author-banner
Wu Ya Na
Author

Novels by Wu Ya Na

Mencari Identitas Pria di Kamarku

Mencari Identitas Pria di Kamarku

Tiga tahun setelah kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya, hidup Sera berubah selamanya. Sejak saat itu, telinganya tak hanya mampu mendengar suara manusia, tetapi juga suara para arwah yang belum menemukan kedamaian. Salah satunya adalah Lio, sosok misterius yang selama setahun terakhir terus mengikutinya. Hanya Sera yang mampu mendengar suaranya. Sebelum menghilang selamanya, Lio memiliki satu permintaan: membantu mengungkap identitas dan alasan mengapa ia masih terjebak di dunia ini. Segalanya berubah ketika Sera bertemu Felio, mahasiswa baru yang wajahnya begitu mirip dengan Lio. Pertemuan itu menyeret mereka ke dalam misteri yang menghubungkan masa lalu, kematian, dan rahasia yang telah lama tersembunyi. Di balik sikap dinginnya, Felio menyimpan kemampuan yang sama mustahilnya—ia mampu mendengar suara hati manusia. Di tengah pencarian itu, Dean cinta pertama Sera kembali hadir dan mengusik perasaan yang selama ini ia pendam. Akankah Yukata berhasil mengungkap kebenaran di balik semua suara yang ia dengar, atau justru kehilangan seseorang yang paling berarti?
Read
Chapter: Bab 34 Bertemu lagi END
Andai saja waktu dapat berputar kembali, Sera ingin di saat-saat Dean memanggil namanya ia tidak berpaling melihat pria itu. Hanya saja semua itu mustahil. Kehidupan yang mereka jalani nyatanya berbeda. Mungkin dengan kebersamaan yang mereka rasakan selama ini akan menjadi pelajaran hidup saja, dan kemudian menjadi sebuah kenangan yang diakhiri rasa penyesalan. Delio memeluk Sera erat. Ada rasa tak ingin kehilangan gadis itu, hanya saja ia tidak dapat lagi untuk melakukannya. Melindungi gadis itu ataupun mendengar suara hati gadis itu lagi. Rasa cinta itu mungkin saja akan segera menghilang seiring berjalannya waktu. Tapi semuanya akan berjalan begitu lama hingga akhirnya Delio menyadari betapa bodohnya dirinya saat ini yang merelakan kehadiran gadis itu untuk pria lain. 3 Tahun kemudian... Arloji di pergelangan tangannya sudah menunjukkan pukul lima sore. Bibirnya bahkan sudah kaku untuk terus tersenyum dan memberikan tanda tangannya pada tumpukan buku dan juga kertas yang ada
Last Updated: 2026-09-09
Chapter: Bab 33 Ciuman Terakhir
“Aku menyukaimu Sera.”Deg.Satu kalimat yang sudah ada di dalam otak Dean sejak tadi kini dengan cepat ia ucapkan. Memang Dean sangat menyukai buku-buku yang ada di dalam perpustakaan, namun sampai saat ini ada satu hal yang tak dapat ia tiru dalam buku itu: yaitu merangkai kata yang indah. Buktinya ia hanya dapat mengungkapkan tiga kata itu menjadi satu kalimat. Ia tak dapat mengatakan lebih karena sejauh ini perasaannya seakan meledak dengan deburan cahaya dalam matanya.“Aku menyukaimu, aku mencintaimu, Sera Han.”Sera terdiam lagi. Ia bahkan tak dapat berkedip sekali pun ketika butiran halus salju itu menyentuh kelopak matanya. Dean sedikit mengeratkan pegangannya pada tangan Sera, berharap agar gadis itu tersadar bahwa ia terlalu lama untuk berdiam diri dan membiarkan Dean menanti jawabannya.Dean kemudian mendekatkan tubuhnya ke arah Sera. Satu langkahnya bahkan hampir menghapus sebagian jarak di antara mereka. Sera tersadar penuh, tapi entah kenapa k
Last Updated: 2026-09-09
Chapter: Bab 32 Terlambat
“Sekaligus? Kau tidak tau, masalahnya akan semakin banyak Delio. Wanita tua itu pasti akan memperbudakmu lagi. Sadarlah, kini Sera tidak hanya menunggumu untuk datang ke festival itu.”Delio menoleh cepat menatap Kevin yang berdiri di sampingnya. Kalimat terakhir Kevin sukses membuatnya menoleh dan berharap akan ada kejelasan selanjutnya.“Dean, sahabat Sera itu. Dia, sehari sebelum kau memberikan tiket festival itu dia sudah memberikannya terlebih dahulu pada Sera. Mungkin saat ini Sera sedang dalam keraguan sama sepertimu. Ia tak dapat menolak kalian berdua. Maka dari itu pergilah sekarang, Pergilah selagi semua masalah yang ingin kau bereskan itu tidak semakin panjang. Pergilah mengejarnya, dia gadis yang baik aku yakin hatinya hanya untukmu. Kau tidak akan berdiam di sini saja, kan?”Dean? Sempat beberapa kali nama pria itu mengusik pikirannya. Walaupun begitu, awalnya Delio mengira bahwa persahabatan mereka hanyalah sebatas sahabat satu SMA. Namun tampaknya, apa yang dipikirkan D
Last Updated: 2026-09-08
Chapter: Bab 31 Dua Pilihan
Malam yang gulita mungkin sanggup diterangi dengan mudah oleh pendar cahaya lampu kota. Namun tidak dengan sudut hati Sera yang malam ini mulai goyah dan dirundung keraguan hebat. Gadis itu melangkah gontai mendekati meja belajarnya, lalu menarik laci kayu teratas perlahan. Dari dalam sana, jemarinya mengeluarkan dua lembar tiket masuk Seoul Winter Flower Festival. Dua lembar tiket dengan desain hologram emas yang sama persis, namun berasal dari dua pria yang membawa makna berbeda di dalam hidupnya. Sera menatap lekat-lekat pada tiket kedua yang baru saja ia terima tadi siang dari tangan Delio di taman kampus. Jauh di lubuk hatinya, andai saja Delio melangkah sedikit lebih cepat, ia pasti akan bersorak gembira menyambut ajakan tersebut. Namun takdir seakan gemar mempermainkan waktu; langkah Delio tidak lebih gesit dibandingkan Dean—pria yang pernah menjadi cinta pertamanya semasa mengenakan seragam putih abu-abu di Busan. Kemarin malam, saat mereka melangkah pulang usai menyan
Last Updated: 2026-09-08
Chapter: Bab 30 Janjian
“Lalu siapa orang yang membelikan tiket ini untukmu? Apakah... Felio?”Delio menoleh cepat, tatapan matanya menajam saat Kevin melontarkan nama mendiang adiknya dengan artikulasi yang begitu lugas.Kevin melangkah mendekat, meletakkan tangannya di pundak Delio dan menatapnya lekat-lekat. “Jika memang benar sosok yang menyelipkan tiket ini adalah adikmu sendiri, Delio... maka kau harus pergi ke sana. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Ajaklah Sera untuk menemanimu ke festival itu. Aku sangat yakin, jauh di dalam lubuk hatinya, Sera pasti akan menerima ajakanmu dengan senang hati.”Delio terdiam membisu, jemarinya meremas pelan tepian tiket berhologram emas tersebut.Ada benarnya apa yang dikatakan Kevin. Selama setahun penuh mendiami dunia fana sebagai roh halus, Felio telah mengorbankan begitu banyak hal hanya demi membuka tabir kebenaran dan menyatukan kembali dirinya dengan Sera. Namun, pertanyaan besar seketika menghantam dinding logika Delio: Apakah ia sanggup men
Last Updated: 2026-09-03
Chapter: Bab 29 Tiket
“Ide yang bagus! Ayo, aku yang traktir minumannya!” balas Sera riang, menyunggingkan senyuman manisnya kembali.Mereka berdua melangkah santai menyusuri trotoar jalan raya yang diterangi temaram lampu kota. Namun, baru beberapa langkah kaki mereka terayun, pandangan Sera mendadak terpaku lurus ke depan. Dua orang pemuda jangkung tampak berdiri tegak di tengah trotoar tepat di hadapan mereka.Langkah Sera seketika terhenti kaku. Dean yang berada di sisinya ikut tersentak, menyadari tatapan menusuk yang dilayangkan oleh kedua pria asing di depannya. Refleks, Sera langsung menurunkan dan melepaskan tangan Dean dari pundaknya dengan gerakan canggung.Salah satu dari kedua pemuda itu adalah sosok yang sangat ia kenal dan memenuhi benaknya belakangan ini: Lee Delio. Sementara pemuda di sebelahnya adalah Kevin, sahabat lama Delio yang wajahnya tampak tak asing bagi Sera.Melihat atmosfer yang mendadak membeku bagaikan es, Kevin dengan sigap menepuk punggung Delio untuk menc
Last Updated: 2026-09-02
You May Also Like
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status