author-banner
Ayusqie
Ayusqie
Author

Ayusqie의 작품

Jagoan Kampung Merantau Ke Kota

Jagoan Kampung Merantau Ke Kota

Menuju ke Jakarta, Mojo tidak mengetahui bahwa isi surat yang dibawanya dari Abah Anom adalah tentang perjodohan dirinya dengan Widya, putri tunggal Wisnu Wibisono sang pendiri Arung Bahari Corp. Widya yang kini memimpin perusahaan menggantikan ayahnya pun terkejut sewaktu membaca surat. Ia tentu saja tidak terima dengan perjodohan itu. Ia kemudian merahasiakan perihal surat tersebut, termasuk kepada ibunya sendiri. Mojo lalu diberi pekerjaan sebagai ajudan pribadi Widya. Awalnya Mojo menolak. Namun, karena ini juga salah satu amanah dari Abah Anom, ia pun menerimanya. Widya membenci Mojo dan hanya ingin memanfaatkan jasanya sebagai ajudan yang jago bela diri. Di sisi lain Mojo juga tidak menyukai Widya dan berharap segera terbebas dari amanah Abah Anom. Hari pun berlalu dengan berbagai dinamikanya. Momen-momen yang mendebarkan, lucu, tegang, mengejutkan, hingga mengancam nyawa pun datang silih berganti. Apakah Widya akan jatuh cinta kepada Mojo dan menerimanya sebagai pendamping hidupnya? Apakah Mojo berhasil menuntaskan amanah Abah Anom, yaitu menjaga Widya hingga tiba saatnya nanti menikah? Yang tanpa ia ketahui adalah dengan dirinya sendiri? Lalu bagaimana dengan Iroh?
읽기
Chapter: Bab 325: Sensasi Alam Lain
**“Fortuner warna hitam ya?”“Iya.”Miss Widya masih membutuhkan beberapa saat lagi untuk memastikan pandangannya sendiri.“Tidak ada.” Jawabnya kemudian, sembari kembali pada posisi duduknya semula.Gending sontak menarik nafas lega. Secara perlahan ia pun mulai mengendurkan kecepatannya, kembali ke batas normal aturan jalan raya.“Kenapa? Ada apa?” Tanya Miss Widya.Gending tidak bisa menahan jawabannya hingga mereka sampai rumah. Miss Widya terlalu tidak sabar.“Tadi ada mobil fortuner hitam di belakang kita, Miss. Saya baru sadar sewaktu kita mau berbelok di persimpangan yang menuju ke PIK tadi.”“Saya batal belok, dan langsung mengambil jalan yang lurus saja. Saya mau memastikan apakah mobil itu benar-benar membuntuti kita.”“Ternyata, benar. Dia mengekori kita. Saya ngebut dia ikut ngebut. Saya lambat dia pun ikut melambat.”
최신 업데이트: 2026-04-04
Chapter: Bab 324: Ngebut
**Gending melirikkan matanya ke atas, pada kaca spion tengah untuk melihat mobil SUV berwarna hitam itu.Sembari terus mengemudi ia juga melirik bergantian pada kaca spion kanan dan kiri. Selang beberapa saat kemudian ia pun bisa mengidentifikasi mobil tersebut, yaitu sebuah fortuner.Nomor pelatnya? Sayang Gending tidak bisa melihatnya. Selain karena gelap malam, juga sulit akibat jarak yang masih cukup jauh.Juga karena ada halangan dari mobil-mobil lain yang sesekali melintas mendahului mereka. Perasaan Gending menjadi tidak enak. Nalurinya memberi tahu bahwa ada bahaya yang mengintai mereka. Akan tetapi, sekejap kemudian ia mencoba menenangkan dirinya sendiri.“Bisa saja mobil fortuner itu mempunyai tujuan yang sama, ke kawasan Pantai Indah Kapuk juga.”Gending terus berpikir. Antara membujuk nalurinya supaya ia bisa tenang dengan prasangka baik, atau membiarkan
최신 업데이트: 2026-04-04
Chapter: Bab 323: Kalau Dijodohkan
**“Misalnya kamu dijodohkan oleh seseorang. Apakah kamu bersedia?”Gending tersenyum tipis, lebih ke arah mencibir sebenarnya. Sejauh yang pernah ia alami perjodohan adalah sesuatu yang menyakitkan.Tentu saja ia berkaca dari kisahnya sendiri dengan Ceu Lena. Seandainya pun Gending tahu bahwa ia dijodohkan oleh kuntilanak tantrum di depannya ini, belum tentu juga ia bisa menerima.Karena Iroh telah mengisi seluruh ruang di dalam hatinya. Penuh, tidak ada lagi celah yang tersisa untuk wanita lain.Gending kemudian menggeleng sebagai jawaban dari pertanyaan Miss Widya barusan. Putri Wibisono ini langsung terhenyak melihat gelengan kepala Gending itu.Duh, ia geregetan.“Kenapa? Kenapa kamu tidak bersedia?”“Karena.., karena apa ya.., hemm, tidak suka saja.”“Tidak suka kamu bilang, tentu ada alasannya.”“Iya, ada alasannya. Tapi sekarang ini cukup sulit untuk sa
최신 업데이트: 2026-04-03
Chapter: Bab 322: Wallpaper Kuntilanak Tantrum
**“Aku mau tanya nih.”“Tanya apa lagi?”“Emm, bukan pertanyaan penting sih. Ini pertanyaan receh, dan tidak ada hubungannya dengan cerita kamu tentang macan yang tadi.”“Iya, apa?”Miss Widya menatap ponsel Gending yang tergeletak di atas meja, bersebelahan dengan ponsel miliknya sendiri.Untuk beberapa saat Miss Widya merasa kesal sendiri. Alasannya, karena telah beberapa kali ia ingin membelikan Gending ponsel yang baru, yang lebih canggih, dan lebih bergengsi, namun selalu ditolak oleh sang ajudan ini.Gending selalu beralasan bahwa ponselnya masih bagus, dan masih cukup reliable untuk kebutuhannya sehari-hari.Sekali-kalinya Miss Widya pernah membelikan ponsel tanpa sepengetahuan Gending, malah kemudian ponsel yang baru itu Gending berikan pada Mbak Puspa.“Di hape kamu, aku tidak melihat wallpaper yang.., custom, atau, foto dan gambarnya sesuai dengan settingan
최신 업데이트: 2026-04-02
Chapter: Bab 321: Kandas
**“Miss mau mendengar kisah tentang Lena? Atau macan?”Tiba-tiba Miss Widya tergeragap. Ia sadar telah membelokkan kisah dari yang seharusnya ia dengar.“Eeee.., Lena. Lena dulu kamu ceritain. Nanti kamu ceritain lagi tentang macan itu.”Gending tersenyum tipis.“Waktu saya pulang dari rumah sakit dan dirawat di rumah, Lena juga selalu meluangkan banyak waktunya untuk merawat saya.”“Dia menyuapi saya makan. Dia meminumkan obat. Dia membalurkan obat di sekujur punggung saya yang terluka. Dia.., dia..,”“Singkat cerita, begitulah hari demi hari dan waktu demi waktu, saya lewati dengan interaksi yang intens dengan Lena.”“Jadi, kalau Miss menanyakan alasan apa yang membuat saya jatuh cinta pada Lena. No, no reason. Tidak ada alasannya.”“Cinta yang saya alami itu tumbuh secara alami. Dari sebutir benih, lalu berkecambah, berdaun, berbatang dan..
최신 업데이트: 2026-04-01
Chapter: Bab 320: Tentang Lena
**“Siapa cinta pertama kamu, Gending?” Tanya Miss Widya tiba-tiba.Gending yang menerima pertanyaan itu tidak segera menjawab.Ia menyeruput kopinya satu kali, lalu kembali membuang pandangannya pada sebuah danau kecil yang ada di sisi coffe shop tempat mereka duduk ini.Sebenarnya itu bukanlah danau. Hanya sebuah empang, situ, atau waduk penampung air yang berdimensi lumayan lebar.Penataan yang apik oleh pengelolanya membuat waduk itu menjadi tampak indah dan sedap dipandang mata. Terlebih lagi pada malam hari begini.Gending kemudian menunduk, dan mengangguk-angguk tanpa memaksudkan untuk apa-apa.Sang ajudan ini tidak perlu lagi bersikap waspada karena ia telah memetakan situasi kafe dan membuat proyeksi seandainya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Cinta pertama, selalu mengingatkan Gending pada sesuatu yang membuatnya merasa miris dan juga
최신 업데이트: 2026-03-31
Ifat

Ifat

”Ada cinta yang terlarang di sana, nafsu yang terkekang, cinta tak berbalas, bertepuk sebelah tangan, penolakan, penampikan, perjuangan, pengorbanan, pertarungan, tetes darah, airmata, juga..,” Mira boleh cantik dan kaya. Leony juga bisa menarik bak artis sinetron. Anggun sang pramugari pun menawan bak bidadari. Riska yang seorang guru juga ayu plus salihah. Ada pula Jihan dan Ika yang keduanya masih gadis dan masih berkuliah. Namun, Ifat justru jatuh cinta pada Kassandra yang seorang wanita tunasusila?? Apa yang dimiliki Kassandra hingga Ifat tidak sanggup melupakannya bahkan ketika sudah dipisahkan oleh jarak dan waktu? Perjuangan dan kepahitan hidup bagaimana pula yang ia jalani bersama Joni Johan bersaudara dan Ucon? Semuanya akan Anda dapatkan di sini, di dalam novel IFAT yang sangat menguras perasaan dan juga emosi. Selamat membaca, selamat menikmati.
읽기
Chapter: Bab 232: Maha Cinta
Bab 232: Maha Cinta**Baiklah, kalau aku sedang membaca sebuah novel, untuk sementara aku tutup dulu novel ini.Baiklah, aku akan memasuki wilayah kehidupanku yang paling pribadi. Tep! Kring..! Kriiing..!Haah..?? Apa lagi ini? Ponselku berbunyi lagi!Ternyata, setelah membalas SMS dari Bang Fahmi tadi aku lupa untuk mematikannya. Merasa kesal sendiri, aku pun menjangkau ponsel.Entahlah, aneh saja, sebelum mematikan aku masih menyempatkan diri untuk melihat layar ponselku yang menyala.“Nomor asing,” batinku.Panggilan pun berakhir. Sedetik, aku ragu untuk segera mematikan ponsel, hingga kemudian panggilan dari nomor asing tadi pun masuk lagi.Kring..! Kriing..!Karena khawatir terjadi sesuatu yang buruk dengan orang-orang terdekatku di luar sana, akhirnya dengan berat hati aku pun menjawab panggilan.“Halo?” Sapaku.Beberapa saat aku menunggu, tidak ada sahutan.“Halo??”
최신 업데이트: 2024-06-25
Chapter: Bab 231: Belah Duren
Bab 231: Belah Duren**Wajahnya merajuk. Sedikit judes, seperti mau marah, mengomel, mencak-mencak, yah, tahu-lah, semacam itulah.“Kenapa lama sekali, Ifat? Kamu belum makan lho.”Aku melirik ke arah belakang Mira. Di satu pojok kamar, ada sebuah meja kecil dengan berupa-rupa hidangan yang telah tertata. Lengkap dengan beberapa batang lilin yang menyala.Aih, romantiknya! Lututku langsung gemetar. Segala yang menegang tadi serentak memudar. Aku tersenyum, dan teruskan langkah memasuki kamar.Tiba-tiba saja, Mira menubrukku, dan memeluk aku dengan sangat erat. Tangannya ia kalungkan ke leherku dengan kekuatan cengkeram yang seakan tak mengizinkan aku pergi walau sesaat.Wajahnya ia lesakkan di dadaku seperti mau bersembunyi. Aku bisa merasakannya, degup jantung Mira yang berkejaran dengan degup jantungku sendiri.“Sabar, Mira, sabar.” Kataku lembut, seraya mengalungkan pula kedua tanganku ke bahunya.
최신 업데이트: 2024-06-25
Chapter: Bab 230: Kehadiran
Bab 230: Kehadiran**Usai berfoto-foto, dua orang petugas dari wedding organizer segera mengarahkan Johan menuju ke dalam rumah. Sesi terakhir yang dimaksud juru rias tadi hanya kami lewati sebentar saja.Lagi pula, tamu-tamu undangan yang datang belakangan memang sudah tidak ada lagi yang kami kenal. Semuanya adalah tamu-tamu dari ayah Mira.Kami semua berkumpul di ruang samping. Kami yang aku maksud di sini adalah aku, Johan, Mira dan beberapa orang dari keluarganya.Acara silaturahmi kecil-kecilan, insidentil, dan sangat dadakan pun digelar. Kami semua saling bertanya kabar dan bertukar cerita.“Aku sedang flu, Fat.” Kata Johan.“Pantas saja aku tadi pangling dengan suara kamu.”“Hehe, iya, suaraku sengau ya?”“Iya, tapi tetap merdu kok, tetap asyik, enak dan berkelas artis.”“Kamu memang sengaja mau mengerjai aku ya, Jo?” Tanyaku lagi masih dengan ge
최신 업데이트: 2024-06-25
Chapter: Bab 229: Bawa Aku ke Surgamu
Bab 229: Bawa Aku ke Surgamu**Bahkan, ada pula pekikan histeris dari orang-orang, khususnya perempuan.Ada apa ini? Aku merasa penasaran.Sedang terjadi apa di luar sana?? Aku semakin saja penasaran.Aku ingin berdiri dan segera keluar, tapi Mira menahan tanganku dengan genggaman yang erat. Anehnya, wajah istriku ini tampak biasa-biasa saja, demikian pula dengan kata-katanya yang seakan ingin menenangkan aku.“Jangan khawatir, Fat. Tidak ada apa-apa kok.”Lalu, hampir bersamaan dengan kata-kata Mira itu, terdengar suara-suara yang berasal dari panggung hiburan di depan tadi.Aku menajamkan indera pendengaranku untuk mereka-reka apa yang sebenarnya terjadi. Orang-orang terdengar semakin riuh, ditingkahi pula dengan suara suitan dan, pekikan perempuan yang histeris pun menjadi-jadi.Aku juga mendengar suara distorsi dari perangkat sound sistem.Nguiiing..! Nguiiiing…!Sebentar kemudian su
최신 업데이트: 2024-06-25
Chapter: Bab 228: Sabar Dong, Ciiin..!
Bab 228: Sabar Dong, Ciiin..!**Keterkejutanku masih juga belum berhenti. Karena Mira dengan segenap rasa syukurnya, memang benar-benar menyiapkan segala sesuatu di dua belas hari pra pernikahan kami ini.Ia telah menyuruh seseorang untuk mencari alamat Pak Latif di Bukittinggi, dan menjemput orang tua angkatku itu beserta seluruh keluarganya.Tentu saja yang paling spesial bagiku adalah Idah, anaknya yang sulung, yang wajahnya mirip dengan almarhumah Ainun adik kandungku.Mungkin karena ada sedikit hambatan di dalam perjalanan tadi, mereka terlambat dan tidak bisa menyaksikan prosesi ijab kabul kami.Di jelang pukul tiga, barulah mereka tiba. Aku sampai terpana melihat kehadiran mereka, dan demikian pula Idah saat melihatku.Seperti dulu ia yang berlari ke arahku ketika kami bertemu di Rumah Menteng di Jakarta, seperti itu jugalah ia sekarang berlari menuju kepadaku.Ia berlari melewati resepsionis, beberapa pagar ayu yang be
최신 업데이트: 2024-06-24
Chapter: Bab 227: Sang Perantau
Bab 227: Sang Perantau** Seketika saja, pecahlah tawa orang-orang. Semuanya merasa geli dengan pantun Pak Husni yang salah secara kaidah, tapi sekaligus benar secara maksud.Bahkan di pojok, ada seorang ibu-ibu yang mungkin karena lambat dalam memahami humor yang lumayan berkelas dari Pak Husni itu, ia tertawa paling keras, seorang diri, di mana semua orang telah kembali diam. Dia bahkan sampai tak sadar gigi palsunya terlepas.Pak Husni kemudian berdehem. Sekali, dua kali, seakan sedang menyetel pita suaranya supaya lagu kesayangannya itu enak ia lantunkan.Aku pun semakin penasaran saja, kira-kira lagu apa yang akan ia nyanyikan. Hingga berikutnya, mengalirlah musik dangdut nan manis yang, oh, Ya Tuhan, lagi-lagi.., Bujangan!~ Tapi susahnya menjadi bujangan.~ Kalau malam tidurnya sendirian.~ Hanya bantal guling sebagai teman~ Mata melotot pikiran melayang~ Oh, bujan
최신 업데이트: 2024-06-24
Susahnya Jadi Mas Joko

Susahnya Jadi Mas Joko

Joko yang ganteng, berpostur atletis, dan jago bermain voli, banyak disukai oleh wanita-wanita di sekitarnya. Namun, wanita yang benar-benar ia sukai justru tidak menyukai dirinya. Ia terus berupaya untuk menaklukkan Ningsih, gadis cantik anak Pak Sadeli sang pegawai kecamatan yang ia taksir itu. Bahkan, demi mendapatkan hati Ningsih, ia sampai rela tubuhnya dipasangi susuk pemikat oleh Ki Ageng Gemblung. Malapetaka pun menimpa Joko, akibat sebuah kejadian ganjil yang serta-merta menjungkir-balikkan dunianya. Yaitu, “yang aku taksir, anaknya. Yang naksir aku, ibunya!” Kejadian yang menggegerkan orang sekampung itu membuat Joko terusir dari kota kelahirannya sendiri. Ia terpaksa pergi, meninggalkan ibu dan adik perempuannya untuk mencari kehidupan baru di tempat yang lain, sekaligus untuk menemukan cinta sejati dalam hidupnya. Berhasilkah dia? ******** “Kamu cinta aku, Mas?” “Iya, Sayang.” “Walaupun aku gemuk?” “Iya.” “Walaupun aku pendek?” “Iya.” “Walaupun aku punya varises?” “Iya.” “Terima kasih, Mas.” Ia pun tersenyum manis, dan memejamkan kedua matanya bersamaan dengan mengembuskan nafasnya yang terakhir. Aku yang melepasnya pergi di dalam pelukanku, menangis tanpa suara. ******** ********
읽기
Chapter: Bab 231: Sang Penari
Bab 231: Sang Penari Keesokan harinya.., Tepat pukul tujuh pagi, Pak Sutarman dan Pak Sadeli sudah sampai di rumahku. Mereka berdua memakai baju batik dan memakai peci seakan mau pergi kondangan. Untuk urusan menjenguk Ningsih ini, aku ditemani oleh Ayu Dyah dan Bang Uteh. Orang terakhir yang kusebut ini adalah abang sepupuku yang telah menikah dan bekerja sebagai nakhoda. Kebetulan ia sedang cuti, dan ia diminta Ibu untuk menemani aku. Perjalanan yang kami tempuh ini tergolong jauh juga. Lebih kurang dua jam, dan itu melintasi aneka macam kelas jalan. Dimulai dengan jalan beraspal mulus di sekitaran kota Selat Panjang, lalu diteruskan dengan jalan kecil berlubang-lubang sebagai penghubung antar desa dan kecamatan. Di sepanjang perjalanan ini aku hanya berdiam diri saja. Malah Ayu Dyah dan Bang Uteh yang banyak berbincang, dan itu sama sekali tidak membahas tentang Ningsih. Mungkin karena jenuh dengan perjalanan bermobil ini, aku kemudian mulai mengingat-ingat bagaimana dulu a
최신 업데이트: 2023-03-06
Chapter: Bab 230: Tamu Tak Diundang
Bab 230:Tamu Tak Diundang Dua orang yang mengendarai mobil itu turun, lalu berjalan menyusuri halaman menuju ke rumah ibuku ini.“Assalamu alaikum,” ucap salah seorang dari keduanya.Mendengar suara salam itu, aku pun bangkit dari posisi berbaringku di kursi.“Waalaikum salam.”Siapakah mereka? Tanyaku dalam hati, sambil membuka pintu depan. Lepas itu aku teruskan lagi berjalan turun ke teras.Sementara di luar situ, persis di bibir teras, dua orang lelaki itu menatapku dengan wajah yang harap-harap cemas. Aku mencermati orang pertama yang kuduga mengucapkan salam tadi. Aku tidak mengenalnya. Aku lantas memperhatikan orang kedua yang lantas menunduk.“Astaghrifullahal Adzim!” Sebutku dalam hati.Ternyata dia adalah.., Pak Sadeli!Bagaimana dia bisa di sini?? Bukankah kata Alex dia sedang mendekam di dalam penjara?? Karena terkait k
최신 업데이트: 2023-03-05
Chapter: Bab 229: Anak Menantu di Dalam Foto
Bab 229:Anak Menantu di Dalam Foto Sewaktu berbicara dan menceritakan sesuatu, tentu saja aku barengi dengan sesekali mengangkat tangan, untuk memberi penekanan pada suatu kata ataupun maksud. Hal ini memang wajar dan sangat natural di suatu perbincangan.Rupanya, tanganku yang sesekali bergerak ini, menarik perhatian Ayu Dyah. Hingga selanjutnya ketika aku berhenti..,“Jam tangan kamu keren, Mas,” kata Ayu Dyah sambil memperhatikan arloji yang melingkar di pergelangan tangan kiriku.Sebentar aku melirik pada arlojiku, tersenyum simpul dan lalu kembali menatap Ayu Dyah. Belum sempat aku menyahut, ia sudah lebih dulu bertanya.“Kalau aku perhatikan, sepertinya jam mahal ya?”Aku tersenyum lagi saja. Kuraih gelas tehku dan meminum isinya sedikit.“Tapi jujur ya, Mas. Menurut aku kamu tidak cocok pakai jam tangan itu.”“Tidak coc
최신 업데이트: 2023-03-04
Chapter: Bab 228: Nama Asli Sahabat
Bab 228:Nama Asli SahabatMaka, bertangis-tangisanlah aku dan ibuku di ruang depan ini. Ayu Dyah menyusul bersimpuh di antara kami, lalu memelukku lagi dan Ibu dalam satu tangkupan tangan..“Kenapa kamu tidak pernah pulang, Jokooo..?” Ibu menangis tersenggak-sengguk.“Kamu tahu, Joko?” Tanya Ibu lagi dengan suara yang serak dan bercampur rasa geram. Ia bahkan, dengan segenap kasih sayangnya sampai menjewer telingaku yang kanan.“Setiap hari Ibu mikirin kamuuu..!”“Maafkan aku, Bu..,” kataku sambil menyurukkan kepala semakin dalam ke pangkuan Ibu. Seakan-akan aku sedang kesakitan akibat jeweran Ibu di telingaku yang kanan ini.“Kamu tinggal di manaa..!” Ibu menjewer telingaku yang kiri.“Maafkan aku, Bu..,” mohonku dengan tangisan tersedu-sedan.
최신 업데이트: 2023-03-04
Chapter: Bab 227: Ampuni Aku, Ibu
Bab 227: Ampuni Aku, Ibu Beberapa hari kemudian..,Setelah mantap hatiku ini bahwa tidak ada lagi hal-hal yang perlu kurisaukan, akhirnya aku memutuskan untuk pulang ke Selat Panjang, menjenguk Ibu dan Ayu Dyah adikku.Papa menyuruhku untuk memakai salah satu mobil yang ada di rumah. Semuanya ada empat dan aku bebas menggunakan salah satunya. Tetapi, aku menolak. Alasanku mungkin sangat masuk akal, dan itu segera diterima oleh Papa. Aku belum terlalu lama mahir mengemudikan mobil. Aku khawatir mengendarai mobil seorang diri, jarak jauh pula, bisa membuatku terlena atau terkantuk. Toh, jika hanya ingin memasang gengsi saja, aku bisa membeli mobil untuk diriku sendiri.Asset hibah dari wasiat Angel masih ada tersisa beberapa rupiah, yang jika aku mau, bisa kubelanjakan itu untuk membeli sebuah mobil yang gress. Ditambah lagi, hasil penjualan usahaku kepada ayah Charles tempo hari yang bahkan tak tersentuh sama sekali.Oh ya, ada tambahan lagi. Tanpa kuminta ternyata Papa memberiku ua
최신 업데이트: 2023-03-02
Chapter: Bab 226: Burung Bangau
Bab 226:Burung Bangau “Mas Joko.., tidak terasa hari telah berganti, waktu pun berlalu. Angin laut bulan Desember sudah menghabiskan rinai hujannya sejak beberapa hari yang lalu. Sekarang angin dari tenggara pula yang mengembusi pucuk-pucuk ketapang dan cemara tempatku berteduh ini.”“Aku tidak pernah pergi ke mana-mana lagi, Mas Joko, sejak tinggal bersama nenekku yang telah renta ini. Aku selalu menemani nenekku menghitung hari, dan nenekku pun menemani aku untuk menghitung hari. Hihihi..!”“Nenekku mungkin menghitung, kapan kira-kira saatnya akan tiba, ketika nanti dia akan kehilangan penglihatannya, pendengarannya, dan ingatannya, lalu menjadi pikun, lantas mengompol di celana. Sementara aku menghitung..,”“Apa? Apa yang aku hitung? Bersama hari-hari kosong yang aku lalui ini, se
최신 업데이트: 2023-03-01
Abang Ojek VS Ibu Polwan

Abang Ojek VS Ibu Polwan

Hekal mengalami sebuah kecelakaan kecil saat dalam perjalanan pulang setelah menarik ojek. Apes, motornya bertabrakan dengan sebuah mobil yang dikendarai oleh Olive, gadis cantik berambut pendek dan berpostur proporsional. Malam hari, gelap dan gerimis, pertengkaran pun tercipta antara mereka berdua. Hekal menuduh Olive yang bersalah karena berbelok tanpa menyalakan lampu sein. Sementara Olive menuduh Hekal-lah yang bersalah karena tidak mengindahkan prioritas jalan. Olive merasa benar dengan pendiriannya, dan demikian pula Hekal. Pertengkaran semakin sengit. Mereka berdua saling gugat dan saling menuntut ganti kerugian. “Sudah, sudah, jangan ribut di sini kalian,” kata seseorang berusaha menengahi. “Panggil polisi saja.” “Cocok! Aku setuju!” Hekal mengambil ponselnya dari saku celana, bermaksud untuk menelepon polisi. “Kalau kamu mau menelepon polisi, silahkan!” Sahut Olive. “Akulah polisi itu!” **** Apakah masalah selesai sampai di situ? Ternyata, tidak. Kesepakatan damai antara mereka berdua justru melahirkan masalah yang baru, yaitu; KTP mereka tertukar! Hingga selanjutnya, Olive mencari Hekal dan Hekal mencari Olive. Siapa sangka, bermula dari sinilah akan terbentang kisah yang amat panjang dan menyentuh hati antara mereka berdua, kisah cinta antara driver ojek dan seorang Polwan. ****
읽기
Chapter: Bab 303: Selendang Cinta
Bab 303: Selendang Cinta “Saya terima nikah dan kawinnya Karin Jazmina Zachrie binti..,” Kalimat Aje terputus lagi! Bintinya, binti siapa? Aje lupa! Siapa tadi nama ayah kandung Karin? Siapa tadi namanya, ini, lelaki di hadapanku yang menggenggam tanganku ini! Mengapa lidah Aje menjadi kelu begini? Tiba-tiba saja hatinya bergetar dahsyat. Ia merasa tengah berada di dalam sebuah dimensi yang tak terdefinisi. Seakan-akan ia berada di suatu kegelapan, di mana sekarang tengah dipampangkan di depan matanya, seluruh kolase hidupnya yang bersambungan bak deretan potret. Dia yang dulu menikah dengan Diana., Dia yang dulu menjalani hidup nan bahagia.., Diana yang kemudian mengandung.., Diana yang dimasukkan ke ruang operasi…, Diana yang tak sadar dan terus pergi.., Darah Aje mendesir begitu derasnya. Bulu romanya pun serentak meremang. Entah apa yang ia rasakan sekarang. Namun, tiba-tiba kegelapan yang menyungkupinya tadi menghilang. Digantikan suasana yang terang benderang, de
최신 업데이트: 2024-01-19
Chapter: Bab 302: Riam Kanan Riam Kiri
Bab 302: Riam Kanan Riam Kiri “Eeem, ini, Abang ada masalah, Kal.”“Masalah? Masalah apa, Bang?”“Jadi begini, besok malam, eee.., besok malam.., Abang mau.., ini, ckk, eee..,”“Mau apa?” Kejar Hekal.“Emmm, Abang mau melamar seseorang.”“Melamar?”“Iya.”“Siapa?”“Kamu pasti tahu orangnya.”“Mbak Karin?”“Iya.”“Tunggu, tunggu dulu, Bang.”“Kenapa?”“Aku bilang cie dulu ya.”“Silah..,” belum sampai ‘kan’, Hekal sudah,“Ciiieeeee..!”Nah, masalahnya adalah, Aje sudah tidak mempunyai orang tua lagi. Kerabat terdekat ayahnya yang dituakan justru tinggal di kota yang berbeda dan itu jauh.Aje bisa saja, dan ia berani melakukan itu, melamar Karin seorang diri. Akan tetapi, ia juga tidak bisa mengabaikan etika.Semestinya, untuk berbicara dengan orang tua Karin harus melalui perantara orang tua juga, dalam hal ini keluarga.“Abang sudah meminta tolong Pak Sali untuk menjadi perwakilan keluarga Abang. Tapi, dia tidak berani. Grogi, begitu katanya.”“Oh, begini saja, Bang. Aku ada ide.”“Ap
최신 업데이트: 2024-01-19
Chapter: Bab 301: Bunda Untuk Tiara
Bab 301:Bunda Untuk Tiara Aje mengendarai motornya dengan perasaan yang melambung. Seakan-akan ia baru saja menghirup gas helium, membuat dirinya dan juga motornya terasa amat ringan.Rasanya seperti mau terbang saja. Mungkin benar apa yang dikatakan pujangga lama dari antah berantah itu, bahwa bagi orang-orang yang sedang jatuh cinta, mereka tak butuh sayap!Seperti inikah dampak dari sesuatu yang dinamakan asmara itu?Apakah ini merupakan pengalaman yang paling baru bagi Aje?Tidak juga. Bersama almarhumah Diana dulu ia pernah merasakan gejolak yang seperti ini. Momen ketika dulu ia bertemu dengan almarhumah Diana pun kembali membayang di dalam benak Aje, seiring dengan perjalanannya bermotor kembali ke rumah.Di dalam bus metro, ya, di situlah ia dulu bertemu dengan Diana sewaktu masih tinggal di Jakarta. Cerita pun bergulir dari beberapa pertemuan hingga menjadi perkenalan.
최신 업데이트: 2024-01-18
Chapter: Bab 300: Kamu Oke Aku Pun Oke
Bab 300:Kamu Oke Aku Pun Oke “Ayim!”“Jazmin!”Tiba-tiba saja, bumi berhenti berputar, angin berhenti berhembus, bunga dan pepohonan tak bergerak, kupu-kupu diam mengambang.., semua yang ada di taman ini seakan terpasung pada waktu yang abadi.Pelan-pelan, Karin melirik ke arah Aje. Pelan-pelan juga Aje melirik ke arah Karin. Beberapa detik mereka berdua saling bersitatap, lalu serentak saling mengalihkan pandangan. Canggung, grogi, gugup, kikuk.Aje dan Karin telah tertangkap basah dengan kata-kata mereka sendiri, Saat ini Karin merasa bagai pencuri ayam yang terkurung di dalam kandang.Aje pun merasa bagai maling celana dalam yang dipergoki sang pemilik jemuran.“Naaah..!” Kata Olive menunjuk Hekal. “Sudah dengar Kakak kan? Gebetannya Mbak Karin itu cuma Ayim!”“Sudah dengar juga kamu kan?” Sahut Hekal pula. &ldq
최신 업데이트: 2024-01-16
Chapter: Bab 299: Ayim & Jazmin
Bab 299:Ayim & Jazmin Aje mengendarai motornya dengan kecepatan yang sedikit lebih dari biasanya. Ia tidak ingin Hekal terlalu lama menunggu, lalu membuat penerima paket pun ikut menunggu.Barang yang tidak biasa, dengan layanan yang tidak biasa pula. Butuh cepat, begitu kata Hekal tadi. Ongkosnya saja dua kali lipat dari yang semestinya.Sesekali Aje berhenti di lampu merah, atau di ruas jalan yang kebetulan sedang ada kemacetan. Ia barengi proses mengendara motornya itu dengan berpikir, tentang apa pun yang kebetulan melintas di dalam benaknya.Nah, tiba-tiba ia teringat lagi pada mimpinya beberapa waktu yang lalu. Tentang seorang wanita di bawah joglo yang ditunjukkan almarhumah Diana.Atau, bagaimana jika.., joglo dalam mimpinya itu memiliki pengertian yang tidak harfiah. Artinya bukan joglo dalam bentuk fisik, tapi joglo dalam bentuk yang.., heemm, Aje terus berpikir, terus melamun, se
최신 업데이트: 2024-01-16
Chapter: Bab 298: Yang Bertengkar
Bab 298:Yang Bertengkar Sepanjang perjalanannya menuju alun-alun ini, benak Karin terus diganggu dengan banyaknya pertanyaan. Ia tak habis pikir, masalah apa yang sedang dihadapi Olive itu hingga ia meminta bantuan pada dirinya.“Mudah-mudahan, Olive nanti bisa kuat dan menyelesaikan masalahnya sendiri dengan Hekal,” harap Karin dalam hati.“Mudah-mudahan aku tidak perlu campur tangan.” Olive bilang di telepon tadi, dia bertengkar dengan Hekal suaminya itu. Pasal apakah? Apakah ini menyangkut fisik Olive yang tidak sempurna lagi dan Hekal yang kakinya juga cacat?“Sepertinya, tidak mungkin.” Bantah Karin pula.Sebab, dengan pandangannya sendiri ia bisa menilai ketulusan Hekal pada Olive dan begitu juga sebaliknya.Atau, ada rahasia lain?Misalnya, Olive frigid, dan Hekal impoxten hingga tak mampu menafkahi batin istrinya itu? Hemm,
최신 업데이트: 2024-01-15
다른 추천
Selingkuh dengan Jin
Selingkuh dengan Jin
Lainnya · Cha Raney Alfian
5.4K 조회수
ANAKKU DIMANGSA PAEDOFIL
ANAKKU DIMANGSA PAEDOFIL
Lainnya · Citra Rahayu Bening
5.4K 조회수
Retrocognition (Melihat Masa Lalu)
Retrocognition (Melihat Masa Lalu)
Lainnya · A.R. Ubaidillah
5.4K 조회수
Cinta Segiempat
Cinta Segiempat
Lainnya · NanaKitty
5.3K 조회수
Kisah cinta lelaki bodoh
Kisah cinta lelaki bodoh
Lainnya · Widi
5.3K 조회수
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status