Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dua Sisi

Dua Sisi

Lagi pula semut 'kan juga tidak bisa menggigit rambut. Embun meringis kesakitan saat merasa rambutnya lepas beberapa helai, akibat bapak polisi ini mengusir semut di kepalanya. "Saya ulangi sekali lagi, Pak Polisi. Siapa yang Anda maksud dengan Pimchanok yang apa tadi nama belakangnya? Lidah saya terbelit-belit kalau harus mengucapkannya." Revan menatap tajam polisi yang nampak begitu berwibawa ini. Tidak heran, polisi ini berpangkat BrigjenPol. Perwira tinggi. Sepupuan sama Albert? Cuih! Yang benar saja.
1030.3K viewsCompletedAdded to Library 877 Times as polisi
Read
+Library
Petaka Lingerie Merah

Petaka Lingerie Merah

Menatap mata demi mata yang tampaknya sangat penasaran dengan apa yang telah terjadi kepada kami. “Are you sick? (kamu sakit?).” tanya polisi dengan wajah berbentuk oval dan dagu berbelah tersebut. Matanya sipit khas masyarakat keturunan Chinese. Mungkin, kalau di Indonesia sudah viral dengan judul berita: Aksi Heroik Polisi Ganteng Selamatkan Korban Penyekapan. “A little bit (sedikit). I’m homesick, exactly (rindu rumah, jelasnya).”
1042.2K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as polisi
Read
+Library
Terikat Janji Suami Dinginku

Terikat Janji Suami Dinginku

Beberapa pria berseragam polisi berdiri rapi di depan rumah Sambara. Salah satu di antaranya maju selangkah, sesaat setelah melihat pemilik rumah keluar dari dalam rumah, pria itu tersenyum sambil menunjukkan kartu identitasnya. "Selamat sore, Pak Sambara. Kami dari pihak kepolisian bertugas untuk menangkap Anda atas tuduhan pembunuhan terhadap saudara Herman."
1099.2K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as polisi
Read
+Library
Sttt! Ini Rahasia Kita, Om

Sttt! Ini Rahasia Kita, Om

Tanpa banyak bicara, satu per satu tangan mulai bergerak—ponsel terangkat diam-diam, kamera menyala, merekam setiap detik yang terjadi. Tak ada yang ingin melewatkan momen ini. Mereka tidak benar-benar peduli siapa yang benar atau salah, yang penting adalah mereka punya bahan gosip yang sangat menarik untuk dikonsumsi. “Selamat siang,” ucap salah satu dari polisi itu, nadanya formal. “Kami dari kepolisian.” Mata Kayra membesar. Polisi itu melangkah mendekat ke arah Amira.
9.9144.2K viewsOngoingAdded to Library 4.6K Times as polisi
Read
+Library
DENDAM SANG PANGLIMA

DENDAM SANG PANGLIMA

Lalu memasukkannya ke dalam mobil polisi. Kemudian tampak seorang polisi berbadan tegap dengan beberapa bintang di pundaknya menghampiri Adam. Ia menyodorkan tangan untuk berjabat tangan lalu berkata, "Terima kasih Jendral sudah membantu kami membasmi kejahatan di kota Houston. Anda memanglah tentara terbaik yang pernah kami kenal selama ini," ucap seorang polisi di hadapan Adam.
1042.6K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as polisi
Read
+Library
True Colour

True Colour

Seorang lelaki dengan dua orang wanita yang terlihat sedikit aneh, belati berwarna perak terselip diantara pakaian mereka. "Maaf Tuan dan Nona. Kalian tidak boleh berada disini," cegah polisi itu. Seorang lelaki yang datang bersama dua wanita itu semakin mendekat ke polisi itu. Dia melirik name tag dari seragam polisi itu. "Tuan … Merlin. Sepertinya anda sedang menangani kasus yang cukup mengganggu pikiran. Kami akan membantu." "Kalian ditugaskan dari kepolisian wilayah mana?" tanya polisi bernama Merlin itu.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as polisi
Read
+Library
Lingerie Untuk Siapa?

Lingerie Untuk Siapa?

Lingerie Untuk Siapa? Bab 21 Haris "Apa benar ini rumah Pak Haris?" tanya polisi yang terlihat sudah berumur itu. "Iya, betul, silakan duduk, Pak," jawabku sambil merasa was-was. "Terima kasih, Pak Haris." Polisi itu duduk di kursi kayu yang tersedia di teras. "Maaf, ada apa, ya, Pak?" tanyaku tak sabar, sampai lupa menawarkan minuman.
109.7K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as polisi
Read
+Library
Di Balik Tirai

Di Balik Tirai

Asap mengepul masuk, dan dalam sekejap, semuanya berubah menjadi kacau. Maria merasakan tubuhnya terhuyung, dan dalam kebingungannya, ia bisa melihat beberapa pria terjatuh, seolah-olah mereka terjatuh dari ketinggian. Di tengah kekacauan itu, satu sosok muncul dari balik bayang-bayang—seorang pria mengenakan pelindung tubuh, dengan senjata di tangan dan kehadiran yang menakutkan. “Farhan!” Maria berteriak, melihat sosok polisi yang sudah lama mereka percayai. “Kau datang tepat waktu.”
1.8K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as polisi
Read
+Library
Suamiku (Bukan) Tuan Muda Bodoh

Suamiku (Bukan) Tuan Muda Bodoh

Terdapat lambang kepolisian di dada mereka. “Maaf, Tuan Nelson Gunadi. Ada petugas kepolisian yang mencari Anda,” ujar security dengan sopan. Salah satu di antara polisi itu, bergerak maju sambil memegang map hitam. “Saya AKP Dimas. Kami datang untuk melakukan penjemputan terhadap Saudara Nelson Gunadi atas laporan resmi dari pihak Gala Corp. Terkait penyalahgunaan wewenang, penggelapan dana, dan pencurian formula parfum.”
1040.2K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as polisi
Read
+Library
Pengorbanan Dibalas Pengkhinatan Cinta

Pengorbanan Dibalas Pengkhinatan Cinta

Seorang polisi lainnya berdiri di samping. Setelah Irish tiba di lantai bawah, polisi yang duduk di sofa mendongak. Dia berujar dengan nada kaget, "Ternyata kamu?" Irish tidak kalah terkejut. Bukankah polisi ini yang muncul di upacara pemakaman? Pria itu juga bercakap-cakap akrab dengan Kyra. Mengapa dia datang ke sini? "Nona Irish, tolong kerja samamu untuk ikut bersama kami," ujar polisi itu lagi sambil bangkit dari sofa. Dia mengenakan topi dengan lambang negara di atas kepalanya dan memasang ekspresi serius.
9.1234.4K viewsCompletedAdded to Library 4.9K Times as polisi
Show Reviews (86)
Read
+Library
Kikan Hapsari
Setelah sekian lama akhirnya baca lagi nih novel dengan perubahan alur yang makin seru (soalnya sekarang giliran karma buat Deven, jujurly senang banget akutu liat Deven tersiksa ...). Etatapiii napa TAMAT sih, kan si beruk Okto dan si kutil badak Irish belum dapat karma. Mungkin ada season ke 2 nih.
Hasna Al-rasyid
sbnarnya menarik ceritanya cm alurnya terjebak di satu situasi yg itu² aja. tdk ada pengembangan karakter atau situasi. gk ada penyelesaiannya. jadi terkesan monoton dan bs ditebak alurnya. baca sudah bab 400 tp cerita msh muter² kyk bab 1.
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status