Chapter: Episode 24: Permintaan Yang Dikabulkan* POV Monica *“Mas… Tunggu Dulu!” Ucapku berniat menghentikan langkahnya.Mendengar hal tersebut, ia pun menoleh kebelakang kearahku dengan memasang wajah kebingungan.“Hah? Kenapa mbak?” Tanya nya kepadaku.Aku pun berjalan mendekatinya sambil membawa ponsel pintar di genggamanku.“Ini, aku tadi siang nge-follow akun mas dan aku nge-DM buat minta follback, akunnya yang ini kan yah?” Tanyaku sembari menunjukkan isi layar ponselku.Mas Radit pun menoleh dan memperhatikan isi layar tersebut untuk melihatnya secara rinci.“Oh hiya, ini akunku mbak. Emangnya tadi siang mbak nge follow sama nge DM aku?” Tanyanya balik.“Iya, tapi kan sama mas nya belom dibuka-buka DM nya.”“Ohh gitu, aku tadi siang soalnya lagi sibuk chattingan dengan klien juga, jadinya ga sempet liat Instagram lama-lama, hehe.”“Yaudah, nih aku follback akunnya mbak Monic… Done ya.” Ujarnya sambil mengeluarkan ponsel miliknya dan menunjukkan isi layarnya kepadaku untuk meyakinkan bahwa dia sudah mem-follback akun instag
Last Updated: 2026-05-18
Chapter: Episode 23: Terbawa Lagi* POV Monica *“Mas Radit?” Tanyaku dengan keterkejutan.Bagaimana tidak terkejut, yang sekarang berdiri di hadapanku harusnya adalah Mas Hendri suamiku, tetapi pada kenyataannya yang datang adalah Mas Radit yang merupakan teman sekantornya. Aku pun menoleh ke sekitar rumahku untuk memastikan bahwa suamiku ikut pulang bersamanya dan berpikir kalau hari ini mereka akan mengerjakan proyek bersama lagi seperti pada malam hari itu, namun aku tetap tidak menemukan keberadaan suamiku dan hanya Mas Radit seorang saja.“Ehh…. Kok mas Radit dateng kesini? Ada apa yah?” Aku mencoba bertanya dengan nada yang tenang padahal jantungku berdebar cukup kencang.“Iya mbak, maaf ngeganggu. Aku kesini mau ngambil kalkulatorku yang ketinggalan waktu kerja bareng maa Hendri beberapa hari yang lalu.” Ucapnya menjelaskan.“Kalkulator?” Tanyaku kepadanya.Aku pun teringat dengan sebuah kalkulator yang waktu itu berada di atas meja kerja mas Hendri dan benda tersebut berwarna putih, aku sempat mengira kalau i
Last Updated: 2026-05-18
Chapter: Episode 22: Sebuah Kejutan* POV Monica *“Duh numpuk lagi cuciannya…” Gerutuku sambil memperhatikan gundukan pakaian kotor yang ada di hadapanku yang berada di sebuah keranjang disamping mesin cuci.Meskipun aku biasanya me-laundry pakaian-pakaian kotor suamiku dan juga milikku, tapi ini tetap saja ada rasa tidak nyaman saat melihatnya bertumpuk cukup banyak di hadapanku. Tanpa banyak berpikir lagi, aku pun menyiapkan semacam tas untuk mengumpulkan pakaian-pakaian kotor tersebut ke tempat laundry langgananku. Karena sekarang masih sangat siang dan mereka biasanya tutup pada sore hari, aku masih memiliki banyak waktu untuk mengerjakan tugas yang lain.Pakaian demi pakaian aku masukan kedalam tas tersebut, sampai akhirnya aku tersenyum sendiri melihat sebuah celana dalam milikku, atau mungkin lebih tepatnya G-String. Celana Dalam G-String berwarna hitam ini merupakan salah satu pakaian yang sangat disukai oleh mas Hendri. Bagaimana tifdak? Bentuknya yang kecil dengan kain penutup yang kecil dan tipis membuat bag
Last Updated: 2026-05-17
Chapter: Episode 21: Sesuatu Yang Baru* POV Monica *2 jam telah berlalu dan acara yang kutonton sebelumnya sudah 2x berganti acara, kini jam dinding rumahku menunjukkan pukul 12 siang. Karena sudah bosan menonton televisi, aku pun kembali mengecek ponselp pintarku yang kuletakkan diatas meja ruang tamu tepat didepanku. Yah… sama seperti sebelumnya, di home screen aku mengecek notifikasi dan yang kutemukan hanyalah notifikasi grup chat di WhatsAppku dan beberapa penawaran dari E-Commerce yang kulihat sampai 3x kuterima notifikasi tersebut di layar ponselku. Memang notifikasi dari E-Commerce ini terkadang cukup mengganggu, tapi yang namanya wanita tentu aku kerap kali tergoda jika melihat barang bagus yang sedang memberikan promo yang menarik, tapi tentu tidak semuanya kubeli karena aku juga tidak ingin barang-barang tersebut menumpuk tidak terpakai yang malah memakan banyak tempat.Setelah mengecek semua notifikasi tersebut, aku pun membuka aplikasi Instagram milikku yang kali ini menyuguhkan sebuah pemandangan yang meman
Last Updated: 2026-05-17
Chapter: Episode 20: Mulai Melangkah--- Episode 20: Mulai Melangkah ---* POV Monica *3 hari semenjak kejadian tersebut, bayang-bayang mengenai mas Radit masih saja menghantui pikiranku. Entah kenapa hari ini dipikiranku juga terlintas untuk memulai langkah untuk mengetahui lebih dalam sosok rekan kerja suamiku ini, yang tentu diliputi sensasi terangsang sekaligus rasa berdebar dalam memulai langkah ini.Aku yang berada di ruang tamu depan pun mengambil handphone yang kuletakkan diatas meja, kubuka kunci layar handphoneku dan membuka aplikasi Instagram yang terpasang di ponselku. Ya, aku berniat untuk kembali “Mengintip” rekan kerja suamiku itu lewat akun sosial media yang ia miliki. Tak perlu waktu lama dan langkah yang susah untukku untuk bisa melihat akun pribadinya, aku pun berhasil menemukannya dan kembali mengecek apakah ada update terbaru dari akun Instagram yang ia miliki. Terpantau tidak ada satupun Feeds, Reels ataupun Story terbaru yang bisa kutemukan disana, semuanya nampak masih sama persis dengan kondisi
Last Updated: 2026-02-17
Chapter: Episode 19: Terngiang-Ngiang--- Episode 19: Terngiang-ngiang ---* POV Monica *Aku pertama kalinya melihat lelaki yang bukan merupakan suamiku tengah mengeluarkan cairan kejantanannya di depan mataku. Kini, rekan kerja suamiku itu masih berdiam diri dengan menempelkan telapak tangan kirinya ke tembok kamar mandi rumahku sembari tangan kanannya yang masih memegang batangnya yang masih tegang beserta cairan kejantanan yang masih menetes sedikit demi sedikit. Ohh astaga, aku benar-benar terangsang melihat aktivitas “Self Service” yang dilakukan oleh mas Radit, dan kini aku merasakan Miss. V ku menjadi basah dan berkedut-kedut setelah melihat cairan kejantanan yang menyembur begitu derasnya dari sebuah Mr. P kekar yang dimiliki oleh seorang lelaki tampan dan kekar berotot yang tak lain adalah rekan kerja suamiku sendiri yang kini hanya berada berduaan saja di rumahku.Karena tidak mau ketahuan, aku pun segera meninggalkan kamar mandi lantai 2 ku tersebut dan kembali ke lantai bawah untuk duduk di sofa dan menonton
Last Updated: 2026-02-17