author-banner
VR Lien
VR Lien
Author

Novel-novel oleh VR Lien

Grand Duke, Jangan Terlalu Dalam

Grand Duke, Jangan Terlalu Dalam

Roselline, seorang penulis novel, tiba-tiba terbangun di dalam dunia yang ia ciptakan sendiri. Sistem memberinya waktu 100 hari untuk mengubah akhir cerita. Satu-satunya cara yang terpikirkan olehnya agar berhasil yakni harus membunuh Grand Duke Azrael, villain utama yang kelak mengakhiri hidup sang protagonis. Namun, rencana itu berantakan sejak hari pertama. Roselline justru menikah dengan seorang pengawal misterius bernama Zal—pria yang selalu melindunginya, memanjakannya, dan perlahan menguasai setiap sudut hatinya. Ia tidak pernah menyangka bahwa di balik senyum lembut dan tatapan penuh kasih itu, Zal menyimpan identitas yang mampu mengguncang seluruh misinya. Zal adalah Grand Duke Azrael Von Drachenfeld. Pria yang setiap malam memeluknya sebagai suami ... adalah villain yang harus ia bunuh. Kini, hitungan menuju hari ke-100 terus berjalan. Jika Roselline gagal membunuh Azrael, ia akan dinyatakan meninggal di dunia nyata. Namun jika ia berhasil ... Ia harus menusukkan pedang ke dada pria yang telah mencintainya lebih dalam daripada siapa pun. Akankah Roselline menyelamatkan sang protagonis ... atau justru menulis ulang takdir sang villain?
Baca
Chapter: 9. Kembali ke Gubuk Kayu
Burung-burung hutan Oakhaven bersahut-sahutan menyambut hangatnya fajar. Cahaya matahari pagi menerobos masuk melalui celah-celah dinding kayu yang renggang, membiaskan garis-garis emas di atas selimut tipis yang melapisi tubuh Roselline. Roselline perlahan membuka kelopak matanya. Lengannya bergerak canggung, mengusap dahinya yang tak lagi terasa terbakar. Rasa pusing yang menyiksa dan gelombang panas yang semalam nyaris melumpuhkan otaknya kini lenyap tanpa bekas, menyisakan sedikit rasa pegal yang wajar di persendiannya. Ting! Sebuah pendar cahaya biru yang familiar mendadak muncul di depan pandangannya. [ Misi Utama Berhasil Dilewati! ] [ Status Pengguna: Pulih Total dari Efek Afrodisiak ] [ Peringatan Kelumpuhan Saraf Ditarik Kembali ] "Aku ... selamat?" gumam Roselline dengan suara parau. Ia mendudukkan tubuhnya di atas ranjang kayu reot gubuk mereka, menatap sekeliling dengan bingung. Ingatannya semalam sangat kabur dan tidak berurutan. Ia ingat dituduh dan dije
Terakhir Diperbarui: 2026-07-26
Chapter: 8. Pengobatan Ala Zal Freyan
"Z-Zal ... tolong ...." rintih Roselline parau. Suaranya kian melemah saat rasa panas itu kembali membakar kesadarannya, membuat jemarinya mencengkeram erat kemeja usang di dada Zal. Zal membeku di atas tubuh istrinya. Manik mata abu-abunya menatap lurus ke dalam netra Roselline yang berkaca-kaca dipenuhi ketakutan dan keputusasaan. Di dalam dadanya, emosi bergejolak hebat. Rasa ingin memiliki wanita ini sepenuhnya beradu keras dengan prinsip dasarnya untuk melindungi Roselline dari mara bahaya—termasuk dari dorongan liarnya sendiri. ‘Dia baru saja berusia tujuh belas tahun. Tahan!' batin Zal menjerit. Bagaimanapun kejamnya gelar Sang Naga yang ia sandang di luar sana, melihat raut rapuh Roselline saat ini melumpuhkan seluruh keangkuhannya. Ia tidak akan pernah memanfaatkan kondisi istrinya yang sedang terpengaruh obat. "Dengar suaraku, Rosie. Buka matamu dan tatap aku," bisik Zal dengan suara bariton yang teramat dalam dan bergetar menahan diri. Roselline perlahan membu
Terakhir Diperbarui: 2026-07-26
Chapter: 7. Sistem Tiba-tiba Mati!
Derap langkah kaki Zal menghantam tanah hutan yang basah dengan kecepatan yang hampir tak masuk akal. Bayangan pepohonan ek raksasa berkelebat cepat di sekeliling mereka, melebur menjadi garis-garis hitam yang buram. Di dalam dekapan dada bidang suaminya, Roselline meremas kencang jubah abu-abu Zal. Napasnya memburu, mengembuskan hawa panas yang membakar hulu hatinya. Setiap detik yang berlalu terasa seperti siksaan jarum-jarum api yang menusuk ke seluruh pembuluh darahnya. "Z-Zal ... pelan-pelan ... sakit ..." rintih Roselline parau. Suaranya gemetar, sarat akan gairah tersiksa yang kian melumpuhkan sarafnya. "Tahan sebentar lagi, Rosie," bisik Zal. Suara baritonnya terdengar amat dalam, bergetar menahan luapan emosi yang siap meledak. "Sedikit lagi kita sampai. Bertahanlah untukku." Ting! Ting! Ting! Layar hologram merah di pelipis Roselline mendadak berkedip-kedip brutal, diiringi suara denting peringatan yang kian memekakkan telinga. [ PERINGATAN KRITIS: Sisa Waktu 08
Terakhir Diperbarui: 2026-07-26
Chapter: 6. Korban Petaka Pertama
"L-Lepas! Akh!" Roselline menjerit parau, sekuat tenaga menarik lengannya yang terkunci di atas pinggiran bak batu. Namun, tenaganya kian menguap seiring rasa panas yang menggerogoti kesadarannya. Pengemis itu menyeringai menjijikkan, mencondongkan wajah busuknya kian dekat. Brak! Suara hantaman keras bergema memenuhi paviliun pemandian. Sebelum bibir kotor pengemis itu sempat menyentuh kulitnya, sebuah tangan kekar dengan kecepatan yang tidak manusiawi mendadak muncul dari kegelapan, mencengkeram erat pergelangan tangan pengemis itu hingga terdengar bunyi gemertak tulang yang patah. "Siapa yang mengizinkan tangan kotormu menyentuh milikku, hah?" Suara bariton yang dingin, rendah, dan sarat akan hawa membunuh yang pekat memecah keheningan. Roselline tersentak, kelopak matanya yang terasa berat perlahan terbuka. Di balik kabut gairah yang menyiksa otaknya, ia melihat siluet jangkung Zal berdiri tegak bak dewa kematian. Belum sempat pengemis itu memproses rasa sakit di tangannya,
Terakhir Diperbarui: 2026-07-25
Chapter: 5. Kue yang ku Makan Sendiri
"Nona, Anda sudah sadar?!" Roselline tersentak bangun dari tidurnya, napasnya memburu saat kelopak matanya terbuka lebar. Ia terbangun di sebuah kamar mewah Katedral. Seorang wanita duduk di sebelahnya dengan tersenyum ramah. "Ha-halo ... jika aku boleh tahu, Lady Celestia di mana ya?" tanya Roselline. "Lady Celestia sedang berdoa di aula utama. Ohiya, Nona. Kalau begitu saya pamit dulu ya," ujar wanita itu. Roselline mengangguk sopan. Physician kuil atau tabib itu keluar dari ruangan. Sekarang saatnya ia mencari keberadaan Evelyn. Roselline berjalan terburu-buru menyusuri koridor pualam yang sunyi, mencari-cari keberadaan sang Female Lead. Langkah kakinya membawanya menuju aula utama Katedral. Di sana, di bawah pendar cahaya lilin yang temaram, sosok Evelyn Celestia tampak sedang berlutut anggun di depan altar patung agung Dewi Bulan—salah satu sosok tertinggi yang disembah di Kekaisaran Draconia. Roselline mengembuskan napas lega yang teramat panjang, menyandarkan pun
Terakhir Diperbarui: 2026-07-06
Chapter: 4. Jika Aku Mati di Sini
Derap langkah kaki kuda para ksatria Drachenfeld perlahan bergerak menjauh, meninggalkan kepulan debu tipis di jalanan pasar. Zal membalikkan tubuhnya menghadap Roselline, menatap keranjang anyaman kosong di tangan istrinya dengan pandangan yang kembali melunak. "Pulanglah setelah kau selesai berbelanja," ujar Zal, suaranya kembali rendah dan tenang seperti biasa. "Dan ingat pesanku tadi, Roselline. Jangan pergi ke mana-mana sampai aku kembali ke rumah kita." Roselline masih gemetar hebat di tempatnya berdiri. Jemarinya mencengkeram erat ujung jubah abu-abu Zal, menolak keras untuk melepaskannya. "K-Kerja? Kau mau ikut ... dengan rombongan dia?" Roselline melirik sekilas ke arah kereta baja hitam milik Azrael yang mulai menjauh di ujung koridor pasar. Sekadar membayangkan nama sang Grand Duke saja sudah cukup untuk membuat tenggorokannya tercekat karena ngeri. Zal menghela napas panjang. Untuk sedetik, sisa-sisa hawa membunuh yang tadi melingkupi tubuhnya meredup sepenuhnya.
Terakhir Diperbarui: 2026-07-05
Anda juga akan menyukai
Mencuri Hati Tuan Hamish
Mencuri Hati Tuan Hamish
Romansa · Naiynana
154.5K Dibaca
Terjerat dalam Kecanduan Cinta
Terjerat dalam Kecanduan Cinta
Romansa · Helena Ayu
154.1K Dibaca
Queen for the King
Queen for the King
Romansa · Cherry Blossom
153.9K Dibaca
TERIMA KASIH TELAH MENCINTAIKU
TERIMA KASIH TELAH MENCINTAIKU
Romansa · Evie Yuzuma
153.8K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status