MasukDari bayangan kehinaan hingga puncak balas dendam, kisah Tian Zhi menantang nasib dengan tenaga bela diri yang ganas dan ilmu medis yang mematikan. Seorang murid rendah kasta yang dipermalukan, ia diretas oleh konspirasi hingga kehilangan semua, kemudian ditinggalkan sebagai sampah di antara klannya. Dikhianati oleh sahabat, hampir kehilangan nyawanya. Tian Zhi menemukan cahaya dalam bayang-bayang saat bertemu mahaguru terkenal. Setelah bertahun-tahun latihan, sang Master wafat, meninggalkan wasiat yang mengubah hidupnya: tujuh nama wanita yang disebut sebagai tunangan. Kini Tian Zhi bangkit dengan kekuatan yang membara, bertekad membalas setiap luka—mereka yang menertawakannya, mereka yang menginjaknya saat rapuh, mereka yang membuangnya tanpa belas kasihan. Ia tidak lagi sekadar bayangan murid rendah, melainkan seorang pematon balas dendam yang siap menuntaskan wasiat sang gurunya. Setiap langkahnya adalah ujian: kekuatan, kasih sayang, pengkhianatan, dan rahasia yang akan membentuk takdirnya. Apakah tujuh nama tunangan itu menyimpan kunci jalan keluar atau tirai rahasia yang akan mengguncangkan semuanya? Sebuah odise balas dendam, pengkhianatan, dan cinta yang menantang batas antara kegelapan dan cahaya.
Lihat lebih banyakBab 291. Teknik Jiwa Iblis.“KKKKRRRRRRAAAAAKKKK!!!”Ruang hitam tempat Tian Zhi berada tiba-tiba bergetar hebat.Retakan-retakan besar muncul di segala arah seperti kaca yang hendak pecah.Aura Taiji yang sebelumnya stabil kini berubah kacau.Tian Zhi langsung menegang.“Apa yang terjadi?!” serunya.Namun sebelum siapa pun menjawab—Ketujuh siluet beast legenda itu tiba-tiba memudar.Tubuh mereka berubah menjadi partikel cahaya yang terhisap kembali ke dalam kehampaan.Long menatap Tian Zhi untuk terakhir kalinya.Wajah naga putih emas itu terlihat serius.“Hati-hati...”“Seseorang telah menyentuh jiwa mereka.”Mata Tian Zhi langsung membelalak.Namun belum sempat ia bertanya—“WUUUSSHHHH!!!”Sebuah daya hisap besar langsung menarik kesadarannya dengan brutal.Pandangan Tian Zhi kembali gelap.Tubuhnya terasa seperti dilempar melintasi ruang tanpa batas.Dan detik berikutnya—“DUMM!”Kesadarannya kembali ke tubuhnya.Tian Zhi langsung membuka mata.Napasnya memburu.Namun begitu meli
Bab 290. Sepenggal kebenaran.Gelombang cahaya dari simbol mata raksasa terus berdenyut semakin kuat. Mu Lan dan yang lainnya masih melayang di udara dengan mata beast legenda yang menyala terang.Namun saat Tian Zhi ingin bergerak—“DUMMM!”Kesadarannya tiba-tiba bergetar hebat. Pandangan Tian Zhi mendadak menjadi gelap.Tubuhnya terasa ringan.Sangat ringan…seolah jiwanya sedang ditarik keluar dari raganya.“Ini...?!”Tian Zhi langsung tersentak. Namun sebelum ia sempat bereaksi kesadarannya benar-benar tercabut....Saat Tian Zhi kembali membuka mata Ia sudah berada di tempat yang sama sekali berbeda.Gelap.Segalanya hitam pekat tanpa ujung.Tidak ada tanah.Tidak ada langit.Tidak ada arah.Jiwa Tian Zhi melayang di ruang kosong yang terasa seperti kehampaan tanpa batas.“Tempat apa ini...?” gumamnya pelan.Namun belum sempat ia memahami situasi—“WUUUSSHHH!”Tujuh bola cahaya tiba-tiba muncul di sekelilingnya.Satu per satu bola cahaya itu membesar.Emas.Merah.Hijau tua.Per
Bab 289. Jiwa yang bersembunyi.Azura menatap Tian Zhi dengan sorot mata serius.“Bawa masuk sisanya.”Tian Zhi mengangguk pelan. Dengan satu gerakan tangan, ruang di sampingnya beriak. Tak lama kemudian Mu Lan, Yin Yue, Yang Guan, Shui Xian, dan Huo Yan muncul di dunia kecil tersebut dengan wajah sedikit terkejut.“Kita sudah masuk kembali ke dunia kecil Kakak Zhi?” gumam Yang Guan senang.Namun perhatian mereka segera tertuju pada Azura yang kini berdiri tegak dalam wujud naga hitamnya yang sangat besar.Aura purba yang keluar dari tubuh Azura membuat udara di dunia kecil itu terasa berat. Jelas bagi Mu Lan, Yin Yue, Shui Xian dan Yang Guan jika ada yang berbeda dari Azura yang selama ini mereka kenal.Azura membuka mulutnya perlahan sambil menatap Tian Zhi.“Aku akan membagikan pengetahuan yang selama ini tersegel di kepalaku.”“Perhatikan baik-baik dan pelajari dengan seksama, bocah.”Mata Tian Zhi langsung menyipit.Detik berikutnya, cahaya hitam keemasan keluar dari dahi Azura
Bab 288. Segel Pewaris.Di dalam gua yang sunyi itu, hanya suara api unggun yang terdengar pelan memecah kesunyian malam.Tian Zhi duduk bersila dalam sikap lotus di dekat dinding batu, tampak aura qi emas samar berputar perlahan di sekeliling tubuhnya.Matanya terpejam rapat. Pikirannya terus mencerna seluruh kejadian yang terjadi beberapa hari terakhir.Tentang Sima Ren.Tentang tujuh klan dan tujuh wanita.Tentang ramalan kuno.Dan tentang dirinya sendiri… Sang Anak Naga.Perlahan Tian Zhi membuka matanya. Tatapannya langsung tertuju pada ketujuh wanita yang kini tertidur berjajar tidak jauh darinya.Mu Lan.Yin Yue.Yang Guan.Shui Xian.Jin XinFei LinDan Huo Yan.Mereka semua terlihat tertidur lelap dengan wajah yang dipenuhi kelelahan.Pertarungan, tekanan mental serta cacing pengendali yang selama ini menekan kesadaran mereka jelas membuat kondisi tubuh dan jiwa mereka terkuras habis.Tian Zhi terdiam cukup lama menatap mereka.Namun bukan itu yang membuat pikirannya terganggu.
Bab 234. MenggantiDari cerita Fa Zheng diketahui jika kelima pemuda pemudi tersebut tanpa diketahui klan dan orang tuanya pergi menuju hutan batu hitam. Kepergian mereka bukan tanpa sebab, mereka melakukan itu untuk mencari tanaman dewa untuk kesembuhan para ayahnya yang terluka akibat pertarunga
Bab 232. Tendang.Tian Zhi yang telah memulihkan sedikit kondisinya kini berjalan ke arah dua orang pemuda yang terkapar di tanah. Ia juga yang terluka karena terlalu memforsir kekuatan jiwanya, hanya bisa menggunakan kekuatan fisiknya karena untuk menyembuhkan lukanya membutuhkan waktu beberapa h
Bab 231. Es.Tian Zhi terhenyak saat beast beruang hitam itu nyatanya sangat cepat pergerakannya. Besar tubuhnya nyatanya tidak mengurangi kecepatannya dalam menyerang. Melihat itu, Tian Zhi hanya bisa menghindar sembari memikirkan cara untuk melumpuhkan beast tersebut."Aku yakin jika aku masih m
Bab 230. Melanjutkan perjalanan.Setelah mendapatkan bunga darah merah dan pembaruan dari dunia kecilnya, dengan diantar oleh Wan De, Wan Hang dan Xiong Lee sampai ke gerbang kota kayu hitam, akhirnya Tian Zhi pun melanjutkan perjalanannya menuju wilayah tempat agung.Bukan tanpa alasan dia pergi






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasanLebih banyak