author-banner
Ika Dw
Ika Dw
Author

Novels by Ika Dw

Terjerat Cinta Kakak Angkat

Terjerat Cinta Kakak Angkat

"Aku ini adikmu. Bukan istrimu. Berhenti untuk mengaturku." Naina Adelia, hidupnya berubah drastis ketika kakak laki-lakinya datang dan berkumpul kembali bersamanya. Lebih dari sepuluh tahun mereka berpisah. Brillian tinggal bersama neneknya di Eropa. Sedangkan Naina, tinggal di Jakarta bersama kedua orang tuanya. Semenjak Brillian datang, ia selalu dikekang dan harus menurut padanya. Bahkan Brillian membatasi pertemanan Naina. Naina sampai geram. Di depan orang tuanya, Brillian selalu bersikap baik. Tapi jika hanya berdua saja, ia menunjukkan sifat aslinya. Apa yang membuat Brillian bersikap over protektif terhadap Naina? Apa hubungan mereka yang sesungguhnya?
Read
Chapter: 128. Akhir yang Bahagia
Acara ulang tahun nampak begitu meriah. Hari ini adalah hari ulang tahun Syakilla yang ke lima. Semua keluarga berkumpul bersama di rumah Brilian.Aminah dan juga Bryan datang, mereka membawa kue ulang tahun khusus buat Syakilla."Syakilla, wah ...., cantiknya cucu nenek."Melihat penampilan cucunya yang nampak cantik alami, membuat Halimah menitikkan air matanya.'Ya ampun ..., cucuku cantik sekali. Mungkin Naina dulu waktu kecil seperti ini. Aku sudah terlambat datang, aku sudah gagal menjadi orang tua yang baik untuk anakku.'"Nenek ..., nenek udah datang? Nenek itu bawa apaan?" tanya Syakilla menoleh pada Bryan yang tengah membawa sesuatu di tangannya.Dia sangat penasaran, sampai-sampai dia berjinjit hendak melihatnya."Syakilla, lihatlah. Ini kue khusus buat kamu. Nenek sengaja bikin sendiri, dan rasanya enak sekali , pasti kamu akan menyukainya."Halimah yang semula ada di luar pintu kamar Naina, ia langsung melangkahkan kakinya masuk ke dalam ditemani oleh Bryan."Ayo tebak n
Last Updated: 2023-10-21
Chapter: 127. Kau Kebanggaan Daddy
"Mom! Ambilkan kue buatanku. Aku akan tunjukkan pada Daddy sama Om Bryan. Mereka nggak percaya aku bisa bikin kue."Syakilla mengadu pada Naina yang masih sibuk di dapur."Tunggu sebentar, Mommy potong-potong dulu ya, biar mudah untuk dimakan," jawab Naina."Loh! Nggak usah dipotong. Biar gitu aja," bantah Syakilla.Naina mengerutkan keningnya. "Kau itu mau bagi kue sama Daddy, atau tunjukin doang?" tanya Naina."Tunjukkan saja. Kuenya nggak boleh dimakan."Halimah dan Warti terkekeh mendengar celotehan Syakila. Baru pertama kalinya ada orang berceloteh di rumahnya."Kau itu Killa, buat apa kuenya nggak dimakan, kan bisa mubazir. Lebih baik dimakan, biar tahu rasanya, bukan cuma dibuat pajangan," tegur Halimah."Tapi kan nenek, nanti kalau dimakan kuenya habis, aku kan juga harus kasih Oma sama Opa juga," bantah Syakilla dengan menggembungkan pipinya.Naina mengambilnya kue berukuran sedang itu dan meletakkan di mangkok plastik."Biar mommy yang bawa, entar kalau kamu yang bawa bisa j
Last Updated: 2023-10-20
Chapter: 126. Jangan Remehkan Aku
"Dad! Aku tadi bantuin nenek bikinin kue buat Daddy. Daddy akan makan kue buatanku, kan?"Syakilla berbisik di telinga Brilian yang tengah bermain catur dengan Bryan di teras depan rumahnya.Brilian menoleh dengan menautkan kedua alisnya. "Memangnya kamu bisa bikin kue?" tanya Brillian, tak yakin Syakila bisa membuat kue. Gadis kecil berusia empat tahun itu begitu aktif dan pintar, namun ia masih meragukan anak kecil seusia itu bisa melakukan sesuatu yang tidak bisa diduganya.Syakilla menyunggingkan bibirnya. "Apakah Daddy tengah meremehkanku? Aku akan buktikan kalau aku bisa bikin kue sendiri tanpa dibantu sama Nenek ataupun Mommy. Aku pintar dad, nanti kalau aku udah besar, aku pasti akan buat kue sendiri jika aku tengah berulang tahun, atau nanti pas ulang tahunku Daddy harus siapkan bahannya biar aku bikin dengan tanganku sendiri."Bryan terkekeh meledeknya. "Heh! Killa! Omonganmu itu kayak orang lagi mabuk, ngelantur. Mana mungkin anak kecil bisa bikin makanan, bikin kue itu s
Last Updated: 2023-10-19
Chapter: 125. Apa Benar, Kakekku yang tidak Menginginkanku?
"Nenek, aku mau bantuin nenek bikin kue."Syakilla mengambil loyang di rak buat mengadoni kue buatan Halimah.Halimah selama ini memang suka membuat kue. Banyak orang yang suka memesan kue padanya."Serius kamu mau bantuin nenek membuat kue? Memangnya Killa bisa membuat kue?" tanya Halimah.Syakilla menaruh adonan itu ke atas meja pantry dengan meraih kursi plastik untuk dipijaknya."Ya bisa dong!!"Nampak begitu Arogan anak Brilian. Ia menunjukkan kepandaiannya saat membantu omanya membuat kue di rumahnya."Nenek jangan suka meledekku, aku sangat suka membuat kue. Di Rumahku, aku sering buat kue dengan Oma. Oma juga buat kue suka gosong."Dengan selorohnya yang lucu mampu membuat Halimah melepas tawanya. "Kau itu, Killa! Bikin kue gosong aja dibanggain. Coba kalau bikin kue itu disertai dengan doa, biar jadinya bagus, nggak gosong," ledek Halimah.Warti tersenyum dengan geleng-geleng kepala. Andai saja di rumah masih banyak itu ada anak kecil setiap hari pasti akan sangat seru, ada
Last Updated: 2023-10-18
Chapter: 124. Dia itu Anakku
"Apa kau pikir anakku itu jelmaan setan?! Kau itu orang tua tak berakhlak ya! Bisa-bisanya ngata-ngatain anakku seperti boneka Annabelle. Kau tau kan? Boneka Annabelle itu boneka setan. Aku nggak terima, ya? Enak saja ngata-ngatain anakku kayak gitu. Kau belum punya anak sih, jadi nggak pernah tau rasanya saat anaknya dikata-katain kayak gitu, menyebalkan."Bryan terbengong saat diomeli Brillian. Sedangkan Syakilla menjulurkan lidahnya meledek Bryan, karena dia berhasil mengadu pada orang tuanya."Rasain om, om dimarahin kan? Sama Daddy," ledek Syakilla dengan terkekeh."Oh! Jadi kamu ngadu sama dia!" Bryan menunjuk pada Brillian dengan cengiran kuda.Syakilla mengangguk. Iya Memangnya kenapa kalau aku mengadu, kan dia Daddy-ku," jawab Syakilla."Ck! Dasar kalian berdua!"Halimah langsung menghentikan perdebatan mereka berdua. "Sudah-sudah, nggak usah berisik! Ini juga masih pagi. Kalian ini sudah menjadi orang tua, seharusnya bersikaplah baik untuk menjadi contoh yang baik buat anak
Last Updated: 2023-10-18
Chapter: 123. Anakku Bukan Setan!
"Daddy! Mommy! Om Bryan nakal. Masa aku dibilang kayak boneka Annabelle. Apakah aku sangat jelek seperti boneka Annabelle, sampai Om Bryan mengatakan itu padaku!"Syakilla berlari menuruni anak tangga dan langsung mengadu pada kedua orang tuanya, jika ia habis diledek seperti boneka Annabelle oleh Bryan.Mendengar pengaduan dari putrinya, Brillian langsung melotot. "Apa dia bilang? Kamu dikatain seperti boneka Annabelle? Kau tau Anabelle itu apa Killa?" tanya Brillian dengan menaikkan satu alisnya menatap wajah cantik putri kecilnya.Syakilla langsung menggeleng. "Belum tau, memangnya boneka Annabelle itu seperti apa sih, Dad?" Ia memang masih belum mengetahui Anabelle itu jenis boneka seperti apa. Selama hidupnya, ia belum pernah mendapati boneka Annabelle."Boneka Annabelle itu boneka hantu, boneka setan. Kamu udah dikatain om kamu mirip setan. Kurang ajar banget jadi orang tua, tidak tahu diri. Bisa-bisanya dia ngatain anakku seperti boneka setan! Awas aja dia. Aku tidak akan me
Last Updated: 2023-10-17
Suamiku Berkhianat, Aku Ingin Mencari Penggantinya

Suamiku Berkhianat, Aku Ingin Mencari Penggantinya

"Kau tega menghianatiku, jangan salahkan jika aku akan menghancurkanmu!" *** Demi bisa hidup bersama pria yang dicintai Delia rela hidup sederhana meninggalkan statusnya sebagai putri dari keluarga konglomerat. Sandi, pria yang kini menyandang status sebagai suaminya berubah sikap setelah dinyatakan sukses membangun sebuah bisnis. Dua tahun menikah ia baru sadar ternyata suaminya banyak menyimpan kebohongan. Pengorbanannya selama ini tidak pernah dianggap, bahkan ia sering mendapatkan perlakuan yang kasar, selebihnya sang suami terang-terangan tega menyelingkuhinya. Akankah Delia mempertahankan rumah tangganya?
Read
Chapter: Bab 159. Akhir Bahagia
"A—apa? Maksudnya Sandi terlibat?" "Hm..., iya. Pria yang menjadi kebanggaanmu itu terlibat," celetuk Antares. Delia mencebik. "Kapan aku pernah bilang kalau dia itu pria kebanggaanku? Jangan ngaco! Bikin huru hara aja!" Antares terkekeh dengan menyentil hidungnya gemas. "Bodoamat! Habisnya kamu selalu puji puji dia mulu," cetusnya. "Nggak tahu suamimu ini kurang apa sampai kau lebih berpihak padanya!" Delia memutar bola matanya. "Ya ampun! Segitunya kamu ya! Siapa juga yang berpihak padanya? Kamu itu selalu menggiring opini yang tak sesuai dengan realita. Aku sama dia beneran nggak ada hubungan apa-apa! Diantara kami sudah tidak memiliki harapan untuk kembali bersama, jadi stop jangan selalu mengira aku tak setia padamu!" "Kamu itu terlalu lebay, Ares," sungut Maharani. "Kalau Delia lebih peduli pada mantan suaminya, dia nggak bakalan mau mengandung anakmu! Dia juga nggak bakalan mau nikah sama kamu!"Jarang sekali bertemu dengan mertuanya, tak disangka Maharani begitu baik pada
Last Updated: 2026-07-23
Chapter: Bab 158. Pelakunya Mantan Suamimu
"Kamu?" Delia mematung saat suaminya memasuki ruang rawatnya dengan memakai pakaian dinas. "Ngapain kamu pakai baju dokter kak? Mau jadi dokter gadungan kamu? Awas kalau sampai ketahuan! Lepas ih...!" Antares mengerutkan keningnya, bingung. Apa yang terjadi pada istrinya hingga dia mendesaknya untuk melepaskan pakaian putih yang dikenakannya. Bukannya dia sudah tahu profesinya sebagai dokter? "Kamu kenapa bengong gitu yang?! Bukankah kamu sudah tahu kalau aku ini seorang dokter di rumah sakit ini? Ini aku baru selesai dinas, kok kamu terlihat kurang suka gitu?" Delia melepas tawanya. "Sejak kapan kamu jadi dokter kak! Kamu bahkan cukup lama ninggalin aku dan pulang-pulang nggak jelas kayak gini. Aneh ini orang," desisnya. "Ayo lepas itu pakaiannya, nanti kalau ada dokter masuk kamu bisa dilaporkan!" Antares patuh, dia melepaskan seragamnya demi menjaga tensi Delia stabil. Dengan ia tak melepas pakaian dokternya yang ada wanita itu bakalan emosi. "Yaudah aku lepas." Antares mele
Last Updated: 2026-07-23
Chapter: Bab 157. Penantian Panjang
"Bagaimana Res? Apakah Delia sudah membaik?" tanya Wijaya ketika Antares keluar dari ruangan IGD. Wijaya dan keluarganya yang lain dilanda kegelisahan. Mereka takut akan hal yang tidak bisa dibayangkan terjadi pada Delia. Mereka juga tidak menyangka Delia memiliki tekanan darah tinggi di paska kehamilannya."Alhamdulillah kondisinya sudah membaik, Pa," jawab Antares. "Tapi ~~"Tapi apa Res?" tanya Shanty memotong penjelasan menantunya."Delia tetap harus menjalani operasi sesar untuk mengeluarkan bayinya. Aku tidak memiliki wewenang untuk ikut andil dalam menanganinya, ma!""A-apa?" Keluarga nampak begitu sedih dengan wajah penuh penyesalan. "Aku juga sudah mengupayakan agar bayinya dipertahankan sampai normal sembilan bulan, tapi beberapa dokter kandungan menyarankan agar bayinya dilahirkan dengan segera, ini untuk mengurangi resiko yang membahayakan nyawa ibunya. Mau gimana lagi ma, mungkin ini jalan yang terbaik untuk kondisi Delia." Wijaya menarik nafasnya. Begitu banyak ujian
Last Updated: 2026-07-21
Chapter: Bab 156. Salah Sasaran
"Apa? Bayinya dikeluarkan?" Antares maupun keluarga yang lain terkejut dan juga kecewa atas penjelasan suster. "Iya dok, menurut dokter Hilmi harus pilih salah satunya, dengan kondisi nyonya Delia yang mengalami tekanan darah tinggi, tentu akan sulit untuk mempertahankan janinnya hingga melahirkan secara normal. Usia tujuh bulan itu sudah termasuk kehamilan tua, dan bisa dikeluarkan kalau memang kondisi tidak memungkinkan untuk lahiran normal. Kalau dipertahankan takutnya nyonya tidak kuat, secara tekanan darahnya cukup tinggi." Antares meraup wajahnya kasar. Ia tak rela jika bayinya harus dikeluarkan secara paksa. Ia juga tidak iklas jika istrinya harus menderita. Dua pilihan itu membuatnya pusing, tapi sebagai dokter dan juga suami tentu harus memiliki ketegasan dalam memilih pilihan yang dianggapnya tidaklah mudah."Apa nggak ada cara lain sus?" tanya Antares dengan wajah lesunya."Saya pribadi kurang paham dok, untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut sebaiknya dokter temui d
Last Updated: 2026-07-21
Chapter: Bab 155. Diantara Dia Pilihan
"Delia! Ya ampun Del! Kamu kenapa sayang?!"Shanty maupun Wijaya seketika panik saat tahu putrinya pingsan di lantai kamarnya. Setelah ditelisik di setiap sudut ruangan mereka mengarah ke kamar Delia dan di sana mereka malah mendapati putrinya pingsan di lantai. Mereka tak menyangka akan terjadi hal buruk terhadap putrinya, bahkan Shanty mengira suara itu berasal dari orang yang berniat jahat masuk ke dalam rumahnya."Ayo cepat bawa dia ke ranjang pa!"Shanty yang panik kebingungan harus melakukan apa. Wijaya juga tak kalah panik, dia berniat untuk membopong Delia namun kesulitan."Ma! Tolong panggil Liam dan juga Yoga!""I—iya!"Shanty berlari keluar menuju kamar anak laki-lakinya yang kebetulan bersebelahan. Dia panik mengetuk dua pintu kamar yang berdampingan."Liam! Yoga! Ayo bangun! Adikmu jatuh pingsan!" Dua pria itu terkejut bersamaan. Mereka langsung menyibakkan bedcover yang dikenakannya dan bergegas untuk membuka pintunya masing-masing."Ma! Ada apa?" tanya Liam panik."Del
Last Updated: 2026-07-20
Chapter: Bab 154. Tukang Ngeyel
Prang!! Suara benda jatuh terdengar cukup keras. Malam telah berlalu, semua orang sudah terlelap dalam tidurnya. "Suara apaan?" Shanty terkejut bukan main. Dia langsung menyalakan lampu tidurnya dan berusaha untuk membangunkan suaminya. "Papa! Bangun pa!" Wijaya menggeliat merasa terganggu oleh ulah istrinya. Dengan suara serak khas orang bangun tidur dia menggerutu. "Ada apa sih ma! Papa masih ngantuk nih! Capek!" Wijaya masih saja memejamkan matanya dengan memeluk bantal guling rasa kantuknya tidak bisa ditahan seharian bekerja, dan kini sudah waktunya untuk mengistirahatkan diri."Iya aku tahu! Tapi kamu harus cek dulu! Barusan itu suara apaan?" Shanty begitu cemas, takut terjadi sesuatu yang buruk di rumahnya. Meskipun banyak penjagaan di luar tapi tetap saja orang bisa nekat berbuat jahat dikala memiliki kesempatan."Memangnya ada suara apaan sih? Ini masih malam," sungutnya dengan mata terpejam. "Ayo tidurlah! Memangnya kamu itu nggak capek apa seharian bekerja malamnya m
Last Updated: 2026-07-20
Cinta Semalam dengan Calon Ipar

Cinta Semalam dengan Calon Ipar

Calista dipaksa oleh orang tuanya untuk menikah dengan Alka, demi menyalamatkan perusahaan yang tengah krisis. Merasa tertekan, Calista mencoba untuk melepaskan penat dengan mendatangi sebuah club malam. Bukannya mendapatkan ketenangan, tapi ia malah terjerumus dalam masalah besar. Dalam keadaan mabuk berat, Calista melakukan one night stand bersama Alvaro, pemuda yang ternyata adalah adik dari calon suaminya! Mampukah Calista melewati hari-harinya dihadapkan dengan keberadaan dua pria yang memiliki perbedaan sifat? Akankah Calista memilih salah satu dari kedua pria kakak beradik itu atau ... tidak memilih keduanya? Cover design by: Ika Dw & owned by: Ika Dw.
Read
Chapter: Bab 143. Ulang Tahun si Kembar
Acara makan malam bersama keluarga besar membuat keluarga Bayu sangat bahagia. Kedua besannya diundang datang ke rumah untuk menikmati hidangan yang sudah mereka sajikan dalam acara ulang tahun kedua bocah kembar anak dari Calista dan juga Alvaro beserta anak dari Alka dan juga Natasha yang memiliki tanggal kelahiran sama Namun beda bulan. Mereka sengaja ingin merayakan ulang tahun anak-anaknya di hari yang sama."Wah, meriah sekali ya malam ini. Baru kali ini kita bisa merayakan ulang tahun anak-anak bersama seperti ini. Biasanya kita nggak ada waktu luang untuk berkumpul bersama seperti ini."Malam itu Riana begitu bersemangat karena tidak lagi sendiri tapi ditemani oleh kedua besannya yang masih keterkaitan keluarga."Iya dong, Ma, kapan lagi kita bisa berkumpul bersama seperti ini. Aku sangat bersyukur sekali karena pada hari ini kita bisa berkumpul dalam keadaan sehat walafiat dan bisa menemani bocil yang sedang berulang tahun. Nggak nyangka, anakku kini sudah tumbuh besar."Tak
Last Updated: 2024-01-18
Chapter: Bab 142. Aku Harap Tidak Khilaf
"Kalian ini dari mana saja? Kalian lagi jalan-jalan di luar ya?" tanya Calista saat suami dan anak-anaknya datang ke toko tempatnya bekerja.Di saat weekend, Calista diminta untuk membantu orang tuanya di toko, karena ada banyak barang yang harus dikirim ke luar kota. Dia meminta sang suami untuk menemani anak-anaknya."Enggak kok, kita dari toko terus beliin makanan buat kalian di sini," jawab Alvaro dengan menurunkan Ivy dari gendongannya."Aku tadi niatnya mau istirahat, tiduran sama mereka, nggak tahunya mereka malah bangun minta jajan. Sebenarnya di rumah juga masih banyak jajan, tapi mereka nggak mau, maunya beli di luar, terus mau beli makanan juga buat kamu. Ya udah, kita lanjut beli makanan dan mampir ke sini. Jujur aku sebenarnya capek banget pengen tidur sama mereka."Alvaro merenggangkan otot-otot pinggangnya yang berasa kaku."Ternyata masih enakan kerja daripada momong bocah. Kalau anaknya nggak terlalu aktif mungkin masih bisa dikendalikan, kalau anaknya macam mereka, di
Last Updated: 2024-01-17
Chapter: 141. Masalah Buat Lho!
"Dad! Uang!"Dua bocah kembar terbangun dari tidurnya langsung memeluk daddy-nya dan meminta uang. Padahal matanya saja masih belum terbuka dengan sempurna."Kalian ini. Baru bangun tidur langsung minta uang. Buat apaan minta uang? Daddy masih belum punya uang, masih belum waktunya gajian," jawab Alvaro.Seketika bola mata Ivy membola. "Loh katanya Daddy itu bos. Kenapa Bos nggak punya uang? Bukannya Bos itu gudangnya uang?" Dengan selorohnya, gadis kecil itu tidak mempercayai, Ayahnya tidak memiliki uang."Siapa bilang Daddy itu Bos? Daddy tuh cuman karyawan biasa. Kalau belum waktunya gajian, ya nggak dapat uang. Itu artinya, kalian gak boleh jajan banyak-banyak."Dengan cepat Kenzo membalasnya. "Bohong! Daddy itu bohong dek. Daddy itu uangnya banyak. Kemarin aku tahu kok, Daddy taruh uang di dompet. Buruan dikasih dad, memangnya kalau nggak dikasih anaknya mau dikasih siapa? Mau dikasih cewek yang waktu itu?"Kenzo masih kesal mendapati keberadaan ayahnya bersama wanita lain, tanpa
Last Updated: 2024-01-16
Chapter: Bab 140. Rencana Ganti Profesi
"Ngapain kamu pulang pakai manyun gitu? Kalau marah nggak usah dibawa pulang, emangnya orang rumah jadi bahan pelampiasan orang marahan? Di rumah ada anak-anak, jangan lampiaskan kemarahanmu sama mereka. Mereka nggak tau permasalahanmu."Mendapati suaminya yang baru pulang kerja dengan muka tertekuk, Calista langsung mengomelinya. Dia sangat malas dijadikan pelampiasan kemarahan suaminya terus, padahal kemarahannya dia bawa dari kantor, dan pulang-pulang dilampiaskan pada setiap orang yang ditemuinya di rumah, sungguh menjengkelkan bukan?"Aku tuh capek, di kantor banyak masalah, ditambah lagi dibodohi sama orang," bantah Alvaro. Dia frustasi, hampir setiap hari dia mendapatkan masalah dari orang-orang yang berniat untuk mengajak kerjasama, tapi nyatanya dia hanya diberikan harapan palsu. Mereka tidak serius untuk bekerja sama dengannya."Andai saja aku punya pilihan lain, aku tinggalkan bisnisku. Aku sudah malas berbisnis kalau dipermainkan orang terus. Aku kok malah ingin menjadi pe
Last Updated: 2024-01-15
Chapter: 139. Wanita Pengganggu
"Vera! Ngapain kamu ada di sini?" Alvaro dikejutkan oleh keberadaan Vera yang tiba-tiba saja ada di cafe tempatnya bertemu dengan seorang klien yang dia sendiri belum pernah bertemu sebelumnya. Dia mendapatkan pesan dari sekertarisnya, kalau dirinya diminta untuk datang ke sebuah cafe untuk menemui seseorang yang katanya dari salah satu perusahaan yang tengah bekerja sama dengan perusahaannya. Tidak pernah terlintas di pikirannya kalau dirinya ternyata dikibuli oleh seorang wanita yang sebelumnya diancam oleh Calista."Iya, memang aku yang datang kemari. Aku datang ke sini karena diutus oleh Pak Prayogo untuk mewakili meneruskan kerjasama antar perusahaan kita. Jadi di sini intinya aku datang kemari untuk alasan yang pertama, ingin melanjutkan kerjasama dengan kamu, dan yang kedua Aku ingin bertemu dengan kamu secara pribadi."Tanpa merasa malu, Vera langsung menyatakan bahwa dirinya ingin menemui Alvaro secara pribadi dan itu membuat Alvaro tersenyum iris."Hah! Apa kau bilang? Kamu
Last Updated: 2024-01-14
Chapter: Bab 138. Di setiap Detak Jantungku Hanya Ada Kamu
"Puas kamu! Itulah kalau kamu ceroboh suka deketin cewek. Lagian, kamu itu udah tua masih juga kegenitan, mau jadi apa kamu! Belum puas juga sama satu wanita? Nggak malu kamu sama anak kamu? Awas aja kalau sampai aku tahu kamu main-main, jangan panggil aku Calista lagi, aku tidak sudi lagi bareng sama kamu, dan aku, akan meninggalkanmu."Karena geramnya, Calista memberikan ancaman pada suaminya. Selama hampir tiga tahun menemani dalam biduk rumah tangga, kini ada duri duri yang bermunculan di rumah tangga mereka. Calista akan membuang dan membakar duri-duri itu agar tidak menyakitinya. Dia tidak ingin rumah tangganya hancur karena kebodohan saja."Siapa juga yang main-main sama cewek sih, yang! Aku itu nggak pernah main-main sama cewek lain, cuman sama kamu doang waktu itu. Kalau kamu nggak nganterin diri kamu ke aku, aku juga nggak bakalan ngelakuin itu sama kamu. Kamu mabuk, dianterin pulang juga nggak tahu rumahnya, kan waktu itu." Alvaro mengingatkan Calista kembali pada kejadian
Last Updated: 2024-01-13
You may also like
ISTRI YANG DIRINDUKAN
ISTRI YANG DIRINDUKAN
Romansa · Isna Arini
288.0K views
Bercinta Dengan Sang Iblis
Bercinta Dengan Sang Iblis
Romansa · Yuyun Batalia
287.1K views
DALAM CENGKERAMAN SANG MAFIA
DALAM CENGKERAMAN SANG MAFIA
Romansa · Jemyadam
286.8K views
Dinikahi Om Duda
Dinikahi Om Duda
Romansa · Suci Komala
286.5K views
Bukan Suami Biasa
Bukan Suami Biasa
Romansa · Naya Naya
286.4K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status