author-banner
M I S S R A H M A
M I S S R A H M A
Author

Novels by M I S S R A H M A

Pesona Pelayan Tuan Muda

Pesona Pelayan Tuan Muda

Diabaikan istri karena dianggap tak memuaskan membuat Johan (35 tahun) didera kesepian akut di rumahnya sendiri. Hingga sebuah ketidaksengajaan mempertemukannya dengan kehangatan Nadya (23 tahun), pelayan muda yang tak kuasa menepis pesona sang majikan. Kini, gairah dan desahan menjadi simfoni terlarang yang mengikat keduanya dalam candu berbahaya.
Read
Chapter: Bab 188
Sinar mentari pagi menyiram pelataran rumah utama dengan pendar hangat yang begitu menenangkan.Suasana di kediaman mewah itu tampak jauh lebih semarak dari biasanya. Deretan karangan bunga segar bernuansa putih dan biru lembut berjajar rapi di sepanjang lobi teras, menyebarkan aroma harum yang memanjakan penciuman.Dekorasi pita dan balon-balon kustom bertuliskan "Welcome Home, Jevas Alendra" menghiasi koridor utama, menyambut kepulangan sang pewaris kecil yang amat dicintai.Mobil sedan hitam mewah milik Johan berhenti perlahan tepat di depan lobi. Juan dengan sigap membukakan pintu belakang.Johan keluar lebih dulu, lalu bergerak dengan sangat perlahan dan kehati-hatian tinggi untuk membantu Nadya turun seraya menggendong Jevas yang terbungkus rapi dalam selimut katun lembut.Para ART dan staf rumah tangga berdiri berjejer rapi di teras, menyambut kepulangan mereka dengan senyum mekar dan raut wajah bahagia."Selamat datang kembali di rumah, Pak Johan, Bu Nadya, dan Den Jevas..." s
Last Updated: 2026-09-29
Chapter: Bab 187
Pendar hangat mentari pagi menyusup lembut di antara celah tirai tipis ruang perawatan VIP yang bernuansa elegan dan tenang.Aroma wangi bunga segar berpadu dengan keharuman khas minyak telon bayi, menguar lembut memenuhi setiap sudut ruangan.Di atas ranjang medis bernuansa putih bersih, Nadya bersandar rileks pada tumpukan bantal empuk.Wajah cantiknya tampak sedikit pucat pasca-perjuangan hebat melahirkan, namun aura keibuan nan anggun yang memancar dari binar matanya membuat pesonanya kian memikat hati.Di samping ranjang, sebuah box bayi porselen berbantal sutra terhias rapi, menyajikan pemandangan paling indah dalam hidup pasangan tersebut.Namun pagi itu, sang bayi mungil yang telah dibersihkan dan terbedung kain katun lembut berwarna putih tidak sedang terbaring di dalam box. Bayi merah itu tengah berada rapat di dalam garapan lengan tegap milik ayah kandungnya.Johan duduk berlutut tepat di samping ranjang Nadya. Lengan kokohnya yang biasa mengeksekusi dokumen-dokumen penting
Last Updated: 2026-09-29
Chapter: Bab 186
Koridor rumah sakit privat bernuansa putih bersih itu terasa begitu sepi dan mencekam di bawah pendar lampu neon yang dingin. Jarum jam menunjukkan pukul 04.15 pagi.Di dalam ruang persalinan eksklusif, Nadya sudah terbaring di atas ranjang medis, berjuang melewati gelombang kontraksi yang makin rapat dan hebat demi menunggu pembukaan rahimnya lengkap.Di luar ruangan, atmosfer tak kalah tegang. Johan, yang sempat keluar sebentar saat dokter memeriksa pembukaan jalan lahir, tampak berjalan bolak-balik di atas lantai marmer bagaikan orang kesetanan.Kemeja santai yang dikenakannya tampak kusut, rambut lebatnya berantakan, dan wajah tampannya berpeluh dingin.Pria tegap itu tak berhenti mengusap wajahnya yang tegang luar biasa, memancarkan kepanikan yang berada di puncaknya.Juan, yang berdiri tak jauh dari situ seraya memegang ponsel dan berkas rumah sakit, mencoba memberanikan diri untuk menenangkan bos besarnya."Tenang, Pak Johan... Semuanya akan berjalan lancar," ujar Juan dengan n
Last Updated: 2026-09-29
Chapter: Bab 185
Dini hari bertaut dingin menyelimuti kediaman utama. Suasana di dalam kamar tidur utama yang temaram oleh pendar lampu dinding bernuansa keemasan semula terasa teramat hening dan damai.Jarum jam dinding buatan Swiss menunjuk tepat di angka 02.30.Di atas peraduan king-size, Johan tidur lelap dengan satu lengan tegapnya melingkar protektif di sekeliling tubuh Nadya, menjaga wanita tercintanya yang tengah hamil tua.Namun, keheningan malam itu seketika pecah saat sebuah sentakan rasa sakit yang luar biasa menghantam perut bagian bawah Nadya."Nghh... M-Mas... Mas Johan..." ringis Nadya parau.Nadya terbangun dengan napas memburu, kedua tangannya mencengkeram erat lengan tegap suaminya.Rasa mulas yang teramat pekat datang bergulung-gulung bagaikan gelombang dahsyat, mencengkeram rahimnya tanpa ampun. Keringat dingin seketika membasahi pelipis dan dahinya.Bersamaan dengan itu, Nadya merasakan pendar cairan hangat mulai merembes tipis membasahi pakaian dan seprai sutra di bawah tubuhnya
Last Updated: 2026-09-29
Chapter: Bab 184
Usia kehamilannya kini telah menginjak trimester ketiga.Perut mulusnya yang dahulu rata, kini telah membuncah besar dan menggelembung indah, menandakan makin dekatnya momen pembuka dari kebahagiaan mereka.Untuk menjaga kebugaran tubuh serta memperlancar proses persalinan kelak, Nadya rutin melakukan aktivitas fisik ringan dan senam hamil di bawah pengawasan instruktur pribadi.Namun, yang membuat suasana pagi itu terasa amat istimewa sekaligus menggelitikadalah sosok tegap yang setia berada di sampingnya.Johan. Pria perkasa berkedudukan tinggi yang disegani di jagat bisnis nasional itu, rela membatalkan tiga agenda rapat penting luar kantor demi bekerja dari rumah.Semuanya dilakukan hanya demi satu alasan mutlak: menemani sang ratu berlatih yoga pagi.Tak ada setelan jas hitam kaku, kemeja serat halus, atau dasi sutra yang biasa melekat di tubuh kokohnya.Pagi ini, Johan mengenakan kaos olahraga santai berwarna abu-abu yang mencetak dada bidangnya, berpadu dengan celana training h
Last Updated: 2026-09-29
Chapter: Bab 183
Di dalam mobil sedan mewahnya, Johan mengembuskan napas lega.Perasaan ringan kini melapisi dadanya, seluruh sisa masa lalu dan benalu bernama Lyra telah tuntas diselesaikan secara bersih melalui jalur hukum Randy. Tak ada lagi celah, tak ada lagi ikatan.Begitu mobil berhenti sempurna di depan lobi utama, Johan tak membuang waktu.Pria tegap itu melangkah lebar masuk ke dalam rumah, langsung melangkah menuju lantai dasar tempat jantung kehangatan rumah tangganya berada. Pikirannya hanya dipenuhi satu nama: Nadya.Namun, alih-alih menemukan istrinya tengah beristirahat santai di kamar tidur utama atau ruang keluarga, aroma harum pandan nan manis yang menguar kuat justru menuntun langkah Johan menuju area dapur utama yang berlantai marmer bersih.Di sana, di dekat kitchen island berbahan granit hitam, berdiri sosok anggun yang membuat pendar mata Johan seketika terkunci.Nadya tampak mengenakan celemek kain bermotif bunga-bunga kecil. Rambut hitamnya diikat asal ke belakang, menyisakan
Last Updated: 2026-09-29
Tuan Berhenti, Nanti Ketahuan!

Tuan Berhenti, Nanti Ketahuan!

"Jadi pacarku, atau kupecat!" Akibat mabuk berat di pesta kantor, menyeret Viona ke ranjang Kevin—bosnya yang dingin dan arogan. Malam panas yang harusnya dilupakan itu kini berubah menjadi jerat. Kevin memaksa Viona menjadi kekasihnya demi menghindari perjodohan orang tuanya. Namun, Kevin terlalu nekat bermain api. Sang bos terus menuntut lebih. Di bawah ketakutan setengah mati akan skandal yang mengintai, Viona hanya bisa berbisik panik, "Tuan, berhenti! Nanti ketahuan!"
Read
Chapter: Bab 94
"Pak Kevin, Tuan Jordy baru saja mengesahkan dokumen resmi pemanggilan RUPSLB untuk mencopot posisi Anda minggu depan," lapor Mike menyampaikan berkas digital di layar tabletnya."Apakah tua bangka itu berpikir aku akan berlutut menangis di kakinya demi mempertahankan kursi CEO itu, Mike?" sahut Kevin dengan senyuman sinis dan suara tenang yang berdarah dingin."Pihak mereka yakin Anda akan kehilangan seluruh taring dan akses finansial begitu RUPSLB disahkan," lanjut Mike menjelaskan strategi kubu musuh.Kabar mengenai manuver Jordy yang berniat memecatnya dari posisi CEO sampai ke telinga Kevin di rumah sakit melalui laporan mendetail dari Mike.Namun, bukannya gentar, panik, atau memohon belas kasihan, Kevin justru menyunggingkan senyuman sinis yang dipenuhi ketenangan berdarah dingin.Kevin menyadari bahwa hari pembangkangan total ini memang harus tiba; pria itu sudah sangat lama memprediksi tabiat licik sang ayah.CEO muda itu tidak berniat untuk terus bergantung pada nama besar W
Last Updated: 2026-08-27
Chapter: Bab 93
"Tuan Jordy, surat perintah pemeriksaan dari kepolisian pusat baru saja dikirimkan ke kantor pusat!" lapor asisten pribadi Jordy dengan suara bergetar dari balik telepon."Gunakan seluruh pengacara terbaik kita untuk memblokir surat itu! Jangan biarkan media mencium hal ini!" bentak Jordy Wiratama dengan urat leher yang bertonjolan."Tidak bisa lagi, Tuan... bukti rekaman suara Nyonya Diana dan aliran dana dari Nyonya Clara sudah beredar luas di kepolisian!" sahut asistennya pasrah.Badai hukum dan skandal besar akhirnya secara resmi menghantam benteng pertahanan keluarga Wiratama tanpa bisa dibendung lagi.Berdasarkan pengakuan mendalam dan bukti-bukti transaksi keuangan yang dibongkar oleh Clara dari balik jeruji besi, penyidik bergerak sangat cepat.Ditambah dengan bukti rekaman audio berisi ancaman keji Diana di apartemen yang diserahkan secara langsung oleh pihak Kevin, jajaran kepolisian tidak memiliki alasan menunda tindakan.Surat pemanggilan resmi diterbitkan, menyeret nama J
Last Updated: 2026-08-27
Chapter: Bab 92
"Tidak! Jangan sentuh aku! Lepaskan!" jerit Viona mendadak terbangun dengan napas memburu parah dan peluh dingin yang membasahi keningnya."Pergi! Jangan bawa aku kembali ke tempat kotor itu!" rintihnya lagi seraya merancacau lirih di tengah kegelapan kamar perawatan."Tenang, Sayang... ini aku, Kevin... kamu sudah aman di sini..." bisik Kevin seketika bangkit mengabaikan rasa nyeri di dadanya sendiri.Suasana malam di ruang perawatan VIP terasa sangat tenang, hanya diiringi oleh bunyi teratur dari alat pemantau detak jantung dan embusan pendingin udara.Namun, keheningan itu mendadak terpecahkan saat Viona terbangun di tengah malam dengan kondisi tubuh yang bergetar hebat.Wanitanya mengalami serangan mimpi buruk yang teramat mengerikan, kembali terlempar ke dalam kegelapan basement tua tempat dia disiksa, diintimidasi, dan diancam akan dibunuh oleh Clara dan orang-orang suruhannya.Dalam kondisi ketakutan mental yang luar biasa, Viona meracau lirih sembari berusaha menarik tangannya
Last Updated: 2026-08-27
Chapter: Bab 91
"Pak Mike, bersihkan seluruh koridor lantai VIP! Jangan biarkan media atau utusan Tuan Jordy berada di area rumah sakit ini!" perintah Kevin melintasi sambungan seluler."Sudah disterilkan total, Pak! Pasukan pengawal privat kita sudah memblokir seluruh pintu masuk dan area parkir khusus!" sahut Mike dari kursi depan mobil."Bagus! Pastikan tim dokter terbaik sudah bersiap di depan pintu darurat VIP!" tegas Kevin seraya mengusap kening Viona yang masih membakar.Konvoi kendaraan privat milik Kevin melaju kencang menembus jalanan pagi menuju sebuah rumah sakit swasta elit yang telah disterilkan secara total.Demi menjaga keamanan dan privasi wanitanya dari kejaran media maupun intrik keluarga Wiratama, Kevin memerintahkan Mike untuk memberlakukan pengawalan ekstra ketat di seluruh area sayap perawatan VIP.Sesampainya di lokasi, Kevin melangkah cepat membawa Viona langsung ke dalam ruang penanganan khusus tanpa membiarkan orang lain menyentuh tubuh wanitanya."Dokter, tangani wanitaku
Last Updated: 2026-08-27
Chapter: Bab 90
"Pak Kevin! Tunggu! Biarkan tim keamanan privat menyisir area di depan terlebih dahulu!" teriak Mike seraya melompat keluar dari mobil pengawal."Aku tidak bisa menunggu satu detik pun lagi, Mike! Wanitaku ada di dalam hutan ini!" bentak Kevin menepis seruan asistennya tanpa berpaling sedikit pun."Perhatikan jalur tanah di bawah, Pak! Banyak akar pohon dan batu curam yang berbahaya!" seru Mike memperingatkan sembari menyalakan lampu tembak.Dengung mesin mobil privat milik Kevin akhirnya berhenti mendadak tepat di celah vegetasi hutan yang tidak bisa lagi dilalui kendaraan.Sebelum pintu mobil meluncur terbuka dengan sempurna, Kevin sudah melompat keluar tanpa peduli pada rasa pusing yang menghantam kepalanya.Pria itu berlari kencang menerjang semak-semak dan ranting berduri, memanggil nama Viona dengan suara parau yang sarat akan keputusasaan dan kecemasan mutlak."Viona! Di mana kamu, Sayang?! Ini aku, Kevin!" teriak Kevin dengan napas tersengal-sengal menembus sunyinya rimba."Vi
Last Updated: 2026-08-26
Chapter: Bab 89
"Aku... harus terus melangkah..." desis Viona parau sembari mencengkeram erat dahan kayu basah di jemarinya yang kaku."Kevin... di mana kamu..." gumamnya lagi dengan bibir bergetar hebat menahan rasa dingin yang meremas seluruh persendiannya.Suara gesekan dedaunan dan lolongan angin pagi yang berembus di sela pepohonan hutan seolah menjadi satu-satunya jawaban atas keputusasaannya.Jauh di dalam vegetasi hutan belantara yang kian lembap, kondisi Viona telah menembus batas ketahanan fisiknya.Tubuhnya yang dipenuhi memar bekas siksaan dan kulitnya yang tergores duri tajam bergetar hebat di bawah serbuan angin pagi yang menusuk tulang.Mengabaikan rasa sakit yang membakar pada telapak kakinya yang tanpa alas dan memudarnya kesadaran akibat demam tinggi, Viona terpaksa memungut sebatang kayu tebal dari tanah.Kayu tebal yang cukup kokoh itu dijadikan tumpuan untuk menopang tubuhnya yang hampir ambruk di atas tanah basah."Satu langkah lagi... Viona, kamu pasti bisa..." bisik Viona memb
Last Updated: 2026-08-26
You May Also Like
BUKAN OB BIASA
BUKAN OB BIASA
Romansa · sutan sati
171.8K views
Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!
Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!
Romansa · Ratih Larasati
171.5K views
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami
Romansa · Zizara Geoveldy
171.3K views
Crazy Rich Baby
Crazy Rich Baby
Romansa · Adinasya Mahila
171.0K views
Kekasih Rahasia CEO
Kekasih Rahasia CEO
Romansa · Zizara Geoveldy
168.5K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status