Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
POEDJAN

POEDJAN

Semua pemandangan itu mampu ia lihat dengan jelas lantaran penerangan yang benderang dari lampu gantung besi di tengah rumah. Dongakkannya makin atas karena sebuah dorongan yang entah apa. Rupanya, dorongan itu membawa matanya melihat kemalangan seseorang yang sudah mati namun masih segar. Seorang pria dengan baju serba putih berbahan katun. Kakinya telanjang dengan telapak yang bersih. Ujung lampu besi serupa tombak menembus perut lelaki berbaju putih itu dari punggung, membuat tubuhnya melengkung ke bawah. Anehnya, tubuh yang usdah terkulai itu tak terlihat memiliki kepala.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as POV 1
Read
+Library
Di Balik Romantisnya Suamiku

Di Balik Romantisnya Suamiku

End of pov -**- Dina Pov Ternyata, setelah hampir satu hari aku diam, laki-laki yang bermain api di belakangku ini masih berani membela diri. Awalnya, aku beranggapan dengan mendiamkannya, akan membuat dirinya sadar melalui instrospeksi diri. Namun, anggapanku berbanding terbalik dengan kenyataan yang aku lihat dengan mata kepala sendiri.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 395 Times as POV 1
Read
+Library
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

ASYIFA FURQON POV 1 (KHUSUS SIFA) -DALAM NOVEL INI PENULIS MENGHADIRKAN CAMPURAN POV 1 DENGAN TOKOH SIFA❤️- Sebatas Kata Andai, Andai aku seperti mereka, tentu tak akan hati ini nelangsa, Dengan mudah bibir ini mengucap cinta layaknya pujangga pada setiap pria,
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 360 Times as POV 1
Show Reviews (6)
Read
+Library
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Read All Reviews
Dikira Miskin Saat Menghadiri Hajatan Tetangga

Dikira Miskin Saat Menghadiri Hajatan Tetangga

Bersambung Hai, karena cerita ini memakai POV 3, jadi mohon maaf kalau banyak adegan untuk semua tokoh. Tapi insyaallah cerita ini simpel saja, nggak banyak bab apalagi sampai bertele-tele kok. Makasih untuk yang sudah membaca sampai part ini, semoga Allah lancarkan rejeki pembaca semua. Aamiin
10127.7K viewsOngoingAdded to Library 3.7K Times as POV 1
Read
+Library
POISONED LOVE

POISONED LOVE

Dia memilih meronggoh sakunya dan mengambil benda pipih yang tersimpan di dalam sana. Dengan lincah, jarinya bermain di atas layar. Mengetik beberapa kalimat ke penerima pesannya sebelum kembali meletakkan ponsel tersebut ke dalam tempat semula. Tatapannya yang lembut kini berubah datar. Dia menatap lurus ke depan dengan helaan napas berat. “Kamu tidak boleh pergi dariku barang sejengkal pun.” ***
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as POV 1
Read
+Library
The First and Only One

The First and Only One

Ada apa sebenarnya? Rasa penasarannya terobati saat ia mengarahkan pandangannya ke tempat tidur. Di ranjang itu, ia melihat seorang pria asing terbaring lemah dengan luka di sekujur tubuh yang sudah diperban di beberapa tempat. Ia meringis ngeri saat melihat keadaan pria yang tidak dikenalnya itu. Ia seperti bisa membayangkan rasa sakit yang dirasakan pria itu. "Rea! Kau baik-baik saja?"
107.2K viewsOngoingAdded to Library 286 Times as POV 1
Read
+Library
Tanpa Restu

Tanpa Restu

Pov: Aku duduk di depan rumah, memandang birunya langit,merasakan sejuknya hembusan angin,dan menikmati suasana sore yang mententramkan hati dan pikiran. Evan pov: Setelah aku lelah bermain bola di sebuah lapangan di kampung sebelah, aku memutuskan untuk pulang ke rumah, dengan nafasku yang terengah- engah dan keringatku yang bercucuran aku berjalan, namun kakiku terhenti saat aku melihat wanita yang cantik parasnya,aku terus memandanginya di sebalik pohon.
4.5K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as POV 1
Read
+Library
Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Suaranya terdengar datar dan dingin, seperti mesin, “Sudah kubilang, perhatikan gerakanmu. Buat seakan-akan penonton yang merasakan apa yang kau rasakan! Ingat, konsepnya adalah POV. Kau adalah mata mereka.” Kata-kata itu seperti pentungan. 'POV, Kau adalah mata mereka.' Artinya, dia tidak bisa lagi bersembunyi di balik lensa. Dia harus menjadi bagian dari adegan yang menjijikkan ini. "Lari." Itu satu-satunya kata yang berteriak dalam kepalanya. "Lepaskan kamera ini dan larilah!"
104.4K viewsCompletedAdded to Library 158 Times as POV 1
Read
+Library
Lady Bug

Lady Bug

Diancam begitu perlahan Vivi duduk, mengusap air mata sambil mengatur napas sesengakan, mendapati Anjas menulis sesuatu di kertas, lalu mendorong benda itu di atas meja. "Baca baik-baik." Vivi membaca tulisan dalam kertas Banyak judul buku tersusun rapi berbaris ke bawah membentuk dua baris. Di bagian atas tertulis POV1 dan POV3. "Ini maksudnya apa?" "Itu daftar cerita yang dibagi menurut POV. Kalau masih mau lanjut kamu baca minimal dua buku POV1 dan dua buku POV3. Kita bahas semua novel itu kelak, dan aku yakin ... setelah membaca kamu bakal paham apa yang disebut POV. Bagaimana?"
9.713.6K viewsCompletedAdded to Library 352 Times as POV 1
Show Reviews (58)
Read
+Library
WarmIceBoy
Terima kasih yang sudah mau membaca, semoga kalian betah. Saya akan berusaha update cepat dan meminimalis typo. Maaf jika masih banyak kekurangan. Semoga novel ini bisa menghibur. Tinggalkan saran, kritik, masukan, dan review kalian, ya. jika iklas bisa memberi diamon :) Selamat membaca~
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
THE POSSIBLE

THE POSSIBLE

Aku melambaikan salam perpisahan di tengah salju. *** Aku perlu waktu tiga hari untuk sampai ke Denver, Colorado. Volvo itu meluncur mulus di jalan, terutama di tengah salju dan es di daerah Pittsburgh. Aku menelepon Yuval satu kali dengan telepon mobil. Kantor sepi, katanya. Tak ada yang mencariku.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as POV 1
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status