Sistem Aura (Infinity)
Bagaimana jadinya bila warna aura setiap manusia menjadi kesaktian destruktif yang mampu melenyapkan satu sama lain?
Untuk itulah dunia ini tercipta. Dunia di mana warna setiap aura adalah kekuatan yang mampu menghancurkan, mengeksekusi, merestorasi, mendekonstruksi hingga mengendali.
Empat manusia telah terpilih. Membangkitkan lagi organisasi tersembunyi. Di dunia yang tak mengindahkan belas kasih. Bertarung, bertempur, dan melenyapkan manusia lainnya menjadi asas dunia ini.
Hingga manusia beriris berlian terlahir. Datang demi mengatur setiap sistem politik, norma, pendidikan hingga sumber daya. Dua Pewaris Aura Cahaya bersama rekan-rekannya hadir demi mengontrol dunia.
"Bukankah sudah kuperingatkan berulang kali ... perdamaian yang didambakan umat manusia adalah omong kosong? Karenanya, lumrah jika kukendalikan seluruh sistem setiap bangsa. Atau kalau dibutuhkan, kubuat perang tiada berhenti ...."
Read
Chapter: Episode 428: Semakin Canggih Ajarannya, Semakin Picik Penjahatnya.Ada alasan krusial mengapa Eriel beserta rombongannya dapat atau justru diperkenankan masuk secara legal ke dalam bangsa yang dilegitimasi sangat berbahaya, yang bukan tanpa syarat. Khususnya, bagi para petinggi Timur-Laut, keberadaan Eriel adalah upaya menunjukkan atau membuktikan pada dunia kalau bangsa Timur-Laut ramah bagi siapapun selagi tidak ada niatan merusak, sekaligus merupakan pernyataan implisit betapa segala persoalan global tidak lebih dari perbedaan gaya politik, maka kepada bangsa-bangsa dunia Aura yang merasa terancam sangat tidak dapat dibenarkan. Eriel De Atria bukanlah ancaman. Orang yang berjuang demi perdamaian dan persatuan dunia Aura jelas harus didukung, bukan dikecam maupun dimusuhi.Kehadiran elite dunia yang satu ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh bangsa Timur-Laut. Sangat baik, karena Eriel adalah Pewaris-Aura Cahaya yang diyakini sangat penting dalam kestabilan dunia Aura. Dengan demikian, tawar menawar sudah pasti tidak terelakkan. Kepada sejumlah kel
Last Updated: 2026-03-28
Chapter: Episode 427: Kita Bangsa Yang Besar, Yang Bosan Hidup Berjaya Bahagia.Merasakannya. Mengalaminya. Membayangkannya. Harapan-harapan itu melambung melampaui jangkauan tangan ....Sekarang dan untuk waktu yang akan datang ....Kembang api dan konser musik dan pertunjukan seni di malam hari ini rupa-rupanya berlaku sebagai seremonial penyambutan tahun yang baru ....Sury De Canopus, salah satu anak dari miliaran penduduk bumi yang juga terikat akan harapannya. Sementara dunia Aura yang kurang ramah buat bocah sepertinya adalah kenyataan terbaik yang bisa disyukurinya. Tumbuh dewasa, sehat bugar, punya rumah impian, keluarga yang harmonis, negara yang sportif dan hidup bahagia ... sesuatu yang dia sendiri pun ingin tahu sejauh mana dia bisa memilikinya, sebagaimana perasaan kesepiannya yang mengakar.Di atas bukit. Di dalam dangau yang menghadap rumah-rumah penduduk desa Aswad, dia menikmati pergantian tahun seraya memainkan kembang api, menikmati pemandangan, menikmati dinginnya cuaca ....Dia ditemani Lora Zepamin, seorang pria berkumis tipis (ilmuan dari
Last Updated: 2026-03-24
Chapter: Episode 426: Ampunilah Kami Hanya Rakyat Jelata Yang Lemah Tidak Bisa Apa-Apa.Arsitektur yang penggah. Kemewahan intan dan berlian melapisi hampir di setiap inci ruangan. 12 pilar yang dihiasi relief bernilai historis. Tirai-tirai emas yang berjuntaian menyekat ruang. Lantai yang menyajikan visual akar-akar listrik. Kilatan petir yang mendekor langit-langit istana sekaligus sebagai penjaga alami. Tidak sekadar monumental, tapi juga bernilai artistik. Bahkan tidak cukup kata untuk melukiskan bagaimana sungguh menakjubkannya istana raja Utara-Daya ini.Di ujung istana tampak awan-awan mendung tebal yang berbungkus kelap-kelip listrik menyaput sebagian lantai seakan mengilustrasikan badai petir dan tidak lain merupakan singgasana raja Utara-Daya. Semerbaknya wangi khas yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. Tempat yang memadukan ilmu Aura dan teknologi paling mutakhir di zaman Alara ini.Dan, di depan singgasana telah berdiri seorang pria bersetelan jas biru panjang berparas kaku nan tampan sebagai Putra Mahkota Nein Al-Manamah. Atas dasar merayu sekalian komp
Last Updated: 2026-03-20
Chapter: Episode 425: Hemat Anggaran, Belikan Alat Perang, Untuk Perdamaian, Korbankan Kemanusiaan.Berita diangkat: '... Ouran Cahaya tiba di bangsa Timur-Laut dan langsung mendapatkan pengamanan yang ketat ....' '... Ouran Cahaya telah dijadwalkan akan melakukan pertemuan-pertemuan penting dengan para petinggi Timur-Laut dan sejumlah Party-Aura Timur-Laut ....' '... masyarakat Timur-Laut tampaknya menyambut baik kedatangan sang Pewaris Aura Cahaya yang digadang-gadang hendak menjadi penyambung lidah masyarakat Timur-Laut dengan bangsa-bangsa dunia Aura ....' ... begitulah akhirnya rombongan Eriel berhasil membuktikan sendiri keberadaannya di sini yang baik-baik saja. Adapun tiga Party-Aura dan dua Energias tidak dikenal sempat menyerangnya keadaan masih teratasi serapi mungkin, yang tidak jauh berbeda dengan negeri-negeri yang telah dikunjunginya. Meskipun peringatan-peringatan mara bahaya tetap tidak Eriel abaikan. Kunjungan rombongan Eriel yang pertama kali itu bahkan dibuka dengan acara makan-makan bersama sejumlah petinggi negara Timur-Laut di Kota Deisim. Semuanya be
Last Updated: 2026-03-15
Chapter: Episode 424: Ajaran Konstitusional, Kebenaran Menyesuaikan Kebutuhan Manusia Fana.“... jadi anak-anak ... pengaruh alur sejarah bangsa kita tidak lepas dari kebutuhan banyak kelompok. Secara cepat dan radikal hingga secara langsung dan tidak langsung.”Demikianlah bagaimana seorang pria berkumis cokelat tebal yang terbosesi dengan penampilan militer (Adam Madaprana) memaparkan buku sejarah negara Selatan-Putih rezim Haven pada 57 muridnya. 57 murid yang bercampur antara non-Auranias sampai Energias sekaligus campuran antara kelas 1 sampai kelas 6. Akademi Aura Tentail, desa Aswad.”Krisis sudah terjadi sejak beberapa periode akhir kerajaan dinasti selatan, pemerintahan terpusat sebetulnya sudah berlangsung juga sejak masa itu. Makanya kita bisa lihat sejarah kerajaan yang tidak luput dari pertikaian, sampai-sampai hampir sering mengganti ibu kotanya, bahkan kerajaan memiliki sistem rotasi ibu kota tiap lima tahun hanya demi menjaga kestabilan ....“ Adam juga menuliskan poin-poin penting faktor runtuhnya kerajaan dinasti selatan tepat di papan tulis kapur. “... de
Last Updated: 2026-03-10
Chapter: Episode 423: Sembuhkanlah Kami Dari Ideologi Fiksi Yang Menciptakan Perang Abadi.Berita telah tersiar, Yang Mulia Yang Mengetahui Segalanya Raja Neziah Al-Manamah pagi ini mengumumkan kepastian masa abdikasinya di tahun depan dan suara dukungannya diberikan sepenuhnya kepada kepala pemerintahan federasi Utara-Daya (Erbik Al-Deneb). Sementara tarik-ulur kepentingan kubu Pangeran Nein dengan kubu Ketua Erbik Al-Deneb kian serius. Ketua Erbik yang bertekad mempertahankan agenda-agenda Raja Neziah dalam pemerintahan yang berkelanjutan nahasnya kurang disikapi positif oleh penduduk Utara-Daya. Terutama pada bagian pemerintahan yang hendak memfokuskan pembangunan global di atas pembangunan nasional. Nyatanya, setelah semua kian jelas dan kian dipahami suara masyarakat sekarang cenderung melimpah mendukung rencana 'pemugaran bangsa' yang dipelopori Pangeran Nein, terutama di sektor pembangunan dalam negeri.Syukurnya, dominasi suara dukungan parlemen masih ditujukan kepada Ketua Erbik dan mengakibatkan gelar putra mahkota yang disandang Pangeran Nein terancam tidak berg
Last Updated: 2026-03-10