Istri Kontrak Sang Billionaire yang Diabaikan
Satu tahun menikah, namun bagi Isabella pernikahannya terasa seperti kesepakatan tanpa makna.
Menjadi istri dari seorang billionaire seharusnya membuat hidupnya sempurna. Tapi tidak dengan Isabella. Di balik kemewahan dan nama besar keluarga suaminya, ia hanya hidup sebagai bayangan, diabaikan, tidak dianggap, dan tidak pernah benar-benar diakui.
Sebastian tidak pernah menyentuhnya apalagi mencintainya.
Baginya, pernikahan itu hanyalah kontrak tanpa perasaan dan tanpa ikatan.
Namun segalanya mulai berubah ketika batas yang selama ini dia jaga tiba-tiba runtuh dalam satu malam.
Sentuhan yang seharusnya tidak terjadi itu, justru membuka luka yang lebih dalam dan perasaan yang tidak bisa lagi disembunyikan.
Isabella tahu satu hal pasti, dia tidak boleh berharap.
Karena dalam pernikahan ini, hanya ada satu aturan. Jangan pernah jatuh cinta.
Dan masalahnya…
dia sudah melanggarnya.
Read
Chapter: Bab 7 Tidak Ada Urusan Lagi“Selamat pagi semuanya. Kita mulai meetingnya.”Suara Isabella terdengar tenang namun tegas saat ia memasuki ruang rapat utama divisi legal Bellini Group keesokan paginya. Langkahnya stabil, ia memegang laptop di tangan kanannya, sementara staf legal yang sudah hadir langsung duduk dan merapikan posisi. Marco, yang awalnya hanya berniat hadir sebentar, justru tetap duduk di ujung meja saat rapat dimulai.Lima menit kemudian, ia tidak bisa mengalihkan perhatian dari Isabella. Berdiri di depan layar presentasi dengan postur tegak dan ekspresi profesional nyaris tanpa celah, Isabella menjelaskan setiap poin dengan jelas, sistematis, dan tajam. Ia membedah klausul kontrak akuisisi perusahaan teknologi dari Madrid begitu detail hingga bahkan manager keuangan yang terkenal arogan tidak berkutik.“Pasal tujuh harus direvisi.”Manager keuangan mengernyit. “Boleh saya tahu kenapa?”“Karena klausul kompensasi kerugian mereka terlalu ambigu.” Isabella mengganti slide presentasi. “Kalimat seperti
Last Updated: 2026-05-13
Chapter: Bab 6 Terlambat Menyadari“Dan yang paling menarik,” Marco melanjutkan sambil menyesap minumannya, “dia tidak pernah sekali pun mengatakan kalau dirinya pernah menikah dengan seorang Sebastian De Luca.”Sebastian menoleh tajam. “Apa maksudmu?”Marco tertawa pendek tanpa humor. “Maksudku sangat jelas. Saat pertama kali masuk ke Bellini Group, aku bahkan tidak tahu dia mantan istrimu. Dia datang lewat jalur resmi, wawancara seperti kandidat lain, diuji seperti kandidat lain, lalu diterima karena dia memang jauh lebih kompeten dibanding semua pelamar lain.”Sebastian menggenggam gelas di tangannya lebih erat. Cairan wine di dalamnya bergetar pelan. “Dia tidak pernah bilang?”“Harusnya dia bilang apa?” Marco mengangkat bahu. “Halo, saya Isabella Castellano, mantan istri Sebastian De Luca yang diabaikan selama bertahun-tahun?”Sebastian terdiam.Marco menatapnya lama, lalu menghela napas pelan. “Aku tahu kita berteman cukup lama. Jadi anggap ini nasihat dari seseorang yang melihat semuanya dari luar.” Ia mencondong
Last Updated: 2026-05-13
Chapter: Bab 5 Pergi Tanpa MenolehSatu tahun sejak nama Isabella menghilang dari hidup Sebastian. Satu tahun sejak kertas perceraian itu ditandatangani tanpa satu pun air mata. Sebastian kira setelah satu tahun, semuanya akan terasa biasa saja. Ternyata dia salah.Gala Tahunan Pengusaha Hispania Raya selalu menjadi malam yang sama setiap tahunnya ruangan megah, dasi-dasi mahal, dan cangkir champagne yang diangkat untuk kepentingan yang tidak pernah berubah. Aku sudah hadir di sini lebih dari sepuluh kali. Wajah-wajahnya pun tidak banyak berbeda. Kecuali malam ini. "Tuan De Luca, apakah Anda mau minum sesuatu?" seorang pelayan muda mendekat dengan nampan di tangan. "Tidak perlu," jawabnya singkat. Ia mengangguk dan berlalu. Sebastian mengalihkan pandangan ke arah pintu masuk, seperti kebiasaan lama yang tidak pernah benar-benar hilang.Isabella masuk bersama seseorang. Gaun hitam panjang sederhana yang terpotong rapi di bahu, rambutnya diangkat dengan beberapa helai yang sengaja dibiarkan jatuh di sisi wajah. Postur
Last Updated: 2026-04-30
Chapter: Bab 4 Akhir yang DinginHari itu akhirnya datang juga. Hari yang sejak awal sudah tertulis di dalam kontrak yang ditandatangani tanpa ragu. Satu tahun telah berlalu, dan kini Isabella berdiri di ruang tamu rumah besar ini, tempat yang tidak pernah benar-benar terasa seperti rumah.Semua terlihat sama seperti pertama kali dia datang. Mewah, luas, dan dingin. Tidak ada kenangan hangat yang tertinggal, hanya jejak langkah yang perlahan menghilang.“Apa kamu sudah siap?” suara Sebastian terdengar dari belakangnya.Isabella tidak langsung menoleh. “Sejak awal aku sudah siap,” jawabnya pelan.Ia berjalan mendekat, langkahnya tenang seperti biasa, seolah hari ini hanyalah hari biasa. Padahal bagi mereka, ini adalah akhir dari sesuatu yang bahkan belum sempat benar-benar dimulai.Isabella akhirnya menoleh. Wajahnya masih sama, dingin dan sulit dibaca. Tidak ada tanda penyesalan, tidak juga kelegaan.“Kuasa Hukum keluargaku akan datang dalam sepuluh menit,” katanya singkat.Isabella mengangguk. “Baik.”Kami duduk ber
Last Updated: 2026-04-30
Chapter: Bab 3 Cinta yang Terkubur“Apa dia sudah pergi?” gumamnya pelan.Isabella akhirnya keluar dari kamar menjelang siang.Rumah masih sama, terlalu besar, terlalu sunyi, dan terlalu tidak terasa seperti rumah. Tidak ada suara langkah kaki, tidak ada tanda kehidupan, bahkan tidak ada tanda bahwa Sebastian masih ada di sini. Entah kenapa, ada sedikit rasa lega tapi juga sesuatu yang kosong.Dia berjalan ke ruang makan. Meja sudah rapi, seperti biasa. Hanya ada satu cangkir kopi yang dingin.“Dia bahkan gak sarapan,” bisiknya.Isabella duduk perlahan, menatap cangkir itu.“Aku ini sebenarnya apa di rumah ini?” tanyanya lirih.Tidak ada jawaban dan mungkin… memang tidak akan pernah ada.Isabella menatap jendela kosong beberapa detik sebelum akhirnya berdiri. “Ada yang aneh…” gumamnya pelan.Bukan hanya dingin. Bukan hanya jarak.Tapi seperti ada sesuatu yang sengaja dia sembunyikan.Dia berjalan tanpa sadar menuju ruang kerja Sebastian, pintu sedikit terbuka.“Aku gak boleh…” bisiknya.Tapi tangannya tetap mendorong
Last Updated: 2026-04-30
Chapter: Bab 2 Perjanjian Tanpa CintaIsabella sengaja tidak langsung keluar kamar keesokan paginya.Bukan karena dia tidak bisa, tapi karena dia tidak ingin melihatnya. Kejadian tadi malam masih terasa terlalu dekat, terlalu nyata, dan entah kenapa terlalu menyakitkan untuk dihadapi secepat ini.“Aku harusnya sudah terbiasa,” bisiknya pelan, menatap langit-langit kamar.Namun kenyataannya, dia belum pernah benar-benar terbiasa menjadi sesuatu yang setengah. Setengah istri, setengah penghuni rumah, setengah keberadaan dalam hidup seseorang. Dia duduk di tepi ranjang, lalu menatap meja kecil di samping, tempat sebuah map cokelat tergeletak rapi.Sudah lama dia tidak membukanya, tetapi dia tahu persis apa isinya. Kontrak itu, perjanjian yang mengikatnya dengan Sebastian. Tangannya bergerak perlahan mengambil map tersebut, dan jantungnya berdetak lebih pelan, tetapi terasa lebih berat saat dia membukanya.“Perjanjian Pernikahan Sementara selama 12 bulan.”Tulisan itu masih terlihat jelas di halaman pertama.Isabella tersenyu
Last Updated: 2026-04-30