author-banner
Manrei
Manrei
Author

Novels by Manrei

Tergoda Jerat Manis Sahabatku

Tergoda Jerat Manis Sahabatku

Merantau ke kota, Wulan berharap menemukan kehidupan baru. Namun, langkahnya justru membawanya ke pusaran pengkhianatan sahabat, cinta terlarang, dan jebakan hasrat yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Dari perselingkuhan yang ia saksikan sendiri, hingga rayuan yang menjeratnya dalam hubungan gelap, Wulan terus terombang-ambing antara cinta, kesetiaan, dan keputusasaan. Ketika rahasia demi rahasia terbongkar, Wulan mendapati dirinya terjebak dalam permainan berbahaya yang melibatkan sahabat karib, suami, dan majikan yang menyimpan sisi kelam. Setiap keputusan yang ia ambil justru menuntunnya semakin dalam ke jurang penderitaan. Namun, di balik semua luka dan pengkhianatan, secercah harapan masih menanti. Akankah Wulan menemukan jalan keluar menuju kebahagiaan, atau justru tenggelam selamanya dalam lingkaran gelap yang membelit hidupnya?
Read
Chapter: Bab 72. Pijat Terus, Wulan!
"Nah, sepertinya kamu memang pandai memijat, Wulan!" puji sang bos sambil menengadahkan muka hingga benar-benar menatap Wulan.Pujian tersebut mengingatkan Wulan kepada suaminya. Dulu, ketika keluarga mereka masih baik-baik saja, ia selalu rutin memberi pijatan kepada suaminya tersebut. Ia masih ingat benar jika pijatannya membuat suaminya kecanduan. Sebab, jika ada waktu senggang suaminya selalu meminta untuk dipijat.Baginya, Pak Agus merupakan pria ketiga yang telah menerima pijatannya. Sementara ayahnya merupakan pria pertama yang ia pijat. Kepandaianny
Last Updated: 2026-09-13
Chapter: Bab 71. Permintaan Sang Bos
Kenangan makan malam di lantai dua bersama Pak Agus terus terngiang di kepala Wulan saat menatap tempat itu dari bawah. Perasaannya menjadi campur aduk, antara senang karena mendapat kesempatan untuk berbincang hangat dengan sang bos dan merasa bersalah karena telah lancang duduk di tempat yang semestinya untuk Bu Nana.Malam tadi, sepulang dari tempat tersebut, Wulan berulang kali memikirkan tentang kejadian tersebut. Ia berusaha keras agar dirinya tak merasa bersalah dengan menganggap semua itu hanyalah cara dia untuk menjalankan tugas yang dibebankan oleh sang bos."Sini, Wulan!" panggil Sari dari depan pintu ruangannya.Setelah mendengar panggilan sahabat karibnya, Wulan bergegas mendatangi tempat tersebut. Ia melangkahkan kaki sambil melirik ke kanan dan ke kiri, bukan takut siapa pun, melainkan ia menganggap jika panggilan tersebut tidak biasa. Hal itu karena Sari tak nampak seperti biasanya yang selalu memanggilnya dengan suara lantang, kali ini ia memanggilnya dengan suara yan
Last Updated: 2026-09-12
Chapter: Bab 70. Panggilan Mendadak Saat Makan Malam
"Kawanmu itu lumayan jadi wakil mandor. Nggak buas seperti Indah," bisik Asih ketika membantu Wulan untuk bersih-bersih."Tapi, katanya cuman sementara, Mbak," sahut Wulan sembari menyapu lantai."Ya ndak papa lah, buat selingan, biar gak kemakan binatang buas itu terus," ucap Asih pelan. Keduanya pun tertawa cekikikan sambil menutup mulut mereka.Setelah rutinitas bersih-bersih itu us
Last Updated: 2026-09-11
Chapter: Bab 69. Hasrat Wulan Yang Kembali Membara
Saat Sari bersenang-senang dengan sang bos, Wulan tengah merana karena kesepian di dalam kamarnya. Santoso yang dulu menemaninya melalui pesan-pensan singkat yang menyejukkan jiwa, kini tak pernah lagi berkirim pesan dengan dirinya.Suatu hari, karena merasa sangat rindu kepada pria tersebut, Wulan pernah mengirim pesan; sekadar untuk bertanya kabar. Pada mulanya Santoso menanggapi pesan tersebut dengan biasa. Namun semakin lama, pesan-pesannya terasa garing, tak ada sedikit pun gairah. Malah, Santoso langsung undur diri ketika mereka ba
Last Updated: 2026-09-10
Chapter: Bab 68. Gairah Sang Bos
Riuh rendah para pembeli menelusup melaui celah-celah sempit menuju ke lantai dua Toko Kelontong Agustina. Dari situ, Sari dapat menduga jika pengunjung hari ini begitu padat.Sari sudah paham benar bagaimana para pembeli akan berbelanja gila-gilaan di Toko Kelontong Agustina. Pada tanggal-tanggal muda dan akhir pekan seperti ini, orang-orang memang berbondong-bondong untuk berbelanja. Karena sudah paham benar, maka setiap akhir bulan ia sela
Last Updated: 2026-09-09
Chapter: Bab 67. Pria Yang Kesepian
"Ada apa ya, Pak?" tanya Wulan sambil buru-buru melepaskan pegangan tangan sang bos.Meskipun ia berusaha keras untuk melepaskan genggaman tangan sang bos, namun pria itu sepertinya enggan untuk melepaskannya."Pak!" ronta Wulan dengan raut wajah yang ketakutan. "Lepaskan tangan saya, Pak!""Eh⸺maaf!" sahut Pak Agus sembari buru-buru mele
Last Updated: 2026-09-08
You May Also Like
Kawin Sama Mantan
Kawin Sama Mantan
Romansa · Ellina Exsli
3.2K views
GARA-GARA MAHAR LIMA JUTA
GARA-GARA MAHAR LIMA JUTA
Romansa · anggikartika93
3.2K views
Pesona Om Bule
Pesona Om Bule
Romansa · Rich Ghali
3.2K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status