author-banner
Ika Dw
Ika Dw
Author

Novels by Ika Dw

Terjerat Cinta Kakak Angkat

Terjerat Cinta Kakak Angkat

"Aku ini adikmu. Bukan istrimu. Berhenti untuk mengaturku." Naina Adelia, hidupnya berubah drastis ketika kakak laki-lakinya datang dan berkumpul kembali bersamanya. Lebih dari sepuluh tahun mereka berpisah. Brillian tinggal bersama neneknya di Eropa. Sedangkan Naina, tinggal di Jakarta bersama kedua orang tuanya. Semenjak Brillian datang, ia selalu dikekang dan harus menurut padanya. Bahkan Brillian membatasi pertemanan Naina. Naina sampai geram. Di depan orang tuanya, Brillian selalu bersikap baik. Tapi jika hanya berdua saja, ia menunjukkan sifat aslinya. Apa yang membuat Brillian bersikap over protektif terhadap Naina? Apa hubungan mereka yang sesungguhnya?
Read
Chapter: 128. Akhir yang Bahagia
Acara ulang tahun nampak begitu meriah. Hari ini adalah hari ulang tahun Syakilla yang ke lima. Semua keluarga berkumpul bersama di rumah Brilian.Aminah dan juga Bryan datang, mereka membawa kue ulang tahun khusus buat Syakilla."Syakilla, wah ...., cantiknya cucu nenek."Melihat penampilan cucunya yang nampak cantik alami, membuat Halimah menitikkan air matanya.'Ya ampun ..., cucuku cantik sekali. Mungkin Naina dulu waktu kecil seperti ini. Aku sudah terlambat datang, aku sudah gagal menjadi orang tua yang baik untuk anakku.'"Nenek ..., nenek udah datang? Nenek itu bawa apaan?" tanya Syakilla menoleh pada Bryan yang tengah membawa sesuatu di tangannya.Dia sangat penasaran, sampai-sampai dia berjinjit hendak melihatnya."Syakilla, lihatlah. Ini kue khusus buat kamu. Nenek sengaja bikin sendiri, dan rasanya enak sekali , pasti kamu akan menyukainya."Halimah yang semula ada di luar pintu kamar Naina, ia langsung melangkahkan kakinya masuk ke dalam ditemani oleh Bryan."Ayo tebak n
Last Updated: 2023-10-21
Chapter: 127. Kau Kebanggaan Daddy
"Mom! Ambilkan kue buatanku. Aku akan tunjukkan pada Daddy sama Om Bryan. Mereka nggak percaya aku bisa bikin kue."Syakilla mengadu pada Naina yang masih sibuk di dapur."Tunggu sebentar, Mommy potong-potong dulu ya, biar mudah untuk dimakan," jawab Naina."Loh! Nggak usah dipotong. Biar gitu aja," bantah Syakilla.Naina mengerutkan keningnya. "Kau itu mau bagi kue sama Daddy, atau tunjukin doang?" tanya Naina."Tunjukkan saja. Kuenya nggak boleh dimakan."Halimah dan Warti terkekeh mendengar celotehan Syakila. Baru pertama kalinya ada orang berceloteh di rumahnya."Kau itu Killa, buat apa kuenya nggak dimakan, kan bisa mubazir. Lebih baik dimakan, biar tahu rasanya, bukan cuma dibuat pajangan," tegur Halimah."Tapi kan nenek, nanti kalau dimakan kuenya habis, aku kan juga harus kasih Oma sama Opa juga," bantah Syakilla dengan menggembungkan pipinya.Naina mengambilnya kue berukuran sedang itu dan meletakkan di mangkok plastik."Biar mommy yang bawa, entar kalau kamu yang bawa bisa j
Last Updated: 2023-10-20
Chapter: 126. Jangan Remehkan Aku
"Dad! Aku tadi bantuin nenek bikinin kue buat Daddy. Daddy akan makan kue buatanku, kan?"Syakilla berbisik di telinga Brilian yang tengah bermain catur dengan Bryan di teras depan rumahnya.Brilian menoleh dengan menautkan kedua alisnya. "Memangnya kamu bisa bikin kue?" tanya Brillian, tak yakin Syakila bisa membuat kue. Gadis kecil berusia empat tahun itu begitu aktif dan pintar, namun ia masih meragukan anak kecil seusia itu bisa melakukan sesuatu yang tidak bisa diduganya.Syakilla menyunggingkan bibirnya. "Apakah Daddy tengah meremehkanku? Aku akan buktikan kalau aku bisa bikin kue sendiri tanpa dibantu sama Nenek ataupun Mommy. Aku pintar dad, nanti kalau aku udah besar, aku pasti akan buat kue sendiri jika aku tengah berulang tahun, atau nanti pas ulang tahunku Daddy harus siapkan bahannya biar aku bikin dengan tanganku sendiri."Bryan terkekeh meledeknya. "Heh! Killa! Omonganmu itu kayak orang lagi mabuk, ngelantur. Mana mungkin anak kecil bisa bikin makanan, bikin kue itu s
Last Updated: 2023-10-19
Chapter: 125. Apa Benar, Kakekku yang tidak Menginginkanku?
"Nenek, aku mau bantuin nenek bikin kue."Syakilla mengambil loyang di rak buat mengadoni kue buatan Halimah.Halimah selama ini memang suka membuat kue. Banyak orang yang suka memesan kue padanya."Serius kamu mau bantuin nenek membuat kue? Memangnya Killa bisa membuat kue?" tanya Halimah.Syakilla menaruh adonan itu ke atas meja pantry dengan meraih kursi plastik untuk dipijaknya."Ya bisa dong!!"Nampak begitu Arogan anak Brilian. Ia menunjukkan kepandaiannya saat membantu omanya membuat kue di rumahnya."Nenek jangan suka meledekku, aku sangat suka membuat kue. Di Rumahku, aku sering buat kue dengan Oma. Oma juga buat kue suka gosong."Dengan selorohnya yang lucu mampu membuat Halimah melepas tawanya. "Kau itu, Killa! Bikin kue gosong aja dibanggain. Coba kalau bikin kue itu disertai dengan doa, biar jadinya bagus, nggak gosong," ledek Halimah.Warti tersenyum dengan geleng-geleng kepala. Andai saja di rumah masih banyak itu ada anak kecil setiap hari pasti akan sangat seru, ada
Last Updated: 2023-10-18
Chapter: 124. Dia itu Anakku
"Apa kau pikir anakku itu jelmaan setan?! Kau itu orang tua tak berakhlak ya! Bisa-bisanya ngata-ngatain anakku seperti boneka Annabelle. Kau tau kan? Boneka Annabelle itu boneka setan. Aku nggak terima, ya? Enak saja ngata-ngatain anakku kayak gitu. Kau belum punya anak sih, jadi nggak pernah tau rasanya saat anaknya dikata-katain kayak gitu, menyebalkan."Bryan terbengong saat diomeli Brillian. Sedangkan Syakilla menjulurkan lidahnya meledek Bryan, karena dia berhasil mengadu pada orang tuanya."Rasain om, om dimarahin kan? Sama Daddy," ledek Syakilla dengan terkekeh."Oh! Jadi kamu ngadu sama dia!" Bryan menunjuk pada Brillian dengan cengiran kuda.Syakilla mengangguk. Iya Memangnya kenapa kalau aku mengadu, kan dia Daddy-ku," jawab Syakilla."Ck! Dasar kalian berdua!"Halimah langsung menghentikan perdebatan mereka berdua. "Sudah-sudah, nggak usah berisik! Ini juga masih pagi. Kalian ini sudah menjadi orang tua, seharusnya bersikaplah baik untuk menjadi contoh yang baik buat anak
Last Updated: 2023-10-18
Chapter: 123. Anakku Bukan Setan!
"Daddy! Mommy! Om Bryan nakal. Masa aku dibilang kayak boneka Annabelle. Apakah aku sangat jelek seperti boneka Annabelle, sampai Om Bryan mengatakan itu padaku!"Syakilla berlari menuruni anak tangga dan langsung mengadu pada kedua orang tuanya, jika ia habis diledek seperti boneka Annabelle oleh Bryan.Mendengar pengaduan dari putrinya, Brillian langsung melotot. "Apa dia bilang? Kamu dikatain seperti boneka Annabelle? Kau tau Anabelle itu apa Killa?" tanya Brillian dengan menaikkan satu alisnya menatap wajah cantik putri kecilnya.Syakilla langsung menggeleng. "Belum tau, memangnya boneka Annabelle itu seperti apa sih, Dad?" Ia memang masih belum mengetahui Anabelle itu jenis boneka seperti apa. Selama hidupnya, ia belum pernah mendapati boneka Annabelle."Boneka Annabelle itu boneka hantu, boneka setan. Kamu udah dikatain om kamu mirip setan. Kurang ajar banget jadi orang tua, tidak tahu diri. Bisa-bisanya dia ngatain anakku seperti boneka setan! Awas aja dia. Aku tidak akan me
Last Updated: 2023-10-17
Cinta Semalam dengan Calon Ipar

Cinta Semalam dengan Calon Ipar

Calista dipaksa oleh orang tuanya untuk menikah dengan Alka, demi menyalamatkan perusahaan yang tengah krisis. Merasa tertekan, Calista mencoba untuk melepaskan penat dengan mendatangi sebuah club malam. Bukannya mendapatkan ketenangan, tapi ia malah terjerumus dalam masalah besar. Dalam keadaan mabuk berat, Calista melakukan one night stand bersama Alvaro, pemuda yang ternyata adalah adik dari calon suaminya! Mampukah Calista melewati hari-harinya dihadapkan dengan keberadaan dua pria yang memiliki perbedaan sifat? Akankah Calista memilih salah satu dari kedua pria kakak beradik itu atau ... tidak memilih keduanya? Cover design by: Ika Dw & owned by: Ika Dw.
Read
Chapter: Bab 143. Ulang Tahun si Kembar
Acara makan malam bersama keluarga besar membuat keluarga Bayu sangat bahagia. Kedua besannya diundang datang ke rumah untuk menikmati hidangan yang sudah mereka sajikan dalam acara ulang tahun kedua bocah kembar anak dari Calista dan juga Alvaro beserta anak dari Alka dan juga Natasha yang memiliki tanggal kelahiran sama Namun beda bulan. Mereka sengaja ingin merayakan ulang tahun anak-anaknya di hari yang sama."Wah, meriah sekali ya malam ini. Baru kali ini kita bisa merayakan ulang tahun anak-anak bersama seperti ini. Biasanya kita nggak ada waktu luang untuk berkumpul bersama seperti ini."Malam itu Riana begitu bersemangat karena tidak lagi sendiri tapi ditemani oleh kedua besannya yang masih keterkaitan keluarga."Iya dong, Ma, kapan lagi kita bisa berkumpul bersama seperti ini. Aku sangat bersyukur sekali karena pada hari ini kita bisa berkumpul dalam keadaan sehat walafiat dan bisa menemani bocil yang sedang berulang tahun. Nggak nyangka, anakku kini sudah tumbuh besar."Tak
Last Updated: 2024-01-18
Chapter: Bab 142. Aku Harap Tidak Khilaf
"Kalian ini dari mana saja? Kalian lagi jalan-jalan di luar ya?" tanya Calista saat suami dan anak-anaknya datang ke toko tempatnya bekerja.Di saat weekend, Calista diminta untuk membantu orang tuanya di toko, karena ada banyak barang yang harus dikirim ke luar kota. Dia meminta sang suami untuk menemani anak-anaknya."Enggak kok, kita dari toko terus beliin makanan buat kalian di sini," jawab Alvaro dengan menurunkan Ivy dari gendongannya."Aku tadi niatnya mau istirahat, tiduran sama mereka, nggak tahunya mereka malah bangun minta jajan. Sebenarnya di rumah juga masih banyak jajan, tapi mereka nggak mau, maunya beli di luar, terus mau beli makanan juga buat kamu. Ya udah, kita lanjut beli makanan dan mampir ke sini. Jujur aku sebenarnya capek banget pengen tidur sama mereka."Alvaro merenggangkan otot-otot pinggangnya yang berasa kaku."Ternyata masih enakan kerja daripada momong bocah. Kalau anaknya nggak terlalu aktif mungkin masih bisa dikendalikan, kalau anaknya macam mereka, di
Last Updated: 2024-01-17
Chapter: 141. Masalah Buat Lho!
"Dad! Uang!"Dua bocah kembar terbangun dari tidurnya langsung memeluk daddy-nya dan meminta uang. Padahal matanya saja masih belum terbuka dengan sempurna."Kalian ini. Baru bangun tidur langsung minta uang. Buat apaan minta uang? Daddy masih belum punya uang, masih belum waktunya gajian," jawab Alvaro.Seketika bola mata Ivy membola. "Loh katanya Daddy itu bos. Kenapa Bos nggak punya uang? Bukannya Bos itu gudangnya uang?" Dengan selorohnya, gadis kecil itu tidak mempercayai, Ayahnya tidak memiliki uang."Siapa bilang Daddy itu Bos? Daddy tuh cuman karyawan biasa. Kalau belum waktunya gajian, ya nggak dapat uang. Itu artinya, kalian gak boleh jajan banyak-banyak."Dengan cepat Kenzo membalasnya. "Bohong! Daddy itu bohong dek. Daddy itu uangnya banyak. Kemarin aku tahu kok, Daddy taruh uang di dompet. Buruan dikasih dad, memangnya kalau nggak dikasih anaknya mau dikasih siapa? Mau dikasih cewek yang waktu itu?"Kenzo masih kesal mendapati keberadaan ayahnya bersama wanita lain, tanpa
Last Updated: 2024-01-16
Chapter: Bab 140. Rencana Ganti Profesi
"Ngapain kamu pulang pakai manyun gitu? Kalau marah nggak usah dibawa pulang, emangnya orang rumah jadi bahan pelampiasan orang marahan? Di rumah ada anak-anak, jangan lampiaskan kemarahanmu sama mereka. Mereka nggak tau permasalahanmu."Mendapati suaminya yang baru pulang kerja dengan muka tertekuk, Calista langsung mengomelinya. Dia sangat malas dijadikan pelampiasan kemarahan suaminya terus, padahal kemarahannya dia bawa dari kantor, dan pulang-pulang dilampiaskan pada setiap orang yang ditemuinya di rumah, sungguh menjengkelkan bukan?"Aku tuh capek, di kantor banyak masalah, ditambah lagi dibodohi sama orang," bantah Alvaro. Dia frustasi, hampir setiap hari dia mendapatkan masalah dari orang-orang yang berniat untuk mengajak kerjasama, tapi nyatanya dia hanya diberikan harapan palsu. Mereka tidak serius untuk bekerja sama dengannya."Andai saja aku punya pilihan lain, aku tinggalkan bisnisku. Aku sudah malas berbisnis kalau dipermainkan orang terus. Aku kok malah ingin menjadi pe
Last Updated: 2024-01-15
Chapter: 139. Wanita Pengganggu
"Vera! Ngapain kamu ada di sini?" Alvaro dikejutkan oleh keberadaan Vera yang tiba-tiba saja ada di cafe tempatnya bertemu dengan seorang klien yang dia sendiri belum pernah bertemu sebelumnya. Dia mendapatkan pesan dari sekertarisnya, kalau dirinya diminta untuk datang ke sebuah cafe untuk menemui seseorang yang katanya dari salah satu perusahaan yang tengah bekerja sama dengan perusahaannya. Tidak pernah terlintas di pikirannya kalau dirinya ternyata dikibuli oleh seorang wanita yang sebelumnya diancam oleh Calista."Iya, memang aku yang datang kemari. Aku datang ke sini karena diutus oleh Pak Prayogo untuk mewakili meneruskan kerjasama antar perusahaan kita. Jadi di sini intinya aku datang kemari untuk alasan yang pertama, ingin melanjutkan kerjasama dengan kamu, dan yang kedua Aku ingin bertemu dengan kamu secara pribadi."Tanpa merasa malu, Vera langsung menyatakan bahwa dirinya ingin menemui Alvaro secara pribadi dan itu membuat Alvaro tersenyum iris."Hah! Apa kau bilang? Kamu
Last Updated: 2024-01-14
Chapter: Bab 138. Di setiap Detak Jantungku Hanya Ada Kamu
"Puas kamu! Itulah kalau kamu ceroboh suka deketin cewek. Lagian, kamu itu udah tua masih juga kegenitan, mau jadi apa kamu! Belum puas juga sama satu wanita? Nggak malu kamu sama anak kamu? Awas aja kalau sampai aku tahu kamu main-main, jangan panggil aku Calista lagi, aku tidak sudi lagi bareng sama kamu, dan aku, akan meninggalkanmu."Karena geramnya, Calista memberikan ancaman pada suaminya. Selama hampir tiga tahun menemani dalam biduk rumah tangga, kini ada duri duri yang bermunculan di rumah tangga mereka. Calista akan membuang dan membakar duri-duri itu agar tidak menyakitinya. Dia tidak ingin rumah tangganya hancur karena kebodohan saja."Siapa juga yang main-main sama cewek sih, yang! Aku itu nggak pernah main-main sama cewek lain, cuman sama kamu doang waktu itu. Kalau kamu nggak nganterin diri kamu ke aku, aku juga nggak bakalan ngelakuin itu sama kamu. Kamu mabuk, dianterin pulang juga nggak tahu rumahnya, kan waktu itu." Alvaro mengingatkan Calista kembali pada kejadian
Last Updated: 2024-01-13
Suamiku Berkhianat, Aku Ingin Mencari Penggantinya

Suamiku Berkhianat, Aku Ingin Mencari Penggantinya

"Kau tega menghianatiku, jangan salahkan jika aku akan menghancurkanmu!" *** Demi bisa hidup bersama pria yang dicintai Delia rela hidup sederhana meninggalkan statusnya sebagai putri dari keluarga konglomerat. Sandi, pria yang kini menyandang status sebagai suaminya berubah sikap setelah dinyatakan sukses membangun sebuah bisnis. Dua tahun menikah ia baru sadar ternyata suaminya banyak menyimpan kebohongan. Pengorbanannya selama ini tidak pernah dianggap, bahkan ia sering mendapatkan perlakuan yang kasar, selebihnya sang suami terang-terangan tega menyelingkuhinya. Akankah Delia mempertahankan rumah tangganya?
Read
Chapter: Bab 113. Termakan Hasutan
"Kamu tahu dari mana tentang wanita itu? Apakah diantara kalian sudah saling mengenal?" Wajah Wijaya terlihat begitu panik. Dia bahkan tidak berani menatap putranya, dari situ sudah jelas pria itu tidaklah jujur."Papa belum jawab pertanyaanku," bantah Liam dengan tenang. "Sebaiknya jawab pertanyaanku dengan jujur, apakah pertanyaanku tadi memang benar jika papa memang memiliki hubungan di luar nikah dengan wanita lain," tekannya. "Dan memiliki seorang anak?" "A—apa kamu bilang?" Bola mata Wijaya seolah mau lompat. "Punya anak dengan siapa? Jangan ngawur kamu!" Liam kembali bersuara. "Kalau papa nggak merasa bersalah seharusnya nggak perlu takut," cicitnya. "Aku nggak asal bertanya, Pa! Tapi wanita itu yang mengatakannya." "Itu fitnah," bantahnya. "Itu tidak benar." Wijaya jadi salah tingkah, ia hanya tidak menyangka wanita itu datang kembali di kehidupannya setelah bertahun-tahun menghilang."Lalu hubungan apa yang kalian jalani? Kenapa wanita itu begitu yakin kalau diantara k
Last Updated: 2026-06-14
Chapter: Bab 112. Apa Hubungannya Dengan Wanita Itu?
"Liam, tolong kasih tahu Papa, sebenarnya hal apa yang membuat mama kamu pergi dari rumah?"Belum juga mengusap keringat Wijaya sudah menghadang anak laki-lakinya yang baru pulang dari kantor. Rencananya ia ingin menyusul Shanty di rumah orang tuanya, tapi sebelumnya ia juga ingin tahu apa penyebab istrinya pergi, dan ia yakin Liam pasti mengetahui alasannya. "Liam!" "Loh, papa kok udah nyampe rumah? Sejak kapan papa tiba?" tanya Liam dengan tatapan yang berbeda. Pria itu memang terbilang sangat angkuh, tapi yang ia lihat saat ini bukan tentang keangkuhan, tapi karena kejengkelan. "Sudah satu jam yang lalu," jawab Wijaya. "Kamu belum jawab pertanyaan Papa. Kenapa mama kamu ninggalin rumah tanpa izin dariku!"Liam berdecih. "Kenapa nanya sama aku? Harusnya kan nanya langsung sama mama," bantahnya dengan melepaskan sepatu dan meletakkannya di rak di belakang pintu. "Aku sudah telepon dia, jawabnya apa coba?" Liam mengedikkan bahunya. "Ya mana aku tahu mama jawab apa. Memangnya mama
Last Updated: 2026-06-14
Chapter: Bab 111. Introspeksi Diri itu Penting
Pulang dari luar kota Wijaya merasa ada sesuatu hal yang tidak seperti biasanya, rumah terlihat begitu sepi, tidak seperti biasanya. Tidak ada satupun orang yang menyambut kedatangannya, bahkan istrinya juga tidak ada menyambutnya."Kenapa jadi sepi begini? Di mana semua orang?" Wijaya mengayunkan langkahnya menuju setiap titik ruangan, sangat sepi seperti rumah tak berpenghuni, hanya saja rumah itu masih terawat begitu rapi."Ma! Papa pulang!" Biasanya saat pulang dari tugas, entah istri ataupun anak-anaknya memberikan sambutan hangat untuknya, Delia juga tidak terlihat sama sekali, entah di mana wanita itu berada."Aneh," gumamnya dengan melangkahkan kakinya menuju anak tangga untuk sampai di kamar tidurnya. Dibukanya pintu perlahan, namun di dalam tidak juga didapati keberadaan sang istri. Kira-kira kemana perginya Shanty? "Sepertinya ada yang tidak beres," gumamnya dengan melepaskan jas kerjanya dan meletakkannya di atas sofa. Diputuskannya untuk keluar lagi dan mencari orang y
Last Updated: 2026-06-13
Chapter: Bab 110. Perasaan Tak Tergapai
"Segera cek rekaman cctv di sekitar rumah ini!" Liam menoleh pada Delia dan memintanya untuk melakukan pengecekan terhadap hasil rekaman yang didapat dari lingkungan rumahnya. Diusik sedikit membuat dadanya menguap, apalagi jika sudah disangkut pautkan dengan ayahnya. Ia yakin pelakunya sengaja ingin mengadu domba agar tercipta perselisihan."Aku tadi sudah meminta pak satpam untuk menyerahkan hasil rekaman cctv yang ada di sekitar rumah kita, tapi sampai detik ini beliau belum juga muncul untuk memberikan hasilnya." "Lihat saja nanti, jika sampai ada orang yang berani mengusik keluargaku maka orang itu harus siap mental! Jangan panggil aku Liam jika aku tidak bisa memberinya pelajaran!" Tangan Liam mengepal dan beranjak dari tempat duduknya. Dia kembali memperingatkan pada ibunya yang masih syok."Sudahlah ma, jangan terlalu dipikirkan. Soal kejadian ini biar aku yang akan tangani." Liam kembali menoleh pada Delia yang duduk di sebelah ibunya, tepatnya di atas kasur."Del, sement
Last Updated: 2026-06-13
Chapter: 109. Cari Pelakunya
"Delia, apa kamu yakin Papa kamu memiliki hubungan dengan wanita lain?"Shanty tak bisa tenang semenjak kehadiran wanita itu. Ia berusaha untuk membuang jauh-jauh pikiran kotor yang ada di otak kecilnya, tapi ucapan wanita itu sekali terngiang-ngiang dan membuatnya tak bisa fokus. "Mama, please deh, jangan terlalu memikirkan hal-hal yang belum tentu kebenarannya. Kalaupun Papa ada hubungannya sama wanita itu memangnya dia bisa apa?" Delia yakin apa yang dikatakan oleh wanita itu hanya omong kosong belaka. Ia juga yakin wanita itu datang hanya untuk menghasut dan membuat kericuhan yang mengakibatkan pecahnya hubungan keluarganya. "Dia itu cuma selingkuhan, diantara mereka juga tidak terikat dengan pernikahan. Biarpun dia memiliki sepuluh anakpun dia tak memiliki hak untuk mengambil aset yang dimiliki oleh keluarga kita. Percaya sama aku ma, aku berani taruhan jari kalau ucapannya itu benar." Shanty kembali menangis. Tidak pernah disangka-sangka, hubungannya dengan suami bakalan goy
Last Updated: 2026-06-12
Chapter: Bab 108. Tak Sayang Nyawa
"A—apa? Ini tidak mungkin! Kamu pasti berbohong!" Seketika itu Shanty maupun Delia langsung syok. Wanita itu datang untuk mencari keadilan buat anaknya, tapi mungkinkah Wijaya diam-diam telah menghianatinya? "Kamu mau percaya atau tidak itu bukan urusanku, aku hanya butuh pengakuan mas Wijaya, dan kamu nggak bisa menghalanginya!" Begitu meyakinkan ucapan wanita itu. Tapi kenapa harus sekarang? Kenapa tidak dari dulu klarifikasi mengenai hubungan mereka? Bahkan Wijaya sendiri seolah-olah tak pernah memiliki masalah yang terlalu besar. Selama ini Wijaya sangat jarang membahas masa lalu bersama wanita lain. Dia selalu menunjukkan betapa sayang terhadapnya. Dibuat kupu-kupu menghinggapi kepalanya, seolah-olah mereka meminta penjelasan padanya terhadap sikap suaminya selama ini."Mbak, sekarang suamiku lagi dinas di luar kota. Sebaiknya anda pergi saja," perintah Shanty yang sudah tak tahan melihat wanita itu duduk manis di terasnya."Kamu mengusirku?" Wanita itu tersenyum smirk dengan
Last Updated: 2026-06-12
You may also like
Izinkan Aku Menghalalkanmu
Izinkan Aku Menghalalkanmu
Romansa · Tie widya
2.0K views
Istri Penebus Dosa Perselingkuhan Suami
Istri Penebus Dosa Perselingkuhan Suami
Romansa · Neliwati Nelisaja
1.9K views
Halalkan Aku Saat Hilal
Halalkan Aku Saat Hilal
Romansa · Mizu Chan
1.9K views
Pacar Toxic
Pacar Toxic
Romansa · Muzdalifah Muthohar
1.9K views
Ranjang Kehidupan
Ranjang Kehidupan
Romansa · Miko
1.9K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status