author-banner
ariu79361
Author

Novels by ariu79361

Menikah Kontrak Karena Merasa Bersalah

Menikah Kontrak Karena Merasa Bersalah

Mira tak pernah menyangka masa lalunya akan kembali dalam waktu tak terduga. Begitu suasana kantor berubah dalam waktu sekejap, saat akhirnya CEO baru FoodBeary diumumkan, Mira mengenali sosok itu. Yang mana ternyata adalah Firman—lelaki yang dulu pernah ia rundung di masa SMA. Kini, Firman hadir sebagai atasan, dengan tatapan dingin dan sikap yang sulit ditebak. Di bawah tekanan dan tugas berat yang datang langsung darinya, Mira berusaha menebus kesalahan masa lalu sambil mempertahankan kariernya. Namun, di balik sikap tegas Firman, ada luka lama yang belum sembuh, dan perlahan berubah menjadi rasa yang tak seharusnya tumbuh di antara mereka. Mereka berdua sama-sama terikat oleh masa lalu—bedanya, kini tak ada yang bisa bersembunyi di balik jabatan ataupun penyesalan.
Read
Chapter: Bab 16
“Jangan berdiri di depan pintu seperti pencuri.”Mira menarik tangannya dari gagang pintu otomatis yang baru saja berbunyi klik pelan. Jantungnya berdegup kencang tak karuan saat mendapati sosok tegap suaminya sudah berdiri menanti di balik daun pintu yang terbuka lebar. Kegelapan penthouse mewah itu seakan menambah kesan mencekam yang kian menyiksa batinnya yang teramat lelah.“Maaf, saya baru saja sampai karena jalanan di luar sangat macet.”Langkah kakinya terasa sangat berat saat melangkah masuk ke dalam ruang tengah penthouse yang bernuansa monokrom modern itu. Ia merapatkan tas kerjanya di depan dada, mencoba mencari perlindungan kasat mata dari tatapan dingin yang kini sedang mengunci seluruh pergerakannya.Firman duduk di sofa kulit hitam dengan kemeja yang lengannya sudah digulung kasar hingga siku, menampilkan ekspresi kemarahan yang tertahan dengan sangat rapi. Aura dominasi yang pekat seketika memenuhi seisi ruangan mewah tersebut, menyapu bersih sisa-sisa keberanian yang
Last Updated: 2026-06-05
Chapter: Bab 15
“Itu hanya cincin tiruan murah yang saya beli di toko online.”Mira berusaha keras menjaga nada suaranya agar tidak terdengar gemetar di hadapan Aini yang masih menatapnya penuh selidik. Ia menarik tangan kanannya ke belakang punggung secara refleks, menyembunyikan batu permata hijau tua yang berkilau menawan di bawah terangnya lampu ruangan. Detak jantungnya bertalu-talu dengan sangat cepat, seakan ingin melompat keluar dari rongga dadanya akibat kepanikan yang teramat besar.“Benarkah? Tapi kilaunya terlalu sempurna untuk sebuah barang imitasi bernilai murah yang dibeli sembarangan.”Aini melangkah maju satu tapak, matanya menyipit tajam menatap lipatan pakaian di balik punggung Mira seolah bisa menembus kain tebal tersebut. Keraguan yang terpancar jelas dari wajah rekan kerjanya itu membuat ketegangan di dalam ruangan mendingin hingga ke titik beku yang menyiksa batin. Ia tahu ia sedang berhadapan dengan wanita yang tidak akan mudah tertipu oleh alasan klise seperti itu.Di balik m
Last Updated: 2026-06-05
Chapter: Bab 14
“Saya tidak menerima alasan lambat dari seorang perundung.”Mira melangkah masuk ke dalam ruangan luas beraroma kayu cendana itu dengan nampan kecil di tangannya. Cangkir kopi arabika pesanan Firman bergetar pelan, menciptakan riak kecil di permukaan cairan hitam pekat yang masih mengepulkan uap panas. Ia menundukkan wajahnya dalam-dalam, berusaha keras menghindari sorot mata suaminya yang menatapnya tajam dari balik meja kerja kebesaran.“Ini kopi arabika hangat tanpa gula yang Anda minta, Pak.”Mira meletakkan cangkir itu dengan sangat hati-hati di atas permukaan meja kaca yang dingin. Ia menahan napas sejenak, mengawasi setiap pergerakan tangan pria tegap di hadapannya dengan rasa cemas yang tak tertahan. Ia sangat khawatir jika setitik saja cairan kopi itu tumpah, Firman akan mencari-cari alasan baru untuk menghukumnya lebih berat lagi.Firman tidak langsung menyentuh cangkir tersebut, melainkan membiarkannya mendingin di atas meja. Pria itu menyandarkan punggungnya ke kursi kulit
Last Updated: 2026-06-05
Chapter: Bab 13
“Kenapa meja kerjaku dipindahkan ke tempat ini?”Pagi itu, di lantai divisi kreatif FoodBeary, Mira berdiri terpaku menatap meja gambarnya yang biasanya berada di sudut tenang dekat jendela kini telah bergeser tepat di depan lorong toilet dan ruang fotokopi. Semua barang pribadinya, termasuk beberapa sketsa promosi yang belum sempat diselesaikan, diletakkan berantakan di dalam kardus bekas yang tampak kotor di bawah kolong meja.“Itu perintah langsung dari Pak Firman melalui HRD setengah jam yang lalu, Mir.”Aini, rekan kerja senior yang selalu mengincar posisinya sebagai ketua tim ilustrator, menyahut dengan nada sinis yang kental sambil melipat tangan di dada. Matanya yang tajam langsung menyapu penampilan Mira yang tampak kuyu dengan lingkaran hitam di bawah mata, seolah mencari-cari celah dan kelemahan untuk menjatuhkan mental wanita itu di depan karyawan lainnya.Mira hanya bisa menghela napas panjang, menahan rasa sesak yang menghantam dadanya sejak pertama kali menginjakkan kak
Last Updated: 2026-06-05
Chapter: Bab 12
“Bagaimana cara menyalakan benda sialan ini?”Pukul lima pagi, dapur penthouse itu lantas menjadi arena penyiksaan pertama bagi Mira. Matanya masih sangat perih dan berair akibat tidur kurang dari empat jam di ranjang kecil yang keras bak papan. Namun, bayangan ancaman pemecatan dari FoodBeary memaksanya bergerak cepat mengiris sayuran dan menyiapkan sarapan. Ia sangat takut karirnya akan tamat hanya karena urusan perut.“Kalau kamu sampai merusak mesin kopi seharga puluhan juta itu, gajimu setahun tidak akan cukup untuk menggantinya.”Suara bariton Firman yang tiba-tiba menggelegar mengagetkan Mira hingga pisau di tangannya nyaris menggores jari telunjuk. Pria itu berdiri angkuh di ambang dapur, mengenakan kemeja putih kasual yang melekat pas di tubuh tegapnya. Ia menatap Mira dengan sorot mata merendahkan yang sudah sangat akrab bagi wanita itu. Tak ada sedikit pun rasa kasihan di wajah tampannya.Tepat saat Mira menelan ludah dan hendak menunduk meminta maaf, suara bel apartemen be
Last Updated: 2026-06-04
Chapter: Bab 11
“Aku benar-benar melepaskan semuanya malam ini.”Kamar kos sempit berukuran tiga kali tiga meter itu kini tampak kosong melompong dan dingin. Mira memasukkan tablet gambarnya ke dalam tas punggung hitam dengan embusan napas berat yang terdengar putus asa. Benda pipih itu adalah satu-satunya pelarian seninya, yang mungkin akan terkubur dalam debu setelah ia melangkah keluar dari tempat ini.“Semoga ini menjadi jalan terbaik untuk menebus semua kesalahanku di masa lalu padanya.”Ia menarik ritsleting koper besarnya hingga tertutup rapat, mengunci sisa-sisa kehidupan lamanya di dalam benda kotak tersebut. Kepasrahan perlahan menggerogoti relung hatinya saat ia menyadari bahwa kebebasannya telah berakhir secara mutlak mulai detik ini.Dengan susah payah, wanita itu menyeret dua koper berat menuruni anak tangga kosan yang temaram dan sepi. Udara malam Jakarta terasa jauh lebih dingin dari biasanya, seolah ikut mengantarkan kepergiannya menuju sangkar emas yang tak pernah ia inginkan.“Tolo
Last Updated: 2026-06-04
You may also like
Istri Jahat Presdir
Istri Jahat Presdir
Romansa · Queen Moon
1.0M views
Gadis Penari Sang Presdir
Gadis Penari Sang Presdir
Romansa · juskelapa
1.0M views
Nafsu si perkasa
Nafsu si perkasa
Romansa · Blacksugar
1.0M views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status