author-banner
arselaa
arselaa
Author

arselaaの小説

ISTRI KONTRAK SANG CEO DINGIN

ISTRI KONTRAK SANG CEO DINGIN

Luna, seorang gadis sederhana yang bekerja di sebuah kafe, jatuh ke jurang keputusasaan setelah satu kesalahan fatal membuatnya dipecat dan terancam kehilangan tempat tinggal. Pria yang hidupnya ia hancurkan hari itu adalah Arkan Wijaya—CEO muda, dingin, dan berkuasa. Tak disangka, Arkan justru memanggil Luna untuk sebuah wawancara. Namun bukan pekerjaan yang ia tawarkan, melainkan pernikahan kontrak selama satu tahun dengan syarat kejam: seorang ahli waris. Tanpa pilihan lain, Luna menandatangani kontrak yang mengikat kebebasan dan harga dirinya. Di balik pernikahan palsu, tekanan keluarga, kecemburuan mantan tunangan, dan tuntutan ranjang mulai menguji batas mereka. Saat perasaan tumbuh, Luna dan Arkan harus memilih—mematuhi kontrak, atau melanggarnya demi cinta.
読む
Chapter: Zirah hitam dan Janji Fajar
​Matahari mulai meninggi, menyapu kabut di kediaman Sari, namun kegelapan di dalam hati Luna perlahan berganti menjadi api dendam yang dingin. Ia menatap gaun hitam di tangan ibunya. Gaun itu bukan sekadar pakaian; itu adalah zirah yang akan ia gunakan untuk berperang melawan orang-orang yang telah menginjak-injak harga dirinya. ​"Ibu," panggil Luna, suaranya kini terdengar lebih rendah dan mantap. "Ajari aku. Ajari aku bagaimana cara berdiri di hadapan Kakek tanpa terlihat seperti pelayan rendahan. Aku tidak ingin mereka melihat setetes pun air mata besok malam." ​Sari tersenyum tipis, sebuah senyum yang menyimpan luka sekaligus kekuatan. "Kamu tidak perlu belajar menjadi seorang Wijaya, Luna. Darah itu sudah ada di nadimu. Kamu hanya perlu berhenti meminta maaf atas keberadaanmu. Mulai detik ini, kamu adalah putri mahkota yang kembali untuk menuntut hakmu. "Dan satu hal lagi," Sari menambahkan sembari memegang dagu Luna, mengangkatnya agar mata mereka sejajar. "Tataplah mereka s
最終更新日: 2026-01-30
Chapter: Malam Terakhir Dibalik Topeng Sandiwara
"Maafkan aku, Luna," bisiknya pedih, jemarinya mengusap wajah Luna di layar ponsel yang pecah itu. "Jika aku harus menjadi boneka mereka selamanya agar kamu tetap hidup dan jauh dari murka Kakek, maka biarlah duniaku mati malam ini." Arkan tidak tahu bahwa di balik dinding kamarnya, Rina sedang tertawa kecil sambil mengamati monitor CCTV yang tersembunyi. "Lihat dia, Alissa. Begitu rapuh. Hanya butuh satu kebohongan tentang darah, dan singa itu pun bertekuk lutut menjadi pengecut," ujar Rina sinis sambil menyesap anggurnya. "Kasian sekali," sahut Alissa sambil menyunggingkan senyum licik, matanya tak lepas dari sosok Arkan di layar monitor yang tampak seperti raga tanpa jiwa. "Dia benar-benar percaya kalau wanita yang dicintainya adalah adiknya sendiri. Tante, ide tentang 'inses' ini benar-benar jenius. Itu adalah satu-satunya cara untuk membunuh perasaan Arkan secara permanen." Rina mengangguk puas, menyesap anggurnya perlahan. "Arkan memiliki moral yang terlalu tinggi. Dia mun
最終更新日: 2026-01-29
Chapter: Benih Di tengah Badai
Pagi itu, suasana di kediaman Sari terasa mencekam. Seorang dokter pribadi baru saja keluar dari kamar Luna dengan raut wajah yang sulit dibaca. Sari segera menyongsongnya di depan pintu. "Bagaimana hasilnya, Dok?" tanya Sari, suaranya nyaris berbisik. Dokter itu menghela napas panjang. "Nyonya, putri Anda mengalami stres berat dan dehidrasi. Namun, mual yang dirasakannya bukan sekadar masuk angin. Hasil tes menunjukkan Luna positif hamil. Usianya sekitar enam minggu." Dunia seolah berhenti berputar bagi Sari. Di satu sisi, ada kebahagiaan luar biasa, namun di sisi lain, ia tahu kabar ini akan menghancurkan mental Luna yang saat ini percaya bahwa bayi itu adalah hasil hubungan sedarah. Tiba-tiba, suara benda jatuh terdengar dari dalam kamar. Sari dan dokter segera masuk. Luna berdiri mematung di dekat pintu kamar mandi, wajahnya pucat pasi, matanya membelalak ngeri. Ia rupanya mendengar percakapan itu. "Hamil...?" suara Luna bergetar hebat. Ia menatap perutnya dengan tatapan jij
最終更新日: 2026-01-28
Chapter: Kebenaran Yang Tercekat
Wanita itu perlahan menurunkan payungnya, membiarkan cahaya lampu jalan yang remang menyapu wajahnya. Luna tertegun, napasnya seolah berhenti di tenggorokan. Meski gurat usia dan penderitaan telah mengubah garis wajah itu, mata yang menatapnya adalah mata yang selalu hadir dalam mimpi-mimpinya. "I-ibu...?" bisik Luna dengan suara yang hilang timbul di antara deru hujan. "Ibu masih hidup?" Sari tidak menjawab dengan kata-kata. Ia segera berlutut di aspal yang dingin, merengkuh tubuh Luna yang menggigil hebat ke dalam pelukannya. Kehangatan dekapan itu terasa begitu nyata, kontras dengan dinginnya pengusiran yang baru saja Luna alami. "Ibu, mereka bilang aku dan Arkan... kami saudara sedarah. Kami kotor, Bu..." Luna meracau di pundak ibunya, air matanya tumpah tak terkendali. Sari membelai rambut Luna yang basah kuyup dengan tangan gemetar. Tatapannya terangkat, menatap tajam ke arah jendela lantai atas mansion Wijaya yang berpendar cahaya. Ada kilat kemarahan yang tertahan di m
最終更新日: 2026-01-28
Chapter: Dosa Dibalik Tinta
Suasana ruang tamu itu mendadak vakum, seolah oksigen disedot habis oleh vonis yang baru saja dibacakan. Luna masih bersimpuh di atas lantai marmer yang dingin. Bahunya berguncang hebat oleh isak tangis yang menyesakkan. Baginya, setiap inci kulitnya kini terasa seperti dosa. Kenangan tentang sentuhan, pelukan, dan janji-janji cinta yang mereka pertukarkan selama ini kini berubah menjadi nanah yang membakar jiwanya. "Arkan..." suara Luna pecah, nyaris tak terdengar di antara isakannya. "Jangan sentuh aku... Kumohon, menjauhlah. Kita kotor... kita ini menjijikkan..." Arkan berdiri mematung. Wajahnya yang biasanya tegas kini tampak seperti mayat hidup. Tangannya yang sempat terulur untuk membantu Luna berdiri, mendadak lumpuh di udara. Ia menarik tangannya kembali dengan gerakan gemetar. Vonis itu tidak hanya menghancurkan cintanya, tapi juga membunuh harga dirinya sebagai laki-laki. "Jadi... ini benar?" bisik Arkan, suaranya parau dan kosong. Ia menatap kertas di atas meja dengan
最終更新日: 2026-01-27
Chapter: Kebenaran Yang dibeli
Pagi yang suram itu seolah menjadi saksi bisu bagi rencana busuk yang mulai berdenyut di balik dinding megah mansion Wijaya. Rina melangkah kembali ke dalam rumah dengan dagu terangkat, langkahnya terasa jauh lebih ringan seolah beban berat baru saja luruh dari bahunya. Namun, di belahan kota yang lain, roda takdir mulai dipaksa berputar ke arah yang salah. Laboratorium Genetik Pusat – 2 Jam Kemudian Alissa melangkah dengan angkuh melewati lobi laboratorium. Ia tidak perlu mengantre atau membuat janji. Sebagai keponakan kesayangan dari kepala analis, dr. Hendrawan, setiap pintu di gedung ini terbuka secara otomatis baginya. dr. Hendrawan sedang menatap tiga tabung sampel darah yang baru saja tiba. Wajahnya menua seketika saat mendengar suara kunci pintu diputar dari dalam. Alissa sudah berdiri di sana, menatapnya dengan senyum tipis yang dingin. "Paman, aku tidak butuh kuliah medis pagi ini," ujar Alissa sambil meletakkan ponselnya yang menyala di atas meja kerja sang paman—mena
最終更新日: 2026-01-27
あなたも気に入るかもしれません
Baby, oh Baby!
Baby, oh Baby!
Romansa · Zenny Arieffka
187.5K ビュー
Pengantin Pengganti
Pengantin Pengganti
Romansa · Queeny
186.4K ビュー
Menggoda Ibu Tiriku
Menggoda Ibu Tiriku
Romansa · Mommykai22
185.8K ビュー
Jerat Ambisi Cinta sang Dokter
Jerat Ambisi Cinta sang Dokter
Romansa · Selfie Hurtness
185.0K ビュー
Membawa Lari Anak Kembar CEO
Membawa Lari Anak Kembar CEO
Romansa · Almiftiafay
184.9K ビュー
Derita Terjebak Gairah Dokter Tampan
Derita Terjebak Gairah Dokter Tampan
Romansa · Rachel Kim
184.4K ビュー
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status