
GODAAN DI SEPERTIGA MALAM
Dark RomanceDewasaObsesifPerselingkuhanCinta Terlarang
Tiga tahun menikah, Kirana hanya menjadi "istri pajangan" bagi Reyhan. Tak ada pelukan, tak ada kecupan hangat, bahkan tak pernah ada sentuhan fisik sedikit pun. Setiap malam, Reyhan selalu punya sejuta alasan untuk menolak sentuhan fisik Kirana.
Puncaknya di malam ulang tahun Kirana. Dengan sisa keberanian dan lingerie putih terbaiknya, Kirana mencoba meraih perhatian sang suami. Namun, bukannya dekapan hangat yang ia dapat, tubuhnya justru didorong kasar hingga tersungkur di lantai. Reyhan menganggapnya murahan dan pergi meninggalkannya dalam kegelapan.
Di saat Kirana bersimpuh menangis di atas lantai dingin, lampu tiba-tiba menyala. Sosok yang berdiri di hadapannya bukanlah Reyhan, melainkan Zayn, adik iparnya yang tampan, cerdik, dan terkenal liar.
"Kakakku benar-benar buta membiarkan keindahan seperti ini menangis sendirian," bisik Zayn rendah, menyapu air mata Kirana dan merayap turun ke pundaknya yang terbuka. "Kalau dia tidak mau menyentuhmu... biarkan aku yang memanjakanmu malam ini."
読む
Chapter: 52. MAAF YANG SEHARUSNYA TERUCAPTangisan histeris Reyhan bergema menyusut di sudut ruang tamu, namun tak seorang pun di ruangan itu yang tergerak untuk mengulurkan tangan. Penyesalan yang datang di ujung kehancuran hanyalah sampah yang tak lagi bernilai.Nyonya Sofia memutar tubuhnya, membelakangi putra sulungnya yang kini bersimpuh tak berdaya. Dengan langkah pelan dan napas yang terengah menahan sisa rasa sakit di dadanya, wanita paruh baya itu berjalan mendekati Kirana. Matanya yang sembap menatap lekat wajah menantunya. Wajah yang selama ini harus menanggung badai akibat ulah anaknya sendiri.Nyonya Sofia meraih kedua tangan Kirana, menggenggamnya erat dengan jemari yang gemetar."Kirana... Mama minta maaf," bisik Nyonya Sofia dengan suara serak yang penuh rasa bersalah. "Maafkan Mama karena tidak tahu kamu berada neraka ini. Maafkan perbuatan Reyhan yang begitu biadab padamu selama ini... Mama benar-benar gagal mendidik anak itu."Kirana menatap ibu mertuanya dengan binar m
最終更新日: 2026-08-12
Chapter: 51. KISAH PAHIT MASA LALU Kata yang keluar dari mulut Reyhan menggantung ringkih di udara. Wajahnya yang pucat kini tampak menggelikan. Pria itu memiringkan kepala, mengedipkan matanya berulang kali, mencoba mencerna rangkaian kalimat yang baru saja menghantam gendang telinganya."Ma... Mama bercanda, kan?" suara Reyhan tertahan di kerongkongan, membentuk kekehan hambar yang menyuarakan penolakan. "Mama pasti sengaja karang cerita ini supaya aku makin benci sama Bella, kan?! Papa sudah meninggal sepuluh tahun yang lalu, Ma! Jangan bawa-bawa nama almarhum Papa untuk fitnah gila ini!"Nyonya Sofia tidak bergeming. Ia tidak berteriak, tidak pula mengamuk. Namun dari kelopak matanya yang memerah, setetes air mata dingin meluncur lambat, menyusuri garis pipinya yang menyimpan luka menahun."Fitnah?" bisik Nyonya Sofia. Suaranya gemetar, bukan karena takut, melainkan karena pintu trauma yang dipaksa terbuka kembali.Nyonya Sofia melangkah perlahan menuju jendela besar ruang tamu
最終更新日: 2026-08-12
Chapter: 50. RAHASIA MASA LALUKemudahan dan kemewahan yang dirasakan Reyhan sepanjang hidupnya ternyata tidak lantas membuatnya bijak. Sebaliknya, hal itu merusak cara berpikirnya hingga ke dasar. Bahkan ketika seluruh gelombang kehancuran sudah merubuhkan posisi dan kehormatannya di perusahaan, pria itu masih berdiri dengan kepala tegak dalam kebodohan yang membutakan.Sore itu, suasana di dalam rumah Reyhan terasa pekat oleh hawa dingin yang mencekat. Kaca-kaca pecah sisa amarah Reyhan sebelumnya masih dibiarkan berserakan di tepi lorong, menjadi saksi bisu betapa bobroknya tatanan di rumah tersebut.Langkah kaki yang berdentum keras terdengar dari arah pintu depan. Nyonya Sofia melangkah masuk dengan gaun hitam elegannya yang anggun, melintasi ambang pintu dengan wajah pucat dan mata yang menyipit menahan amarah yang begitu dahsyat.Di belakangnya, Zayn berdiri menatap lekat seraya merangkul pelan bahu Kirana, memberikan perlindungan tenang bagi wanita dengan mata sembap itu.
最終更新日: 2026-08-12
Chapter: 49. VIDEO MENYEBAREfek dari satu ketukan jari Bella meledak bagai bom atom di dunia maya. Dalam hitungan jam, rekaman berdurasi penuh itu bergulir liar, merambat dari satu platform media sosial ke platform lainnya, hingga menjadi perbincangan paling panas di seluruh penjuru negeri.Pagi itu, layar televisi di ruang tengah rumah Reyhan menayangkan berita utama yang sama secara berulang. Potongan video yang disamarkan, foto wajah Reyhan yang terpampang jelas, serta tajuk berita tebal bertuliskan: "Skandal Asusila Direktur Utama Perusahaan Raksasa Bersama Staf Pribadinya."Kirana duduk membeku di tepi sofa, matanya menatap kosong ke arah layar televisi. Di jarinya, ponsel pintar miliknya menampilkan beranda media sosial yang dipenuhi oleh ribuan komentar pedas publik. Rasa sakit itu kembali datang, menyengat ulu hatinya hingga menyisakan mual yang teramat sangat. Betapa pria yang pernah ia layani dengan penuh pengabdian ternyata sebusuk dan sehina ini.Tetapi, di balik kepedih
最終更新日: 2026-08-11
Chapter: 48. VIDEO PANAS"Kamu... kamu wanita gila, Bella!" suara Reyhan melengking, bergetar hebat di antara kepanikan dan keangkuhannya yang porak-poranda. Matanya mendelik liar, menatap wanita di hadapannya seolah-olah Bella adalah iblis yang siap mencabut seluruh nyawanya.Mendengar tuduhan itu, Bella justru meledakkan tawa. Tawa melengking yang menggema dingin di sepanjang koridor temaram yang sunyi. Wanita itu menggelengkan kepala, menyilangkan tangan di dada, lalu menatap Reyhan dengan sorot mata biadab dan meremehkan."Aku gila?" sembur Bella, melangkah maju hingga jarak wajah mereka hanya tersisa beberapa senti. "Kalau aku gila, lalu kamu apa, Reyhan? Pria tolol yang selama bertahun-tahun berlutut di hadapanku? Pria sombong yang merasa paling berkuasa, padahal selama ini kepalamu cuma ada di selangkanganku!"CRAK!Sesuatu dalam diri Reyhan pecah seketika. Ego, martabat, dan rasa bangganya sebagai seorang pria hancur menjadi debu yang tak berharga. Penghinaan itu
最終更新日: 2026-08-11
Chapter: 47. PERTENGKARAN BELLA & REYHANLampu koridor yang temaram menjadi saksi betapa hancurnya martabat seorang Reyhan. Suara napasnya yang memburu beradu dengan kesunyian malam, memantulkan rasa malu dan amarah yang mendidih di dalam dada."Kalian... benar-benar biadab!" geram Reyhan, langkah kakinya maju menerjang jarak di antara mereka.Matanya mendelik tajam, beralih dari Zayn yang masih bersandar santai ke arah Bella yang kini mulai menata kembali sisa-sisa kepercayaannya.Bukannya panik atau memohon ampun, Bella justru menyilangkan tangan di dada. Ketakutan singkat yang sempat melintas di wajahnya berganti dengan tatapan angkuh. Rahasianya sudah terbongkar, dan tidak ada lagi alasan untuk berpura-pura menjadi kekasih yang penurut."Kenapa, Rey?" cemooh Bella dengan tawa renyah yang mengejek. "Terkejut? Sakit hati? Kamu pikir aku benar-benar jatuh cinta pada pria sombong dan membosankan sepertimu?"PLAK!Reyhan menampar tembok di sebelah kepala Bella, membuat bentur
最終更新日: 2026-08-11
GODAAN SUGAR BABY CENTIL
DewasaSugar DaddySugar BabyPerbedaan Usia
"Om, mau jadi pacarku??"
"Pacar? Saya ini lebih cocok jadi Ayah kamu, Ra. Ketimbang jadi pacar."
"Nggak apa-apa, Om. Kan pacaran sama sugar daddy lagi musim."
"Memangnya kamu nggak tau sugar daddy itu apa? Sugar daddy itu om om nakal yang suka sama gadis genit kayak kamu."
"Nggak apa-apa. Aku mau jadi gadis genitnya. Om, mau nggak jadi om-om nakalnya?"
Darius pria dewasa menjalin hubungan dengan Aurora anak kuliahan centil dan manja. Bagaimana cinta beda usia ini berjalan?
読む
Chapter: (S2) 36. CAHAYA DIBALIK TOPENG (TAMAT )Pagi ini udara Jakarta terasa berbeda di paru-paru Chika. Tak ada lagi debar ketakutan, tak ada lagi beban rahasia yang menghimpit dada. Di atas meja kerjanya yang kini terletak persis di samping ruang kerja Dewa, sebuah buku bersampul keras dengan ilustrasi siluet seorang wanita yang melepas topeng kaca bertengger dengan anggun . “Cahaya di Balik Topeng”—oleh C.P. Adiwangsa. Novel itu baru dirilis satu minggu lalu secara serentak di seluruh toko buku nasional, lengkap dengan versi digitalnya yang langsung menduduki peringkat pertama di berbagai platform baca daring. Chika tidak menyembunyikan identitasnya lagi. Ia tidak menulis sebagai asisten culun. Melainkan sebagai dirinya yang utuh. Seorang wanita yang telah melewati badai intrik korporat dan keluar sebagai pemenang atas takdirnya sendiri. Novel itu bukan sekadar fiksi romantis. Itu adalah memoar terselubung yang membuka mata publik tentang bagaimana keserakahan bisa menghancurkan sebuah keluarga, dan bagaimana kejujuran
最終更新日: 2026-06-28
Chapter: (S2) 35. ALIANSI YANG TAK TERDUGAAncaman melalui email anonim itu ternyata bukan gertakan kosong. Hanya dalam waktu dua belas jam setelah Chika menerima pesan tersebut, mimpi buruk itu menjadi nyata. Saat Chika baru saja turun dari mobil di basemen apartemennya. Tempat yang seharusnya paling aman. Tiga pria bertopeng menyergapnya. Bahkan Rahmat, yang mencoba melawan, tersungkur setelah dihantam gagang senjata api. Chika diseret masuk ke dalam mobil van hitam yang melesat keluar, meninggalkan keheningan mencekam di basemen yang dingin. Dewa, yang saat itu baru saja menyelesaikan panggilan telepon dengan otoritas keuangan, mendapati Rahmat merangkak di lantai basemen dengan pelipis berdarah. Dunia Dewa seolah runtuh saat ia melihat tas tangan Chika tergeletak tragis di samping mobil yang pintunya masih terbuka. "Mereka membawanya, Pak..." rintih Rahmat. "Mereka tidak bicara, tapi mereka sangat profesional." Dewa tidak membuang waktu. Ia segera menghubungi nomor yang paling tidak ingin ia hubungi dalam hidupnya
最終更新日: 2026-05-06
Chapter: (S2) 34. ANCAMAN TERAKHIRJakarta menyambut kepulangan Dewa dan Chika dengan wajah yang berbeda. Tak ada lagi baliho raksasa yang memajang wajah Sherly atau berita utama tentang pengambilalihan paksa oleh Adiwangsa Group.Yang tersisa adalah gedung Dewangga Corp yang berdiri kokoh, menanti pemimpinnya untuk melakukan pembersihan besar-besaran.Dengan dokumen wasiat asli Larasati di tangan, Dewa secara resmi menduduki kursi CEO tanpa ada lagi bayang-bayang Martha. Namun, restrukturisasi total bukanlah perkara mudah. Di hari pertama kembali berkantor, Dewa mengumpulkan seluruh manajer senior di ruang rapat utama.Di sampingnya, Chika duduk bukan lagi sebagai asisten yang membungkuk, melainkan sebagai penasihat strategis dengan hak suara penuh."Mulai hari ini, setiap kontrak yang ditandatangani di bawah tekanan Martha atau Sherly akan ditinjau ulang," suara Dewa bergema, dingin namun penuh wibawa. "Dewangga Corp akan kembali ke nilai intinya: inovasi dan integritas. Siapa pun yang merasa keberatan dengan transpa
最終更新日: 2026-05-05
Chapter: (S2) 33. MASA LALU DUA IBULantai bursa mungkin sudah tenang, namun badai di dalam hati Chika justru baru saja dimulai. Pernyataan Sherly dari balik jeruji ruang interogasi polisi seperti sebuah granat yang dilemparkan ke masa lalu. Ia menyebutkan sebuah nama desa di pesisir Jawa Tengah. Desa Karang Sewu, tempat di mana rahasia antara Larasati, ibu kandung Dewa, dan almarhumah ibu kandung Chika, Saraswati, terkubur bersama dendam Dion Adiwangsa. "Kita harus ke sana, Dewa," ucap Chika saat mereka berdiri di lobi apartemen yang gelap. "Polisi tidak akan bergerak tanpa bukti fisik, dan Sherly bilang bukti itu ada di rumah tua milik keluarga Larasati." Perjalanan delapan jam itu terasa sunyi. Hanya suara deru mesin dan rintik hujan yang menemani mereka menembus kegelapan pantura. Deru ombak di pesisir Karang Sewu terdengar seperti bisikan masa lalu yang menuntut penjelasan. Desa ini adalah tempat di mana Larasati, ibu kandung Dewa, menghabiskan masa kecilnya bersama Saraswati, ibu kandung Chika. Di sinilah
最終更新日: 2026-05-02
Chapter: (S2) 32. SENJATA MAKAN TUANSuara sirene ambulans dan pemadam kebakaran di luar Hotel Gran Melia terdengar seperti latar belakang yang jauh bagi Chika. Ia duduk di dalam ambulans, bahunya dibungkus selimut darurat, namun matanya terpaku pada ponsel Sherly yang masih menyala di genggamannya.Kalimat itu terus berulang di kepalanya seperti kaset rusak. “...karena dia bukan anak kandungmu.”Dewa berdiri di sampingnya, mengabaikan luka bakar ringan di lengannya. Ia menatap Chika dengan cemas. "Chika, kamu harus ke rumah sakit. Paru-parumu perlu diperiksa."Chika mendongak, wajahnya yang terkena jelaga tampak pucat pasi. "Dewa... dengarkan ini."Ia memutar kembali pesan suara itu. Dewa membeku. Keheningan yang janggal tercipta di antara mereka, kontras dengan hiruk-pikuk petugas medis di sekitar mereka."Itu suara Nyonya Martha," bisik Dewa. "Dia bicara pada Papamu."Belum sempat Dewa mencerna informasi itu, sosok Dion Adiwangsa muncul di depan pintu ambulans. Wajah sang raksasa bisnis itu tidak lagi menunjukkan amar
最終更新日: 2026-05-01
Chapter: (S2) 31. JEBAKAN SKANDALSetelah malam pengakuan di bawah bintang, Chika terbangun dengan perasaan bahwa dunia sedikit lebih ringan. Namun, di dunia korporat yang kejam, ketenangan hanyalah jeda sebelum badai kategori lima menghantam.Pagi itu, kantor Dewangga Corp tidak lagi dipenuhi oleh bisik-bisik soal asisten culun, melainkan oleh kepanikan massal.Layar monitor di lobi menampilkan grafik merah yang menukik tajam. Adiwangsa Group baru saja mengumumkan Hostile Takeover—pengambilalihan paksa—terhadap Dewangga Corp.Dion Adiwangsa tidak lagi bermain di balik bayangan. Ia menyerang jantung pertahanan Dewa dengan membeli saham-saham kecil di pasar terbuka dalam jumlah masif."Papa benar-benar melakukannya," bisik Chika saat ia memasuki ruangan Dewa.Dewa berdiri di depan jendela kaca besarnya, ponsel di telinganya tak henti-henti bergetar. "Dia menyerang saat kita sedang lemah pasca skandal Martha. Dia ingin melumpuhkan operasional kita sebelum kita sempat memulihkan dana taktis yang dicuri kemarin."Namun, s
最終更新日: 2026-04-30
Chapter: 24. KEJUTAN DAN BAYANG-BAYANGSudah satu jam Paris terus menatap langit-langit kamarnya. Rintik hujan di luar terdengar berisik namun kebisingan di dalam kepala Paris jauh lebih melelahkan.Ia membalikkan tubuhnya ke kanan, menarik selimut hingga sebatas dada. Kalimat Manda di kantin siang tadi terus bergaung di kepala, berputar-putar seperti kaset rusak di dalam benaknya.“River itu tipe cowok yang nggak mau serius sama perempuan. Dia cuma suka main-main, nikmatin kenyamanan instan…”Paris memejamkan mata erat-erat, meremas ujung bantalnya dengan rasa sesak yang perlahan mulai kembali menggerogoti dada. Kata-kata itu terasa seperti peringatan dingin yang menuntutnya untuk bangun dari mimpi.Logikanya tahu Manda benar. Track record River di kampus adalah bukti nyata yang tidak bisa dibantah. Pria itu sedingin es, namun bisa berubah menjadi sangat hangat dan protektif saat menginginkan sesuatu.Paris mengembuskan napas panjang, mencoba mengusir bayangan tatapan intens
最終更新日: 2026-08-12
Chapter: 23. TIDUR NIKMAT Suasana kantin fakultas siang itu begitu riuh. Dentang sendok yang beradu dengan mangkok bakso berbaur bising dengan riuh rendah obrolan mahasiswa yang memadati area tersebut. Di meja sudut dekat jendela, Kenzie menggebrak meja pelan dengan dahi berkerut dalam."Gak bisa gitu dong, Fan! Bab tiga itu bagian lo yang nyusun analisis datanya. Kenapa malah dilempar ke gue lagi?" semprot Kenzie, menunjuk draf print kertas di atas meja dengan ujung sendoknya.Fandy yang sedang mengunyah bakso buru-buru menelan makanannya, lalu mendengus. "Gue kan bagian nyebar kuesioner kemarin, Ken. Lagian si Febby yang janji mau bantu olah data di SPSS, tanya aja tuh anaknya!""Ih, kok bawa-bawa gue?!" sahut Febby cepat, menjauhkan mangkok sotonya karena takut kecipratan kuah bakso Fandy. "Gue kan bagian nyari landasan teori di bab dua! Jangan numpuk semua kerjaan di gue ya!"Di tengah perdebatan sengit tentang tugas kelompok yang merajai meja, Paris memilih menarik di
最終更新日: 2026-08-11
Chapter: 22. WAKTU MANIS BERDUAParis berdiri di sudut area parkiran motor yang mulai lengang, merapatkan jaket denim milik River yang masih membungkus tubuhnya. Aroma parfum pria itu yang menguar seolah menjadi tameng yang melindunginya dari rasa canggung akibat kasak-kusuk mahasiswa lain yang sesekali masih meliriknya. Jantungnya berdesir halus setiap kali ia mengingat pesan singkat di ponselnya beberapa menit lalu. Tak lama kemudian, suara deru mesin motor sport hitam yang berat memecah keheningan parkiran. River datang, mengendarai motornya dengan gestur santai namun teramat gagah. Begitu berhenti tepat di depan Paris, ia menurunkan kaca helm full-face hitamnya, menampilkan sepasang mata yang langsung menatap Paris dengan binar penuh arti. "Lama nunggunya?" tanya River, suaranya agak teredam helm namun tetap terdengar berat dan seksi di telinga Paris. Paris tidak bisa menyembunyikan senyumnya. "Enggak kok, baru beberapa menit.
最終更新日: 2026-08-10
Chapter: 21. TANDA MERAH DI LEHERLangkah kaki orang asing itu berhenti tepat di sekat rak sosiologi, hanya berjarak belasan sentimeter dari tempat River dan Paris bersembunyi. Suara gesekan buku yang ditarik dari jajarannya terdengar begitu nyaring di tengah keheningan perpustakaan.Paris membelalak panik. Jantungnya berdentum begitu keras di dalam rongga dada, menciptakan taluan bertubi-tubi yang membuatnya yakin orang di luar sana bisa mendengarnya.Tubuhnya gemetar hebat di bawah himpitan tubuh tegap River yang menempel tanpa celah. Logikanya berteriak histeris membayangkan skandal apa yang akan terjadi jika mereka tertangkap basah dalam posisi seintim ini di area kampus.Menyadari ketakutan luar biasa yang melanda gadis di bawahnya, River bertindak cepat.Perlahan dan dengan gerakan yang teramat sangat halus, River menurunkan telapak tangan kanannya yang semula membekap mulut Paris.Namun, sebelum Paris sempat menarik napas lega, River segera menundukkan kepala, mengganti
最終更新日: 2026-08-09
Chapter: 20. BERJALAN BERSAMA BATASLangkah kaki Paris terasa jauh lebih ringan saat ia memasuki gerbang kampus siang itu. Sisa-sisa kehangatan dari kecupan saat River pamit tadi pagi seolah masih melekat di kulitnya. Memberikan energi baru yang membuat Paris sering senyum tanpa sadar.Sepanjang koridor menuju kelas, ia tidak lagi merasa terbebani oleh tatapan orang-orang. Fokusnya sudah bergeser total pada satu nama yang kini menguasai seluruh isi kepalanya.Namun, realitas kampus segera menyentaknya kembali ke bumi.Di dekat area loker tengah, Paris melihat sebuah kerumunan kecil yang cukup bising. Di pusat keramaian itu, River sedang berdiri bersandar pada dinding, dikelilingi oleh teman-teman tongkrongannya dan beberapa mahasiswi dari fakultas sebelah yang tampak tertawa genit mendengar leluconnya.Pria itu kembali menjadi River yang populer, yang tidak tersentuh, dan yang ramah kepada semua perempuan.Paris menghentikan langkahnya sejenak. Dadanya mendadak terasa sedikit se
最終更新日: 2026-08-08
Chapter: 19. MENYATU DALAM BATAS"Gue mau lo, Paris. Gue suka sama lo," bisik River di depan bibir Paris yang mulai terbuka.Sentuhan bibir mereka yang semula hanya berupa gesekan tipis yang menyiksa, dalam sekejap berubah menjadi lumatan yang dalam dan menuntut.Paris mencengkeram erat tubuh River, membiarkan seluruh sisa logikanya menguap bersama deru napas mereka yang kian memburu.Kata-kata River "Gue mau lo, Paris. Gue suka sama lo"-masih berdengung di kepalanya, bertindak sebagai pemantik gairah yang membakar habis sisa-sisa keraguannya.River mencengkeram erat tengkuk Paris, memperdalam ciuman mereka dengan ritme yang posesif namun teramat lembut. Paris mengerang rendah di sela tautan bibir mereka ketika River perlahan membimbing tubuhnya untuk bangkit dari sofa.Tanpa memutuskan ciuman, River menuntun langkah Paris yang sedikit sempoyongan masuk ke dalam kamar utama yang remang.Begitu tubuh Paris menyentuh permukaan kasur yang empuk, River merangsek maju, me
最終更新日: 2026-08-07
BUNGA ABADI
DewasaBos / CEOSekretarisRomansa Kantor
Bagi banyak wanita, Lingga adalah mimpi—tampan, kaya, dan berkuasa. Namun bagi Bunga Azalea, ia adalah jerat. Hanya karena sebuah mimpi mencuri ciuman, Lingga mengklaim Azalea sebagai miliknya. Baginya, mimpi itu bukan kebetulan, melainkan bukti.
Lingga menolak melepaskan. Mengatur, menekan, dan mengikat Azalea atas nama tanggung jawab yang tak pernah ia minta. Hingga Azalea sadar, mimpi itu hadir bukan untuk menyatukan mereka…
melainkan untuk membuka alasan kelam mengapa Lingga tak pernah berniat membebaskannya.
読む
Chapter: RUMAH YANG SEDERHANA, ISTRI YANG CANTIK DAN CINTA YANG PENUH ( EPILOG )Saat pagi bersinar dengan begitu cerahnya. Lingga masih tertidur pulas setelah semalaman berjuang dengan pergulatan cinta yang tidak pernah membuatnya bosan.Srengg.. srengg.. srengg.. Suara Azalea sedang memasak makanan untuk sarapan. Aroma harum menyebar di seluruh ruangan hingga membangunkan Lingga dari tidur pulasnya.Lingga membuka matanya, meraba tempat di sebelah dengan tangannya. Tidak ada Azalea disana. Dari luar terdengar begitu berisik suara orang sedang beraktifitas. Lingga keluar untuk melihat apa yang sedang di lakukan Istrinya tersebut.Lingga berdiri bersandar di tembok melihat Istrinya sedang memasak sesuatu untuk mereka. Begitu berisik dan rumit. Namun ternyata itu hanyalah nasi goreng, tapi karena koki yang membuat itu adalah Azalea, maka bagi Lingga nasi goreng itu adalah nasi goreng paling special di dunia."Rajin banget sihh Istriku," ucap Lingga mengagetkan Azalea yang tengah fokus memasak."Ehhh.. sayang,&n
最終更新日: 2021-10-04
Chapter: HARI PALING INDAH 2 ( END )"Sabar Pak Bos!" kata Azalea."Sudah bukan Pak Bos lagi, aku kan sudah jadi orang biasa, mulai sekarang panggil aku SAYANG, harus!" sahut Lingga."Waahhh.. bukan Pak Bos tapi tetap memerintah.""Gak peduli, gak dengar," balas Lingga memalingkan wajah berpura - pura tidak mengerti. Azalea tertawa melihat tingkah Lingga yang lucu itu. Tidak lama setelah itu pelayan membawa makanan yang telah mereka pesan."Yeaahhh.. akhirnya datang. Mas lama banget sih, aku ini mau buru - buru menyelesaikan tugas penting," ucap Lingga kepada pelayan. Azalea mencubit tangan Lingga."Maaf Pak, pesanannya masih antri dimasak," jawab Pelayan itu sopan."Gak apa - apa Mas, jangan di dengerin!" sahut Azalea dengan tersenyum.Setelah itu, pelayan itu pun pergi. Lingga memakan makanannya dengan sangat lahap dan terus senyum - senyum sendiri sambil melihat Azalea."Apaaa sih?" Azalea menatap heran."Hmm.. cepat makan makananmu terus kita pulang!" j
最終更新日: 2021-10-04
Chapter: HARI PALING INDAH 1 ( END )Di dalam rumah Azalea yang sederhana. Azalea sedang membersihkan sisa - sisa make up di wajahnya. Ia menaruh bunga melati hiasan dari sanggulnya itu di salah satu sudut meja riasnya sehingga aroma bunga itu menyebar mengharumkan seisi ruangan menjadikan kamar itu layaknya khas kamar pengantin baru. Lingga sudah beberapa kali melirik Azalea dengan senyum mesumnya yang khas. Ia melepas dasi kemudian jaz dan mengganti pakaiannya dengan kaos polos berwarna putih dan celana kain yang nyaman saat dipakai untuk bersantai. Lingga sedang duduk di belakang Azalea saat Azalea selesai menghapus riasan wajahnya dan akan mengganti bajunya. Azalea mengambil baju di lemarinya kemudian berjalan menuju kamar mandi."Azalea, kamu mau kemana?" tanya Lingga."Ganti baju lah, gak nyaman terus memakai baju ini Lingga," jawab Azalea dengan sederhana."Ganti baju dimana?" tanya Lingga lagi."Di kamar mandi lahh... kan ada kamu," jawab Azalea terus masuk ke dalam kamar mandi.
最終更新日: 2021-10-04
Chapter: HARI BAHAGIA"Apa kamu bersedia hidup dengan sederhana bersamaku?" tanya Lingga."Aku tidak apa - apa hidup sederhana, aku terbiasa dengan itu tapi kamu kan tidak" jawab Azelea."Maaf karena aku tidak bisa memberimu hidup yang mewah tapi aku berjanji akan memberimu hidup yang baik dan aku sangat mencintaimu, karena itu hanya dengan bersamamu saja hidupku sudah indah, aku tidak membutuhkan apapun lagi," Lingga berkata dengan senyum bahagia.Semua yang ada disana mendengarkan pembicaraan Lingga dan Azalea. Bisma dan Arum terkejut dengan keputusan yang dipilih oleh Lingga. Bisma akhirnya mengerti kenapa Raden Arya dan Utari memilih jatuh ke jurang bersama - sama. Karena mereka tidak bisa hidup jika mereka terpisah. Cinta dalam hati mereka begitu kuat dan penuh. Hingga tidak ada yang lebih penting selain bersama dengan orang yang dicintainya.Wajah Raden Wisnu begitu datar mendengar percakapan Lingga dan Azalea, ia sudah membaca kisah antara Raden Arya dan Utari. Te
最終更新日: 2021-09-30
Chapter: AWAL YANG BARU"Lakukan apapun yang membuat hatimu lega namun jangan pernah meninggalkan keluargamu, kamu tahu kan bahwa tidak baik meninggalkan keluarga sendiri, seburuk apapun mereka, mereka tetaplah keluarga," ingat Azalea."Aku tidak meninggalkan mereka, aku hanya tidak ingin bersama dengan mereka," jawab Lingga.Tringgg.. tringg.. tringg..Suara handphone Lingga berbunyi. Sebuah panggilan dari Raden Wisnu."Halo, Romo," Lingga berkata dengan nada yang begitu datar."Halo Lingga anakku, aku tahu engkau tengah bersedih tapi bisakah kamu datang untuk makan bersama nanti malam," ucap Raden Wisnu dalam telponnya."Aku tidak ingin Romo," jawab Lingga."Ini sebuah perintah, bukan permintaan, jadi nanti malam datanglah kerumah untuk makan malam bersama" balas Raden Wisnu memerintah."Jika begitu maka aku akan mengajak Azalea bersamaku," Lingga berkata dengan tegas."Terserah padamu, yang penting datanglah nanti malam!" Raden Wisnu lalu menu
最終更新日: 2021-09-30
Chapter: HARI TERGELAPSetelah kepergian Paman Pram, keluarga Kartanagara menjadi dingin. Tidak ada mulut yang bersuara, Lingga tidak kembali ke rumahnya setelah acara pemakaman Paman Pram selesai. Selama beberapa hari ia berada di rumah Azalea. Lingga berpesan pada Romonya bahwa ia ingin menenangkan diri, ia begitu sedih dengan kepergian Paman Pram. Begitu juga dengan Raden Wisnu, adik satu - satunya yang selalu ia perintah dengan seenaknya, adik yang tidak pernah diperhatikan keadaannya. Yang Raden Wisnu tahu hanyalah bisnis keluarga berjalan lancar. Nama keluarga Kartanagara begitu tersohor. Ia tidak pernah berpikir bagaimana adiknya menjalani hidup, bagaimana anaknya menjalani hidup? Raden Wisnu yang mentitipkan Lingga kepada Raden Pramoedya dengan alasan agar Raden Praoedya tidak merasa kesepian karena tidak memiliki istri dan tidak memiliki anak.Kini semua kasih sayang Lingga tertuju pada Raden Pramoedya. Untuk Raden Wisnu hanyalah bentuk rasa hormat antara anak kepada Ayahandanya.Ra
最終更新日: 2021-09-29