author-banner
Koihana Reika
Koihana Reika
Author

Novels by Koihana Reika

Terjerat Cinta Terlarang di Ruang Konsultasi

Terjerat Cinta Terlarang di Ruang Konsultasi

Apakah cinta yang datang dalam waktu yang salah bisa dianggap benar? Elara Vionara Tjoa terjebak dalam pelukan dingin pernikahan yang tidak pernah lagi memberikannya  kehangatan. Dua keguguran dan kegagalannya program bayi tabung membuatnya menjadi target tuduhan dan merasakan dirinya tidak layak dicintai. Tidak mau kehilangan rumah tangganya, dia mengambil langkah berani dengan mengikuti konsultasi keintiman. Namun, ketika pria yang seharusnya memperbaiki hubungan suami istri itu muncul—seorang yang mampu membaca luka emosionalnya yang dalam—semua yang Elara yakini mulai goyah. Dia menemukan kedekatan dan pemahaman yang selama ini dicarinya, namun perasaan itu justru mengajaknya melangkah jauh melewati batas norma dan moral yang ada. Di antara harapan untuk menyelamatkan pernikahan dan hasrat yang tak bisa dipendam, pilihan apa yang akan Elara buat?  
Read
Chapter: Bab 177. Selamanya
Sore itu, langit di pinggiran kota Sanvara diselimuti warna jingga yang lembut. Cahaya matahari yang hampir tenggelam mengintip di antara pepohonan. Udara terasa tenang, hanya sesekali terdengar suara tawa anak-anak dari lapangan kecil tidak jauh dari sana. Di teras rumah, Elara duduk sambil melipat pakaian Albert yang baru dijemur. Wajahnya tampak damai. Sementara di sampingnya, Revan duduk dengan sikap yang tidak biasa. Tangan Revan menggenggam sebuah tablet tipis, jemarinya sesekali mengetuk permukaannya seperti sedang menimbang sesuatu yang berat untuk disampaikan. Elara melirik sekilas. “Sejak tadi kamu aneh. Ada yang sedang kamu pikirkan?” Revan menghela napas panjang. Tatapannya lurus ke halaman depan, tapi pikirannya jelas melayang jauh ke masa lalu. “Ada sesuatu yang selama ini kusimpan. Aku menunggu waktu yang tepat untuk menunjukkannya padamu.” Kerutan halus muncul di dahi Elara. “Apa?” Revan menoleh, menatapnya lekat. Di matanya ada keraguan, sekaligus keyakina
Last Updated: 2026-06-08
Chapter: Bab 176. Tidak Akan Berpisah Lagi.
Pertemuan tidak terduga di sekolah pinggiran kota Sanvara itu jadi titik balik hidup Revan. Sejak hari itu, Revan tidak akan lagi membiarkan Elara hilang dari pandangannya. Meski wanita itu tidak pernah terang-terangan menyambut, tapi dia juga tidak lagi kabur seperti dulu.Elara tetap tenang dan penuh rahasia, persis seperti ingatan Revan. Setiap kali dia datang membawa bantuan atau buku, Elara selalu melayani dengan sopan. Sikap dinginnya justru semakin membuat Revan yakin masih ada perasaan tersimpan di hati Elara. Ada tembok yang dibangun Elara. Namun, Revan memilih sabar meruntuhkannya pelan-pelan dengan cara hadir dan bisa diandalkan, bukan menuntut jawaban.Dua minggu kemudian, Revan membuat keputusan yang mengejutkan: dia menyewa rumah kosong tepat di sebelah kediaman Elara. Rumah itu kecil, catnya sudah pudar, dan atapnya bocor kalau hujan, tapi bagi Revan, ini jauh lebih berharga dari apartemen mewah mana pun.Saat truk barang berhenti, Elara yang sedang menyiram tanaman me
Last Updated: 2026-05-29
Chapter: Bab 175. Rahasia Empat Tahun
Revan masih diam terpaku di tempat, matanya tidak lepas dari pagar bambu yang baru saja tertutup rapat itu. Hujan turun semakin deras, suaranya berisik menghantam atap dan kaca mobil, tapi pandangan pria itu tetap terkunci pada rumah kecil di depannya. Elara punya anak. Pikiran itu terus menghantam kepalanya berulang kali tanpa ampun, membuat dadanya terasa sesak. “Anak yang manis, ya?” seru Pak Haris dengan nada gemas. Suara itu membuat Revan tersentak pelan dari lamunan kelamnya. Dia menoleh perlahan ke samping. Tenggorokannya terasa kering kerontang, seolah seharian tidak minum air. “Dia… anak Bu Elara?” tanya Revan, suaranya keluar serak dan berat. “Iya, dong,” jawab Pak Haris sambil terkekeh kecil. “Albert itu pintar sekali, Pak. Aktif juga, lho. Kelakuannya persis banget sama ibunya.” Albert. Nama itu terasa asing, tapi sekaligus menusuk tajam ke dada Revan. Matanya kembali beralih
Last Updated: 2026-05-28
Chapter: Bab 174. Menemukanmu Lagi
“Empat tahun… dan kamu bener-bener hilang tanpa kabar, Elara,” gumam Revan pelan. Empat tahun bukan waktu sebentar. Buat orang lain, mungkin itu cukup untuk melupakan masa lalu dan memulai hidup baru. Namun, untuk Revan, empat tahun rasanya seperti jalan panjang yang gak ada ujungnya. Dia hidup bagai mesin. Bangun, kerja, rapat, ambil keputusan, terus mengulangi hal yang sama setiap hari. Di mata orang lain, hidupnya sempurna. Pendiri yayasan sosial terbesar di Velora. Pengusaha muda sukses. Pria tenang yang kelihatan kuat. Padahal di dalam hatinya, ada bagian kosong yang tidak bisa diisi siapa pun. Sejak Elara pergi empat tahun lalu, hidup Revan seperti hilang arah. Wanita itu pergi begitu aja. Tanpa ada alasan. Tanpa pamit. Hanya meninggalkan surat pendek berisi permintaan maaf dan satu kalimat yang sampai sekarang masih terngiang di kepala Revan, “Jangan cari aku lagi.” Namun, Revan justru melakukan hal yang sebaliknya. Dia menc
Last Updated: 2026-05-28
Chapter: Bab 173. Langkah Pergi
 “Kalau kamu pergi sekarang… apa kamu yakin bisa berhenti mencintainya?” tanya Mira pelan. Matanya menatap tajam  tapi lembut, seolah bisa membaca isi hati sahabatnya. Pertanyaan itu langsung menusuk ulu hati Elara. Elara terdiam kaku di balkon, membiarkan angin sore Velora mengacak-acak rambut panjangnya. Langit jingga kemerahan di atas terlihat indah, tapi rasanya justru seperti pertanda perpisahan yang menyakitkan. Semua urusan dengan keluarga Huang sudah selesai. Semua kebohongan terbongkar. Pintu masa lalu yang bertahun-tahun mengurungnya akhirnya tertutup rapat. Namun, di dalam hati Elara, pintu lain justru terbuka. Pilihan pada pintu menuju perpisahan. Elara menerima cangkir teh hangat dari tangan Mira. Jari-jarinya terasa dingin, meski memegang keramik yang hangat. “Aku tidak tahu,” jawab Elara lirih, suaranya bergetar menahan sesak, matanya menatap kosong
Last Updated: 2026-05-27
Chapter: Bab 172. Kebohongan Terakhir
“Semua yang Tante pertahankan mati-matian, ternyata cuma ilusi. Gimana rasanya saat semuanya runtuh tepat di depan mata?” tanya Nayla pelan, wajahnya mengarah pas ke suara Shinta meski matanya masih buram kosong.Ruang kunjungan penjara terasa pengap dan panas. Shinta duduk tegak, berusaha tampil bermartabat meski hatinya hancur. Beberapa jam lalu, pengadilan sudah menjatuhkan hukuman berat padanya.Nama besarnya hancur, hartanya dibekukan, tapi di tengah semua itu, Shinta masih berpegang pada satu harapan.Warisan Adrian.Selama Nayla hamil anak Adrian, berarti masih ada penerus darah keluarga Huang. Selama itu ada, Shinta yakin dia masih punya peluang untuk berkuasa lagi. Keyakinan itulah yang membuatnya bertahan sampai sekarang.Saat penjaga mengatakan ada tamu datang, jantung Shinta berdegup kencang. Dia mengira pengacaranya, atau orang yang masih kasihan padanya. Namun, saat pintu terbuka, tubuhnya langsung kaku.Nayla.Perempuan itu masuk pelan sambil memegang tongkat kecil di t
Last Updated: 2026-05-27
You may also like
Setelah Menonton Video
Setelah Menonton Video
Romansa · Diganti Mawaddah
13.5K views
HINAAN IPAR (ADIK SUAMIKU)
HINAAN IPAR (ADIK SUAMIKU)
Romansa · Ucu Nurhami Putri
13.5K views
Secret Agent Maddox
Secret Agent Maddox
Romansa · Theresia Rini S
13.5K views
Harem milik Suamiku
Harem milik Suamiku
Romansa · 2miles_dreams
13.4K views
Istri Kontrak Sang Miliarder
Istri Kontrak Sang Miliarder
Romansa · LazuardiBianca
13.4K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status