Chapter: Bab 122"Pak Johan! Mohon tunggu sebentar, situasi di jalanan menuju kediaman Nyonya Kirana sedang sangat rawan!" teriak Juan seraya berlari mengejar langkah lebar sang majikan.Johan tidak menghentikan langkah kakinya sedikit pun, merebut kunci mobil sport mewahnya dari tangan Juan dengan tatapan mata merah menyala oleh amarah."Tetap di rumah dan jaga Nadya! Jangan ada satu orang pun yang meninggalkan pos penjagaan sebelum aku kembali!" gertak Johan dengan suara menggelegar.Laporan dari tim pengawal pribadi mengenai percobaan jebakan kotor terhadap Nadya sampai ke telinga Johan hari itu juga dengan seluruh detail pengakuan pelaku.Mengetahui bahwa sang ibu telah benar-benar menyeberangi garis batas toleransinya dengan menyewa orang asing kotor untuk mencelakai nama baik wanita pilihannya, murka besar meledak.Dada pengusaha tegap itu bergolak hebat, dibakar oleh kombinasi rasa benci, murka yang tak tertahankan, serta gairah protektif yang amat sangat pe
Last Updated: 2026-08-24
Chapter: Bab 121"Mbak Nadya, mohon maaf mengganggu waktunya sebentar," panggil seorang pengawal pribadi yang bertugas di area pintu gerbang depan melalui saluran intercom ruang tengah.Nadya yang sedang meletakkan cangkir teh di atas meja kayu menghentikan gerakannya, lalu melangkah mendekati intercom seraya menekan tombol bicara dengan ragu."Iya, Pak... ada apa di luar? Apakah Pak Johan sudah kembali dari kantor?" tanya Nadya dengan nada suara yang bergetar pelan."Bukan Pak Johan, Mbak. Ada seorang pria yang mengaku datang jauh-jauh dari kampung halaman Mbak Nadya dan ingin bertemu sangat mendesak," lapor pengawal itu.Muslihat yang dirancang Kirana melalui pihak ketiga secara terselubung akhirnya resmi diluncurkan pada siang hari yang terik tersebut.Pria suruhan Kirana mencoba melancarkan skenario jebakan kotor dengan berpura-pura menjadi sosok ramah dan kenalan lama dari kampung halaman Nadya.Pria asing berpenampilan sederhana itu mendatangi pos penjagaan luar, memasang raut wajah panik seraya
Last Updated: 2026-08-23
Chapter: Bab 120Nadya menarik napas panjang yang terasa sangat berat, meremas jemarinya sendiri di depan gaun sederhananya seraya melangkah mundur kembali ke teras.Meski Nadya menyadari sepenuhnya bahwa pengawalan super ketat ini adalah bukti kasih sayang dan upaya perlindungan Johan demi keamanannya, hatinya tetap tersiksa.Ia tahu betul bahwa Johan rela mengeluarkan puluhan juta rupiah dan mengerahkan pasukan bersenjata hanya agar tak ada bahaya yang menyentuh raga dan jiwanya.Namun di sisi lain, batin gadis polos kampung itu merasa makin terkekang dan terisolasi dari kebebasan hidup yang biasa ia rasakan sejak kecil.Ruang geraknya yang semula bebas di dalam kediaman megah kini benar-benar dibatasi oleh tatapan waspada dan kewaspadaan tinggi dari para pengawal bersenjata.Bahkan saat berada di ruang keluarga, dua personel pengawal tetap berdiri kaku di sudut dekat pintu penghubung, memperhatikan setiap gerak-gerik yang dilakukannya."Juan... apa Pak Johan betul-betul harus menaruh orang sebanyak
Last Updated: 2026-08-23
Chapter: Bab 119"Juan! Segera kumpulkan seluruh tim keamanan internal di ruang kerjaku sekarang juga!" perintah Johan dengan suara bariton yang berat dan menggelegar melalui sambungan telepon selulernya.Juan yang sedang berada di area selasar samping kaget mendengar nada suara pimpinannya yang teramat tegang, lalu segera mengangguk kaku di balik kemudi."Baik, Pak Johan. Dalam lima menit seluruh personel keamanan internal sudah siap berkumpul di ruang kerja," jawab Juan tegas tanpa berani bertanya lebih lanjut.Johan melempar ponsel mewahnya ke atas meja kerja jati, lalu melangkah menuju jendela kaca besar yang menghadap langsung ke arah pintu gerbang utama kediamannya.Naluri bisnis dan proteksi Johan menangkap firasat buruk bahwa Nyonya Kirana tidak akan pernah berhenti hanya pada gertakan verbal atau makian di meja makan keluarga.Menyadari ibunya kian nekat, dendam, dan berpotensi besar bermain kotor di belakang layar, Johan segera memutuskan untuk mengambil tindakan preventif berskala besar."P
Last Updated: 2026-08-23
Chapter: Bab 118"Pak Johan... kenapa Pak Johan belum tidur juga padahal ini sudah sangat larut malam?" bisik Nadya seraya perlahan memiringkan tubuhnya di atas kasur empuk.Johan yang sedang menatap layar tabletnya menghentikan jemarinya, lalu berbalik merangkul erat pinggang mungil Nadya ke dalam dada bidangnya."Aku cuma sedang memeriksa berkas perusahaan sebentar, sayang. Kamu kenapa terbangun lagi?" tanya Johan lembut seraya mengecup kening Nadya yang terasa dingin.Sementara intrik jahat sedang dirancang di luar, atmosfer mencekam juga merayapi batin Nadya secara perlahan di dalam rumah utama.Meski Johan selalu memberikan pengawalan ketat dan perlindungan yang teramat protektif setiap kali berada di rumah, naluri Nadya merasakannya.Gadis polos itu menangkap ada bahaya besar dan hembusan badai yang kian mengintai serta siap menghancurkan ikatan cinta mereka hingga ke akar-akarnya."Pak Johan... apa benar kemarin Pak Johan bertengkar hebat dengan Nyonya Kirana dan seluruh keluarga besar?" tanya
Last Updated: 2026-08-22
Chapter: Bab 117"Nyonya Besar, tim detektif swasta kotor dan beberapa aktor suruhan pilihan Nyonya sudah menunggu di ruangan sebelah," lapor sekretaris pribadi Kirana dengan suara berbisik.Kirana yang sedang berdiri di dekat jendela kantor pribadinya membalikkan badan, memoleskan gincu merah menyala di bibirnya dengan raut wajah amat licik."Suruh mereka semua masuk sekarang! Aku tidak punya banyak waktu untuk menghancurkan perempuan kampung itu!" perintah Kirana dengan nada dingin penuh intrik.Kekalahan telak di depan keluarga besar dan ancaman pemutus aliran dana dari Johan justru makin membakar rasa benci dalam dada Nyonya Kirana.Menyadari bahwa menekan Johan secara terbuka adalah tindakan bunuh diri secara finansial, Kirana mengubah strateginya menjadi muslihat terselubung yang jauh lebih berbahaya.Ia berkesimpulan bahwa satu-satunya cara untuk memisahkan Johan dari Nadya adalah dengan merusak rasa percaya Johan pada gadis tersebut hingga ke akar-akarnya."Selamat siang, Nyonya Kirana. Saya d
Last Updated: 2026-08-22
Chapter: Bab 82"Pak Mike, tim siber berhasil membobol lalu lintas data dari perangkat pribadi Nyonya Muda Clara," lapor ketua tim siber melalui sambungan terenkripsi."Fokuskan pelacakan pada seluruh transaksi keluar dalam empat puluh delapan jam terakhir!" perintah Mike dengan suara bariton yang menekan."Siap, Pak. Kami menemukan pergerakan dana mencurigakan yang baru saja dieksekusi," sahut sang peretas cepat.Sementara Kevin memulihkan kesadarannya di ranjang perawatan, Mike bergerak cepat di balik layar untuk membongkar teka-teki raibnya Viona.Berbekal kecurigaan mendalam terhadap Clara yang tiba-tiba bersikap tenang pasca-konferensi pers, Mike mengerahkan tim siber privat.Tim tersebut bertugas menyadap seluruh jaringan komunikasi, pesan terenkripsi, serta aktivitas digital wanita dari keluarga konglomerat itu."Tunjukkan ke mana alur uang itu bermuara!" tegas Mike sembari memantau pergerakan grafik di tablet genggamnya."Uang sebesar lima mi
Last Updated: 2026-08-24
Chapter: Bab 81"Bagaimana kondisi Pak Kevin, Dokter?! Apakah pimpinan saya sudah melewati masa kritisnya?!" desak Mike begitu dokter keluar dari ruang tindakan."Kondisinya sudah stabil, tetapi beliau harus segera dipindahkan ke ruang perawatan VIP," jawab dokter spesialis dengan raut wajah amat serius."Lakukan yang terbaik, Dok! Biaya bukan masalah bagi kami!" sahut Mike cepat seraya mengusap air mata di pipinya.Setelah melalui masa kritis di ruang darurat, Kevin akhirnya dipindahkan ke ruang perawatan VIP dalam kondisi tertidur lelap akibat pengaruh obat penenang dan alat bantu pernapasan.Pria tegap itu berbaring kaku di atas ranjang medis dengan masker oksigen menutupi hidung dan mulutnya yang pucat pasi.Dokter spesialis yang menangani memberikan vonis medis yang amat serius kepada Mike di depan pintu kamar perawatan."Dengar baik-baik, Pak Mike. Kondisi Pak Kevin saat ini benar-benar berada di ambang bahaya," tegas dokter dengan suara berat."Apa yang sebenarnya terjadi pada organ dalam beli
Last Updated: 2026-08-23
Chapter: Bab 80"Pak Kevin! Apa yang terjadi di dalam?!" jerit Mike seraya mempercepat langkah kakinya di lorong gedung yang sepi."Pak! Tolong jawab saya, Pak Kevin!" panggil Mike lagi seraya memukul daun pintu kayu tebal yang terkunci rapat dari dalam.Suara benturan keras dari dalam ruang kerja pribadi Kevin mengejutkan Mike yang saat itu sedang melangkah di lorong luar untuk menyerahkan dokumen laporan malam.Firasat buruk membuat Mike langsung mendobrak pintu ruangan tanpa permisi lagi menggunakan dorongan badannya.Brak!Pintu kayu tebal itu akhirnya terbuka paksa, memperlihatkan pemandangan yang membuat jantung Mike seolah berhenti berdetak seketika.Betapa paniknya Mike saat menyaksikan pemandangan mengerikan di depan matanya di tengah kegelapan ruangan.Pimpinannya tergeletak tak berdaya di lantai marmer dingin dengan noda darah segar mencemari meja dan bibirnya yang pucat pasi."Tuhan Yesus! Pak Kevin!" jerit Mike histeris begitu melihat ceceran darah merah pekat melumasi lembaran peta penc
Last Updated: 2026-08-23
Chapter: Bab 79"Pak Kevin, kita sudah kembali ke gedung utama," ujar Mike dengan suara pelan dan bergetar di depan pintu ruang kerja."Tinggalkan aku sendiri di dalam ruangan ini, Mike," perintah Kevin dengan nada parau yang teramat dingin dan hampa."Tapi Pak, kondisi fisik Anda sangat kritis, biarkan dokter memeriksa Anda," desak Mike penuh kecemasan.Setelah menyadari dirinya dijebak oleh petunjuk-petunjuk palsu di luar kota, Kevin akhirnya kembali ke ruang kerja pribadinya saat waktu sudah melintasi tengah malam.Ruangan mewah itu terasa sangat dingin, hampa, dan menakutkan tanpa kehadiran Viona yang biasanya duduk setia di meja sekretaris.Langkah kaki Kevin membatu saat mendekati meja kerjanya, menatap ruangan kosong yang kini tidak lagi memancarkan kehangatan sama sekali."Viona... kamu biasanya ada di sini..." gumam Kevin lirih sembari menyeret kakinya yang kian berat.Lalu perlahan jemarinya yang gemetar menyentuh foto kecil Viona yang tersimpan rapi di sudut meja kerjanya.Pria itu mengang
Last Updated: 2026-08-23
Chapter: Bab 78"Pak Kevin! Sinyal seluler Nyonya Viona baru saja terdeteksi aktif kembali di area kota sebelah!" seru Mike dengan nada suara panik saat membaca pemindai lokasi."Lacak koordinat pastinya sekarang juga, Mike! Kita bergerak ke sana detik ini!" bentak Kevin dari kursi belakang mobil operasional."Baik, Pak! Sinyal berpindah cepat menuju jalur arteri luar kota," sahut Mike segera menginjak pedal gas dalam-dalam.Sementara situasi Viona berada di ujung tanduk di tempat penyekapan, di sisi lain kota, perburuan yang dilakukan Kevin terus dihantam oleh pengalihan fokus yang sangat rapi.Anak buah kepercayaan Jordy secara sengaja menyebarkan petunjuk-petunjuk palsu untuk menyesatkan radar pencarian tim privat Wiratama Group.Mereka memalsukan sinyal seluler Viona yang terdeteksi di kota sebelah, hingga merekayasa rekaman mobil yang mirip dengan kendaraan culik ke arah pelabuhan luar daerah."Pak Kevin, unit siber juga menemukan rekaman CCTV di gerbang tol pelabuhan! Ada mobil hitam dengan nom
Last Updated: 2026-08-22
Chapter: Bab 77"Bawa dia ke pesisir sekarang juga!" bentak Jordy seraya menunjuk wajah Viona yang bersimbah darah."Tunggu, Papa! Jangan biarkan dia mati begitu saja tanpa menandatangani surat ini!" sela Clara menahan langkah para pengawal."Aku tidak peduli lagi pada surat pengakuan itu, Clara! Wanita ini harus dimusnahkan malam ini!" murka Jordy dengan napas terengah-engah.Di balik ancaman nyawa yang begitu nyata dan aura eksekusi yang membeku di dalam ruangan, Viona tetap teguh pada pendiriannya tanpa mengendurkan keberanian sedikit pun.Ketakutannya akan kematian perlahan menguap, tergantikan oleh rasa cintanya yang begitu besar pada Kevin dan harga dirinya yang menolak untuk diinjak-injak oleh orang-orang berdarah dingin di hadapannya.Viona menatap lurus ke arah pulpen yang kembali dipaksakan oleh Diana ke atas jarinya yang memar dan gemetar."Pegang pulpen ini dan tanda tangani sekarang, Viona!" perintah Diana dengan nada suara mengancam yang amat dingin."Aku bilang tidak, Nyonya Diana!" te
Last Updated: 2026-08-22