Se connecterDari balik kegelapan sosok Isaac berdiri membelakanginya. Tinggi pun besar nan gagah perawakan pria itu seperti seorang algojo. Sosok agung yang tak pernah Nora lihat sekalipun selama pernikahan mereka. Bahkan bentuk wajah pria tersebut belum pernah Nora lihat. Seperti apa wajah di balik sosok yang selalu berada di dalam kegelapan, wajah pria dibalik suara yang dingin pun berat itu, pun bagaimana ekspresinya ketika ia berbicara atau bahkan menatapnya dari atas ketika mereka bersenggama. Nora sama sekali tidak pernah tahu tentang semua itu.
Voir plus"Wanitaku ...."Javolla berbaring di tengah-tengah Isaac dan Nora. Menghalangi kedekatan dua orang tuanya yang ia sengajai. Tidak suka pria kecil itu ada orang lain yang dekat dengan mama Nora selain dirinya.Lengan kecilnya terus mengusak-ngusak wajah Nora dengan penuh sayang. Genit bibirnya berucap mengatakan Noraku, cintaku, wanitaku. Membuat Isaac menatap datar ke arahnya.Watak siapa yang Jav tiru? Isaac bukan pria genit dan juga Nora bukan wanita yang mudah berbicara terus terang seperti itu. Lantas, sifat siapa yang bocah kecil itu turuni? Heran ....Nora yang telah terbiasa menanggapi sifat Jav hanya tersenyum terkekeh-kekeh geli. Ia lucu kepada Jav, dan juga pada Isaac yang cemburu menatap Jav sekaligus heran. Nora tidak ingin mengatakan sifat siapa yang Jav turuni, karena tentunya itu hanya akan membuat Isaac semakin kesal.Sejak bayi hingga sebesar itu, Jav berada di dalam asuhan Damon dan Pablo Dolze. Seluruh pria di keluarga itu memiliki sifat genit yang terang-terangan
"Javolla Enrique Vargas, katakan hallo pada Papa.""Hallo, Papa."Isaac Mallen Vargas bersimpuh di hadapan putra kecilnya. Memeluk erat serta mencium puncak kepalanya penuh sayang. Untuk kali pertama Isaac bertemu dengan buah hatinya, putra kandungnya tercinta yang tak pernah ia sangka dapat hadir di dunia.Javolla benar-benar diukir Tuhan sama persis seperti dirinya. Bentuk wajah, hidung, tatapannya yang tajam serta bibirnya. Vargas junior tentunya yang akan menguasai seluruh wilayah serta keuasaan papanya.Keluarga kecil itu berada pada sebuah restoran di Mexico. Pertemuan pertama antara Isaac dan putranya yang memanglah diatur atas persetujuan Nora.Nora juga tidak pernah berniat menyembunyikan sosok papa dari putranya, ia selalu menyimpan foto pria itu untuk kapanpun Javolla kenali. Meskipun hubungan rumitnya bersama Isaac, Nora juga tak pernah mencoba membuat putranya membenci Isaac.Javolla kembali ke sisi Mama nya ketika Isaac melepaskan pelukan. Memegang lengan Nora erat sera
Nora POVHari itu, hari di mana aku mendapatkan secarik surat yang cukup mengejutkanku mengenai fakta yang sangat membuatku tidak pernah menyangkanya sedikitpun.Surat yang datang dari manusia-manusia berani yang mengkhianati senor mereka sendiri. Berbalik arah yang entah apa yang dijanjikan sehingga mereka mampu berbuat seperti itu.Secarik surat yang di dalamnya dituliskan sebuah permintaan untuk diriku agar mau datang pada sebuah tempat yang mereka pinta, yang ternyata itu adalah ruang bawah tanah. Sebuah tempat yang aku sendiripun tidak tahu jika tempat itu benar-benar ada.Aku sengaja melemparkan lampu tidurku untuk mengalihkan perhatian para penjaga. Setelah mereka berhambur untuk mendatangi kamarku, aku sudah pergi. Pergi ke ruang bawah tanah dibantu oleh dokter yang memberikanku secarik kertas tersebut."Senora ... Pergilah menuju sel paling ujung, maka akan Anda temukan seseorang di sana,” kata dokter itu seraya mendorong tubuhku masuk ke dalam dinding yang ternyata pintu.“S
Satu tangkai mawar hitam itu tergeletak di atas meja yang mana ia tidak ada di sana sebelumnya. Netra sang pemilik ruangan segera beredar menilik pada setiap sudut. Menelisik mencari sesuatu yang mungkin saja datang tanpa diundang.Tangannya bergerak cepat membereskan berkas pekerjaan. Merapikan barang-barang lalu memasukannya ke datam tas. Namun seketika, gerak tangannya terhenti ketika ujung matanya menangkap siluet seseorang. Bayangan gelap yang datang mendekat.Nora tidak ingin melihatnya lebih jelas. Terus mengabaikan dan berpura-pura tidak tahu atau tidak melihat. Cepat-cepat kaki jenjangnya melangkah menggapai pintu hingga tiba-tiba kembali terhenti saat 'dia' memanggil namanya."Nora ...."Suara yang gelap nan kelam seperti alarm kematian bagi tubuh Nora. Membuat seluruh darahnya berdesir pun detak jantung yang berpacu dua kali lipat. Reaksi tubuh yang sudah lama tak ia rasakan. Ketakukan yang mutlak serta, rasa gugup pun rasa cemas yang spontan melingkup memeluk jiwanya.Perl






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
commentaires