author-banner
Ichira Sherry
Ichira Sherry
Author

Novels by Ichira Sherry

Suntikan Candu Mas Dokter

Suntikan Candu Mas Dokter

Setahun menikah dengan Aryo, Arina hanya berstatus sebagai istri di atas kertas. Tak ada cinta, tak ada kehangatan, karena hati suaminya masih milik wanita lain—Davina. Saat Arina memutuskan bercerai, kedua orang tuanya justru memaksanya menjalani tes kesuburan. Di rumah sakit, dia bertemu dengan dokter Gavin. Putus asa, Arina meminta Gavin memalsukan hasil tes agar dirinya dinyatakan mandul dan cepat bercerai dari Aryo. Gavin bersedia dengan satu syarat: Arina harus menjadi miliknya. Di persimpangan antara harga diri dan kebebasan, Arina mengambil keputusan yang mengubah segalanya. Sejak itu, permainan berbahaya antara dokter yang terobsesi dan wanita yang haus akan sentuhan pun dimulai.
Read
Chapter: Bab 20 Bawa Aku Gavin!
"Istri?" Arina tertawa hambar. "Mas baru ingat aku istri Mas sekarang? Lalu, memangnya yang mas perbuat sama Davina, kalau keluarga tahu, nggak bahaya?""Aku sedang membahasmu! Jangan alihkan pembicaraan! Dan wajar kalau aku marah! Aku lihat istriku jalan sama laki-laki lain! Bisa-bisa aku dicap sebagai laki-laki yang tak becus urus istri."Arina menatap Aryo tanpa gentar kemudian tertawa. Dia geli sekali mendengar ucapan Aryo. Laki-laki egois itu tak mau berkaca dan hanya menyalahkan orang lain tanpa melihat apa yang diperbuatnya selama ini."Kalau begitu, mas Aryo lebih baik bercermin deh dan coba gimana rasanya jadi aku selama ini.""Maksudmu apa?""Selama satu tahun menikah, Mas hampir nggak pernah menganggap aku ada. Mas lebih sering bersama Davina daripada pulang ke rumah. Mas mengabaikan aku, mempermalukan aku, bahkan terang-terangan selingkuh." Suara Arina mulai bergetar. "Sekarang Mas marah hanya karena melihat aku makan bersama orang lain?"Wajah Aryo mengeras. "Itu beda!""
Last Updated: 2026-07-18
Chapter: Bab 19 Suka Menggoda
"Apa?" Arina menghentikan gerakan sendoknya. Matanya membulat, sementara mulutnya sedikit terbuka karena terkejut."Ke... apartemenmu?" ulangnya untuk memastikan dirinya tidak salah dengar.Gavin yang sudah selesai makan meletakkan sendok dan garpunya di atas piring. Dengan santai dia meraih gelas, meneguk air minumnya perlahan, seolah tidak menyadari Arina yang terus menunggu penjelasan."Iya," jawabnya tenang. "Kamu nggak keberatan, kan?"Arina menelan ludah. Jantungnya berdetak lebih cepat. Entah mengapa, setiap kali berhadapan dengan dokter itu, rasa gugup selalu datang tanpa diundang."Tunggu dulu." Arina mengangkat satu tangan, menghentikan pembicaraan. "Ngapain aku harus ke apartemenmu?""Aku cuma mau ambil barang sebentar sebelum nganter kamu pulang.""Cuma ambil barang?""Iya."Arina menyipitkan mata, jelas tidak percaya."Cuma itu?"Gavin mengangguk santai. "Memangnya menurutmu aku mau ngapain?"Arina menghela napas pelan. "Aku bingung harus percaya sama kamu atau nggak.""K
Last Updated: 2026-07-18
Chapter: Bab 18 Apartemen?
Arina menatap Davina beberapa saat. Rahangnya mengeras, tetapi sorot matanya justru terlihat tenang."Kamu—""Cukup, Davina!" potong Arina tegas. "Aku nggak mau membahas apa pun lagi denganmu. Setelah aku resmi bercerai dengan Aryo, kamu bebas memilikinya. Aku nggak akan menyesali keputusan itu. Justru yang paling aku sesali adalah satu tahun hidupku terbuang sia-sia menjadi istrinya."Tanpa memberi kesempatan Davina membalas, Arina membuka keran, membasuh kedua tangannya, lalu pergi meninggalkan toilet itu sebelum Davin asemoat mengatakan sesuatu lagi.Dia mengembuskan napas panjang, berusaha menenangkan detak jantung yang masih berdebar setelah percakapan barusan. Dengan telapak tangan yang sedikit dingin, dia menepuk dadanya pelan."Sudah cukup. Aku muak Aku nggak boleh memikirkan mereka," gumamnya lirih.Setelah merasa sedikit lebih tenang, Arina berjalan kembali menuju ke meja dimana Gavin berada. Pandangannya langsung menyapu ke segala arah. Tanpa sadar dia mencari sosok Aryo.
Last Updated: 2026-07-17
Chapter: Bab 17 Satu Ruangan
Arina menatap telapak tangan itu beberapa detik. Jantungnya berdetak sedikit lebih cepat sebelum akhirnya dia meletakkan tangannya di atas telapak Gavin dengan malu-malu.Gavin menggenggamnya dengan wajar, seolah itu adalah hal yang biasa dilakukan, lalu menuntunnya memasuki kafe.Begitu pintu otomatis terbuka, mata Arina langsung dibuat terpukau.Interiornya didominasi warna krem dan cokelat tua dengan sentuhan marmer mengkilap. Lampu-lampu kristal menggantung indah di langit-langit tinggi. Aroma kopi premium bercampur wangi roti yang baru dipanggang memenuhi udara. Musik piano mengalun lembut, menciptakan suasana yang tenang dan elegan.Arina sampai beberapa kali menoleh ke berbagai sudut ruangan. "Bagus sekali...."Gavin hanya melirik sekilas ke arah Arina yang tampak begitu antusias."Suka?"Arina mengangguk berkali-kali. "Iya. Rasanya seperti masuk ke dunia lain."Gavin terkekeh tipis sebelum menarik kursi untuk Arina. "Duduk."Arina mengucapkan terima kasih pelan lalu duduk. Gav
Last Updated: 2026-07-15
Chapter: Bab 16 Nikmati Saja, Arina
"Gavin!""Nikmati saja, Arina."Jantung Arina berdetak semakin cepat.Dia menundukkan kepala, menatap tangan Gavin yang dengan usil bergerak ke arah roknya. Sentuhan laki-laki itu membuat seluruh tubuhnya menegang. Apa yang sempat terlintas di benaknya sejak kemarin kini benar-benar terjadi.Arina memejamkan mata sesaat. Sensasi hangat dari jemari Gavin membuat napasnya sedikit tidak beraturan. Namun, kesadaran segera mengambil alih.Mereka sedang berada di dalam mobil. Dan yang lebih gawat, Gavin sedang menyetir.Arina membuka mata perlahan lalu menoleh ke samping. Gavin tampak begitu santai. Kedua matanya tetap fokus menatap jalan, sementara senyum tipis menghiasi sudut bibirnya seolah menikmati reaksi Arina."Jauhkan tanganmu ... atau kugigit sekarang," ancam Arina dengan suara yang berusaha terdengar tegas.Gavin terkekeh pelan. "Aku malah menunggu kamu menggigitku."Arina langsung menangkap pergelangan tangan Gavin, menghentikan gerakannya."Jangan bercanda, Gavin!""Kamu yakin c
Last Updated: 2026-07-15
Chapter: Bab 15 Sentuhan Itu
Gavin menghentikan langkahnya tepat sebelum mereka mencapai mobil. Jemarinya masih menggenggam tangan Arina dengan hangat, seolah tak sadar bahwa sejak tadi wanita itu beberapa kali melirik ke arah tangan mereka."Arina, kamu..."Suara Gavin membuyarkan lamunan Arina."Hah?" Arina berkedip beberapa kali, lalu buru-buru mengalihkan pandangan. "Ada apa?"Gavin menatap wajahnya lekat-lekat, lalu menurunkan pandangannya ke tangan mereka yang masih saling bertaut. Sudut bibirnya perlahan terangkat."Dari tadi kamu terus lihat tanganku." Dia menyipitkan mata penuh rasa ingin tahu. "Lagi mikirin apa?"Deg.Jantung Arina berdegup lebih cepat. Dia langsung menarik napas pelan, berusaha menyembunyikan kegugupannya."Nggak ... nggak mikirin apa-apa.""Benarkah?""Iya."Gavin tersenyum tipis, seolah tak percaya."Jangan-jangan..." ucapnya pelan sambil sedikit mendekat. "Kamu lagi membayangkan tanganku menyentuhmu, ya?"Deg!Ucapan itu tepat mengenai sasaran.Beberapa detik sebelumnya, Arina meman
Last Updated: 2026-07-15
Suamiku Bos Tampan

Suamiku Bos Tampan

Kinara Ameera Hasna terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan Arjuna Biru Atmaga, Bos di perusahaan tempatnya bekerja. Ada beberapa syarat yang diajukan Kirana, termasuk tidak berhubungan badan. Namun, baru saja menikah, orang tua Arjuna membuat challenge: siapa di antara anak mereka yang memiliki anak paling cepat, akan mewarisi perusahaan! Pasangan itu kelabakan. Antara perjanjian mereka atau harta warisan?
Read
Chapter: 94. Akhir Bahagia
Kinara dan Arjuna sampai di rumah sakit untuk menjenguk Lisa. Keadaan Lisa membaik. Ibu dan Rama bisa bernapas lega karena setelah ini bisa dibawa pulang. Dua hari kemudian Lisa bisa di bawa pulang untuk mendapatkan perawatan di rumah. Setelah dari rumah sakit itu, Kinara memberitahu Arjuna tentang pesan yang menanyakan Kinara itu dan meminta Argan untuk menyelidikinya. Argan bertindak dengan cepat dan hari ini Kinara diajak oleh Arjuna menuju alamat seseorang yang mengirim pesan itu. Argan melacak alamat orang itu dan berhasil menemukannya. "Mas, benaran ini tidak apa-apa kita ke rumah orang itu? Beneran bukan orang jahat, 'kan?" tanya Kinara. "Bukan, Sayang. Argan sudah menyelidikinya, bukankah kamu ingin tahu siapa yang mengirim pesan itu? Kinara mengangguk. Dia sangat ingin tahu. Dia menatap suaminya yang sedang menyetir. Sepertinya, Arjuna sudah tahu dan belum memberitahukan pada Kinara. Setah menempuh perjalanan satu jam , akhirnya Kinara dan Arjuna sampai di sebuah rumah m
Last Updated: 2022-09-14
Chapter: 93. Kantor Polisi
Tanpa aba-aba, Arjuna mendaratkan bibirnya di bibir Kinara dan melumatnya dengan rakus. Kinara harus menggunakan lipstik lagi setelah ciuman itu berakhir."Mas, udah! Kita harus berangkat ke kantor polisi," ucap Kinara sambil meremas kemeja Arjuna. Dia tidak peduli jika kemeja yang suaminya kenakan itu kusut kembali karena ulah tangannya.Bibir Arjuna masih bertahan di leher Kinara dan satu tangannya dia masukkan ke dalam blouse milik istrinya. Arjuna menaikkan penutup bukit kembar sang istri dan meremasnya pelan."Mas ... uhh," lenguh Kinara."Tambah gede banget, Sayang," ucap Arjuna sambil menggigit pelan daun telinga Kinara."Mas, Sudah dong, nanti kita terlambat, uhh ..."Arjuna seperti tidak mendengar perkataan dari Kinara. Bukannya berhenti, dia justru menarik blouse Kinara keatas hingga terekspos kedua bukit kembarnya yang menantang. "Mas, mau ap--uhh." Kinara mencengkeram rambut Arjuna karena kini bibirnya yang mulai aktif menyentuh dan memanjakan ujung kedua benda kenyal mi
Last Updated: 2022-07-15
Chapter: 92. Perjuangan Arjuna
Kinara hanya terkekeh melihat suaminya itu meninggalkan kamar. Menggemaskan! "Ah, capek sekali. Semoga kalian nggak apa-apa ya, Nak." Kinara mengusap perutnya sebentar, kemudian memposisikan tidurnya agar lebih nyaman."Juna dapat telurnya nggak ya? Rasanya nggak bisa tidur kalau nggak makan telur," gumam Kinara."Nggak apa-apa ya Nak, biarkan papa kalian berjuang dong. Pastinya papa akan melakukan apapun untuk kalian dan untuk mama." Kinara berusaha mengajak bicara anaknya yang masih berada di dalam perut.Kinara bosan menyalakan televisi sambil menunggu Arjuna pulang dan membawa telur. Kinara ingat dengan Lisa. Bagaimana keadaan kakak sepupunya itu? Dia harap Lisa baik-baik saja. Kinara mengambil ponselnya yang ada di atas nakas dan mengirim pesan pada ponsel Lisa. Ia mengatakan akan ke rumah sakit besok untuk menjenguknya setelah pulang dari kantor polisi.Setelah selesai menulis chat pada Lisa, Kinara mengambil remot televisi dan mengubah salurannya. Daripada dia bosan tidak mela
Last Updated: 2022-07-01
Chapter: 91. Telur Rebus
"Tapi, kenapa kamu menutupi tubuhmu dengan selimut? Dingin?" tanya Arjuna. "Nggak! Sebenarnya...."Kinara malu untuk bilang pada Arjuna. Hari ini dengan berani dia menggunakan Lingerie yang ada di dalam lemarinya. Dia tidak tahu kenapa berpikir untuk memakainya dan sekarang dia malu sendiri untuk mengatakan pada Arjuna.Duh, aku jadi malu. Aku harus bilang apa pada Juna, kenapa aku kepikiran memakainya sih? Batin Kinara."Itu ... Aku mau ke kamar mandi dulu," ucap Kinara dan berbalik. Kinara hendak berjalan namun tubuhnya dipegang oleh Arjuna. Kinara tidak bisa melangkah. Dia menunduk karena malu saat Arjuna membalikkan tubuhnya dan memegang dagu Kinara agar mendongak."Kenapa mendadak ingin ke kamar mandi, Hm?" tanya Arjuna dengan nada sensual membuat buku kuduk Kinara merinding."Itu ... Aku ... Mas!" teriak Kinara karena kini selimut yang menutup tubuhnya lolos dan melorot ke bawah.Kinara menunduk untuk melihat tubuhnya yang terbalut oleh Lingerie tipis berwarna merah. Dia malu
Last Updated: 2022-06-19
Chapter: 90. Siapa Lagi?
Kinara melihat ponselnya dan ada bunyi notifikasi chat dari seseorang yang membuat Kinara terkejut. "Jun...." "Ada apa?"Kinara memberikan ponselnya pada Arjuna. Ada chat dari nomor yang tidak di kenal. Isi chat itu menanyakan apakah benar ini adalah nomor Kinara. Ia tidak tahu chat dari siapa itu, dan apakah teror itu belum berakhir? Seharusnya sudah berakhir karena Arya dan Handika sudah tertangkap. Kinara terkejut, karena ia masih trauma dengan sms nomer asing. Arjuna melihat isi chat dari ponsel Kinara. Ia mencatat nomer itu di ponselnya dan memberikannya kembali pada Kinara. "Seharusnya teror itu sudah berakhir, Kinar. Tapi, aku harus memastikan lagi, aku akan minta Argan untuk menyelidikinya. Sekarang kita makan dulu," ucap Arjuna sambil memegang tangan istrinya itu. Arjuna tahu Kinara cemas dengan chat itu dan ia harus menenangkannya. Kinara sedang hamil anaknya dan Arjuna tidak ingin istrinya itu cemas, banyak pikiran dan berpengaruh pada bayi mereka. "Jangan dipikirkan,
Last Updated: 2022-06-11
Chapter: 89. Apakah Sudah Berakhir?
Setelah mengunjungi Lisa dan memastikan keadaannya baik-baik saja. Safira dan Rama menyuruh Arjuna dan Kinara pulang ke rumah. Sebenarnya Rama juga meminta Safira pulang dan istirahat, namun Safira bersikukuh untuk menemani Lisa di rumah sakit. Dia harus memastikan Lisa segera sembuh dan merawat anak menantunya itu."Kalian pulanglah. Pastikan Kinar istirahat dengan baik, Jun. Kinar sedang hamil dan ibu nggak mau kesehatannya menurun.""Baik, Bu. Ibu yakin nggak pulang?" tanya Arjuna."Ibu akan menjaga Lisa, lagipula ibu nggak apa-apa. Satu lagi, Kinar masih syok dengan kenyataan ini. Kamu harus bisa menenangkan pikirannya, Jun," pinta ibu."Baik, Bu."Kinara keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju Arjuna. Safira mendekat dan memeluk Kinara dengan hangat."Istirahat ya, Kinar. Jangan banyak pikiran, yang terjadi sudah terjadi. Sudah menjadi jalan bagi Arya untuk mendekam di penjara," ucap Ibu."Iya, Bu. Kinar berusaha melupakan kejadian hari ini dan menata hati untuk ikhlas meneri
Last Updated: 2022-06-08
You may also like
Bos, I'm Pregnant!
Bos, I'm Pregnant!
Romansa · Isrrinya JENO
16.5K views
Pesona Adik Ipar
Pesona Adik Ipar
Romansa · Soesan
16.5K views
Sketsa Cinta Arina
Sketsa Cinta Arina
Romansa · Teha
16.5K views
My Husband Your Husband
My Husband Your Husband
Romansa · Ayu Kristin
16.5K views
Gus ku ,Cinta Pertamaku
Gus ku ,Cinta Pertamaku
Romansa · Liliz Afhseen
16.5K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status