author-banner
iindwi_z
iindwi_z
Author

Novels by iindwi_z

Istri Dadakan CEO Lumpuh

Istri Dadakan CEO Lumpuh

​Selama dua puluh lima tahun, Emelia Perez hidup bagaikan orang asing di rumahnya sendiri. Tak sekali pun ia merasakan hangatnya kasih sayang orang tua. Seluruh cinta mereka habis tercurah hanya untuk adik perempuannya, Bianca Perez. Di rumah itu, Emelia tak lebih dari seorang pelayan yang tenaganya terus diperas tanpa henti. ​Hingga suatu malam yang menentukan, dunia Emelia hancur sekaligus terbuka lebar. Ayahnya yang terjerat utang besar menjadikannya jaminan bagi seorang pria berkuasa, Presiden Samuel De Leon. Tanpa ragu, Emelia menerima kesepakatan itu. Baginya, menikahi pria yang dirumorkan kejam, temperamental, dan cacat akibat kecelakaan tragis adalah "tiket emas" untuk melarikan diri dari neraka yang diciptakan keluarganya. Ia lebih memilih menghadapi monster daripada terus menjadi budak di rumah sendiri. ​Namun, kejutan besar menantinya di balik gerbang istana De Leon. Samuel bukanlah pria cacat seperti yang dibicarakan orang-orang. Ia adalah pria dengan ketampanan yang mematikan. Sayangnya, kecantikan itu dibarengi dengan hati yang sedingin es. Bukannya menjadi ratu, Emelia justru kembali menjadi pelayan di bawah otoritas mutlak Samuel. ​Di tengah tatapan dingin Samuel dan rahasia yang tersembunyi di balik kelumpuhannya, akankah Emelia menemukan kebebasan yang ia impikan? Ataukah ia hanya berpindah dari satu penjara ke penjara lainnya? ​Jangan lewatkan bab selanjutnya setiap hari!
Read
Chapter: Suntikan vitamin pagi
Dengan tubuh yang terasa jauh lebih sehat dan bugar, aku menuntun Emelia keluar dari kamar. Istri kecilku itu juga terlihat sangat segar, rona bahagia terpancar jelas dari wajah cantiknya saat kami berjalan beriringan menuju ruang makan keluarga.Di sana, para orang tua rupanya sudah duduk berkumpul menunggu kehadiran kami. Aku bisa melihat gurat kebanggaan yang teramat jelas terukir di wajah mereka. Namun, atensiku mendadak teralih sepenuhnya pada beberapa hidangan yang tersaji di atas meja makan panjang tersebut.Semua jenis makanan sehat pencegah morning sickness sudah tertata dengan sempurna, mulai dari potongan buah-buahan segar, susu hangat khusus ibu hamil, roti gandum, hingga daging panggang rendah lemak yang menggugah selera.“Ini Papa yang menyiapkan semuanya,” ujar Papa Lucas tiba-tiba, menepuk dadanya sendiri dengan lagak super bangga.“Enak saja! Aku juga ikut menyiapkannya kalau kamu mendadak lupa, Lucas,&rdqu
Last Updated: 2026-06-24
Chapter: Kegiatan pagi
POV SamuelAku sempat mematung selama beberapa detik, mencoba mencerna permintaan Emelia yang teramat tidak biasa ini. Bagaimana bisa di pagi ini, dengan wajah polosnya, dia merengek ingin memperlakukan kejantananku seolah itu adalah es krim?Awalnya keraguan hebat sempat melintas di benakku karena mengkhawatirkan kondisinya yang tengah hamil muda. Namun, begitu mengingat bahwa ini adalah bawaan dari hormon calon anakku, aku akhirnya mengalah. Aku mengendurkan cekatan tanganku dan membiarkan istri kecilku itu mulai meloloskan benda berharga milikku dari balik kungkungan kain celana.Awalnya hanya berupa sentuhan jari yang teramat pelan dan ragu. Namun secara perlahan, Emelia mulai menggenggamnya dengan mantap. Tentu saja, hantaman rangsangan yang begitu mendadak itu membuat milikku langsung menegang sempurna dan berdiri dengan gagah dalam hitungan detik.Aku refleks memejamkan mata erat-erat, meremasi sprei di bawah tubuhku demi menaha
Last Updated: 2026-06-23
Chapter: Menginginkan kamu.
“Emelia ... kamu tidak sedang mengigau, kan?” tanya Samuel memastikan. Sepasang netra elangnya menatapku lekat dengan binar antara kaget dan penasaran yang campur aduk.Tanpa ragu sedikit pun, aku menganggukkan kepalaku tegas. Aku membalas tatapan matanya dengan binar memohon yang teramat dalam, sementara telapak tanganku perlahan bergerak turun, mengelus dada bidangnya dengan gerakan memutar yang provokatif.“Hmm... aku juga tidak tahu kenapa, Samuel. Tapi malam ini aku benar-benar menginginkanmu. Aku... aku ingin kita melakukannya,” jawabku jujur, menanggalkan seluruh urat maluku demi menuntaskan desakan aneh yang menyiksa tubuhku.“Tapi kamu sedang hamil muda, Sayang. Apa secara medis kita boleh melakukannya sekarang?” tanya Samuel lagi. Nada suaranya terdengar sangat ragu, ada binar protektif di matanya yang menahan diri demi keselamatan janin di rahimku.Aku terdiam sejenak, menggigit bibir bawahku pelan. Aku tahu
Last Updated: 2026-06-23
Chapter: Keinginan di tengah malam
POV EmeliaAku tertawa pelan memperhatikan Papa Lucas dan Papa Arturo yang mendadak super sibuk di balik konter dapur, lalu mengalihkan pandanganku pada Samuel yang sedang tersenyum simpul menatapku. Tangannya terulur lembut, mengusap helai demi helai rambutku dengan penuh kasih sayang. Sorot matanya seolah menyiratkan bahwa seluruh kegilaan malam ini sengaja ia lakukan hanya untuk menghiburku.Benar. Setelah rentetan badai mengerikan yang sempat memporak-porandakan kami, aku akhirnya bisa kembali tertawa lepas, apalagi melihat kelakuan konyol dua pria paruh baya yang biasanya ditakuti di dunia bisnis itu.“Terima kasih, ya,” ujarku lembut, menatap lurus ke dalam sepasang netra elangnya yang kini melunak.“Apa pun akan kulakukan demi kamu,” Samuel menjeda kalimatnya sejenak. Tangannya yang hangat bergerak turun, mengelus perlahan perut rataku yang masih tampak biasa saja. “Dan sekarang, juga
Last Updated: 2026-06-22
Chapter: Keinginan aneh Samuel
​Tanganku sejak tadi tidak hentinya menggenggam erat jemari istriku. Aku menatap tajam dokter perempuan bermata biru di hadapan kami yang tengah bersiap memeriksa kondisi Emelia. Begitu tangan dokter itu bergerak hendak menyibak sedikit pakaian Emelia untuk membuka bagian perutnya, aku seketika menoleh ke belakang, menatap Papa Lucas dan Papa Arturo dengan pandangan mengintimidasi.​“Jangan lihat,” ujarku langsung dengan nada dingin, bahkan sampai membuat dokter itu menghentikan pergerakan tangannya karena terkejut.​“Lah, kenapa? Emelia ini anak Papa kalau kamu lupa, Samuel,” jawab Papa Lucas, spontan protes tidak terima.​“Benar. Papa hanya mau memastikan kondisi calon cucu Papa saja, kenapa sih kamu berlebihan sekali?” timpal Papa Arturo ikut menggerutu.
Last Updated: 2026-06-22
Chapter: Menuju rumah sakit
Pov Samuel ​Aku sama sekali tidak masalah jika harus menahan sisa rasa pusing yang berputar di kepalaku, mual yang sempat mengocok perut, atau bahkan kenyataan bahwa aku mendadak tidak bisa makan makanan  sejak sejak  tadi. Semua penderitaan fisik itu menguap begitu saja, digantikan oleh gelombang kebahagiaan yang teramat masif saat telingaku mendengar kalimat dokter barusan, Emelia hamil.​Kedua sudut bibirku tidak hentinya terangkat, membentuk senyuman lebar yang rasanya mustahil bisa ku padamkan hari ini. Aku ... sebentar lagi akan resmi menjadi seorang ayah.​Namun, lihatlah pemandangan konyol di depan mataku sekarang. Calon anakku bahkan baru berwujud benih kecil di dalam rahim ibunya, tetapi dua pria paruh baya di hadapanku ini sudah ribut saling klaim hak milik. Enak saja! Bayi itu jelas-jelas harus mirip denganku. Aku yang berjuang membuatnya ada di dalam perut istriku, jadi secara mutlak dia wajib mewarisi ketampanan dan kehebatanku!
Last Updated: 2026-06-21
 Suddenly Became CEO's Wife Paralyzed

Suddenly Became CEO's Wife Paralyzed

Emelia Perez has spent twenty-five years living as a stranger in her own home. Not once has she felt the warmth of her parents’ love. Instead, their affection is entirely consumed by her younger sister, Bianca Perez. In that house, Emelia is nothing more than a servant whose energy is drained without end. On one fateful night, Emelia’s world falls apart and opens up all at once. Her father, trapped in massive debt, offers her as collateral to a powerful man, President Samuel De Leon. Without hesitation, Emelia accepts the arrangement. To her, marrying a man rumored to be cruel, temperamental, and disabled by a tragic accident is a golden ticket to escape the hell created by her family. She would rather face a monster than remain a slave in her own home. However, a shock awaits her behind the gates of the De Leon palace. Samuel is not the disfigured man people spoke of. He is a man of lethal handsomeness. Unfortunately, that beauty is paired with a heart as cold as ice. Instead of becoming a queen, Emelia finds herself once again a servant under Samuel’s absolute authority. Amidst Samuel’s chilling gaze and the secrets hidden behind his paralysis, can Emelia find the freedom she dreams of? Or has she simply moved from one prison to another? Don’t miss the next chapter every day!
Read
Chapter: The Scent of Her
My eyelids parted slowly as a thread of soothing aromatherapy pierced my senses. The first thing my returning consciousness registered was Emelia's beautiful face, her eyes fixed on mine with a shimmer of anxious worry. Without a moment's hesitation, I pushed myself upright from where I lay and gathered her slight, delicate frame tightly into my arms. I buried my face deep in the hollow of my wife's neck, drawing in the natural scent of her skin — a fragrance that never once failed to quiet the storm raging through my nerves.Because I knew, with absolute certainty, that no medicine in this world could deliver me from the torment of this sympathetic pregnancy. Only Emelia. Only the intoxicating perfume of her body could dissolve my nausea in an instant, like a remedy conjured from something far beyond science.I sank deeper sti
Last Updated: 2026-06-24
Chapter: The Vitamin Injection
With a body that felt remarkably healthier and more vigorous, I led Emelia out of the bedroom. My little wife looked wonderfully refreshed as well, a radiant glow of happiness shining clearly from her beautiful face as we walked side by side toward the family dining room.There, our parents had already gathered and were seated, waiting for our arrival. I could see unmistakable pride etched deeply into their expressions. However, my attention was immediately and entirely drawn to the several dishes laid out across the long dining table.Every variety of morning-sickness-prevention food had been arranged with meticulous perfection — from sliced fresh fruits, warm milk specially formulated for expectant mothers, whole-grain bread, to appetizing low-fat roasted meat.
Last Updated: 2026-06-23
Chapter: Morning Ritual
POV SamuelI stood frozen for several seconds, trying to process Emelia's most unusual request. How could she, on this very morning, with that innocent face of hers, whine about wanting to treat my manhood as though it were an ice cream cone?At first, a wave of strong hesitation washed over me — I was worried about her condition, being in the early stages of pregnancy. But the moment I reminded myself that this was driven by the hormones of our unborn child, I finally surrendered. I loosened the firm grip of my hand and allowed my little wife to begin freeing my precious length from the confines of my trousers.It started as nothing more than the faintest, most tentative brush of her fingers. But slowly, steadily, Emelia began to wrap her hand around it with gro
Last Updated: 2026-06-23
Chapter: Craving You
"Emelia… you're not delirious, are you?" Samuel asked, making sure. His pair of eagle-like eyes fixed on me intently, their gleam a tangled mixture of surprise and curiosity.Without a single trace of hesitation, I gave a firm nod. I held his gaze with a look of the deepest, most earnest pleading, while my palm slowly glided downward, tracing circles across his broad chest in a provocative, unhurried caress."Hmm… I don't know why either, Samuel. But tonight, I truly want you. I… I want us to do it," I answered honestly, stripping away every last shred of my shame in order to silence the strange, tormenting urge that had taken hold of my body."But you're in your early pregnancy, Sweetheart. Is it medically safe for us to do this right now?" Samuel asked
Last Updated: 2026-06-22
Chapter: The Warmth We Found
POV EmeliaI laughed softly, watching Papa Lucas and Papa Arturo suddenly become extraordinarily busy behind the kitchen counter, then shifted my gaze to Samuel, who was smiling knowingly at me. His hand reached out gently, smoothing my hair strand by strand with tender affection. The look in his eyes seemed to say that every bit of tonight's madness had been orchestrated solely to bring a smile back to my face.And it had worked. After a relentless string of terrible storms that had nearly torn us apart, I could finally laugh freely again — especially watching the ridiculous antics of two middle-aged men who were ordinarily feared throughout the business world."Thank you," I said softly, gazing straight into his eagle eyes, which had now softened with warmth.
Last Updated: 2026-06-22
Chapter: The Weight of Love
My hand had not once loosened its grip around my wife's fingers. I fixed a sharp gaze on the blue-eyed female doctor before us as she prepared to examine Emelia's condition. The moment her hand moved to gently pull aside Emelia's clothing to expose her abdomen, I turned sharply toward Papa Lucas and Papa Arturo, fixing them with an unmistakably intimidating stare."Don't look," I said flatly, my tone so cold that even the doctor startled and froze mid-motion."What? Why? Emelia is Papa's daughter, in case you've forgotten, Samuel," Papa Lucas shot back, protesting immediately."Exactly. Papa only wants to make sure the condition of his future grandchild is fine. Why are you being so dramatic?" Papa Arturo grumbled, joining in.I let out an irritated huff and rolled my eyes lazily. I genuinely could not stand the thought of anyone else seeing the shape of my wife's body — even if the two old men
Last Updated: 2026-06-21
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status