author-banner
Kyung Eya
Kyung Eya
Author

Novels by Kyung Eya

Dua Wajah Sang Kaisar

Dua Wajah Sang Kaisar

Goyahnya perusahaan milik sang ayah, membuat Jia Li terpaksa untuk menikah dengan putra dari konglomerat yang sangat posesif dan kejam padanya. Naasnya, satu minggu sebelum hari pernikahannya, Jia Li dinyatakan menghilang. Namun hal aneh terjadi pada Jia Li. Dia yang merasa dirinya sudah mati, justru memiliki kehidupan baru yang sangat berbeda dari kehidupan modern. Jia Li bereinkarnasi menjadi seorang gadis desa pada masa Dinasti Xang Hao. Rupanya kehidupan baru yang dia rasa tampak biasa saja, justru sangat berbahaya jika dia salah mengambil keputusan. Siapakah sebenarnya gadis desa yang kini menjadi kehidupan baru bagi Jia Li? Akankah kali ini Jia Li bernasib sama seperti kehidupannya di masa modern?
Read
Chapter: 51: Sumpah di Bawah Langit Canglan
Dingin yang tersisa di dinding batu pondok rami itu perlahan mulai kalah oleh uap hangat dari rebusan akar salju yang mendidih di atas perapian. Namun, kehangatan itu tidak mampu mengusir kabut kelabu yang kini bergelayut di pelupuk mata Yi Fang.Napasnya masih terasa berat, sisa dari demam tinggi yang nyaris merenggut kesadarannya semalam. Setiap kali memejamkan mata, kalimat pertapa buta itu kembali terngiang di kepalanya seperti ketukan lonceng kematian yang dipalu berulang kali. Jiwa yang menumpang dua langit akan ditagih oleh keduanya. Yi Fang menatap telapak tangannya yang pucat dan dihiasi memar kebiruan. Di dunia ini, dia adalah Yi Fang, wanita pelarian yang jiwanya terikat pada kehangatan pria di sisinya. Namun di dunia yang lain, di dalam ruang ICU yang dingin dan steril, dia adalah Jia Li yang ra
Last Updated: 2026-07-17
Chapter: BAB 50: Distorsi Mimpi Dua Dimensi
Batas antara hidup dan mati sering kali hanya selembar benang tipis yang ditenun oleh ketidaksadaran. Bagi Yi Fang, benang itu kini sedang kusut, saling silang, dan menarik jiwanya ke dua arah yang berlawanan dengan kekuatan yang sanggup merobek kesadaran.Pip... pip... pip...Bunyi itu begitu monoton, ritmis, dan dingin. Suara elektronik yang asing namun terasa sangat akrab di suatu sudut ingatan Yi Fang yang paling dalam. Ia ingin membuka mata, tetapi kelopak matanya seolah telah direkat oleh timah panas. Pandangannya gelap, namun anehnya, ia bisa merasakan kilatan cahaya putih yang menyengat dari atas. Cahaya neon yang steril, bau antiseptik yang menusuk hidung, dan desau halus dari mesin ventilator yang memompa udara buatan ke dalam paru-parunya."D
Last Updated: 2026-07-16
Chapter: BAB 49: Pondok Baru di Balik Lembah
Satu hal yang tidak pernah diajarkan oleh buku sejarah atau manual bertahan hidup mana pun adalah bagaimana cara bernapas ketika setiap embusan angin terasa seperti mata pisau yang siap mengoyak paru-paru.Yi Fang meringkuk di atas tumpukan daun pinus kering, memeluk lututnya erat-erat. Di luar sana, senja di lereng belakang Canglan turun dengan lambat, membawa rona merah keunguan yang tampak indah namun menipu. Di balik keindahan warna langit itu, ada penurunan suhu ekstrem yang siap membekukan siapa saja yang lengah. Mereka memang berhasil lolos dari kepungan besi Hao Ran di tebing atas, tetapi gunung ini memiliki caranya sendiri untuk membunuh manusia secara perlahan."Jangan melamun. Suhu tubuhmu bisa turun lagi kalau kau berhenti bergerak," suara Hao Yu memecah keheningan sunyi di dalam ruang sempit itu.
Last Updated: 2026-07-15
Chapter: BAB 48: Fajar Baru di Balik Kabut
Riak air yang tenang di wilayah hilir sungai menjadi saksi bisu dari akhir sebuah pertaruhan maut yang teramat panjang. Aliran air di bagian ini tidak lagi mengamuk seperti jeram kegelapan di dalam perut bumi; mereka bergerak lambat, menyusuri lekukan lembah luar dengan gemercik yang ritmis dan damai. Di atas hamparan kerikil sungai yang halus dan licin, air yang mengalir jernih perlahan-lapan memuntahkan dua tubuh yang tampak letih ke tepian yang dangkal. Tubuh-tubuh itu terdampar di batas antara daratan kering dan aliran sungai, separuh terendam oleh sisa-sisa air dingin yang seolah enggan melepaskan mereka.Yi Fang membuka matanya dengan susah payah. Kelopak matanya terasa seberat timah, lengket oleh sisa kristal es dan uap air. Hal pertama yang menyerang indranya adalah rasa sakit yang menjalar hebat di seluruh rongga dadanya. Ia terbatuk-batuk dengan keras, mengeluarkan air dingin yang s
Last Updated: 2026-07-14
Chapter: BAB 47: Kejatuhan yang Terencana
Suara gemuruh yang tadinya berupa denyut rendah di dalam perut bumi berubah menjadi raungan monster raksasa dalam hitungan detik. Langit Pegunungan Canglan seolah terbelah oleh material es yang retak dengan serentak. Lapisan es seberat jutaan ton yang telah bertahan dengan angkuh selama ratusan tahun di tebing atas Canglan mendadak lepas dari jangkarnya. Fondasi penyangganya hancur, memicu keruntuhan kolosal dalam satu hempasan masif yang seketika menggetarkan fondasi bumi di sekitarnya.Udara yang tadinya bening dan dingin langsung terkompresi oleh dorongan massa udara padat dari atas. Sebuah dinding putih raksasa, perpaduan antara bongkahan es purba, salju padat, dan serpihan batu tebing, tercipta di udara. Dinding putih ini meluncur ke bawah dengan kecepatan eksponensial yang mengerikan, menggulung ke segala arah dan menelan seluruh pandangan mata dalam kegelapan salju yang membutakan.
Last Updated: 2026-07-13
Chapter: BAB 46: Pilihan Yi Fang
Derasnya kepungan kabut di lereng Canglan tidak hanya membawa dingin yang membekukan kulit, tetapi juga membawa aroma keputusasaan yang sengaja disebarkan oleh musuh. Putih yang menghampar di sekeliling mereka seolah menjelma menjadi labirin tanpa ujung, mengaburkan batas antara bumi dan langit, sekaligus menyembunyikan kilatan zirik besi pasukan yang merayap naik. Dari balik kabut tebal itu, suara Hao Ran terdengar begitu tenang namun penuh penekanan. Nada suaranya datar, tanpa riak emosi yang meledak-ledak, justru karena itulah suaranya terdengar begitu mengerikan—seolah-olah ia telah memegang seluruh kendali atas hidup dan mati dua manusia di atasnya.Ia menawarkan sebuah kesepakatan dagang yang licik: serahkan Yi Fang beserta seluruh rahasia kecilnya, dan Hao Yu boleh pergi tanpa dikejar lagi. Sebuah tawaran yang dilemparkan dengan kemasan kemurahan hati seorang penguasa. Bagi sebag
Last Updated: 2026-07-12
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status