
ISTRI KONTRAK SANG MONSTER
Untuk menyelamatkan keluarganya dari kehancuran, Naura Callista Wijaya terpaksa menerima pernikahan kontrak dengan pria yang paling ia takuti—Arka Rajendra Mahardika, CEO kejam yang dijuluki monster di dunia bisnis.
Satu tanda tangan di atas kertas… dan hidup Naura tidak lagi menjadi miliknya.
Ia harus meninggalkan Dion, pria yang ia cintai, untuk menikahi monster—dan menjalani pernikahan tanpa cinta dengan seorang pria yang katanya tidak memiliki hati.
Setidaknya… itu yang ia pikirkan. Karena setelah menikah, Naura mulai menyadari sesuatu yang mengganggu.
Arka tidak pernah memperlakukannya seperti istri kontrak.
Tatapannya terlalu posesif.
Sentuhannya terlalu menuntut.
“Selama kamu memakai namaku,” bisiknya dingin di telinga Naura, “kamu adalah milikku.”
Masalahnya… pria yang Naura tinggalkan belum benar-benar menyerah.
Dan monster seperti Arka tidak pernah berbagi apa yang menjadi miliknya.
Ketika dua pria itu akhirnya berhadapan, Naura sadar bahwa pernikahan ini bukan sekadar kontrak—
Ini adalah perang yang bisa menghancurkan semuanya.
Read
Chapter: BAB 8 Gaun untuk Sang PemilikMatahari yang terik menyapu kaca butik L'Héritage, sebuah rumah mode eksklusif milik salah satu keluarga Mahardika yang terletak di kawasan Menteng. Di dalam, suasana tenang dan aroma bunga lili putih menyambut siapa pun yang melangkah masuk. Ketenangan itu terasa semu bagi Arka Rajendra Mahardika.Arka duduk di sofa beludru berwarna nude, kaki panjangnya bersilang, dan matanya terus menatap jam tangan Patek Philippe di pergelangan tangannya.Sudah satu jam.Rahangnya mengeras tipis.Seumur hidupnya, Arka tidak pernah menunggu siapa pun. Dunia berputar mengikuti iramanya, bukan sebaliknya.Di tangannya, ia memegang sebuah tablet yang masih menampilkan potongan gambar dari rekaman ruang ganti Naura tiga hari lalu. Amarahnya masih ada, mengendap seperti bara di bawah salju.Tepat saat jarum jam bergeser satu detik, pintu butik terbuka.Naura melangkah masuk dengan kacamata hitam besar menutupi sebagian wajahnya. Ia mengenakan blazer coklat dengan dress putih dari Alexander McQueen yang
Last Updated: 2026-04-05
Chapter: BAB 7 Ciuman yang Menghancurkan Segalanya“H-hanya kamu.” ucap Naura terbata.Seolah kehilangan kendali, Dion menarik tengkuk Naura dan…Ia mencium Naura.Bibir mereka bertemu dalam ciuman yang meledak, campuran antara kerinduan, keputusasaan, dan cinta yang terlarang. Ciuman yang tadinya pelan kini berubah menjadi liar. Dion menelusuri setiap sudut bibir Naura, menghisap dan menahan napasnya sendiri saat merasakan respons wanita itu. Setiap tarikan napas, setiap gerakan lidahnya, setiap desah yang keluar membuat kendalinya semakin runtuh.Dion menekan tubuh Naura lebih dekat, seolah ingin menghapus jarak sekecil apa pun di antara mereka. Merasakan setiap denyut nadinya menyatu dengan ritme tubuh wanita itu. Napas mereka saling bertabrakan.Tangan Dion bergerak liar dari leher Naura ke bahunya yang terbuka, menggenggamnya dengan posesif. Ciumannya semakin dalam, semakin menuntut, membakar hasrat yang selama ini ia tahan.Naura memejamkan mata erat. Jemarinya mencengkeram rambut Dion, menarik sedikit agar memberi ruang untuk
Last Updated: 2026-04-04
Chapter: BAB 6 Janji Cinta yang TerlarangHujan mengguyur Jakarta dengan intensitas yang seolah ingin menenggelamkan kota.Di dalam D’Jenama Studio yang luas, hawa dingin dari mesin pendingin ruangan beradu dengan panasnya lampu-lampu tungsten berkekuatan ribuan watt. Aroma hairspray, perhiasan mahal, dan bedak tabur memenuhi udara.Naura Callista Wijaya berdiri di atas podium melingkar.Hari ini adalah kampanye global untuk House of Valerius, sebuah brand perhiasan mewah asal Italia. Naura mengenakan gaun strapless berbahan sutra organza berwarna suede black yang dirancang khusus oleh seorang desainer ternama. Gaun itu melekat sempurna pada lekuk tubuhnya yang proporsional.Namun daya tarik utamanya bukanlah gaun itu.Melainkan apa yang melingkar di leher dan lengannya.Sebuah koleksi ‘Serpenti Noir’ kalung emas putih berbentuk ular yang dipenuhi berlian hitam dengan dua zamrud kecil sebagai mata.“Naura, dagu sedikit lebih tinggi. Berikan aku tatapan I can buy your soul!” Fotografer berambut gondrong berteriak dari balik ka
Last Updated: 2026-03-17
Chapter: BAB 5 Air Mata Sang Angel of the CatwalkKilatan lampu strobo di studio foto itu terasa seperti tembakan beruntun.Di tengah set pemotretan yang didekorasi minimalis namun mewah, Naura Callista Wijaya bergerak dengan presisi seorang profesional. Setiap kemiringan dagunya, setiap gerakan bahunya, setiap tatapan matanya. Semua adalah hasil dari latihan bertahun-tahun di depan kamera.Hari ini ia mengenakan koleksi Haute Couture terbaru dari sebuah brand internasional. Gaun merah menyala itu memeluk tubuhnya seperti api yang membeku, menjadikan Naura pusat perhatian bahkan sebelum kamera menyala.“Bagus, Naura! Ya, seperti itu!” seru sang fotografer berperawakan Chinese dari balik kamera. “Sekarang beri aku tatapan too expensive to touch itu!”Naura langsung memberikannya.Di depan lensa, dia adalah dewi yang tak terjangkau. Tatapannya dingin, elegan, dan nyaris arogan, persis seperti citra yang disukai majalah mode dunia.Tidak ada satu pun orang di ruangan itu yang tahu bahwa di balik tatapan sempurna itu, kepalanya terasa se
Last Updated: 2026-03-17
Chapter: BAB 4 Kontrak Dengan IblisNaura belum menyadari bahwa poin berikutnya dalam kontrak itu akan jauh lebih berbahaya dari yang ia bayangkan.Arka kembali membaca. "Poin ketiga. Privasi."Ia mengetuk kontrak itu dengan jarinya. "Kita tidak boleh mencampuri urusan pekerjaan masing-masing." Tatapannya tajam. "Aku tidak akan bertanya ke mana kamu pergi." Ia berhenti. "Dengan siapa kamu bertemu."Senyumnya perlahan muncul. "Tapi kamu tidak boleh menemui kekasih fotografermu itu secara terang-terangan."Suasana ruangan mendadak lebih dingin."Jika ada foto kalian berdua bocor ke media,” lanjut Arka pelan, “aku akan memastikan dia menghilang secara permanen.”Tangan Naura mengepal di bawah meja."Kamu tidak bisa mengurungku, Arka!" dengus Naura kesal."Aku tidak mengurungmu." potong Arka tenang. "Aku hanya menyelamatkanmu dari kebodohanmu sendiri."Tatapan mereka terkunci.Beberapa detik berlalu dalam diam yang tajam. Naura menarik napas pelan dan mengangguk.Arka melanjutkan membaca."Poin keempat. Kamu akan tinggal d
Last Updated: 2026-03-17
Chapter: BAB 3 Cinta Palsu di Depan DuniaSuara tepuk tangan menggema di aula Hotel Grand Mahardika saat Arka Rajendra Mahardika berdiri di podium dengan satu tangan melingkar di pinggang Naura Callista Wijaya.Dari kejauhan, pemandangan itu tampak sempurna. Seorang pria berpengaruh yang berdiri bangga di samping wanita yang akan menjadi istrinya.Kilatan lampu kamera terus menyala dari segala arah, mengabadikan momen yang oleh media bisnis disebut sebagai salah satu peristiwa paling penting malam itu.Arka mengangkat mikrofon dengan senyum yang tenang."Malam ini," ucapnya dengan suara yang dalam dan meyakinkan, "bukan hanya dua perusahaan besar yang bersatu."Ia menoleh ke arah Naura, menatapnya seolah dunia hanya berisi mereka berdua. "Tetapi juga dua hati."Beberapa tamu langsung bertepuk tangan lebih keras. Ada yang bersiul pelan, ada pula yang berbisik kagum."Naura adalah cahaya yang saya cari selama ini," lanjut Arka. "Kami mohon doa restu untuk pernikahan kami yang akan dilangsungkan bulan depan."Tepuk tangan kembal
Last Updated: 2026-03-17