author-banner
Manrei
Manrei
Author

Novels by Manrei

Tergoda Jerat Manis Sahabatku

Tergoda Jerat Manis Sahabatku

Merantau ke kota, Wulan berharap menemukan kehidupan baru. Namun, langkahnya justru membawanya ke pusaran pengkhianatan sahabat, cinta terlarang, dan jebakan hasrat yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Dari perselingkuhan yang ia saksikan sendiri, hingga rayuan yang menjeratnya dalam hubungan gelap, Wulan terus terombang-ambing antara cinta, kesetiaan, dan keputusasaan. Ketika rahasia demi rahasia terbongkar, Wulan mendapati dirinya terjebak dalam permainan berbahaya yang melibatkan sahabat karib, suami, dan majikan yang menyimpan sisi kelam. Setiap keputusan yang ia ambil justru menuntunnya semakin dalam ke jurang penderitaan. Namun, di balik semua luka dan pengkhianatan, secercah harapan masih menanti. Akankah Wulan menemukan jalan keluar menuju kebahagiaan, atau justru tenggelam selamanya dalam lingkaran gelap yang membelit hidupnya?
Read
Chapter: Bab 7. Dosa Terindah!
Alarm di ponsel Wulan menderu di atas bantal berwarna putih di samping kepalanya, sebuah pertanda jika ia harus lekas-lekas bangun, sebab waktu telah menunjukkan pukul setengah lima pagi. Ia telah terbiasa bangun pagi semenjak masih tinggal bersama dengan Heru.Wulan menjaga kebiasaan itu hingga ke rumah ini, tempat ia menumpang hidup diantara kesibukannya mengais rezeki. Ia tetap menjaga kebiasaan itu karena tepat pukul enam pagi ia harus segera berangkat ke tempat kerja.Biasanya, setelah mendengar alarm di ponsel, Wulan segera bangkit dan beranjak menuju ke dapur untuk menjerang air, menyiapkan sarapan, dan segera mandi agar tak berebut dengan Sari.Namun, kali ini Wulan merasa enggan untuk beranjak dari ranjang. Kedua matanya memang telah terbuka lebar, namun angannya masih melayang mengingat kejadia
Last Updated: 2026-07-09
Chapter: Bab 6. Puaskan Aku, Yudha!
‘Ya ampun! Yudha memang mengagumkan,’ bisik Wulan dalam hati. Ia tampak ternganga saat menyaksikan pemandangan itu.‘Ingin sekali aku bersamamu, Yudha,’ batin Wulan lagi. Diam-diam ia menelan ludahnya sendiri.Pemandangan asing itu mengingatkan masa-masa indah saat Wulan masih hidup berbahagia bersama dengan Heru. Dalam setiap kesempatan, ia selalu menghabiskan malam penuh kehangatan bersama Heru, terutama menjelang tidur. Sebab, ia begitu sulit untuk memejamkan mata jika tak memanjakan suaminya itu.Tapi kali ini–meskipun nafsu terus membujuknya agar meraihnya–namun naluri dalam diri Wulan masih sangat kuat untuk membendung bisikan nakal nafsu. Oleh karena itu, ia segera melawan dengan melepaskan cengkraman jemari Yudha.
Last Updated: 2026-07-08
Chapter: Bab 05. Rayuan Maut Yudha
“Kamu nampak begitu kesepian, Wulan,” bisik Yudha. Suara pria itu begitu pelan namun telah cukup untuk menusuk-nusuk dada Wulan.Mendengar ucapan Yudha, Wulan hendak segera berlari. Namun, selain karena jemari Yudha yang masih mencengkramnya erat, ia masih terpana dengan pemandangan yang baru saja ia saksikan.Wulan kembali berdiam diri, menikmati setiap hembusan nafas Yudha yang menerpa pipi. Menikmati bisikan pria itu yang menggoda. Tak berselang lama, Wulan merasa jika ia memang telah terlalu lama tak menerima sentuhan laki-laki, diam-diam ia mengabsahkan kata-kata Yudha. ‘Kau benar, Yudha. Aku memang kesepian. Aku rindu dibelai seorang laki-laki,’ batin Wulan. 'Tapi aku punya suami. Dan kau kekasih sahabatku.’Terbuai lamunan, Wulan tak sadar jika bibir hangat Yudha telah menyentuh kulit pipinya. Begitu sadar, bulu kuduknya meremang, jantungnya berdegup kencang, dan nafasnya kian memburu.“Wulan,” bisik Yudha lagi.“Jangan gila, Yudha. Ada Sari di rumah ini,” sahut Wulan lirih.
Last Updated: 2026-05-29
Chapter: Bab 04. Membara di Kamar Mandi
Begitu masuk ke dalam kamar mandi, Wulan bergegas menuju ke kloset duduk dan segera menarik ujung dasternya ke atas dengan gerakan yang tergesa-gesa, seolah gejolak hasratnya memang tak mau menunggu.Ia segera menurunkan pakaian dalamnya itu hingga ke lutut, dan membiarkannya menggantung di sana.Tak berselang lama, Wulan menghela napas dalam-dalam saat suara gemericik halus menggema tipis di ruangan itu. Setelah keheningan kembali menyelimuti, ketegangan yang sedari tadi memuncak di bawah perutnya perlahan mengendur, sehingga raut wajahnya tampak kian rileks.Niat awal Wulan pergi keluar kamar sebenarnya bukan untuk mengintip, melainkan hendak menuntaskan hasrat alaminya, pipis. Namun saat berada di depan pintu Sari, rintihan manja sahabat karibnya yang semakin menyusup ke dalam pendengaranya itu, membuat ia semakin penasaran untuk menyaksikan adegan dewasa antara sahabat karibnya itu dengan Yudha, kekasih gelapnya.“Lega sekali rasanya,” gumam Wulan lirih, setelah ia selesai menunta
Last Updated: 2026-05-29
Chapter: Bab 03. Pantas Sari Gila
Wulan membuka pintu sangat pelan. Sebab, ia tak ingin Sari tahu jika dirinya keluar kamar saat sahabat karibnya itu memadu asmara bersama dengan Yudha.Setelah pintu terbuka seperempatnya, ia menengok ke kanan dan ke kiri, memastikan tak ada orang lain yang melihatnya. Wulan dan Sari hanya tinggal berdua di rumah milik majikannya, Agus. Sehingga tak mungkin ada orang lain di rumah tersebut, kecuali Yudha yang kini bersama Sari. Tanpa menyelidik ke sekitar pun, semestinya tak ada orang lain yang mengamati gerak-gerik Wulan.Rumah tersebut ditawarkan oleh Agus saat mereka menanyakan tempat kos kepada majikannya itu.“Kalian ndak usah nyari tempat kos,” kata Agus. “Kalau mau, tinggal saja di rumah saya. Sekalian biar rumahnya terawat.”“Boleh, Pak,” sahut Sari cepat. “Tapi biayanya berapa, Pak?”“Tak usah bayar. Gratis. Asal kalian mau merawatnya. Sebab, rumah itu lama gak digunakan. Sayang kalau ndak ditempati, nanti bisa rusak sendiri,” ujar Agus meyakinkan. “Ehmmm… lokasinya memang s
Last Updated: 2026-05-29
Chapter: Bab 02. Desah Manja Sahabatku
“Ah…!” rintih manja Sari, menggema ke seluruh sudut rumah tersebut dan menelusup ke dalam indera pendengaran Wulan. Sejak Sari dan Yudha masuk ke dalam kamarnya, Wulan semakin tak mampu memejamkan mata karena terus mendengar desah manja pasangan gelap itu.Pada mulanya Wulan memang merasa risih, bahkan muak. Namun perlahan, rintihan manja Sari itu mulai memantik gairahnya, seperti nyala api yang jatuh di atas genangan minyak.Sebisa mungkin Wulan mencoba untuk menepis percikan hasrat itu agar tak berkobar di dalam jiwanya. Ia berbaring dengan resah, membolak-balikan badan untuk mencari posisi nyaman agar dirinya segera terlelap. Namun, rintihan manja Sari yang terus menyusup tajam ke dalam indera pendengarannya, membuat Wulan tak kuasa untuk menghindari percikan hasrat itu. Ia merasa jika hasratnya justru kian membara dan semakin sulit untuk dipadamkan.Gejolak hasrat yang terus berkobar itu, pelan-pelan membuat Wulan merasa kian kecewa dengan Sari, sahabat karibnya sejak masa kanak
Last Updated: 2026-05-29
You may also like
Si Mesum Jatuh Cinta
Si Mesum Jatuh Cinta
Romansa · Linilini
178.3K views
Baby Triplets Milik Om Tampan
Baby Triplets Milik Om Tampan
Romansa · Te Anastasia
177.5K views
ISTRI KEDUA TUAN CEO
ISTRI KEDUA TUAN CEO
Romansa · VIGIANI NURIKE
176.4K views
Bukan Calon Kakak Ipar
Bukan Calon Kakak Ipar
Romansa · Bai_Nara
175.8K views
Suamiku Mualaf Kaya Raya
Suamiku Mualaf Kaya Raya
Romansa · Rira Faradina
175.6K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status