Chapter: Bab 149Sore menjelang malam, ruang keluarga mansion utama terasa jauh lebih hidup dan hangat dari biasanya. Keira yang kini sudah memasuki bulan kesembilan kehamilannya duduk bersandar di sofa empuk dengan perut yang sudah membesar sempurna. Di sekitarnya, Mama Sinta dan Papa Bram yang berkunjung untuk menemani putri kesayangan mereka yang tinggal menghitung hari menuju persalinan.Mama Sinta tampak sibuk merapikan selimut tipis di pangkuan Keira, sementara Papa Bram duduk berhadapan dengan Arsen sambil menyeruput secangkir teh hangat, membicarakan hal-hal ringan seputar persiapan kamar bayi.Tidak lama kemudian, daun pintu utama terbuka lebar dengan bunyi decitan pelan, disusul oleh suara tawa renyah yang sangat familiar. Laura melenggang masuk bersama Raphael, menenteng kantong plastik berukuran besar dengan gaya dramatis."Permisi, warga mansion! Ratu jajanan pasar kesayangan kalian akhirnya datang membawa logistik perang!" seru Laura heboh begitu menginjakkan kaki di ruang keluarga.Ke
Última atualização: 2026-09-19
Chapter: Bab 148Sinar matahari pagi merayap lembut menembus tirai transparan di ruang tengah mansion, menghangatkan ruangan yang luas itu dengan cahaya keemasan. Televisi berlayar datar di depan menyiarkan berita pagi dengan suara yang sengaja dikecilkan, namun cukup jelas untuk menangkap tajuk utama yang sedang hangat dibahas. Di layar kaca terpampang foto dua orang dengan wajah tertunduk lesu saat digiring aparat kepolisian, disertai tajuk berita mengenai vonis penjara seumur hidup bagi kasus penipuan tingkat tinggi dan penculikan berencana.Keira duduk bersandar nyaman di dada bidang Arsen, menikmati kehangatan tubuh suaminya yang mendekapnya erat dari belakang di atas sofa beludru abu-abu. Tangan kanan Arsen dengan sabar memegang sebuah piring kecil berisi potongan buah segar, lalu menyuapkan sepotong apel manis langsung ke bibir istrinya."Buka mulutmu, sayang," ucap Arsen dengan suara bariton yang terdengar begitu lembut, kontras dengan ketegasannya di dunia luar. "Kau harus makan buah yang b
Última atualização: 2026-09-18
Chapter: Bab 147Beberapa hari kemudian, bau pengap dan lembap langsung menyambut indra penciuman begitu pintu besi berat itu ditarik terbuka oleh Zayn. Di dalam ruangan bawah tanah yang minim cahaya itu, dua sosok manusia meringkuk tak berdaya di atas lantai semen yang dingin.Keira melangkah masuk dengan anggun, mengenakan mantel panjang berwarna hitam yang senada dengan sepatu bot tingginya. Di sampingnya, Arsen berjalan mendampingi dengan sebelah tangan melingkar posesif di pinggang istrinya, memastikan wanita itu tidak menginjak genangan kotoran atau kawat berkarat di lantai.Suara derit pintu membuat dua orang di sudut ruangan mengangkat kepala mereka secara bersamaan. Pakaian mewah yang dulu melekat pada tubuh Melia kini robek dan dipenuhi noda darah kering, sementara wajahnya bengkak dengan mata yang sayu akibat kurang tidur dan ketakutan berkepanjangan. Di sebelahnya, Leon duduk bersandar lemas pada dinding, napasnya terengah-engah dan sekujur tubuhnya dipenuhi luka lebam kebiruan.Melia men
Última atualização: 2026-09-17
Chapter: Bab 143Siang menjelang sore, suasana di dalam ruang rawat VIP rumah sakit yang semula tenang mendadak terusik oleh suara gaduh dari arah koridor. Langkah kaki tergesa-gesa terdengar mendekat, bercampur dengan suara tawa renyah dan ocehan tanpa rem yang khas. Belum sempat Arsen menoleh ke arah pintu, daun pintu kayu jati berukuran besar itu terbuka lebar secara paksa dari luar.Seorang wanita muda berambut ikal sebahu dengan gaya pakaian super modis melenggang masuk tanpa beban, mengekor di belakangnya seorang pria jangkung berwajah tenang yang menenteng tas jinjing penuh berisi bingkisan buah segar. Mereka adalah Laura, adik kandung Arsen, bersama kekasihnya, Raphael."Astaga, kakak iparku sayang! Bagaimana bisa kemalangan luar biasa ini menimpamu, hah?" seru Laura heboh sambil berlari kecil menghampiri ranjang, langsung mengabaikan keberadaan kakaknya yang berdiri kaku di sisi tempat tidur.Arsen mendengus pelan, menatap tajam adiknya dengan sebelah alis terangkat. "Laura, bisa kah kau masu
Última atualização: 2026-09-16
Chapter: Bab 143Siang menjelang sore, suasana di dalam ruang rawat VIP rumah sakit yang semula tenang mendadak terusik oleh suara gaduh dari arah koridor. Langkah kaki tergesa-gesa terdengar mendekat, bercampur dengan suara tawa renyah dan ocehan tanpa rem yang khas. Belum sempat Arsen menoleh ke arah pintu, daun pintu kayu jati berukuran besar itu terbuka lebar secara paksa dari luar.Seorang wanita muda berambut ikal sebahu dengan gaya pakaian super modis melenggang masuk tanpa beban, mengekor di belakangnya seorang pria jangkung berwajah tenang yang menenteng tas jinjing penuh berisi bingkisan buah segar. Mereka adalah Laura, adik kandung Arsen, bersama kekasihnya, Raphael."Astaga, kakak iparku sayang! Bagaimana bisa kemalangan luar biasa ini menimpamu, hah?" seru Laura heboh sambil berlari kecil menghampiri ranjang, langsung mengabaikan keberadaan kakaknya yang berdiri kaku di sisi tempat tidur.Arsen mendengus pelan, menatap tajam adiknya dengan sebelah alis terangkat. "Laura, bisa kah kau masu
Última atualização: 2026-09-16
Chapter: Bab 143Siang menjelang sore, suasana di dalam ruang rawat VIP rumah sakit yang semula tenang mendadak terusik oleh suara gaduh dari arah koridor. Langkah kaki tergesa-gesa terdengar mendekat, bercampur dengan suara tawa renyah dan ocehan tanpa rem yang khas. Belum sempat Arsen menoleh ke arah pintu, daun pintu kayu jati berukuran besar itu terbuka lebar secara paksa dari luar.Seorang wanita muda berambut ikal sebahu dengan gaya pakaian super modis melenggang masuk tanpa beban, mengekor di belakangnya seorang pria jangkung berwajah tenang yang menenteng tas jinjing penuh berisi bingkisan buah segar. Mereka adalah Laura, adik kandung Arsen, bersama kekasihnya, Raphael."Astaga, kakak iparku sayang! Bagaimana bisa kemalangan luar biasa ini menimpamu, hah?" seru Laura heboh sambil berlari kecil menghampiri ranjang, langsung mengabaikan keberadaan kakaknya yang berdiri kaku di sisi tempat tidur.Arsen mendengus pelan, menatap tajam adiknya dengan sebelah alis terangkat. "Laura, bisa kah kau masu
Última atualização: 2026-09-16