author-banner
EVENINGPAGE
EVENINGPAGE
Author

Novel-novel oleh EVENINGPAGE

Suamiku Berpura-pura Miskin Demi Menceraikanku

Suamiku Berpura-pura Miskin Demi Menceraikanku

Prisha Chayana Aurelie (24 Tahun) kehilangan segalanya dalam semalam. Ayahnya meninggal setelah dikhianati rekan bisnisnya, perusahaan keluarganya bangkrut, dan seluruh harta mereka disita. Orang-orang yang dahulu mengaku sebagai keluarga dan sahabat pun perlahan menghilang. Tidak memiliki tempat lain untuk dituju, Prisha terpaksa mengikuti ibunya kembali ke kampung halaman ibunya yang sudah ditinggalkan bertahun-tahun lamanya. Sayangnya, keluarga dari pihak ibunya juga tidak menerima baik kehadiran mereka dan menganggap Prisha dan ibunya adalah beban. Seolah semua itu belum cukup, sebuah kesialan menjerumuskan Prisha ke dalam skandal bersama Arya Pramana Kusuma (30 Tahun), pewaris keluarga paling terpandang di desa. Demi menjaga nama baik kedua keluarga, mereka dipaksa menikah. Bagi Prisha, Arya hanyalah pria kasar dan menyebalkan yang hidup sederhana. Ia tidak tahu bahwa suaminya memiliki kekayaan yang sengaja disembunyikan. Sementara bagi Arya, Prisha tidak berbeda dari ibu kandung gadis itu dan ibu tirinya, dua wanita yang telah menghancurkan orang-orang yang paling ia sayangi karena menganggap uang lebih berharga daripada cinta dan kesetiaan. Yakin Prisha juga sama saja dengan keduanya dan menikahinya demi harta, Arya memilih berpura-pura miskin dan membuat kehidupan rumah tangga mereka sesulit mungkin. Ia hanya menginginkan satu hal: membuat Prisha menyerah dan meminta cerai. Namun, Prisha bertahan bukan karena menginginkan harta Arya. Ia bertahan karena tidak lagi memiliki tempat untuk pulang. Jika Arya ingin mengusirnya, pria itu harus berusaha lebih keras. Sebab, di balik sifat manjanya, Prisha masih memiliki harga diri yang tidak mudah diinjak. Akankah prasangka Arya terbukti bahwa Prisha sama seperti wanita-wanita yang dibencinya? Ataukah prasangkanya justru akan menghancurkan satu-satunya kesempatan mereka untuk menemukan kebahagiaan?
Baca
Chapter: Chapter 7 - Malam Yang Mengubah Segalanya (18+)
Prisha tidak pernah menyangka bahwa pria bermulut tajam seperti Arya ternyata pandai bersosialisasi.Sejak tadi, pria itu berdiri di tengah ruang tamu kecil mereka sambil memperkenalkannya kepada orang-orang yang datang.Prisha sampai beberapa kali mengerjapkan mata. Benarkah orang yang sedang berdiri di sana adalah pria yang sama dengan orang yang mengomentari sinis setiap tindak tanduknya?“Iya, bu. Ini istri saya, Prisha.”"Iya, doakan ya, Pak, Bu.""Iya hanya acara sederhana begini saja disini, Pak. Acaranya sudah kemarin di rumah Prisha."Arya mengatakannya begitu saja dengan begitu lancar. Prisha sendiri hanya diam dan tersenyum manis."Iya, Bu. Prisha asli Jakarta. Keluarganya semuanya disana. Kami ketemunya di kenalin teman. Iya, alhamdulillah langsung cocok.""Iya bagus itu. Kalau memang sudah cocok tidak perlu lama-lama lagi. Apalagi kalau nak Prisha mau ikut suami kesini.""Iya, Bu. Prisha juga tidak keberatan ikut saya kesini."Prisha kembali mengernyit mendengar bagaimana
Terakhir Diperbarui: 2026-10-08
Chapter: Chapter 6 - Pandangan Yang Tertangkap
Rasa dingin yang menusuk tulangnya membuat Prisha bergerak tidak nyaman dalam tidurnya. Dengan gerakan setengah sadar tangannya mulai meraba-raba ke samping. Mencari remote AC yang selalu ia taruh di samping tempat tidurnya untuk menurunkan suhu kamarnya yang terlampau dingin.Tapi, alih-alih mendapatkan remote, jari-jarinya malah menyentuh sesuatu yang hangat dan padat. Tanggannya naik lebih tinggi, meraba, lalu akhirnya menyentuh rahang dan pipi yang kasar karena sisa jenggot tipis.Tiba-tiba pergelangan tangannya ditangkap.Genggaman itu tidak kuat tapi cukup untuk menyentak kesadaran Prisha.“Hwaa!!”Prisha memekik kencang. Matanya langsung terbuka lebar. Dalam sepersekian detik, seluruh rasa kantuknya hilang.Di depannya, dalam jarak yang sangat dekat, Arya sedang menatapnya dengan mata yang sudah terbuka. Tangan pria itu masih mencengkeram pergelangan tangan Prisha yang tadi sempat meraba wajahnya.Kesadaran Prisha akhirnya kembali. Barulah otaknya benar-benar bekerja. Ia bukan
Terakhir Diperbarui: 2026-10-07
Chapter: Chapter 5 - Berbagi Ranjang
Usai sholat Maghrib berjamaah yang pertama kali pasangan suami istri itu lakukan, kini keduanya duduk berhadapan dengan canggung di meja dapur. Entah bagaimana, di momen inilah mereka baru benar-benar sadar bahwa kini mereka akan hidup berdua di rumah ini sebagai suami istri sungguhan.Di atas meja, piring-piring sederhana sudah tertata. Tahu dan tempe goreng yang dilumuri sambal, sayur bening, serta telur ceplok yang tadi di masak Arya juga sudah tertata rapi disana.Prisha duduk dengan punggung tegak, kedua tangannya tersembunyi di pangkuan. Mukena putih yang tadi dipakainya kini sudah dilipat rapi di atas kursi di sampingnya. Ia menatap isi piring di depannya lalu pria di seberangnya yang kini remsi menjadi suaminya. Tiba-tiba, segalanya terasa terlalu nyata untuknya.Dan sepertinya, bukan hanya Prisha yang baru menyadari itu. Arya yang mengambil sendok dengan gerakannya yang tenang juga sesekali tatapannya sempat terhenti pada Prisha sebelum kembali fokus pada makanannya. Ia pun j
Terakhir Diperbarui: 2026-10-06
Chapter: Chapter 4 - Hidup Baru, Aturan Baru
Aroma manis langsung menyerbu penciuman Arya begitu ia membuka pintu kamarnya. Entah berasal dari parfum, pengharum ruangan, atau entah apa. Yang jelas, kamarnya tidak pernah sewangi ini dan tentu saja tidak pernah seberantakan ini.Prisha sedang duduk di lantai kamar, dikelilingi pakaian dan barang-barang yang belum selesai perempuan itu tata. Sebagian isi kopernya bahkan sudah meluber keluar kamar hingga memenuhi ruang tengah.Gadis itu kini mengenakan pakaian tidur berlengan panjang. Rambutnya digulung asal di atas kepala, menyisakan beberapa helai yang berjatuhan di sisi wajah. Di tangan kanannya terdapat beberapa gantungan pakaian, sementara tangan kirinya sedang sibuk membongkar sebuah tas besar.Ia bisa melihat kedua pintu lemarinya kini terbuka lebar. Pakaian miliknya yang semula tersusun cukup longgar kini berjubel di sisi kiri lemari.“Kenapa kamu pindahin barang-barang saya?”Prisha menoleh santai. “Ya kalo nggak aku pindahin, pakaianku mau aku taruh dimana?"Arya memejamka
Terakhir Diperbarui: 2026-07-25
Chapter: Chapter 3 - Kehidupan Baru Prisha
“Oke, baiklah. Kamu bisa Prisha,” gumam Prisha sambil mengembuskan napas panjang. “Anggap saja aku sedang berlibur dan menikmati slow living di desa.” Prisha mencoba menata perasaannya sembari mengeluarkan baju-bajunya dari dalam koper.Dahulu, saat kuliah, Prisha juga pernah mengikuti KKN di sebuah desa. Selama hampir satu bulan ia berhasil tinggal jauh dari rumah, jauh dari Mama, dan tanpa bantuan seorang asisten rumah tangga untuk melakukan pekerjaan rumah.Ya, meskipun rumah kepala desa yang ditempatinya waktu itu jauh lebih besar daripada rumah Arya ini dan tentunya kehidupannya lebih sejahtera. Namun, itu bukan masalah. Sama-sama di desa. Seharusnya tidak jauh berbeda. Ia pasti bisa.Prisha terus mengulang afirmasi positif itu di dalam kepala sembari membawa tas-tasnya masuk ke dalam kamar. Untungnya, lelaki bermulut tajam itu masih memiliki sedikit nurani. Arya membantu mengangkat dua koper besarnya, kemudian langsung pergi tanpa mengatakan apa pun.Kini, kedua koper tersebut t
Terakhir Diperbarui: 2026-07-24
Chapter: Chapter 2 - Pilihan Satu-satunya Prisha
Prisha menggedor pintu itu berkali-kali dengan kedua tangannya.“ARYA! BUKA!”Guntur kembali menggelegar, kali ini lebih keras hingga membuat Prisha menjerit dan menghantam pintu semakin panik.Beberapa detik kemudian, daun pintu itu akhirnya terbuka.Arya berdiri di baliknya dengan sebelah tangan masih memegang gagang pintu. Tatapannya turun pada Prisha yang berdiri pucat sambil menutup kedua telinga. Lalu, sebuah seringai menyebalkan perlahan muncul di wajahnya.“Saya pikir kamu lebih suka berdiri diluar sana."Kilatan di langit membuat ia mengabaikan pernyataan penuh ejekan dari Arya dan buru-buru masuk ke dalam rumah sembari susah payah menyeret koper dan tas-tas besarnya."Sepertinya suara petir lebih efektif dari nasehat panjang mamamu." Arya kembali mengejeknya sembari mengambil koper paling besar milik gadis itu dan membawanya masuk ke dalam rumah.Prisha tidak memedulikan ucapan sarkas Arya karena kini perhatiannya sudah lebih dulu tersita oleh keadaan rumah yang baru saja ia
Terakhir Diperbarui: 2026-07-24
Anda juga akan menyukai
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status