
PESONA SUPIR PRIBADIKU
Dua ratus juta. Hamili Nyonya Nara."
Suara Reyhan terdengar dingin dan tak terbantahkan.
"T--Tuan, apa saya tidak salah dengar? Nyonya Nara adalah istri Tuan sendiri."
Arga-- seorang sopir pribadi yang hidup dalam keterbatasan, menatap majikannya dengan wajah pucat. Ia tidak percaya dengan perintah yang baru saja didengarnya. Reyhan hanya menatap lurus ke depan.
"Lakukan saja. Itu perintah."
Demi sebuah kesepakatan yang tak masuk akal, Arga ditawari uang sebesar dua ratus juta rupiah untuk melakukan hal yang akan mengubah hidup mereka selamanya. Di satu sisi ada Nara, wanita cantik yang terjebak dalam pernikahan tanpa cinta. Di sisi lain ada Arga, pria sederhana yang tak pernah membayangkan dirinya terseret ke dalam permainan berbahaya keluarga majikannya. Ketika rahasia, pengkhianatan, dan perasaan yang tak seharusnya muncul mulai mengusik hati mereka, Arga dan Nara harus memilih: mengikuti takdir yang dipaksakan, atau melawan konsekuensi yang mengancam menghancurkan hidup mereka. Seberapa jauh seseorang akan melangkah demi uang, cinta, dan kebebasan?
Read
Chapter: Bab 38 Pertemuan dengan Ratna Pagi itu, Reyhan sudah bersiap meninggalkan hotel. Pertemuan dengan Ratna Pradipta menjadi hal paling penting baginya saat ini. Setelah puluhan tahun menyimpan rahasia, perempuan itu akhirnya bersedia memberikan penjelasan. Namun, ada satu hal yang membuat Reyhan gelisah. Nara juga menerima foto yang sama dengan dirinya. Ia tidak tahu siapa yang mengirimkan foto tersebut, apalagi alasan orang itu mulai menyeret Nara ke dalam persoalan keluarga Wiratama. “Mobil sudah siap, Tuan,” ujar Arga setelah masuk ke kamar. Reyhan memasukkan dokumen ke dalam tas. “Bimo sudah dihubungi?” “Sudah. Beliau akan menyusul dan mengawasi dari jarak tertentu. Sesuai permintaan Ratna, kita tidak membawa terlalu banyak orang.” Reyhan mengangguk. “Bagus. Aku tidak ingin pertemuan ini terganggu.” Sebelum berangkat, ia sempat membuka ponselnya. Tidak ada pesan dari Nara. Ia sebenarnya ingin menanyakan foto yang diterima perempuan itu, tetapi mengurungkan niatnya. Nara sudah meminta agar
Last Updated: 2026-11-05
Chapter: Bab 37 Dua Nama dalam Satu FotoReyhan masih berada di Bandung ketika malam semakin larut. Setelah percakapannya dengan Victor, pikirannya justru semakin dipenuhi pertanyaan. Lestari Pradipta pernah menerima sebuah kotak dari Adrian, tetapi benda itu sudah berpindah tangan sebelum Daniel sempat mengetahui isinya. Siapa orang yang mengambil kotak tersebut? Dan mengapa identitas anak kedua begitu penting hingga harus disembunyikan selama puluhan tahun? “Pak Reyhan, sebaiknya kita kembali ke hotel terlebih dahulu,” ujar Arga. “Besok kita bisa menemui Daniel untuk memeriksa catatan yang dia simpan.” Reyhan mengangguk. “Hubungi Bimo. Minta dia mencari identitas orang yang pernah mengambil kotak dari Daniel.” “Baik, Tuan.” Mereka kemudian meninggalkan kawasan permukiman itu. Namun, sebelum masuk ke mobil, Reyhan sempat menoleh ke arah rumah tua tempat Lestari pernah tinggal. Ada perasaan aneh yang sulit dijelaskan. Seolah-olah ia semakin dekat dengan sesuatu yang selama ini sengaja disembunyikan darinya. Keesokan
Last Updated: 2026-11-05
Chapter: Bab 36 Jejak Lestari PradiptaPagi itu, Reyhan sudah berada di ruang kerjanya sejak pukul tujuh. Di atas meja terdapat beberapa dokumen yang berkaitan dengan Lestari Pradipta. Nama perempuan itu terus muncul dalam catatan lama keluarga Wiratama, tetapi tidak ada informasi jelas mengenai keberadaannya sekarang. Reyhan membaca kembali pesan anonim yang diterimanya semalam. Jangan mencari Ratna sebelum mengetahui siapa Lestari Pradipta. Perempuan itu menyimpan rahasia yang bahkan Victor tidak berani ungkapkan. “Arga!” Tidak lama kemudian, Arga masuk ke ruangan. “Ya, Tuan?” “Bagaimana hasil pencarianmu?” “Saya sudah menghubungi Pak Bimo. Beliau menemukan sebuah alamat lama milik Lestari di Bandung. Namun, alamat tersebut sudah beberapa kali berganti penghuni.” “Apakah ada informasi tentang keluarganya?” “Ada seorang kerabat yang pernah tinggal di sana. Namanya tidak tercatat lengkap, tetapi kemungkinan masih memiliki hubungan dengan Ratna Pradipta.” Reyhan menutup dokumen. “Kita berangkat ke Band
Last Updated: 2026-11-05
Chapter: Bab 35 Dokumen dari Masa LaluReyhan masih memikirkan pertemuannya dengan Victor Mahendra. Pria itu telah memberikan banyak petunjuk, tetapi belum satu pun yang benar-benar menjawab pertanyaan tentang anak kedua keluarga Wiratama. Di ruang kerjanya, Reyhan kembali membuka surat peninggalan Adrian. Ia membaca setiap kalimat dengan teliti, berharap menemukan petunjuk yang sebelumnya terlewatkan. Namun, matanya kembali berhenti pada satu bagian. Jangan biarkan anak kedua itu kehilangan haknya untuk mengetahui asal-usulnya. Jika suatu hari kebenaran terbuka, pastikan dia memiliki kesempatan menentukan hidupnya sendiri. Reyhan mengembuskan napas panjang. “Kenapa Paman tidak pernah menceritakan semuanya?” gumamnya. Pintu ruang kerja terbuka. Arga masuk membawa sebuah map yang baru saja diterimanya dari Bimo. “Tuan, Pak Bimo mengirimkan dokumen tambahan.” Reyhan menerima map tersebut. “Apa isinya?” “Salinan catatan lama yang berkaitan dengan Victor Mahendra dan Adrian.” Reyhan segera membuka map. Di
Last Updated: 2026-11-05
Chapter: Bab 34 Pertemuan dengan Victor MahendraReyhan masih memandangi layar ponselnya setelah sambungan telepon terputus. Kalimat Victor Mahendra terus terngiang di kepalanya. Anak kedua yang kamu cari ternyata tidak pernah benar-benar hilang dari keluarga Wiratama. Apa maksud pria itu? Reyhan menurunkan ponselnya, kemudian menatap Arga yang duduk di seberang meja. Sopir sekaligus orang yang kini membantunya mengungkap rahasia keluarganya itu sejak tadi memperhatikan perubahan ekspresi sang majikan. “Siapa yang menelepon, Tuan?” “Victor Mahendra.” Arga langsung menegakkan punggung. “Orang yang membayar biaya pengobatan Adrian?” Reyhan mengangguk. “Dia mengaku tahu keberadaan anak kedua yang selama ini kita cari.” “Apakah dia menyebutkan siapa anak itu?” “Tidak. Dia justru melarangku mencari Ratna sebelum bertemu dengannya.” Arga terdiam sejenak. “Menurut saya, kita jangan langsung mempercayainya.” “Aku juga berpikir begitu.” Reyhan kembali membuka amplop berisi surat peninggalan Adrian. Ia membaca ulang be
Last Updated: 2026-11-05
Chapter: Bab 33 Kedatangan Orang Misterius Ketukan di pintu rumah Daniel terdengar semakin keras. Pria itu berdiri dengan wajah tegang, sementara Reyhan dan Arga saling bertukar pandang. Kotak kayu pemberian Daniel kini berada di tangan Reyhan. “Siapa mereka?” tanya Reyhan. Daniel menggeleng. “Saya tidak tahu pasti siapa yang datang. Tetapi saya mengenali mobil itu. Kendaraan tersebut pernah mengikuti saya beberapa kali sejak beberapa bulan lalu.” Arga berjalan mendekati jendela, kemudian mengintip melalui celah tirai. “Ada dua orang di luar, Pak.” “Apakah kamu mengenalinya?” “Tidak.” Ketukan kembali terdengar. “Pak Daniel! Kami hanya ingin berbicara. Tolong buka pintunya!” Daniel menarik napas panjang. “Reyhan, kamu harus membawa kotak itu pergi. Jangan sampai mereka mendapatkannya.” “Bagaimana dengan Anda?” “Saya bisa mengurus diri sendiri.” Reyhan menggeleng. “Saya tidak akan meninggalkan Anda dalam keadaan seperti ini.” Daniel menatapnya. “Kamu tidak memahami situasinya. Dokumen itu ja
Last Updated: 2026-11-04