author-banner
AlunaSweet
AlunaSweet
Author

AlunaSweet의 작품

Terima Jasa Sewa Sebagai Istri

Terima Jasa Sewa Sebagai Istri

Lumi Savira punya pekerjaan yang tidak bisa ia ceritakan ke sembarang orang: ia adalah istri sewaan profesional. Bisa dikontrak harian, mingguan, atau bulanan—tugasnya simpel tapi penting: menemani klien menghadapi keluarga bawel, acara sosial yang ribet, dan pertanyaan ‘kapan nikah’. Tarifnya? 5 juta per hari, mahal tapi jelas sebanding dengan kesabaran yang harus ia keluarkan. Semua berjalan rapi. Namun rutinitasnya yang absurd itu mulai terganggu ketika suatu tawaran datang—seorang klien misterius meminta kontrak enam bulan. Lebih lama, lebih mahal, dan lebih berisiko. Tanpa disadari, Lumi mulai menghadapi hal yang tidak ada dalam kontrak: perasaan. Karena menjadi istri sewaan itu mudah. Yang sulit adalah menjaga hati tetap utuh, saat semuanya terasa terlalu nyata.
읽기
Chapter: Ada Tamu
Pagi hari di rumah Kira berjalan lebih tenang dari biasanya.Sinar matahari masuk melalui jendela ruang makan yang besar. Meja sudah tertata rapi dengan sarapan sederhana yang disiapkan oleh pembantu rumah. Lumi baru saja duduk ketika Kira sudah lebih dulu berada di sana.Ia mengenakan kemeja kerja, lengan bajunya digulung sedikit. Di depannya ada laptop yang terbuka dan secangkir kopi hitam yang hampir habis. Begitu Lumi duduk, Kira mengangkat pandangannya sebentar.“Duduk.”Nada suaranya datar seperti biasa. Lumi sebenarnya sudah duduk, tapi tetap mengangguk kecil.“Iya…”Ia mengambil sendok, tapi gerakannya sedikit kaku. Bayangan semalam muncul lagi di kepalanya. Kira di kamarnya menyentuh dahinya dan berdiri terlalu dekat. Lumi buru-buru fokus pada piringnya. Namun sebelum ia sempat makan, suara ponsel Kira berdering di atas meja.Kira langsung mengangkatnya.“Ya.”Lumi mencoba terlihat biasa saja sambil mulai makan. Namun beberapa detik kemudian ia mendengar nama itu.“Anggi?”Se
최신 업데이트: 2026-03-15
Chapter: Sentuhan itu Lagi
POV Kira Mobil akhirnya berhenti di halaman rumah. Mesin dimatikan. Suasana langsung menjadi lebih sunyi. Lumi turun lebih dulu dari mobil. Ia menggumamkan sesuatu seperti ucapan terima kasih yang terdengar terburu-buru, lalu hampir setengah berlari masuk ke dalam rumah.Pintu tertutup. Kira masih duduk di dalam mobil. Tangannya tetap berada di atas setir, matanya menatap lurus ke depan. Beberapa detik ia tidak bergerak sama sekali. Lalu perlahan ia menyandarkan punggung ke kursi. Sunyi. Namun pikirannya tidak setenang wajahnya. Bayangan Lumi di mobil tadi muncul lagi tanpa diminta. Wajahnya yang tiba-tiba memerah. Cara perempuan itu langsung membeku saat ia mengangkat tangan. Kira menghela napas pendek. Ia bahkan tidak berpikir panjang waktu itu. Hanya refleks. Ketika melihat noda sambal di pelipis Lumi, tangannya langsung bergerak membersihkannya. Sesederhana itu. Namun reaksi Lumi seolah ia baru saja melakukan sesuatu yang besar. Kira menutup mata sejenak. Hal lain juga kembali
최신 업데이트: 2026-03-11
Chapter: Wahai Jantung
Aroma makanan mulai memenuhi dapur. Udang saus mentega, sup seafood, dan beberapa hidangan lain sudah tertata rapi di atas meja panjang. Lumi membantu Bu Rini dan Sari memindahkan piring-piring ke ruang makan. “Bagus sekali,” kata Ibu Indah sambil melihat meja yang sudah hampir penuh. “Sudah lama rumah ini tidak seramai ini. Sayang Alika dan Nayla mereka masih belum pulang." Lumi tersenyum kecil. Belum sempat ia menjawab, suara pintu depan terdengar terbuka dari ruang tengah. Klik. Langkah kaki masuk ke dalam rumah. Lumi yang sedang membawa mangkuk sup langsung berhenti di tempat. Jantungnya berdegup sedikit lebih cepat. “Sepertinya Kira sudah pulang,” kata Ibu Indah santai dari belakangnya. Kalimat itu membuat Lumi makin kaku. Beberapa detik kemudian langkah kaki itu semakin mendekat. Dan benar saja—Kira muncul di ambang pintu ruang makan. Masih dengan setelan kerja, jasnya tersampir di lengan. Wajahnya terlihat sedikit lelah setelah seharian bekerja, tapi ekspresinya tetap se
최신 업데이트: 2026-03-11
Chapter: Memasak bersama Mertua
Hari ini Lumi tidak keluar sama sekali dari kamarnya, setelah kejadian kemaren ia merasa malu bertemu Kira. Bayangan ia memeluk Kira karena ketakutan dan ia bersandar di bahu Kira karena demam membuatnya malu. Berani sekali dirinya melakukan itu. Beruntung Kira tidak marah. Lumi duduk di sofa dalam kamar, televisi menyala menyiarkan berita gosip. Tapi matanya tidak benar-benar menyimak acara itu. Khayalannya melayang ke kejadia kemaren. "Aaaaaa aku maluuuu!" teriaknya frustasi, Lumi mengambil susu dingin yang di buat oleh Kira. Saat ia sedang memindah-mindah chanel telponnya berdering. Dan ada nama Ibu Indah di layar telponnya. Ia langsung mengangkatnya. “Halo, Bu?” “Lumi, kamu lagi di rumah dan nggak sibuk?” “Iya, Bu.” "Temenin ibu masak yuk buat kita makan malem bareng. Ibu banyak beli seafood nih." "Seakarang bu kerumahnya?" "Iya dong. Masa besok." kelakar ibu Indah di telpon membuat Lumi tersenyum. Setelah berpikir sejenak Lumi mengiyakan permintaan Ibu Indah
최신 업데이트: 2026-03-11
Chapter: Pertanyaan demi Pertanyaan.
Ruang rapat lantai dua puluh itu dipenuhi cahaya dari jendela kaca besar yang menghadap langsung ke pusat kota. Di tengah ruangan, meja panjang sudah dipenuhi berkas kerja sama, tablet, dan beberapa cangkir kopi yang mulai dingin.Kira duduk di sisi kanan meja. Ekspresinya sama seperti biasanya—tenang, datar, sulit dibaca. Di seberangnya, Anggi memegang pulpen sambil membaca dokumen terakhir yang baru saja dipresentasikan oleh tim legal.Beberapa staf dari kedua perusahaan masih berada di ruangan itu. Presentasi hampir selesai.“Kami sudah meninjau revisi pada poin distribusi regional,” kata salah satu manajer dari perusahaan Anggi. “Jika tidak ada perubahan tambahan, tahap implementasi bisa dimulai bulan depan.”Kira mengangguk sedikit.“Itu sesuai dengan timeline yang kami rencanakan.”Anggi menutup dokumen di depannya.“Perusahaan kami juga tidak memiliki keberatan,” katanya dengan nada profesional. “Selama laporan audit tetap transparan seperti yang sudah disepakati.”“Sudah menja
최신 업데이트: 2026-03-10
Chapter: Hanya Kontrak
Kira menunggu cukup lama sampai napas Lumi benar-benar teratur. Perempuan itu akhirnya tertidur lagi setelah minum obat. Wajahnya masih pucat, tapi kerutan di dahinya sudah menghilang. Tidak ada lagi gumaman takut. Tidak ada lagi tubuh yang gelisah.Kira berdiri perlahan dari sisi tempat tidur. Ia menarik selimut Lumi sedikit lebih tinggi, memastikan bahunya tertutup. Tangannya sempat berhenti sepersekian detik di dahi Lumi—mengecek suhu tubuhnya sekali lagi. Masih hangat. Tapi tidak setinggi tadi.“Tidur saja,” gumamnya pelan.Kira keluar dengan langkah hati-hati. Pintu ditutup tanpa suara. Ruang kerja Kira berada di ujung lorong lantai dua. Ruangan itu selalu terasa berbeda dari bagian rumah lain. Lebih sunyi. Lebih… dingin.Di sinilah sebagian besar waktunya dihabiskan. Laptop sudah menyala di atas meja. Beberapa dokumen digital menunggu persetujuan. Rapat pagi sudah ia batalkan, tapi bukan berarti pekerjaannya ikut berhenti.Kira duduk. Tangannya bergerak cepat di keyboard. Membal
최신 업데이트: 2026-03-09
다른 추천
Dendam Istri Cupu CEO
Dendam Istri Cupu CEO
Romansa · Aisyah J. Yanty
3.1K 조회수
PERAWAT CINTA
PERAWAT CINTA
Romansa · YUDI MASRAMID
3.1K 조회수
Rain
Rain
Romansa · Aily Ar
3.1K 조회수
Menikah Dengan Daddy Mafia
Menikah Dengan Daddy Mafia
Romansa · KenNand
3.1K 조회수
Jerat Gairah Mafia Kejam
Jerat Gairah Mafia Kejam
Romansa · Soesan
3.1K 조회수
Gairah Cinta Sang Dewa Perang
Gairah Cinta Sang Dewa Perang
Romansa · Renata Respati
3.1K 조회수
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status