author-banner
Oh Hana
Author

Novel-novel oleh Oh Hana

Rahasia Satu Malam

Rahasia Satu Malam

Blurb Rihana pikir, mempertahankan hubungan delapan tahun bersama Marcel adalah harga mati. Namun, ketika pria itu kian terang-terangan bermain api di belakangnya, kejenuhan Rihana meledak. ​Malam itu, berawal dari luapan emosi dan beberapa gelas minuman, Rihana melakukan dosa yang tak pernah ia bayangkan. Ia menyerahkan diri pada Bara—sahabat yang selama ini selalu ada di sisinya. ​"Gue mau nikahin elo, Ri." ​“Gue punya tunangan, Bar! Lo mau jadi perusak hubungan orang, hah?!” ​Rihana berusaha keras berlari, menutup rapat rahasia malam itu dari Marcel dan keluarganya yang makin menekan. Namun, Bara tidak berniat mundur. Laki-laki itu terus hadir, mencairkan pertahanan Rihana, dan menawarkan pelarian dari hubungan toksik yang mengurungnya. ​Ketika satu demi satu bangkai kebohongan tercium, Rihana harus memilih: bertahan pada pernikahan impian yang keropos, atau menyerahkan hatinya pada laki-laki yang telah mencuri malam rahasianya?
Baca
Chapter: Bab 6. Anak Haram
“Kalau pernikahan Marcel dan Rihana batal, apa kata keluarga besar nanti? Saya nggak mau ngurusin buntut perkara yang bikin malu keluarga. Iya, kan, Nek?” Nyonya Diana meminta dukungan.Nenek Saidah mengangguk-angguk paham. Ibu pun tersenyum maklum. Sementara Nita hanya duduk di kursi pojok ruangan dengan tatapan enggan. Gadis itu memainkan kuku-kuku jari yang baru selesai ia kikir hingga mengilap.Rihana hanya duduk terdiam. Ia sudah terlalu lelah untuk sekadar menanggapi semua tekanan keluarga. Beginilah cara Marcel bekerja menyelesaikan setiap masalah yang ia buat sendiri. Laki-laki itu akan menghadirkan maminya untuk turun tangan, mendesak Nenek Saidah dan Ibu untuk membujuk Rihana.“Saya juga sudah telpon beberapa kolega bisnis papinya Marcel yang punya usaha WO buat atur pernikahan. Malah udah sempat ke butik buat pesan gaun pengantin. Tolonglah, saya kira ini hanya pre-wedding blues aja, kok, Ri.”Nyonya Diana mengulurkan tangan, mengusap punggung Rihana untuk menguatkan tekad
Terakhir Diperbarui: 2026-09-21
Chapter: Bab 5. Batas Kesabaran
​“Dari mana kamu, Mbak? Kak Marcel dari tadi nungguin kamu, lho.”​Keterkejutan Rihana akibat menubruk dada bidang Marcel seketika buyar begitu mendengar suara manja yang teramat familier itu.​Di ruang tamu rumahnya yang temaram, Nita tampak sedang duduk santai di atas sofa. Kemeja putih longgar yang dikenakannya dibiarkan terbuka satu kancing atasnya. Setiap kali gadis itu menunduk sedikit saja, renda pakaian dalam di sebaliknya terekspos jelas tanpa rasa canggung.​Alih-alih menjawab pertanyaan bertubi-tubi dari Marcel maupun Nita, Rihana justru melangkah masuk dengan napas memburu. “Ke mana Ibu sama Nenek?” suaranya terdengar dingin dan bergetar.​“Pergi ke pasar dari tadi pagi. Kenapa?” Nita tersenyum simpul, menyandarkan punggungnya santai sebelum akhirnya bangkit berdiri. Dengan gerakan perlahan yang terkesan disengaja, ia mengibas rambut panjangnya yang terurai ke belakang bahu.​Gerakan itu spontan mempertontonkan leher jenjangnya secara gamblang. Kening Rihana mengernyit heb
Terakhir Diperbarui: 2026-09-12
Chapter: Bab 4. Satu Kesempatan Lagi
“Are you okay?”Satu kalimat tanya sederhana yang keluar dari mulut Bara itu cukup untuk menyentak Rihana. Sendok di tangannya mendadak berhenti berputar di atas mangkuk bubur ayam yang asapnya masih mengepul halus.Bara tahu Rihana sedang tidak baik-baik saja. Itu sebab pukul setengah 6 pagi tadi, ia sengaja menjemputnya untuk sekadar membuang sebal dengan jogging.Pertanyaan perhatian itu hanya Rihana jawab dengan satu desahan napas lelah yang teramat berat. Pandangannya terpaku pada mangkuk bubur ayam tanpa daun bawang pesenannya yang kini tampak tak lagi menggugah selera.“Nggak ngerti lagi gue, Bar. Kadang gue suka bertanya-tanya sendiri, kenapa Ibu sama Nenek Saidah nggak pernah kasih gue kesempatan membela diri waktu bertengkar sama Nita.”Mendengar nama Nita disebut, kilasan kejadian semalam mendadak berputar kembali di kepala Bara.​Semalam, saat Bara sedang makan malam seorang diri di sebuah restoran cukup mewah di pusat kota, ia tak sengaja melihat pemandangan yang mengganj
Terakhir Diperbarui: 2026-09-12
Chapter: Bab 3. Orang Asing di Antara Mereka
“Kamu tahu, kan, Marcel itu anak saya satu-satunya?”​Kalimat itu meluncur dingin sebagai pembuka pertemuan yang dijanjikan Marcel. Malam Minggu ini, Rihana dibawa ke sebuah private room bermeja bundar di resto mewah khusus kalangan VIP. Ruangan itu terasa terlalu melompong karena pada kenyataannya, hanya ada mereka berdua di sana.​Marcel? Laki-laki itu dengan entengnya pergi begitu saja dengan alasan ada urusan mendadak bersama klien.​Cih, klien katanya? Di Sabtu malam seperti ini?​Pada akhirnya, Marcel hanya berperan sebagai sopir yang menjemput Rihana di rumah, mengantarnya ke restoran, lalu menyerahkan seluruh urusan pembicaraan kepada maminya.​Sebagai wujud sopan santun yang diajarkan keluarganya, Rihana hanya mengangguk pelan menanggapi pertanyaan pembuka dari calon mertuanya itu.​“Marcel itu manja, Ri. Dia butuh istri yang bisa melayaninya all the time. Makan aja pilih-pilih, harus maminya yang turun tangan. Untuk itu, misal kamu benar bersedia serius menikah, kamu … mau m
Terakhir Diperbarui: 2026-09-12
Chapter: Bab 2. Alasannya Kembali
​“Nikah aja belum, udah merencanakan kehamilan kamu, Ri?” Bu Jihan, ketua tim kreatif di perusahaan tempat Rihana dan Bara bekerja, tiba-tiba muncul di ambang pintu pantry.​Entah perempuan bertubuh sintal itu mendengar seluruh obrolan sensitif keduanya atau tidak. Namun, dilihat dari raut wajahnya yang santai dan tanpa kecurigaan, sepertinya situasi masih aman.​Rihana menyunggingkan senyum masam demi menutupi kepanikannya, sementara Bara diam-diam mengembuskan napas lega yang menumpuk di dada.​“Cepetan nikah, dong, Ri! Entar saya bawa anak-anak satu tim buat ngeramein. Jangan kelamaan. Nggak bosan ya, pacaran terus tapi nggak nikah-nikah?”​Lagi. Entah ini desakan ke berapa yang harus Rihana dengar dalam sepekan terakhir. Tidak di rumah, tidak di kantor, topik pernikahan seolah menjadi hantu yang terus mengejarnya. Usia Rihana bulan lalu genap 29 tahun, seumuran dengan Bara. Posisi Bara jauh lebih aman dari gunjingan hanya karena laki-laki itu belum berkeluarga. Rumor sinis seperti
Terakhir Diperbarui: 2026-09-12
Chapter: Bab 1. Rahasia Satu Malam
​“Lo yang narik gue semalam, Bar! Harusnya lo sadar, lo cowok!”​“Gue mabuk, Ri! Lo pikir gue sengaja, hah?! Kenapa lo sendiri nggak dorong gue kalau lo masih sadar?!”​Suara pertengkaran itu memecah keheningan kamar yang kacau. Keduanya duduk di atas satu ranjang yang sama, napas mereka terengah saling memburu. Pakaian berceceran di lantai, selimut terbelit tak beraturan, dan tubuh mereka yang polos tadi pagi menyadarkan satu fakta mengerikan, mereka telah melewati batas.​Setelah erupsi emosi dan saling menuding tentang siapa yang paling bersalah, kekuatan mereka habis. Lelah bertengkar—karena sadar semalam mereka sama-sama terlalu mabuk usai acara makan-makan bersama rekan kantor—keduanya akhirnya bungkam. Pilihan terakhir hanyalah menghela napas panjang dan terdiam beberapa menit lamanya.​Tidak, tidak ….​Dalam hati kecil masing-masing, mereka tahu ini bukan salah satu pihak saja. Bara, laki-laki yang masih terdiam dalam kebingungan itu, bukanlah orang brengsek yang suka memanfaa
Terakhir Diperbarui: 2026-09-12
Anda juga akan menyukai
Istri Kesayangan CEO
Istri Kesayangan CEO
Romansa · Awan
2.7M Dibaca
Hukuman Cinta Darinya
Hukuman Cinta Darinya
Romansa · Anak ke-enam
2.5M Dibaca
Istri Dekilku Anak Sultan
Istri Dekilku Anak Sultan
Romansa · Rina Novita
2.5M Dibaca
Melahirkan anak untuk CEO
Melahirkan anak untuk CEO
Romansa · Butiran_Debu
2.4M Dibaca
Candu Dekapan Kakak Ipar
Candu Dekapan Kakak Ipar
Romansa · Langit Parama
2.4M Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status