil ayam di depannya, sampai-sampai ia sudah tidak lagi memedulikan keberadaan Sambara yang duduk di sampingnya.Entah kenapa, akhir-akhir ini nafsu makan Agnira meningkat drastis. Ia jadi lebih mudah lapar, sering merasa pusing, cepat lelah, dan suasana hatinya pun berubah-ubah tanpa alasan yang jelas."Bi ... Bi Nurma!" panggil Agnira tiba-tiba dengan suara cukup nyaring.Bi Nurma yang mendengar panggilan itu segera datang tergopoh-gopoh. Wanita paruh baya itu langsung menunduk hormat begitu sampai di depan meja makan."Iya, Nyonya. Ada yang bisa saya bantu?" tanya Nurma sopan.Agnira terdiam sejenak. Pipi wanita itu masih menggembung penuh oleh suapan nasi di mulutnya."Tolong buatkan cireng," ucapnya polos.Pe
Última atualização: 2026-05-28
Chapter: Bab 77
Raungan tangis terdengar nyaring memenuhi kediaman utama Lakeswara. Dini tampak bersimpuh lemas di depan jasad putrinya yang telah terbujur kaku, tangis wanita itu pecah tanpa bisa dibendung lagi, memecahkan sunyi malam yang terasa begitu muram.Beberapa pelayat datang silih berganti. Suara lantunan doa terdengar samar bercampur isak tangis yang sesekali kembali pecah di dalam rumah besar itu.Di sisi lain, beberapa anggota polisi terlihat berdiri menjelaskan kronologi kecelakaan yang menimpa Ajeng.Menurut keterangan yang mereka terima, Ajeng mengemudi dalam keadaan mabuk berat dengan kadar alkohol yang sangat tinggi di dalam darahnya. Saat lampu lalu lintas berubah merah, gadis itu justru menerobos jalan tanpa mengurangi kecepatan sedikit pun.Nahas, dari arah berlawanan sebuah truk melaju kencang dan tabrakan itu tidak dapat dihindari lagi. Mobil Ajeng hancur cukup parah di bagian depan, membuat gadis itu mengalami pendarahan hebat sebelum akhirnya kehilangan nyawanya di rumah saki
Última atualização: 2026-05-28
Jerat Bos Mesum yang Posesif

Jerat Bos Mesum yang Posesif

“Apa malam ini kamu nggak teriak bilang ‘sakit?’” ucap Satya malam itu saat bertemu Dara untuk kesekian kalinya. Ia tersenyum penuh kemenangan dan menyentuh Dara dengan penuh nafsu dan gairah yang selama ini hanya bisa ia dapat dengan Dara. Dara dijual suaminya sendiri, Rudi, untuk melunasi hutang! Yang lebih kejam: pembelinya adalah Satya, CEO kaya raya yang dulu merenggut kesuciannya. Kini, dengan harga 3 Miliar, Dara terikat pada pria yang punya "kutukan": Satya hanya bisa berhubungan intim dengannya, tak peduli wanita lain. Dara harus melayani obsesi pria yang paling dibencinya. Bisakah Dara melarikan diri dari jerat obsesi, atau ia akan selamanya menjadi 'obat' bagi sang CEO Mesum Posesif?
Ler
Chapter: Bab 60
Berita tentang Satya menguap begitu saja, handle sosial mediapun mereda tanpa sisa, meninggalkan jejak tanya pada beberapa yang secara terang-terangan melontarkan kata benci yang begitu nyata. Kini, Satya terlihat duduk dengan tenang, menatap layar tab yang menyala terang."Berita itu ditarik kurang dari 1x24 jam, Bos," beritahu Randy dengan wajah tenang, dia menarik kembali tab yang Satya berikan."Sudah saya katakan, Permana akan takut dengan ancaman yang saya berikan." Satya tersenyum miring, dia merasa puas dengan apa yang baru saja dia lakukan. Tatapan tajam itu beralih, pada flashdisk kecil berwarna hitam yang dia simpan dengan rapi, dia memutar benda kecil itu dan menyerahkan pada Randy."Buat penyerangan dengan benda itu. Saya mau, keluarga Permana hancur," desis Satya dingin.Randy dengan sigap menerima benda kecil itu, dia begitu hati-hati ketika benda berharga itu jatuh ke atas tangannya. Dengan cepat dia memasukkan flashdisk ke dalam kantong jas nya."Lakukan dengan bersi
Última atualização: 2025-12-13
Chapter: Bab 59
Langkah itu terlihat tegas, dengan sorot mata dingin yang terlihat menatap sekitarnya. Satya terus berjalan tanpa mengindahkan tatapan beberapa orang yang terang-terangan memperhatikan dirinya.Di belakangnya Randy terlihat kewalahan mengejar langkah atasannya itu, mereka berada di salah satu perusahaan yang cukup ternama. Perusahaan milik keluarga Andin, dalang di balik berita yang sedang hangat di media sosial.Brak! Dentum suara pintu terdengar nyaring, bersamaan dengan kemunculan Satya, tatapan tajam itu menyorot pada sosok yang sedang duduk di kursi kebesarannya. Satya tidak gentar, dia melangkah ke arah sofa, dan mulai duduk dengan tatapan tenang."Kau datang juga ternyata," ucap suara itu, terdengar sinis, dengan sorot dingin menatap Satya.Satya tidak menjawab, dia mengeluarkan satu bungkus rokok, dan mulai menyalakan benda itu. Asap menguar memenuhi ruangan, Randy yang berada tepat di belakang pria itu hanya mampu menarik napas, dan mengibaskan tangannya berulang."Saya data
Última atualização: 2025-12-11
Chapter: Bab 58
"Terima kasih, untuk sarapannya," ujar Dara pelan, dia menunduk dengan tatapan yang fokus pada piring, yang sudah kosong. Dara meraih serbet di atas meja dan mengusap pelan bibirnya. Semua hal kecil itu tidak luput dari pandangan Satya, dia merasa gemas dengan semua hal yang Dara lakukan. Hubungan yang semula hanya sebatas kontrak, kini terjalin dengan serius."Saya pulang sedikit terlambat, nanti. Kamu bisa tidur lebih dulu, jangan menunggu," ucap Satya memecahkan keheningan.Dara mendongak, dia mengangguk pelan sebagai jawaban. Jemari lentik itu meraih gelas air putih dan meneguknya sampai habis tidak tersisa."Kenapa pulang malam?" tanya Dara pada akhirnya. Dia begitu penasaran dengan alasan yang akan Satya ucapkan."Ada beberapa rapat penting. Dan lagi, saya harus mengurus pemutusan kerja sama dengan keluarga Andin," jelas Satya dengan serius. Dia menaruh kedua tangan di atas meja, mengetuk pelan meja makan itu dengan kukunya.Dara tidak lagi menimpali ucapan Satya, dia bungkam d
Última atualização: 2025-12-08
Chapter: Bab 57
Satu hal yang tidak pernah terbesit dalam benak Dara, orang yang selama ini dia manfaatkan untuk kepentingannya. Malah berbuat hal baik padanya, Satya terlihat jauh lebih menerima kehadiran Dara di setiap langkah pria itu.Satya yang selalu bangun lebih awal, selalu menyiapkan sarapan untuk Dara, membuat wanita itu nyaman dan juga aman berada di sisinya. Dia benar-benar membuat Dara merasa bak ratu yang di sanjung oleh rajanya.Contohnya pagi ini, langit masih terlihat gelap, udara dingin berhembus melewati celah jendela yang tertutup gorden putih yang tipis. Satya sudah terlihat bangun dari tidurnya, dia menatap istrinya dengan pandangan dalam.Senyum manis perlahan terpatri di wajah tampan yang selalu terlihat dingin itu, dia mengulurkan tangan dan mengelus pelan beberapa anak rambut yang menutupi wajah cantik istrinya. Senyum Satya kembali melebar, ketika melihat Dara menggeliat dalam tidurnya.Kelopak indah itu mulai terbuka perlahan, orang yang pertama Dara lihat adalah Satya, ya
Última atualização: 2025-12-07
Chapter: Bab 56
Bukan rumah di kompleks seperti sebelumnya, tetapi apartemen mewah yang kini berada di depan Dara. Wanita itu terlihat takjub dengan apa yang Satya berikan, dia terharu sekaligus bahagia.Bagaimana bisa, Satya membelikan dirinya apartemen mewah seperti ini? Berada di lantai paling atas gedung dengan pemandangan yang begitu menakjubkan baginya. Mata indah itu bergetar pelan, dia merasa bahagia dengan apa yang Satya berikan.Tubuh Dara berbalik, dia memeluk Satya dengan erat. "Terima kasih, Tuan," lirih Dara, dia mengeratkan pelukannya dan membuat Satya tersenyum samar."Tidak masalah, selama kamu bahagia." Satya mengelus pelan rambut hitam Dara, lantas mengecupnya pelan dengan penuh kelembutan.Dara melepaskan pelukan eratnya, dia mendongak dan menatap Satya dengan tatapan penuh haru. Dia tersenyum dan berjinjit untuk mengecup bibir suaminya, namun tubuh tinggi Satya menjadi penghalang."Tsk. Kenapa Tuan tinggi sekali," keluh Dara jengkel, bibirnya mengerucut dengan bola mata mendelik
Última atualização: 2025-12-05
Chapter: Bab 55
Sesuai apa yang Dara inginkan, Rudi terkena pasal pelecehan serta mengonsumsi obat-obatan terlarang. Dia di jerat pasal berlapis dan akan membusuk di penjara, kini Dara bisa bernapas lega, karena satu dendamnya sudah terbayarkan.Satu minggu setelah kejadian yang menimpa Dara, Satya memutuskan untuk pindah dari rumah itu, meninggalkan segalanya karena niat Dara sudah usai. Dara terlihat sudah berkemas, dengan beberapa koper yang berjejer rapih di depan rumah.Mereka terlihat sibuk mengemas barang-barang, yang sekiranya memang perlu di bawa. Terlihat mbok Narsih juga berada disana, membantu sebisanya dengan tatapan sendu miliknya.Dara mengusap pelan bahu mbok Narsih, wanita yang selama ini menemani dirinya di rumah ini. Tangan Dara terulur, memeluk erat tubuh mbok Narsih dengan hangat, menyalurkan rasa sedih yang sejak tadi dia tahan."Saya pamit yah, Mbok. Jaga baik-baik rumah ini," pamit Dara, dia tersenyum manis dan kembali memeluk mbok Narsih."Iya, nyonya ... Nyonya juga hati-hat
Última atualização: 2025-12-04
Você também pode gostar
Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat
Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat
Romansa · Founna Math
539 visualizações
Menari Bersama Hujan
Menari Bersama Hujan
Romansa · Wahyuni
539 visualizações
UTANG DIBAYAR CINTA?
UTANG DIBAYAR CINTA?
Romansa · Agnes
538 visualizações
Tawanan Bilik Panas Tuan Penguasa
Tawanan Bilik Panas Tuan Penguasa
Romansa · Lily Dutch
538 visualizações
Owned by My Enemy
Owned by My Enemy
Romansa · soareii
536 visualizações
The Wedding Fuss
The Wedding Fuss
Romansa · Franciarie
536 visualizações
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status