author-banner
Koihana Reika
Koihana Reika
Author

Novels by Koihana Reika

Kesempatan Kedua Sang Istri Pajangan

Kesempatan Kedua Sang Istri Pajangan

Violetta Hirawan pernah hancur sebagai Istri Pajangan Jefferson Zelda. Setelah dikhianati, diceraikan, dan kehilangan calon anak kembarnya, dia mendapat kesempatan kedua tepat di hari pernikahan kontrak mereka. Kali ini, Violetta menolak menjadi pion. Dengan ingatan masa depan serta kecerdasan yang dimilikinya, Violetta membalikkan permainan dan perlahan berhasil membuat Jefferson bertekuk lutut padanya.
Read
Chapter: Bab 128. Langkah di Balik Ancaman
“Rinto, selidiki perusahaan itu. Cari tahu apa hubungannya dengan Sebastian dan mengapa dia begitu mendesak agar aku menandatangani kontrak tersebut.”“Baik, Tuan. Saya akan segera mencari informasinya.”Setelah menerima perintah itu, Rinto meninggalkan kamar rumah sakit. Jefferson kembali memusatkan perhatian pada dokumen di tangannya. Ia membaca setiap pasal dengan lebih teliti, terutama bagian yang berkaitan dengan pembagian keuntungan dan tanggung jawab kedua perusahaan.Semakin lama membaca, semakin jelas baginya bahwa kontrak tersebut tidak sesederhana yang disampaikan Sebastian.Jefferson menyandarkan punggungnya sambil mengusap dagu.'Kecurigaan Violetta sepertinya benar. Kalau dia tidak mengingatkanku untuk berhati-hati, mungkin aku sudah terjebak dalam kesepakatan ini.'Ia melirik Violetta yang masih terbaring di ranjang sebelah. Perempuan itu belum juga membuka mata. Pengaruh obat yang dicampurkan ke dalam wine tampaknya cukup kuat hingga membuat proses pemulihannya membutu
Last Updated: 2026-11-02
Chapter: Bab 127. Kontrak dari Sebastian
“Jadi, dia pelayan yang memberikan wine pada Violetta dan sampanye pada Jefferson?”Alexander menatap jasad seorang pemuda yang terbaring di lantai kamar sewaan. Robin berdiri di sampingnya, sementara beberapa petugas kepolisian memeriksa lokasi.“Iya. Sayangnya, dia sudah dibungkam sebelum kita sempat mendapatkan keterangan darinya,” jawab Robin.“Apa penyebab kematiannya sudah diketahui?”“Pemeriksaan masih berlangsung. Polisi belum bisa memastikannya.”Robin mengalihkan pandangan kepada Alexander.“Menurut tetangganya, pemuda ini dikenal baik dan sudah cukup lama tinggal di sini. Tapi, belakangan dia sering pulang dalam keadaan tidak seperti biasanya. Ibunya juga dikabarkan sakit parah dan membutuhkan biaya pengobatan yang besar.”Alexander mengerutkan kening.“Masalah keuangan bisa menjadi salah satu motif. Mungkin ada seseorang yang menawarkan uang untuk melakukan pekerjaan tertentu.”“Itu juga yang kupikirkan. Polisi sedang melacak identitasnya dan mencari informasi tentang diri
Last Updated: 2026-10-29
Chapter: Bab 126. Kekhawatiran yang Tak Terucapkan
“Alex, apa yang terjadi pada Violetta?”Jefferson langsung bangkit begitu membuka mata dan mendapati istrinya terbaring di ranjang rumah sakit yang tidak jauh darinya. Namun, tubuhnya masih lemah. Ia terhuyung dan hampir jatuh jika Alexander tidak segera menahan lengannya.“Jangan memaksakan diri. Kamu baru saja sadar.”“Aku tidak peduli. Kenapa Violetta ada di sini?”Alexander membantunya kembali duduk di tepi ranjang.“Dia dibius seseorang. Untungnya, kami berhasil menemukannya sebelum terlambat.”Wajah Jefferson berubah tegang.“Dibius? Siapa yang melakukannya?”“Kami belum tahu pasti. Robin sedang membantu menyelidiki kejadian di hotel.”Jefferson mengalihkan pandangan kepada Violetta. Wajah perempuan itu tampak pucat, sementara selang infus terpasang di tangannya.“Bagaimana kondisinya sekarang?”“Dokter sedang memantaunya. Untuk sementara, kita harus menunggu sampai efek obatnya mereda.”Jefferson mengepalkan tangan di atas selimut.“Ceritakan apa yang sebenarnya terjadi.”Alexa
Last Updated: 2026-10-24
Chapter: Bab 125. Kegagalan yang Harus Dibayar
“Violetta, akhirnya kamu jatuh ke tanganku!”Gerry tersenyum lebar melihat Violetta terhuyung sebelum jatuh ke lantai. Perempuan itu mencoba menopang tubuhnya dengan kedua tangan, tetapi tenaganya semakin terkuras. Kepalanya terasa berat, sementara pandangannya terus berputar.Gerry melangkah mendekat.“Jangan mendekat!” Violetta mengangkat wajahnya. “Kalau kamu berani menyentuhku, kamu akan menyesal.”Ancaman itu tidak membuat Gerry gentar. Ia justru tertawa sambil memasukkan kedua tangan ke saku celananya.“Dalam keadaan seperti ini, kamu masih sempat mengancamku?”Violetta merapatkan jemarinya di sekitar ponsel yang tergeletak di dekat paha. Dengan sisa tenaga, ia menekan tombol rekam tanpa mengalihkan perhatian Gerry.“Aku tahu kamu tidak mungkin melakukan semua ini sendirian,” ujar Violetta. “Siapa yang menyuruhmu?”Senyum Gerry sempat memudar. Namun, ia segera menguasai ekspresinya.“Apa maksudmu? Kamu pikir aku tidak mampu melakukannya sendiri?”“Kalau memang begitu, kenapa kam
Last Updated: 2026-10-23
Chapter: Bab 124. Pertunjukan di Balik Layar
“Jefferson, lihat istrimu. Dia terlihat seperti sedang menjilat tuan rumah bersama kedua temannya.”Jefferson menghentikan langkahnya. Katherine berdiri di sampingnya dengan senyum tipis, sementara pandangannya mengarah kepada Violetta yang sedang berbincang bersama Andrea, Alexander, dan Robin.“Katherine, jaga ucapanmu.” Jefferson menatapnya tajam. “Aku masih menghormatimu karena hubungan baik yang pernah kita miliki.”Katherine mengatupkan bibir, tetapi tidak menyerah.“Aku hanya mengatakan apa yang kulihat. Kamu tidak merasa terganggu melihat istrimu tertawa begitu akrab dengan laki-laki lain?”Jefferson melirik Violetta sekilas. Perempuan itu sedang tertawa menanggapi perkataan Robin.“Aku percaya kepada istriku.”“Jefferson!”Katherine menahan lengannya ketika laki-laki itu hendak pergi.“Kamu bahkan tidak ingin memastikan sendiri apa yang sebenarnya terjadi?”Jefferson melepaskan tangannya.“Aku tidak perlu membuktikan kepercayaanku kepada istriku hanya untuk memuaskan kecuriga
Last Updated: 2026-10-22
Chapter: Bab 123. Jebakan di Balik Jamuan
“Ayo, kita bersulang untuk pertemuan kita kembali. Besok aku akan mengirimkan undangan VIP untuk kalian. Lusa, restoran baruku resmi dibuka!”Robin mengangkat gelasnya ketika seorang pelayan melintas membawa nampan berisi wine.“Silakan, Nyonya.”Pelayan itu menyerahkan segelas wine kepada Violetta. Violetta menerimanya sambil tersenyum tipis.“Terima kasih.”Di kejauhan, dua orang saling bertukar senyum. Rencana mereka berjalan sesuai harapan.Violetta mengangkat gelasnya, diikuti Andrea, Alexander, dan Robin. Keempat gelas itu beradu pelan.“Semoga pembukaan restoranmu sukses, Obi!” seru Violetta.“Semoga sukses!” Andrea dan Alexander menyusul.Robin tersenyum lebar. “Terima kasih, teman-teman. Kalian harus datang, ya. Aku akan menyiapkan tempat khusus untuk kalian.”“Kalau makanannya tidak enak, aku tidak akan datang lagi,” goda Andrea.“Kalau begitu, jangan datang saja.”“Enak saja! Aku tetap datang, tapi kamu harus memberiku diskon.”Robin menggelengkan kepala sebelum meneguk win
Last Updated: 2026-10-21
Terjerat Cinta Terlarang di Ruang Konsultasi

Terjerat Cinta Terlarang di Ruang Konsultasi

Apakah cinta yang datang dalam waktu yang salah bisa dianggap benar? Elara Vionara Tjoa terjebak dalam pelukan dingin pernikahan yang tidak pernah lagi memberikannya  kehangatan. Dua keguguran dan kegagalannya program bayi tabung membuatnya menjadi target tuduhan dan merasakan dirinya tidak layak dicintai. Tidak mau kehilangan rumah tangganya, dia mengambil langkah berani dengan mengikuti konsultasi keintiman. Namun, ketika pria yang seharusnya memperbaiki hubungan suami istri itu muncul—seorang yang mampu membaca luka emosionalnya yang dalam—semua yang Elara yakini mulai goyah. Dia menemukan kedekatan dan pemahaman yang selama ini dicarinya, namun perasaan itu justru mengajaknya melangkah jauh melewati batas norma dan moral yang ada. Di antara harapan untuk menyelamatkan pernikahan dan hasrat yang tak bisa dipendam, pilihan apa yang akan Elara buat?  
Read
Chapter: Bab 177. Selamanya
Sore itu, langit di pinggiran kota Sanvara diselimuti warna jingga yang lembut. Cahaya matahari yang hampir tenggelam mengintip di antara pepohonan. Udara terasa tenang, hanya sesekali terdengar suara tawa anak-anak dari lapangan kecil tidak jauh dari sana. Di teras rumah, Elara duduk sambil melipat pakaian Albert yang baru dijemur. Wajahnya tampak damai. Sementara di sampingnya, Revan duduk dengan sikap yang tidak biasa. Tangan Revan menggenggam sebuah tablet tipis, jemarinya sesekali mengetuk permukaannya seperti sedang menimbang sesuatu yang berat untuk disampaikan. Elara melirik sekilas. “Sejak tadi kamu aneh. Ada yang sedang kamu pikirkan?” Revan menghela napas panjang. Tatapannya lurus ke halaman depan, tapi pikirannya jelas melayang jauh ke masa lalu. “Ada sesuatu yang selama ini kusimpan. Aku menunggu waktu yang tepat untuk menunjukkannya padamu.” Kerutan halus muncul di dahi Elara. “Apa?” Revan menoleh, menatapnya lekat. Di matanya ada keraguan, sekaligus keyakina
Last Updated: 2026-06-08
Chapter: Bab 176. Tidak Akan Berpisah Lagi.
Pertemuan tidak terduga di sekolah pinggiran kota Sanvara itu jadi titik balik hidup Revan. Sejak hari itu, Revan tidak akan lagi membiarkan Elara hilang dari pandangannya. Meski wanita itu tidak pernah terang-terangan menyambut, tapi dia juga tidak lagi kabur seperti dulu.Elara tetap tenang dan penuh rahasia, persis seperti ingatan Revan. Setiap kali dia datang membawa bantuan atau buku, Elara selalu melayani dengan sopan. Sikap dinginnya justru semakin membuat Revan yakin masih ada perasaan tersimpan di hati Elara. Ada tembok yang dibangun Elara. Namun, Revan memilih sabar meruntuhkannya pelan-pelan dengan cara hadir dan bisa diandalkan, bukan menuntut jawaban.Dua minggu kemudian, Revan membuat keputusan yang mengejutkan: dia menyewa rumah kosong tepat di sebelah kediaman Elara. Rumah itu kecil, catnya sudah pudar, dan atapnya bocor kalau hujan, tapi bagi Revan, ini jauh lebih berharga dari apartemen mewah mana pun.Saat truk barang berhenti, Elara yang sedang menyiram tanaman me
Last Updated: 2026-05-29
Chapter: Bab 175. Rahasia Empat Tahun
Revan masih diam terpaku di tempat, matanya tidak lepas dari pagar bambu yang baru saja tertutup rapat itu. Hujan turun semakin deras, suaranya berisik menghantam atap dan kaca mobil, tapi pandangan pria itu tetap terkunci pada rumah kecil di depannya. Elara punya anak. Pikiran itu terus menghantam kepalanya berulang kali tanpa ampun, membuat dadanya terasa sesak. “Anak yang manis, ya?” seru Pak Haris dengan nada gemas. Suara itu membuat Revan tersentak pelan dari lamunan kelamnya. Dia menoleh perlahan ke samping. Tenggorokannya terasa kering kerontang, seolah seharian tidak minum air. “Dia… anak Bu Elara?” tanya Revan, suaranya keluar serak dan berat. “Iya, dong,” jawab Pak Haris sambil terkekeh kecil. “Albert itu pintar sekali, Pak. Aktif juga, lho. Kelakuannya persis banget sama ibunya.” Albert. Nama itu terasa asing, tapi sekaligus menusuk tajam ke dada Revan. Matanya kembali beralih
Last Updated: 2026-05-28
Chapter: Bab 174. Menemukanmu Lagi
“Empat tahun… dan kamu bener-bener hilang tanpa kabar, Elara,” gumam Revan pelan. Empat tahun bukan waktu sebentar. Buat orang lain, mungkin itu cukup untuk melupakan masa lalu dan memulai hidup baru. Namun, untuk Revan, empat tahun rasanya seperti jalan panjang yang gak ada ujungnya. Dia hidup bagai mesin. Bangun, kerja, rapat, ambil keputusan, terus mengulangi hal yang sama setiap hari. Di mata orang lain, hidupnya sempurna. Pendiri yayasan sosial terbesar di Velora. Pengusaha muda sukses. Pria tenang yang kelihatan kuat. Padahal di dalam hatinya, ada bagian kosong yang tidak bisa diisi siapa pun. Sejak Elara pergi empat tahun lalu, hidup Revan seperti hilang arah. Wanita itu pergi begitu aja. Tanpa ada alasan. Tanpa pamit. Hanya meninggalkan surat pendek berisi permintaan maaf dan satu kalimat yang sampai sekarang masih terngiang di kepala Revan, “Jangan cari aku lagi.” Namun, Revan justru melakukan hal yang sebaliknya. Dia menc
Last Updated: 2026-05-28
Chapter: Bab 173. Langkah Pergi
 “Kalau kamu pergi sekarang… apa kamu yakin bisa berhenti mencintainya?” tanya Mira pelan. Matanya menatap tajam  tapi lembut, seolah bisa membaca isi hati sahabatnya. Pertanyaan itu langsung menusuk ulu hati Elara. Elara terdiam kaku di balkon, membiarkan angin sore Velora mengacak-acak rambut panjangnya. Langit jingga kemerahan di atas terlihat indah, tapi rasanya justru seperti pertanda perpisahan yang menyakitkan. Semua urusan dengan keluarga Huang sudah selesai. Semua kebohongan terbongkar. Pintu masa lalu yang bertahun-tahun mengurungnya akhirnya tertutup rapat. Namun, di dalam hati Elara, pintu lain justru terbuka. Pilihan pada pintu menuju perpisahan. Elara menerima cangkir teh hangat dari tangan Mira. Jari-jarinya terasa dingin, meski memegang keramik yang hangat. “Aku tidak tahu,” jawab Elara lirih, suaranya bergetar menahan sesak, matanya menatap kosong
Last Updated: 2026-05-27
Chapter: Bab 172. Kebohongan Terakhir
“Semua yang Tante pertahankan mati-matian, ternyata cuma ilusi. Gimana rasanya saat semuanya runtuh tepat di depan mata?” tanya Nayla pelan, wajahnya mengarah pas ke suara Shinta meski matanya masih buram kosong.Ruang kunjungan penjara terasa pengap dan panas. Shinta duduk tegak, berusaha tampil bermartabat meski hatinya hancur. Beberapa jam lalu, pengadilan sudah menjatuhkan hukuman berat padanya.Nama besarnya hancur, hartanya dibekukan, tapi di tengah semua itu, Shinta masih berpegang pada satu harapan.Warisan Adrian.Selama Nayla hamil anak Adrian, berarti masih ada penerus darah keluarga Huang. Selama itu ada, Shinta yakin dia masih punya peluang untuk berkuasa lagi. Keyakinan itulah yang membuatnya bertahan sampai sekarang.Saat penjaga mengatakan ada tamu datang, jantung Shinta berdegup kencang. Dia mengira pengacaranya, atau orang yang masih kasihan padanya. Namun, saat pintu terbuka, tubuhnya langsung kaku.Nayla.Perempuan itu masuk pelan sambil memegang tongkat kecil di t
Last Updated: 2026-05-27
You May Also Like
BALAS DENDAM TUAN ABRAHAM
BALAS DENDAM TUAN ABRAHAM
Urban · Blue Sky
5.2K views
Istri Penyelamat CEO Amnesia
Istri Penyelamat CEO Amnesia
Urban · Faiz bellzz
5.2K views
Gairah Terpendam Ibu Kost
Gairah Terpendam Ibu Kost
Urban · R-One Channelz
5.0K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status