author-banner
Casanova
Casanova
Author

Novels by Casanova

DI AMBANG PERPISAHAN

DI AMBANG PERPISAHAN

Lima tahun membersamai Arka Satriya Giawan, bukanlan perjalanan yang mudah untuk Kalla Serena Darmawan. Dia harus mengorbankan banyak hal. Terlahir sebagai putri pejabat teras, dia memiliki separuh dunia di dalam genggamannya. Namun, semua berubah saat tak sengaja bertemu dengan Arka. Pemuda desa putra petani miskin dari Tasikmalaya yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata itu mampu membuat gadis manja Darmawan jatuh cinta. Melakukan segala cara untuk bisa menikah dengan Arka, Kalla harus menukar istana mewahnya di Menteng dengan sebuah kontrakan sederhana di pinggiran Jakarta. Berjuang bersama hingga akhirnya pria yang dicinta menjadi pria hebat setara dengan papinya. Hidup Kalla begitu sempurna, diratukan Arka. Namun, suatu hari dia mendapati kenyataan yang menyakitkan di depan pintu ruangan suaminya. Kebahagiaan itu hancur dalam sekejap mata.
Read
Chapter: S2 BAB 112
Arka kembali datang ke rumah sakit setelah menyelesaikan urusan di kantor. Seperti hari-hari sebelumnya, langkahnya langsung tertuju ke ruang ICU tempat Kalla dirawat.Sudah lebih dari sebulan perempuan itu terbaring tak sadarkan diri. Tidak ada perubahan berarti meskipun dokter terus melakukan berbagai upaya untuk memulihkan kondisinya. Kecelakaan hebat itu membuat dunia Kalla berubah.Arka membuka pintu perlahan. Aroma antiseptik langsung menyambutnya, disusul bunyi monitor yang terdengar teratur di sisi ranjang.Kalla masih sama. Wajah pucat, matanya terpejam, dan tubuhnya terbaring lemah dengan bantuan sejumlah alat medis. Tak ada reaksi, istrinya tidur dengan begitu damai.Arka berdiri di samping ranjang. Tangannya segera meraih jemari istrinya."Sayang ...."Hanya satu kata itu yang keluar sebelum tenggorokannya tercekat. Semua cerita yang disiapkan tak mampu dilontarkan. Dia berkaca-kaca.Mengusap punggung tangan Kalla, Arka menunduk cukup lama. Ada begitu banyak hal yang ingin
Last Updated: 2026-11-07
Chapter: S2 BAB 111
Sejak mulai bekerja di rumah Arka, Loli perlahan menunjukkan sikap yang berbeda dari kesan pertamanya saat wawancara.Perempuan itu memang mengurus Raka, tetapi tidak sepenuh hati. Dia hanya melakukan hal-hal yang dianggap perlu, sekadar memastikan bayi itu sudah diberi susu dan popoknya diganti. Selebihnya, Loli lebih banyak menghabiskan waktu dengan ponsel atau bersantai di ruang keluarga.Bahkan, beberapa kali dia sengaja membawa Raka ke ruang tengah hanya untuk meletakkannya di boks bayi, sementara dirinya asyik menonton tayangan drama di ponsel.Ketika Arka berada di rumah, sikapnya berubah seratus delapan puluh derajat. Loli akan tampil lebih rapi, berbicara dengan nada lembut, dan berusaha mencari kesempatan untuk mengobrol. Tak jarang dia sengaja mencuri pandang ketika Arka melintas. Kalau kebetulan berpapasan, perempuan itu selalu punya alasan untuk menyapa.Namun, Arka bukan lelaki yang mudah diajak bermain-main. Sejak Kalla terbaring koma, pikirannya hanya dipenuhi dua hal,
Last Updated: 2026-11-02
Chapter: S2 BAB 110
Kondisi Kalla dinyatakan kritis. Perempuan yang dicintai Arka itu tak membuka mata sama sekali sejak menjalani operasi darurat untuk melahirkan putra mereka. Sementara itu, sang bayi harus berjuang sendiri di ruang NICU.Dunia Arka benar-benar hancur. Hari-harinya berubah menjadi rutinitas yang melelahkan. Pagi-pagi dia datang ke kantor, menyelesaikan pekerjaan yang bisa dikerjakan, lalu bergegas ke rumah sakit. Tak jarang harus meninggalkan rapat penting hanya karena dokter menghubunginya untuk menyampaikan perkembangan kondisi Kalla atau putranya.Makan pun sering terlupakan. Tidur menjadi kemewahan yang tidak lagi dia pikirkan. Setiap kali memasuki ruang perawatan Kalla, Arka selalu berusaha tersenyum. Berbicara, bercerita, seolah wanita itu bisa mendengarnya dalam lelap yang tak tahu kapan akan berakhir.“Mas datang lagi, Sayang.”Arka duduk di samping ranjang, menggenggam tangan Kalla yang terasa dingin. Dia mengusap punggung tangan itu dengan ibu jari. Berharap sentuhan kecil te
Last Updated: 2026-10-29
Chapter: S2 Bab 109
“Maaf, Pak. Kondisi istri Anda kritis.”Arka terdiam. Semua ucapan itu tak bisa dicerna dengan sempurna. Seolah kalimatnya diucapkan dalam bahasa yang tak dimengerti. Dia menatap dokter di hadapannya, menunggu kelanjutan yang mungkin bisa mengubah kisah tentang Kalla.“Kami harus segera melakukan tindakan. Kondisinya tak bisa menunggu.”“Kritis bagaimana, Dok?” tanya Arka setelah menguasai keadaan.“Istri Anda mengalami pendarahan hebat akibat kecelakaan. Selain itu, terdapat benturan di kepala yang membuat kondisinya semakin mengkhawatirkan.”Wajah Arka memucat.“Lalu, anak saya?”“Kondisi janin juga harus segera kami tangani. Usia kehamilan istri Anda sudah cukup besar, tapi dengan kondisi ibu yang mengalami pendarahan parah, kami tidak bisa menunggu lebih lama. Kami harus melakukan tindakan operasi untuk menyelamatkan bayi Anda.”Arka mundur selangkah. Dia tak menyadari punggungnya membentur dinding yang dingin.Operasi. Menyelamatkan bayi. Kritis.Kata-kata itu berputar-putar di k
Last Updated: 2026-10-27
Chapter: S2 BAB 108
“Kalla!”Arka menerobos kerumunan tanpa memedulikan teriakan orang-orang yang memintanya berhati-hati. Langkahnya terhenti ketika melihat istrinya terbaring di atas aspal, dikelilingi beberapa orang yang berusaha memberikan pertolongan.Wajah Kalla pucat. Gaun yang dikenakannya malam itu berantakan dan bernoda merah. Satu tangan masih berada di atas perutnya yang besar. Seolah naluri seorang ibu membuatnya berusaha melindungi bayi mereka, bahkan saat kesadaran mulai menghilang.“Sayang, bangun!” Arka berlutut. Tangannya gemetar saat menyentuh pipi Kalla. “Kalla, ini Mas. Kamu dengar suara Mas, kan?”Tak ada jawaban.“Kalla!”Suara Arka pecah. Dia menggenggam tangan istrinya, kemudian menoleh kepada orang-orang di sekitar mereka.“Ambulansnya mana? Kenapa lama sekali?”“Sudah dihubungi, Pak. Sebentar lagi datang.”“Sebentar lagi bagaimana? Istri saya sedang hamil besar!”Arka nyaris kehilangan kendali. Dadanya sesak, pandangan tak mampu beranjak dari wajah Kalla. Beberapa menit lalu, p
Last Updated: 2026-10-26
Chapter: S2 BAB 107
“Siapa, Mas?”Arka menggeleng sambil memasukkan ponselnya ke saku celana. “Entahlah. Nomor tak dikenal.”“Kenapa tak diangkat? Siapa tahu ada kabar penting.”“Kalau penting, dia bakal mengirim pesan.”Kalla mengangguk, tak ingin memperpanjang percakapan. Perhatiannya kembali tertuju pada perutnya yang semakin besar. Bayi di dalam sana bergerak pelan, seolah ikut mendengarkan percakapan kedua orang tuanya.“Mas, nanti jadi makan soto ayam kesukaanmu, kan?”Arka menoleh. “Loh, kok kesukaan Mas, sih? Bukannya kamu yang dari tadi merengek minta soto?”“Memangnya nggak boleh? Bayi kita juga mau.”“Wah, kompak banget, ya, kalian. Ayahnya nggak diajak musyawarah, tahu-tahu sudah kalah suara.”Kalla terkekeh. “Namanya juga suara mayoritas.”“Baiklah, Nyonya. Malam ini kita turuti keinginan duo kesayangan Mas.”Arka membungkuk, mengecup perut besar istrinya di tengah keramaian.“Nanti, ya, Sayang. Sabar. Sebentar lagi kita makan soto.”Kalla tersenyum puas. Ada kehangatan sederhana dalam perha
Last Updated: 2026-10-25
ISTRI 365 HARI

ISTRI 365 HARI

Kukira menikah akan jadi titik awal kebahagian, ternyata aku salah. Ketika resmi menjadi istri seorang Givendra Rakasuma Wiratama Putra, di situlah awal perjuanganku. Aku hanya diberi waktu setahun untuk jadi istrinya. It's okay. Semua orang berhak memberiku pilihan, tetapi akulah yang akan memilih jalan mana yang akan kutiti. Di luar sana, mereka bisa menamaiku si culun, kampungan, dan cupu. Namun, aku akan membuktikan kalau keadaan pasti berbalik. Suami yang membuangku di malam pernikahan akan kubuat jatuh cinta. "Cukup 365 hari. Kupastikan hati dan hidupmu jadi milikku. Seutuhnya. Bukan milik wanita mana pun."
Read
Chapter: BAB 70
“Suma!” Mama Caca panik. Dikejarnya sang putra yang sudah berjalan cepat menuju ke area belakang rumah. Mata Suma memerah, wajah pun diselimuti amarah. Pengakuan jujur Bu Rosmi menjungkirbalikkan hati pria muda itu. Dia yang begitu bersemangat berbincang dengan Tera diberi kenyataan yang sebaliknya.“Suma, tunggu! Jangan emosi.” Mama Caca nyaris terjungkal permadani lantai.“Ca, hati-hati.” Papa Tama berlari menyusul. Dia khawatir saat melihat istrinya yang hampir terjatuh. Pasangan suami istri tersebut menghilang dari pandangan. Tertinggal Bu Rosmi yang mematung sendirian dengan mangkuk sup masih di tangan. Dia bingung dan sedih. Kejujurannya bisa saja menghancurkan ketenangan Inggit.“Apa aku salah jawab? Harusnya aku katakan saja tidak tahu menahu.” Wajah keriput Bu Rosmi tampak sedih. Namun, dia takbisa berlama-lama berdiam diri. Suara berisik dari halaman belakang memaksa kesadaran wanita tua itu kembali.“Apa Den Suma bakal memukul Inggit?” Membayangkan saja, Bu Rosmi sudah b
Last Updated: 2026-11-07
Chapter: BAB 69
“Nggit kamu kenapa?” Bu Rosmi kaget melihat bunga yang dihancurkan putrinya. Rangkaian yang indah itu dalam hitungan detik menjadi sampah. Kecantikannya musnah karena ulah kaki Inggit yang begitu lincah. Kelopak mawar bertebaran. Tangkainya patah.“Nggit? Kamu baik-baik saja? Kenapa dihancurkan?” Bu Rosmi menyadarkan putrinya.“Dia sengaja mengerjaiku, Bu. Sengaja! Mau melihat aku cemburu?”Inggit memungut kartu ucapan yang teronggok di lantai dekat kaki ibunya. Namun, niat itu belum terlaksana, dia harus mengalah. Bu Rosmi menyambar lebih dulu.“Apa kamu sudah gila, Nggit? Sadar! Suma sudah menikah. Itu fakta yang harus kamu terima.”“Dia dan Tera hanya menikah kontrak. Setahun, Bu. Satu tahun. Setelah urusan mereka selesai, Suma jadi duda. Kami akan berjuang lagi untuk mendapatkan restu Tuan Tama dan Nyonya Caca.”Bu Rosmi menggeleng. “Rencana gila apa ini? Perjuangan gila apa yang kalian rencanakan?” Tangan wanita tua itu bergetar menggenggam secarik kertas di tangannya. “Kalian p
Last Updated: 2026-11-07
Chapter: BAB 68
Inggit melangkah gontai masuk ke pekarangan luas kediaman milik Wiratama Resla Mandala Putra. Di tangan kirinya mengantung bungkusan hitam berisi nasi bungkus yang dibeli dari warung di ujung jalan. Benda itu berayun setiap empunya berjalan. Raut wajah tak bersemangat, dia mulai lelah dengan kehidupannya yang begitu-begitu saja.Tiga purnama berlalu tanpa banyak cerita. Hubungan dengan Suma pun terkurung di dalam ruangan gelap tanpa cahaya. Semua hitam. Kehidupan mewahnya dulu lenyap tak berbekas, dia harus menerima keadaan kembali ke setelan semula. Putri asisten rumah yang menghuni bilik kecil di belakang istana megah tuannya.“Ini semua gara-gara Tera!” Inggit mendengkus. Kekesalannya karena takdir yang tak berpihak dilampiaskan pada satu nama, yaitu Tera. “Kalau saja dia tidak berulah, aku pasti masih hidup enak seperti biasa. Dia sengaja memancingku hingga ….”Langkah kaki gadis itu terhenti. Hari-harinya yang suram belakangan ini seperti tercerahkan saat mendapati perdebatan sek
Last Updated: 2026-11-07
Chapter: BAB 67
Tepat setelah menghubungi Tera, Suma menghubungi seseorang. Perasaannya begitu bahagia, senyum terus mengembang di wajah tampannya. Belakangan, hidup pria muda itu terasa jauh lebih ringan. Ada banyak hal yang selama ini tak pernah dijumpai, kini ditemuinya. Dunianya masih sama, tetapi dia memperlakukan diri lebih manusiawi. Kalau dulu, di dalam hidup hanya ada Inggit, kini tak lagi. Hari-harinya lebih seimbang antara keluarga, perusahaan, dan pertemanan.Kedua ibu jari tampak menari-nari di atas papan pengetikan. Begitu lancar dengan wajah semringah. Obrolannya dan Tera masih menyisakan buncah di dada, walau terselip secuil galau setiap teringat kontrak pernikahan yang suatu saat akan usai. Tak lagi genap setahun, waktu terus berjalan. Pak, tolong kirimkan buket bunga terbaik, ya. Sebentar, aku kirim kata-kata ucapannya.Suma membaca ulang hasil ketikannya sebelum mengirimkan ke nomor pemilik florist langganan. Tak butuh waktu lama, pesan balasan pun diterima oleh owner-nya sendiri.
Last Updated: 2026-11-07
Chapter: BAB 66
Tiga purnama berlalu dengan tertatih-tatih. Ada yang datang, juga ada yang pergi. Silih berganti. Banyak yang terjadi dalam hidup Suma, Tera, dan Inggit. Semua cerita yang melengkapi takdir Yang Kuasa.“Suma.” Papa Tama menyodorkan ponselnya. Layar benda pipih itu menyala terang dengan bukti transfer senilai lima puluh juta rupiah.“Ini apa?” tanya Suma, bingung. Duduk di depan papanya, pria muda yang tampak jauh lebih dewasa dalam balutan setelan kerja itu menegakkan tubuhnya. “Bukannya semua gajiku masuk ke rekening Tera?” Papa Tama terkekeh ringan. Ada kebanggaan yang terpancar di wajah semringahnya. Dia bahagia melihat kemajuan Suma beberapa bulan terakhir. Proyek pertama yang dipegang sang putra lancar tanpa hambatan. Bahkan, lebih dari target yang diperkirakan. Putra satu-satunya sudah menunjukkan niat dan ketulusan dalam bekerja.“Itu bonusmu.” Papa Tama menerangkan.“Kenapa dikirim ke rekeningku? Bukannya biasa dikirim ke rekening Tera.” Nama sang istri disebut, raut wajah S
Last Updated: 2026-11-07
Chapter: BAB 65
“Ini semua karenamu, Nggit!” tuduh Suma, mengalihkan pembicaraan.Inggit mencelang. Belum hilang sakitnya cekalan di pergelangan, kini kekasihnya kembali melontarkan tuduhan yang membuat hati terasa seperti dicincang.“Beb!” Sapaan sayang itu diucapkan dengan setengah berteriak dan membentak. Kesabaran Inggit yang tinggal segaris tipis hampir habis. Dipindainya laki-laki gagah yang tengah membuang muka. Tak lagi mau memandangnya dengan sorot penuh damba.Tatapan Suma tak seteduh dulu, kata-kata pun tak lagi menenteramkan jiwa. Mata elang pria itu menciptakan jarak yang akhir-akhir terasa begitu jauh jadi makin tak tersentuh. Semua berubah sejak pernikahan itu ada. Di dalam hidup sang kekasih tak hanya ada namanya, tetapi juga terukir sebaris aksara bertuliskan Tera.“Kalau kamu bisa sedikit lebih sabar, tentunya tidak akan membuat semuanya kacau. Harusnya rencana kita sempurna. Setelah kontrak selesai, aku bercerai dan kita tinggal datang pada orang tuaku memohon restu. Aku yang seor
Last Updated: 2026-11-03
You May Also Like
CINTA YANG TAK TERMILIKI
CINTA YANG TAK TERMILIKI
Rumah Tangga · Mada Elliana
1.9K views
MADUKU TERNYATA KEMBARANKU
MADUKU TERNYATA KEMBARANKU
Rumah Tangga · ZULIAPENACINTA
1.9K views
Istri yang Kau Sengsarakan
Istri yang Kau Sengsarakan
Rumah Tangga · Selvia_Rqyanzah1104
1.9K views
Istri Dari Surga
Istri Dari Surga
Rumah Tangga · Nona Hujan
1.9K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status