author-banner
Natasha Mahira
Natasha Mahira
Author

Romane von Natasha Mahira

Dekap Cinta Suami Pengganti

Dekap Cinta Suami Pengganti

Karena emosi sesaat, talak tiga melayang dalam satu malam. Bukan karena perselingkuhan, hanya karena kata 'bosan' yang keluar dari mulut laki-laki yang dulu berjanji menjaganya sehidup semati. Annasya memilih merawat anaknya sendirian. Sampai seorang laki-laki yang diremehkan dunia datang, melamarnya dan berkata, "Aku ingin menjagamu." Lalu, bagaimana cara Annasya percaya pada laki-laki lagi, ketika dua orang yang pernah dia percaya justru bersekongkol di belakangnya?
Lesen
Chapter: Bab 6
“Sekarang kamu ingin memperbaiki semuanya dengan sebuah rumah?”Namun, Annasya tidak mengucapkan kata-kata itu. Tapi matanya menatap Aldo dengan tajam.Aldo melihatnya. Wajahnya sedikit berubah. Dia tahu. Dia tahu apa yang Annasya pikirkan. Tapi dia tidak punya keberanian untuk bertanya.“Aku ... aku akan pergi dulu,” kata Aldo sambil menurunkan Chika ke lantai. “Chika, jaga Ibu ya.”“Iya Ayah! Chika jaga Ibu!” teriak Chika dengan semangat.Aldo berjalan ke pintu. Annasya tidak mengantarnya. Dia hanya berdiri di tempatnya, seperti patung yang tidak bisa bergerak.Di ambang pintu, Aldo berhenti.“Annasya …”Annasya tidak menyahut.“Aku tahu kamu marah. Aku tahu aku salah. Tapi …” Aldo menarik napas. “Tapi aku tidak ingin kalian hidup susah. Rumah itu untuk Chika. Untuk kamu. Setidaknya, pikirkan dulu, ya?”Pintu ditutup. Aldo pergi.Annasya masih berdiri di ruang tamu. Tas belanjaan akhirnya dia letakkan di lantai. Tangannya gemetar.Sepanjang sore, Annasya tidak bisa berkonsentrasi.
Zuletzt aktualisiert: 2026-04-13
Chapter: Bab 5
“Lamaran aku, Annasya.”Annasya menunduk. Dia memainkan sendok nasi di piring tanpa benar-benar menyuap ke mulut.“Aku ,... masih berpikir, Raka.”Raka mengangguk. “Tidak apa-apa. Aku tidak terburu-buru.”“Tapi …” Annasya menggigit bibirnya. “Ada satu hal yang mengganjal.”“Apa?”“Aldo mengirimiku pesan. Dia melarangku menerima lamaranmu.,Raka berhenti mengunyah. Ekspresi wajahnya berubah. Sehelai alis Raka naik sedikit. Rahangnya mengeras.“Aldo? Dia menghubungimu?”“Iya. Dia bilang kamu tidak baik untukku. Dia bilang kamu punya motif lain.”Raka diam.Annasya menatapnya. “Raka, apa ada sesuatu yang tidak kamu katakan padaku?”Raka menutup matanya sejenak. Dadanya naik turun. Seolah dia sedang berperang dengan dirinya sendiri.“Annasya …” suaranya lirih. “Aku tidak akan berbohong padamu. Tapi aku juga tidak bisa menceritakan semuanya sekarang. Yang bisa aku katakan adalah, Aldo bukan orang yang tepat untuk memberi nasihat tentang pernikahan. Dia sendiri yang menghancurkan pernikahan
Zuletzt aktualisiert: 2026-04-10
Chapter: Bab 4
Tiga hari sejak Raka datang melamar. Tiga hari Annasya tidak bisa tidur nyenyak. Tiga hari pikirannya tak fokus.Malam itu, Chika sudah tidur. Rumah kontrakan kecil itu sunyi. Hanya terdengar suara jangkrik dari luar.Annasya duduk di kursi plastik di teras rumah. Secangkir teh jahe sudah dingin di tangannya. Tidak disentuh. Pikirannya terlalu sibuk untuk menikmati hangatnya minuman.‘Raka melamarku,’ pikirnya.Semuanya masih terasa tidak nyata. Laki-laki itu—sahabat mantan suaminya—datang dengan kemeja putih rapi dan keranjang buah, lalu berkata, “Aku ingin menikahimu.”Annasya menghela napas. “Aku harus menjawab apa? Aku bingung.”Annasya tidak pernah menyangka akan berada di posisi ini. Sebagai perempuan yang baru saja diceraikan talak tiga oleh suaminya. Sebagai ibu tunggal, sekaligus seseorang yang luka hatinya belum benar-benar sembuh.Namun takdir berkata lain.Dan sekarang, ia memiliki dua pilihan. Menerima Raka, laki-laki yang mengaku mencintainya sejak empat tahun lalu. Atau
Zuletzt aktualisiert: 2026-04-10
Chapter: Bab 3
Raka menarik napas. Annasya bisa melihat kegelisahan di balik wajah tenang itu. Jari-jari Raka menggenggam lututnya sendiri.“Annasya …”Dia ragu. Matanya menatap Annasya—lama, dalam, seolah dia sedang menghafal wajah perempuan itu untuk terakhir kalinya sebelum melakukan sesuatu yang tidak bisa ditarik kembali.“Aku datang ke sini bukan tanpa alasan,” katanya.Annasya menunggunya menyelesaikan kalimat.“Aku tahu ini mungkin tidak pantas. Aku tahu kamu belum lama bercerai dengan Aldo. Tapi …” Raka menunduk. “Tapi aku tidak bisa berbohong lagi, Annasya. Aku tidak bisa lebih lama lagi menahannya.”Jantung Annasya berdetak lebih cepat. ‘Apa maksudnya?’“Aku ingin menikahimu, Annasya.”Annasya terdiam. Matanya membelalak. Bibirnya bergerak, tapi tidak ada suara yang keluar.“Kamu ... apa?”“Aku tahu ini tiba-tiba,” Raka melanjutkan dengan cepat, seolah takut keberaniannya akan lenyap jika dia berhenti. “Aku tahu kamu mungkin mengira ini karena Aldo. Tapi ini bukan tentang Aldo. Ini tentan
Zuletzt aktualisiert: 2026-04-10
Chapter: Bab 2
Tiga bulan setelah perceraian, Annasya tinggal di rumah kontrakan kecil di ujung kota. Satu kamar tidur. Dapur mungil yang menyatu dengan ruang tamu. Kamar mandi dengan pintu yang kadang macet. Tapi cukup. Cukup untuk dia dan Chika.Nafkah anak diberikan Aldo pas-pasan. Tepat nominal, tidak pernah lebih. Tiga ratus ribu rupiah per bulan. Cukup untuk beras, telur, dan sesekali membelikan Chika susu kotak. Annasya juga mulai menjahit pesanan tetangga untuk tambahan uang.Malam itu, Chika sudah tidur pulas dengan boneka kelinci kesayangannya di samping bantal. Lampu kamar hanya menyisakan cahaya remang-remang. Annasya duduk di teras rumah kontrakan, menikmati angin malam yang dingin, ditemani segelas teh manis hangat dan pikirannya yang kusut. Lalu ponselnya bergetar.Pesan masuk dari Raka.Raka. Sahabat Aldo. Laki-laki yang dulu selalu datang membawa buah tangan setiap kali berkunjung ke rumahnya dulu. Laki-laki yang tidak pernah bicara banyak, tapi matanya selalu terlihat sedih saat me
Zuletzt aktualisiert: 2026-04-10
Chapter: Bab 1
“Aku bosan, Annasya.”Suara Aldo menggema di ruang tamu rumah mereka. Rumah sederhana dengan cat krem yang mulai mengelupas di sudut-sudutnya. Rumah yang dulu Annasya rawat dengan penuh cinta—mengelap lantai setiap pagi, menata bunga plastik di vas, memastikan tirai selalu bersih meski hanya dicuci dengan tangan karena mesin cuci rusak dan Aldo belum juga memperbaikinya.Annasya berhenti menggendong Chika, anak perempuan mereka yang baru genap dua tahun. Tangannya membeku di tengah usapan lembut di rambut keriting putri kecilnya. Chika sedang tidur di pangkuannya, pipi tembamnya merapat ke dada ibunya, napas kecilnya teratur dan damai.‘Tidak,’ pikir Annasya. ‘Aku salah dengar.’“Apa maksud kamu, Mas?” Suaranya bergetar. Dia tidak bisa menyembunyikannya.Aldo tidak menjawab. Dia justru berjalan ke meja kecil di samping sofa. Meja kayu jati yang dulu mereka beli berdua saat bulan madu ke Surabaya. Aldo membuka laci kecil di bawah meja—tempat dia menyimpan dokumen penting.Annasya melih
Zuletzt aktualisiert: 2026-04-10
Das könnte dir auch gefallen
DIAMNYA ISTRIKU
DIAMNYA ISTRIKU
Romansa · RENA ARIANA
979.2K Aufrufe
ME AND PRINCE
ME AND PRINCE
Romansa · Jemyadam
972.8K Aufrufe
Terpaksa Menikah dengan CEO
Terpaksa Menikah dengan CEO
Romansa · desstinna1201
971.5K Aufrufe
Pesona Presdir Posesif
Pesona Presdir Posesif
Romansa · catatanintrovert
970.8K Aufrufe
ONE NIGHT STAND
ONE NIGHT STAND
Romansa · Herofah
958.9K Aufrufe
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status