Chapter: Bab 124"Mas Johan... tatapan mata Mas Johan membuat saya gemetaran," bisik Nadya lirih saat Johan perlahan mengunci pintu ruang tengah dan berjalan mendekatinya dengan aura dominan yang amat pekat.Johan tidak membalas dengan kata-kata, melainkan langsung merengkuh tubuh mungil Nadya, mengangkatnya ke atas sofa dan melumat bibir manis itu secara mendalam, panas, dan menuntut kepasrahan mutlak dari kekasihnya.Desahan pasrah keluar dari tenggorokan Nadya saat lidah hangat Johan melesak masuk, mengaburkan seluruh sisa rasa bersalah dan kesedihan yang sempat menghimpit dadanya malam ini."Nghhh... Mas... Mas Johan..." erang Nadya terengah-engah sewaktu ciuman brutal itu perlahan turun melacak garis rahangnya, berpindah ke leher mulusnya dan menyesap kulit halus itu hingga meninggalkan jejak keperahan yang pekat.Jemari kekar Johan bergerak tanpa ampun, membuka seluruh pakaian yang melekat di tubuh Nadya dengan gerakan terburu-buru hingga raga polos tanpa busana itu
Huling Na-update: 2026-08-24
Chapter: Bab 123Ultimatum mematikan dari Johan berhasil memaksa Nyonya Kirana menarik diri dan menahan langkah kotornya untuk sementara waktu dari kehidupan pasangan tersebut.Ibu kandung Johan itu kini terkurung dalam ketakutan nyata akan ancaman kebangkrutan finansial dan hilangnya hak atas nama besar sang putra tunggal.Namun, kemenangan mutlak yang diraih Johan tersebut harus dibayar mahal dengan keretakan hubungan keluarga besar yang kini hancur total tanpa tersisa.Komunikasi antara Johan dan ibu kandungnya terputus sepenuhnya, menciptakan jurang permusuhan yang sangat dalam dan tak lagi bisa dijembatani oleh siapapun.Tidak ada lagi panggilan telepon formal, tidak ada lagi jamuan makan malam keluarga, dan tidak ada lagi sapaan manis di antara lingkaran sosialita elit.Suasana dingin dan mencekam yang tercipta di luar sana perlahan membawa beban guilt-trip yang amat berat bagi batin Nadya yang teramat sensitif.Gadis polos itu kerap duduk termenung di
Huling Na-update: 2026-08-24
Chapter: Bab 122"Pak Johan! Mohon tunggu sebentar, situasi di jalanan menuju kediaman Nyonya Kirana sedang sangat rawan!" teriak Juan seraya berlari mengejar langkah lebar sang majikan.Johan tidak menghentikan langkah kakinya sedikit pun, merebut kunci mobil sport mewahnya dari tangan Juan dengan tatapan mata merah menyala oleh amarah."Tetap di rumah dan jaga Nadya! Jangan ada satu orang pun yang meninggalkan pos penjagaan sebelum aku kembali!" gertak Johan dengan suara menggelegar.Laporan dari tim pengawal pribadi mengenai percobaan jebakan kotor terhadap Nadya sampai ke telinga Johan hari itu juga dengan seluruh detail pengakuan pelaku.Mengetahui bahwa sang ibu telah benar-benar menyeberangi garis batas toleransinya dengan menyewa orang asing kotor untuk mencelakai nama baik wanita pilihannya, murka besar meledak.Dada pengusaha tegap itu bergolak hebat, dibakar oleh kombinasi rasa benci, murka yang tak tertahankan, serta gairah protektif yang amat sangat pe
Huling Na-update: 2026-08-24
Chapter: Bab 121"Mbak Nadya, mohon maaf mengganggu waktunya sebentar," panggil seorang pengawal pribadi yang bertugas di area pintu gerbang depan melalui saluran intercom ruang tengah.Nadya yang sedang meletakkan cangkir teh di atas meja kayu menghentikan gerakannya, lalu melangkah mendekati intercom seraya menekan tombol bicara dengan ragu."Iya, Pak... ada apa di luar? Apakah Pak Johan sudah kembali dari kantor?" tanya Nadya dengan nada suara yang bergetar pelan."Bukan Pak Johan, Mbak. Ada seorang pria yang mengaku datang jauh-jauh dari kampung halaman Mbak Nadya dan ingin bertemu sangat mendesak," lapor pengawal itu.Muslihat yang dirancang Kirana melalui pihak ketiga secara terselubung akhirnya resmi diluncurkan pada siang hari yang terik tersebut.Pria suruhan Kirana mencoba melancarkan skenario jebakan kotor dengan berpura-pura menjadi sosok ramah dan kenalan lama dari kampung halaman Nadya.Pria asing berpenampilan sederhana itu mendatangi pos penjagaan luar, memasang raut wajah panik seraya
Huling Na-update: 2026-08-23
Chapter: Bab 120Nadya menarik napas panjang yang terasa sangat berat, meremas jemarinya sendiri di depan gaun sederhananya seraya melangkah mundur kembali ke teras.Meski Nadya menyadari sepenuhnya bahwa pengawalan super ketat ini adalah bukti kasih sayang dan upaya perlindungan Johan demi keamanannya, hatinya tetap tersiksa.Ia tahu betul bahwa Johan rela mengeluarkan puluhan juta rupiah dan mengerahkan pasukan bersenjata hanya agar tak ada bahaya yang menyentuh raga dan jiwanya.Namun di sisi lain, batin gadis polos kampung itu merasa makin terkekang dan terisolasi dari kebebasan hidup yang biasa ia rasakan sejak kecil.Ruang geraknya yang semula bebas di dalam kediaman megah kini benar-benar dibatasi oleh tatapan waspada dan kewaspadaan tinggi dari para pengawal bersenjata.Bahkan saat berada di ruang keluarga, dua personel pengawal tetap berdiri kaku di sudut dekat pintu penghubung, memperhatikan setiap gerak-gerik yang dilakukannya."Juan... apa Pak Johan betul-betul harus menaruh orang sebanyak
Huling Na-update: 2026-08-23
Chapter: Bab 119"Juan! Segera kumpulkan seluruh tim keamanan internal di ruang kerjaku sekarang juga!" perintah Johan dengan suara bariton yang berat dan menggelegar melalui sambungan telepon selulernya.Juan yang sedang berada di area selasar samping kaget mendengar nada suara pimpinannya yang teramat tegang, lalu segera mengangguk kaku di balik kemudi."Baik, Pak Johan. Dalam lima menit seluruh personel keamanan internal sudah siap berkumpul di ruang kerja," jawab Juan tegas tanpa berani bertanya lebih lanjut.Johan melempar ponsel mewahnya ke atas meja kerja jati, lalu melangkah menuju jendela kaca besar yang menghadap langsung ke arah pintu gerbang utama kediamannya.Naluri bisnis dan proteksi Johan menangkap firasat buruk bahwa Nyonya Kirana tidak akan pernah berhenti hanya pada gertakan verbal atau makian di meja makan keluarga.Menyadari ibunya kian nekat, dendam, dan berpotensi besar bermain kotor di belakang layar, Johan segera memutuskan untuk mengambil tindakan preventif berskala besar."P
Huling Na-update: 2026-08-23
Chapter: Bab 84"Pak Kevin, laporan terbaru dari tim pelacak di kawasan pesisir baru saja masuk!" seru Mike seraya menunjukkan peta digital di layar tabletnya."Sebutkan koordinat pastinya, Mike! Katakan padaku bahwa tempat itu adalah lokasi Viona disembunyikan!" potong Kevin cepat dari balik ranjang rumah sakit."Sinyal panggilan terenkripsi dari kelompok eksekutor itu mengarah ke sebuah gudang tua di pesisir utara, Pak!" jelas Mike dengan mata berbinar.Ketika malam makin larut dan laporan pelacakan lokasi dari Mike mulai mengarah pada titik terang di kawasan pesisir, Kevin menolak untuk tetap berbaring pasrah.Membayangkan Viona yang mungkin sedang disiksa dan menangis ketakutan di suatu tempat gelap, Kevin merasa setiap detik yang dihabiskannya di ranjang perawatan adalah sebuah dosa besar."Aku tidak bisa diam di sini lebih lama lagi, Mike!" tegas Kevin seraya memutar tubuhnya ke tepi tempat tidur rumah sakit."Pak Kevin, tolong dengarkan saya! Kondisi
Huling Na-update: 2026-08-24
Chapter: Bab 83"Pak Mike, dokumen keputusan darurat dari dewan komisaris baru saja diterbitkan secara resmi," ujar Mike dengan suara bergetar di ambang pintu kamar VIP."Siapa yang menandatangani dokumen itu, Mike?!" tanya Kevin dengan nada suara parau sembari mencoba duduk tegak di atas ranjangnya."Tuan Jordy Wiratama sendiri, Pak. Beliau memimpin langsung rapat mendadak tersebut," jawab Mike penuh rasa prihatin.Kabar tentang ketegasan Kevin dalam konferensi pers serta pengusiran dingin terhadap Diana akhirnya sampai ke telinga Jordy Wiratama.Murka besar atas pembangkangan putra tunggalnya yang dianggap memalu-malukan nama besar keluarga di depan umum, Jordy memutuskan untuk bertindak brutal.Pria tua itu menggunakan kekuasaan tertingginya sebagai Pimpinan Dewan Komisaris Wiratama Group untuk meruntuhkan pertahanan finansial anak kandungnya sendiri."Berapa banyak asetku yang dibekukan oleh pria tua itu, Mike?!" desak Kevin menatap lurus ke arah dokume
Huling Na-update: 2026-08-24
Chapter: Bab 82"Pak Mike, tim siber berhasil membobol lalu lintas data dari perangkat pribadi Nyonya Muda Clara," lapor ketua tim siber melalui sambungan terenkripsi."Fokuskan pelacakan pada seluruh transaksi keluar dalam empat puluh delapan jam terakhir!" perintah Mike dengan suara bariton yang menekan."Siap, Pak. Kami menemukan pergerakan dana mencurigakan yang baru saja dieksekusi," sahut sang peretas cepat.Sementara Kevin memulihkan kesadarannya di ranjang perawatan, Mike bergerak cepat di balik layar untuk membongkar teka-teki raibnya Viona.Berbekal kecurigaan mendalam terhadap Clara yang tiba-tiba bersikap tenang pasca-konferensi pers, Mike mengerahkan tim siber privat.Tim tersebut bertugas menyadap seluruh jaringan komunikasi, pesan terenkripsi, serta aktivitas digital wanita dari keluarga konglomerat itu."Tunjukkan ke mana alur uang itu bermuara!" tegas Mike sembari memantau pergerakan grafik di tablet genggamnya."Uang sebesar lima mi
Huling Na-update: 2026-08-24
Chapter: Bab 81"Bagaimana kondisi Pak Kevin, Dokter?! Apakah pimpinan saya sudah melewati masa kritisnya?!" desak Mike begitu dokter keluar dari ruang tindakan."Kondisinya sudah stabil, tetapi beliau harus segera dipindahkan ke ruang perawatan VIP," jawab dokter spesialis dengan raut wajah amat serius."Lakukan yang terbaik, Dok! Biaya bukan masalah bagi kami!" sahut Mike cepat seraya mengusap air mata di pipinya.Setelah melalui masa kritis di ruang darurat, Kevin akhirnya dipindahkan ke ruang perawatan VIP dalam kondisi tertidur lelap akibat pengaruh obat penenang dan alat bantu pernapasan.Pria tegap itu berbaring kaku di atas ranjang medis dengan masker oksigen menutupi hidung dan mulutnya yang pucat pasi.Dokter spesialis yang menangani memberikan vonis medis yang amat serius kepada Mike di depan pintu kamar perawatan."Dengar baik-baik, Pak Mike. Kondisi Pak Kevin saat ini benar-benar berada di ambang bahaya," tegas dokter dengan suara berat."Apa yang sebenarnya terjadi pada organ dalam beli
Huling Na-update: 2026-08-23
Chapter: Bab 80"Pak Kevin! Apa yang terjadi di dalam?!" jerit Mike seraya mempercepat langkah kakinya di lorong gedung yang sepi."Pak! Tolong jawab saya, Pak Kevin!" panggil Mike lagi seraya memukul daun pintu kayu tebal yang terkunci rapat dari dalam.Suara benturan keras dari dalam ruang kerja pribadi Kevin mengejutkan Mike yang saat itu sedang melangkah di lorong luar untuk menyerahkan dokumen laporan malam.Firasat buruk membuat Mike langsung mendobrak pintu ruangan tanpa permisi lagi menggunakan dorongan badannya.Brak!Pintu kayu tebal itu akhirnya terbuka paksa, memperlihatkan pemandangan yang membuat jantung Mike seolah berhenti berdetak seketika.Betapa paniknya Mike saat menyaksikan pemandangan mengerikan di depan matanya di tengah kegelapan ruangan.Pimpinannya tergeletak tak berdaya di lantai marmer dingin dengan noda darah segar mencemari meja dan bibirnya yang pucat pasi."Tuhan Yesus! Pak Kevin!" jerit Mike histeris begitu melihat ceceran darah merah pekat melumasi lembaran peta penc
Huling Na-update: 2026-08-23
Chapter: Bab 79"Pak Kevin, kita sudah kembali ke gedung utama," ujar Mike dengan suara pelan dan bergetar di depan pintu ruang kerja."Tinggalkan aku sendiri di dalam ruangan ini, Mike," perintah Kevin dengan nada parau yang teramat dingin dan hampa."Tapi Pak, kondisi fisik Anda sangat kritis, biarkan dokter memeriksa Anda," desak Mike penuh kecemasan.Setelah menyadari dirinya dijebak oleh petunjuk-petunjuk palsu di luar kota, Kevin akhirnya kembali ke ruang kerja pribadinya saat waktu sudah melintasi tengah malam.Ruangan mewah itu terasa sangat dingin, hampa, dan menakutkan tanpa kehadiran Viona yang biasanya duduk setia di meja sekretaris.Langkah kaki Kevin membatu saat mendekati meja kerjanya, menatap ruangan kosong yang kini tidak lagi memancarkan kehangatan sama sekali."Viona... kamu biasanya ada di sini..." gumam Kevin lirih sembari menyeret kakinya yang kian berat.Lalu perlahan jemarinya yang gemetar menyentuh foto kecil Viona yang tersimpan rapi di sudut meja kerjanya.Pria itu mengang
Huling Na-update: 2026-08-23