MasukLynette Pugh, anak haram dari Benjamin Morreti dan Ranni Pugh yang diasingkan di desa terpencil, terpaksa dinikahkan dengan Lucian Isaac, seorang mafia kejam dan berkuasa di Sisilia yang memegang semua kendali. "Dia sangat kejam dan sama sekali tidak mempunyai hati," ucap saudara tiri Lynette. Namun nyatanya, pada pertemuan pertama yang mencekam, Lynette telah merasakan ketegangan yang sangat berbeda, ketika berhadapan dengan laki-laki itu. Hutang yang disisipi dengan penipuan. Darah, kekuasaan, penghianatan sampai sebuah rahasia kelam. Dalam permainan mematikan yang akan dimulai, siapa yang akan menang?
Lihat lebih banyak“Yap! Tepat sasaran, bagus!” teriak Tiara dengan bertepuk tangan singkat. Lynette menurunkan busurnya, matanya yang semula terpejam kini terbuka dan memandang lurus ke arah depan. Anak panahnya selama 5 kali berturut-turut tertancap tepat di tengah bale, dengan ini mengakhiri sesi latihan blank bale shooting yang telah dia jalankan selama satu minggu ini. Tiara menepuk bahu Lynette, memberikan apresiasi dengan keberhasilan muridnya. “Sesi latihan ini sudah selesai, dan masih ada dua jam, sebelum masuk ke ruang belajar, kau bisa melakukan apapun.”“Benarkah?” tanya Lynette dengan kaget. Jarang sekali Tiara memberikan kelonggaran latihan, kedepannya Lyentte pasti akan mendapatkan hal ini setelah menyelesaikan latihannya yang lain. Memikirkan hal itu membuat Lynette tersenyum dengan lebar, dia tatap Tiara dengan wajah berseri-seri. “Ya.” Tiara memberikan jeda sebentar. “Besok kita akan mulai sesi latihan yang lain, yaitu Angel Drills, aku pikir kau pasti akan menyukai hal itu.”“Kena
Semuanya berjalan lancar, Telah mengetuk pintu kamar Tiara yang sebenarnya juga merupakan kamarnya, dengan pelan. Sang istri keluar dengan wajah malas, Rekash langsung mengatakan apa yang diinginkan oleh tuannya."Tuan Issac bilang, dia ingin plaster penurun panas. Aku tidak bisa menemukannya."Melewati Rekash, Tiara melenggang pergi ke dapur. Membungkukkan badan sebentar pada Lucian dan mengambilkan apa yang diinginkan tuannya.Plaster penurun panas itu ada di dalam sebuah kotak P3k yang tersimpan di dalam laci atas dapur. Lucian melirik pada Rekash yang tidak menyangka kotak itu ada di dalam sana, pria itu juga melirik balik Lucian dengan mengangkat dua jarinya."Ini," ucap Tiara sembari menyodorkan plaster penurun panas milik orang dewasa pada Lucian."Sebenarnya, tadi saya ingin mengabari Anda tentang kondisi nyonya Issac, tapi Anda sudah terlebih dahulu kemari.""Ya, semuanya mendadak." Lucian menjawab dengan nada kecil, sekali lagi dia melirik pada Rekash yang terlihat menghinda
Tiara keluar dari kamar Lynette, menutup pintu dengan pelan kemudian berjalan ke arah dapur. Duduk di sana dengan pikiran yang menaruh curiga dengan gelagat Lynette yang tidak seperti biasanya. "Apa aku melewatkan sesuatu? Seperti ada yang mengganggu Lynette, badannya panas, dan kemungkinan demam juga. Wajahnya pucat dan keringat deras, aku cukup yakin dia ada yang tengah dipikirkan olehnya."Tiara meminum kopi miliknya dengan kerutan khawatir. "Apa aku juga harus membicarakan hal ini dengan tuan Issac? Aku takut, jika ini ada berdampak serius. Dia tentu saja belum pernah melakukan olahraga berat seperti yang aku berikan, itu sebabnya tubuh Lynette belum sepenuhnya menerima? Aku tidak tahu harus bagaimana."Kebingungan melanda Tiara, wanita itu tidak pernah bimbang dengan berbagai keputusan yang dia ambil dalam bisnis dan persenjataan, tapi hanya tentang hal sekecil ini di bahkan meragukan intuisinya. Tiara menyelesaikan makanannya dan membersihkan dapur. Dalam ketenangan malam, sua
"Ini Taylor Frence, saya menulis surat ini setelah mendapatkan lokasi di mana Anda di buang oleh tuan Issac. Saya menyayangkan hal tersebut, karena kita tidak bisa secara langsung membicarakan dan mendiskusikan sesuatu yang harus kita lakukan. Pada surat ini, saya ingin bertanya, apakab Anda masih berminat untuk keluar dari keluarga Issac dan pergi sejauh mungkin dari tuan Issac. Jika Anda masih menginginkannya, Anda harus membalas surat saya ini dan menempatkannya di tempat Anda menemukan surat ini.Salam hormat, Taylor France."Surat itu tidak terlalu panjang, tapi sangat detail dan merujuk langsung pada tujuannya. Lynette bisa merasakan jika kedua tangannya bergetar samar, rasa takut menghantuinya setelah membaca dengan oleh kehati-hatian dan penuh konsentrasi surat ini. Meninggalkan Lucian dan pergi sejauh mungkin dari dunia hitam yang sama sekali tidak dia ketahui, itu adalah tujuannya atas semua kerja kerasnya. "Aku pikir, setelah aku meninggalkan mansion, Taylor tidak akan
Pengkhianatan adalah sesuatu yang paling tidak dia sukai. Lucian menyandarkan punggungnya pada dinding kaca balkon. Matanya mengikuti tetesan air yang turun dan bercampur dengan rintik hujan. Badai mulai tenang, tapi tidak dengan hatinya yang tiba-tiba bergemuruh mendengar pernyataan yang tidak dia
Petir menyambar, angin berhembus kencang, menggoyang-goyang gazebo. Suara hujan dan angin berpadu menjadi simfoni alam yang dramatis. Kilatan petir menerangi sejenak kebun teh yang luas, memperlihatkan dedaunan yang terombang-ambing. Seolah memberikan reaksi dari pekikan penuh rasa kaget yang Abue
Lynette menyentuhkan ujung jari telunjuknya menyentuh kelopak bunga hitam yang penuh duri di depannya. Sebelum ini dia telah banyak sekali melihat berbagai macam bunga, tapi untuk bunga ini dia belum pernah melihatnya. “Bagaimana? Apa kau menyukainya? Apa kau belum pernah melihat mawar hitam sebel
“Apa yang kau pikirkan?”“Tidak ada.” Lynette berbalik badan dengan menyodorkan kemeja hitam yang dia ambil dari dalam lemari. Lucian memandang kemeja itu dengan helaan napas kecil, dia ambil dan berkata, “Pergi mandi, aku akan menyiapkan bajumu di atas ranjang nanti.”Lynette mengerjapkan matanya












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasanLebih banyak