Legenda Kaisar Api
KultivasiKekuatan SuperBudaya TimurPria DominanDewa PerangBeraniFantasi TimurPetualanganAction
Follow ig aku: novelfantasi2026
"Apa? Tubuh Kaisar Langit?"
"Hahaha! Aku menemukan Murid Jenius."
"Muridku akan mengguncang Alam Atas!"
He Long adalah Pangeran dari Kerajaan He.
Dia lahir tanpa kemampuan berkultivasi dan dianggap hanya sampah Istana.
Demi Aliansi Politik dan memperkuat posisi Kerajaan He, dia dipaksa menikahi Putri Kerajaan Yan, Yan Fei.
Saat perjalanan ke Kerajaan Yan untuk Menikah, rombongannya disergap pasukan pemberontak di Pegunungan Seribu Jurang.
He Long terjatuh ke dalam jurang dan terlempar ke Makam Kuno yang Misterius.
Di sanalah Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid dan Pewarisnya.
Sejak saat itu, He Long bangkit dengan kekuatan yang mengguncang Dunia.
読む
Chapter: Bab 22. Kompetisi7 hari kemudian.Mentari baru saja muncul dari balik pegunungan dan lonceng Sekte Gunung Langit berbunyi 9 kali.Dong... Dong... Dong...Suara lonceng bergema ke berbagai puncak gunung dan para Murid menghentikan kultivasi mereka.Hari ini adalah hari Kompetisi Murid Pemburu.Di Halaman Utama Murid Pemburu.Arena batu berukuran raksasa sudah dipenuhi para Murid Pemburu dan para Tetua.Di kursi paling depan, Tetua Lin dan Tetua Gu duduk dengan wajah tenang.Tidak jauh dari mereka, Ketua Sekte juga hadir bersama para Tetua lainnya.Para Murid Dalam dan Murid Elite hanya bisa melihat dari luar arena.Mereka tidak memiliki hak untuk memasuki wilayah Murid Pemburu.Whush...He Long melesat dari puncak gunung miliknya dan mendarat di pinggir arena.Hari ini dia masih menggunakan nama Han Li.Pakaiannya berwarna putih dengan corak emas dan pedang tergantung di pinggangnya.Saat dia muncul, hanya sedikit Murid yang mengenalinya."Itu Han Li.""Murid baru yang dijadikan Murid Pemburu.""Aku de
最終更新日: 2026-07-22
Chapter: Bab 21. Lelang BerakhirLelang kembali berlanjut. Setelah beberapa item dilelang, wanita pelelang membawa sebuah kotak kecil. "Item terakhir dalam sesi ketiga." "Jamur Kaisar Langit." Begitu nama itu terdengar, para Murid Pemburu berubah serius. Wanita pelelang membuka kotak tersebut. Sebuah jamur putih dengan pola emas terlihat di dalamnya. "Jamur ini berasal dari wilayah rahasia kuno." "Jika dikonsumsi oleh ahli Langit, benda ini bisa membantu meningkatkan kultivasi 1 tahap." "Untuk Murid Pemburu yang sedang mencari terobosan, item ini memiliki nilai luar biasa." jelas si wanita. Penjelasan itu membuat banyak peserta tertarik. Harga awal diumumkan. "10 juta koin emas." "20 juta koin emas." "30 juta koin emas."
最終更新日: 2026-07-20
Chapter: Bab 20. Lelang II"500 ribu koin emas, apakah ada yang ingin memberikan penawaran lebih tinggi?" tanya wanita pelelang. Namun tidak ada suara lain. "Terjual kepada Tuan Muda di bagian belakang dengan harga 500 ribu koin emas." ucap wanita pelelang sambil mengetuk palu kayu. He Long menerima Bunga Naga Api beberapa saat kemudian. Dia menyimpan bunga itu ke dalam cincin penyimpanan. Para peserta kembali melihatnya dengan rasa penasaran. Namun tidak ada yang mengetahui identitas aslinya. Lelang terus berlanjut. He Long beberapa kali memberikan penawaran untuk beberapa bahan kultivasi langka. Setiap kali dia membeli sesuatu, para Murid lain semakin penasaran. "Siapa pemuda itu?" "Aku belum pernah melihatnya di Sekte." "Dia berani menghabiskan ratusan ribu k
最終更新日: 2026-07-20
Chapter: Bab 19. Lelang"Senior." He Long melihat seorang Murid Elite dan memanggilnya. "Ada yang bisa ku bantu?" tanya Murid itu menoleh. He Long menganggukkan kepala. "Kenapa begitu banyak Tuan Muda dan Nona Muda naik ke lantai 3?" tanyanya. Murid Elite itu tersenyum. "Adik junior baru datang ke Sekte?" "Benar Senior." He Long menganggukkan kepala. "Hari ini ada Pelelangan Tahunan Paviliun Harta Karun." jelasnya. "Pelelangan?" kening He Long kembali terangkat. "Setiap tahun Paviliun Harta Karun melelang berbagai harta langka." "Kadang ada Pil tingkat tinggi, senjata kuno dan teknik kultivasi langka." "Semua barang itu berasal dari Reruntuhan kuno dan wilayah rahasia." Murid Elite itu menganggukkan kepala. He Long sedikit tertarik dengan pelelangan ini. Kalau benar ada berbagai harta langka, mungkin dia menemukan sesuatu yang be
最終更新日: 2026-07-20
Chapter: Bab 18. Paviliun Harta KarunTidak lama kemudian dia tiba di lantai 2. Ruangan itu jauh lebih tenang dibandingkan lantai 1. Jumlah kios juga lebih sedikit. Namun aura berbagai harta jauh lebih kuat. Di setiap kios terlihat berbagai herbal berusia ratusan bahkan ribuan tahun. He Long pun menganggukkan kepala dengan puas. "Seperti yang diduga. Tempat ini memang berbeda." gumamnya pelan. Dia kemudian mengelilingi setiap kios dan melihat berbagai barang langka. Ada Buah Api Seribu Tahun, Teratai Es Ungu dan ada juga Batu Bintang Hitam yang biasa digunakan untuk menempa senjata. Namun semua itu bukan tujuan utamanya. Dia terus mencari hingga langkahnya berhenti di depan sebuah kios kecil. Di atas meja kayu itu terlihat 2 tanaman yang sangat dikenalnya. Jamur berwarna u
最終更新日: 2026-07-19
Chapter: Bab 17. Gagal BertarungBeberapa saat kemudian, He Long dan semua Murid Pemburu tiba di sana. Tanpa membuang waktu, He Long lebih dulu naik ke arena pertarungan. "Siapa yang lebih dulu?" tanyanya menyapu pandangannya. "Cukup sombong juga bocah ini." para Murid Senior tertegun melihat mental He Long. Mereka tidak menyangka Murid baru yang berusia 18 tahun itu begitu berani. "Baik. Aku yang naik lebih dulu." teriak seorang Murid laki-laki dan melompat ke arena pertarungan. "Ada apa ini?" namun tiba-tiba sebuah suara datang dari langit. Semua Murid pun langsung mendongak dan membungkuk hormat. "Salam Tetua." ucap para Murid dengan hormat. "Apa yang sedang kalian lakukan?" tanya Tetua Gu dengan suara berat. Pemuda yang bernama Zhao Feng pun menangkupkan tangan. "Tetua Gu, kami hanya
最終更新日: 2026-07-19
Chapter: Bab 262. Membantu RakyatSetelah meninggalkan Aula Utama Kerajaan Lin, Lin Chen pergi di Provinsi Barat tanpa membawa pengawal. Dia mengenakan pakaian sederhana dan menyembunyikan auranya agar tidak menarik perhatian. Beberapa hari kemudian, Lin Chen tiba di wilayah Provinsi Barat. Pemandangan yang dia lihat membuat alisnya bergerak. Ladang gandum, Jagung, sawah dan perkebunan buah terlihat kering semua. Sungai kecil juga menyusut dan banyak lahan pertanian tidak bisa digunakan. Lin Chen berjalan melewati beberapa Desa kecil dan mendengar percakapan para penduduk. Di sebuah Desa pertanian, seorang pria tua duduk di depan rumah kayu sambil memegang beberapa batang gandum kering. "Sudah 6 bulan tidak ada hujan yang cukup. Tanaman kami gagal tumbuh dengan baik." ujar pria tua itu dengan suara lemah. Seorang wanita di sampingnya menghela napas dan menatap ladang di depan rumah.
最終更新日: 2026-07-21
Chapter: Bab 261. Laporan Para MenteriDi sisi lain.Feng Rui memimpin 200 ribu pasukan menyerang Benteng Utara Kerajaan Zhang.Benteng itu dijaga oleh 70 ribu Prajurit dan 2 Jenderal Dewa Hitam.Seorang Jenderal Dewa Hitam bintang 2 tertawa dingin. "Pasukan Kerajaan Lin hanya pasukan baru.""Habisi mereka!"Puluhan ribu Prajurit Kerajaan Zhang menyerang.Feng Rui mengangkat pedangnya dan aura Dewa Hitam menyebar."Formasi Bilah Angin."Whush...500 Murid membentuk formasi dan ribuan bilah Angin berputar.Slash... Slash...Bomm!Ledakan menggema dan gelombang kejut menyapu."Aaargh..."Jeritan menggema dan barisan depan Kerajaan Zhang roboh.Feng Rui melesat ke arah benteng dan pedangnya memancarkan cahaya hijau."Pedang Angin Langit."Slash...Bilah Energi menghantam pintu benteng.Bomm!Ledakan menggema dan gelombang kejut menyapu.P
最終更新日: 2026-07-20
Chapter: Bab 260. Memulai Invasi3 hari kemudian.Setelah 3 hari berlalu, Lin Chen dan para bawahannya berkumpul di Kerajaan Qiong.Dan saat ini, mereka semua berada di Aula Utama Istana."Tuan, Kekalahan yang dialami Kekaisaran She ini sudah menyebar luar.""Dan kekalahan itu memicu ketakutan bagi Kerajaan-kerajaan yang lain.""Selain itu, Lebih dari 200 ribu budak yang ingin bergabung dengan Aula Kematian kita." Yu Jing berlutut dan melapor satu demi satu pada Lin Chen.Adapun Lin Chen, pria ini mengelus dagu dan mengangguk pelan."Karena mereka ingin bergabung dengan kita, maka biarkan mereka bergabung." ucapnya pelan."Namun harus diperhatikan saat melakukan perekrutan. Jangan sampai ada pihak lain yang menyamar dan mengacau dari dalam." lanjutnya lagi."Kami mengerti, Tuan." jawab ke 10 Komandan serempak."Tuan, Semua budak memiliki tanda di punggung mereka. kami bisa mengenali mana budak dan mana yang bukan." ucap Han Wei menjelaskan."Bagus. Lakukan perekrutan sekarang juga. Setelah pasukan kita terbentuk, kit
最終更新日: 2026-07-19
Chapter: Bab 259. Laporan Kemenangan"Aaargh..."Jeritan menggema dan barisan pasukan Kekaisaran kembali roboh.Lian Hua menyapu pandangannya ke arah para Perwira Kekaisaran yang masih tersisa."Masih ada yang ingin melawan?" ucapnya dengan senyum dingin.Seorang Jenderal Dewa Hitam bintang 5 menggertakkan gigi dan menggenggam tombaknya."Jangan takut. Mereka hanya 5 ribu Murid!" teriaknya memberi semangat."Bunuh mereka!""Bunuh!"Puluhan ribu Prajurit Kekaisaran kembali melesat.Aura Dewa Emas dan Dewa Hitam bergolak dan berbagai Teknik Energi Qi melesat dari berbagai arah.Bomm!Ledakan menggema dan gelombang kejut menyapu medan perang.Han Wei tertawa dingin. "Pasukan seperti ini masih berharap menang?"Slash...Bilah Energi biru menyapu udara dan puluhan Prajurit terbelah."Aaargh..."Jeritan menggema dan darah menyembur ke berbagai arah.Di sisi lain.Gu Shan tertawa keras dan kapak besarnya memancarkan cahaya keemasan."Kapak Penghancur Gunung!"Bomm!Ledakan menggema dan gelombang kejut menyapu.Barisan depan pas
最終更新日: 2026-07-18
Chapter: Bab 258. Berburu MangsaMenjelang sore, 500 ribu pasukan Kekaisaran She terlihat menghitam dari arah timur. "Semuanya bersiap. Mangsa sudah mendekat!" teriak Yu Jing mengangkat tangan. Whush... Whush.. Ke 5 ribu Murid Aula Kematian pun terbang ke atas dan berbaris di udara. Seolah-olah mereka sedang berdiri di atas tanah. Tidak lama kemudian, ke 500 ribu pasukan Kekaisaran itu tiba dan berhenti 150 meter di depan. "Hahaha... Hanya 5 ribu pasukan dan berani menunggu kami?" Jenderal Mo tertawa keras saat melihat 5 ribu Murid Aula Kematian. "Apa kalian mendengarnya, Anak-anak Serigala ku? Kawanan Domba tidak sadar telah masuk ke sarang Kawasan Serigala." "Hahahaha..." Namun reaksi Yu Jing dan semua orang justru terlihat senang.
最終更新日: 2026-07-17
Chapter: Bab 257. Menunggu Musuh2 jam kemudian.Setelah 2 jam berlalu, semua Pejabat dan Bangsawan yang mendukung perbudakan pun dibantai tanpa sisa.Bahkan anak-anak dan perempuan juga tidak ada yang dilepaskan begitu saja.Kemudian harta mereka dikuras tanpa meninggalkan sedikit pun."Tuan, Istana Kerajaan sudah kami duduki." Yu Jing lalu mengirim laporan pada Lin Chen."Bagus." Lin Chen mengangguk puas."Setelah beristirahat satu hari, Bergerak lah ke perbatasan timur. Sambut pasukan Kekaisaran di Benteng pertahanan!" lanjutnya memberi perintah."Baik Tuan." jawab Yu Jing.Keesokan harinya.Cahaya mentari menyinari Ibukota Kerajaan Qiong yang sudah berada di bawah panji Aula Kematian.Di Aula Utama Istana.Yu Jing menatap 9 Komandan di hadapannya dan membuka gulungan peta."Perintah Tuan sudah jelas. Kita akan membentuk 5 kelompok dan bergerak ke arah Timur." ucapnya lalu jarinya menunjuk wilayah timur.Semua Komandan mengangguk.Han Wei menatap peta. "Kelompok akan dibagi bagaimana?""Aku memimpin Kelompok 1, H
最終更新日: 2026-07-16