Chapter: Second Chance"Hai, Lia. Ini mantan istri saya, Karen. Karen, ini Adelia, mahasiswi saya," ujar Ryan.Adelia tersenyum canggung. Dia tidak mengerti mengapa Ryan memperkenalkannya pada mantan istrinya itu.Karen menatap Adelia dengan tatapan menilai, membuat Adelia tidak nyaman dengan itu.“Oh jadi ini selingkuhan kamu itu?” Ucap Karen dengan sinis.Adelia terdiam, terkejut dengan tuduhan itu. Dia baru saja datang, bahkan belum dipersilahkan duduk, namun ditodong dengan tuduhan yang tak menyenangkan.“Karen..” Tegur Ryan dengan tegas.“Why? Aku cuma mau tau dia tepat gak buat kamu dan Bryan.” Ucap Karen membela dirinya.“Tapi kamu gak perlu kayak gitu. Dia gak nyaman jadinya.” Ujar Ryan.Adelia menatap mereka pikiran berkecamuk. Lama-lama dia juga muak berada di tengah-tengah pertengkaran mantan pasangan suami istri ini. Trus apa coba maksudnya mengatakan Adelia pantas dan tak pantas buat Ryan dan Bryan? Bryan itu siapa lagi?“Maaf menyela. Saya kesini Cuma mau minta tandatangan anda, Pak Ryan. Buka
Last Updated: 2025-08-13
Chapter: Calon Mantan IstriRumah Keluarga Rinaldi“Leopard, boss?”“…”“Siap laksanakan, Boss Tiger.”Hans menutup panggilan telefonnya dengan Max. bossnya yang satu itu menginformasikan kalau aka nada bodyguard baru yang akan membantunya mengawal Aurora.“Leopard?” gumam Hans.Ia tau nama itu karena seringkali mendengar rumor dari camp pelatihan fortress. Namun ia belum pernah bertemu dengannya.Hans sendiri memang tidak lama mengikuti training di fortress karena ia memiliki basic beladiri bahkan sebelum bekerja dengan Nicholas. Makanya ia langsung diberi misi begitu bergabung dengan Fortress.“Ayo berangkat, Hans.”Suara Aurora dari belakang Hans terdengar, membuat pria itu menoleh ke arah pintu masuk rumah.“Kita langsung ke kantor pengacara,” ucapnya lagi pada Hans.Hans mengangguk. “Baik. Boss Tiger minta saya
Last Updated: 2025-08-12
Chapter: Rumor dan Orang MisteriusSiang Hari – Kantin Fakultas“Eh.. eh.. itu kan cewek yang selalu ada di ruangannya pak Ryan, kan?”“Ih iya bener. Istrinya kah?”“Kayaknya bukan deh. Istrinya pak Ryan, dokter. Cantik lagi.”“Trus.. trus itu siapa dong?”“Selingkuhannya pak Ryan?”“Ih bisa jadi. Denger-denger, Pak Ryan cere kan?”“Berarti dia PELAKOR dong?”Adelia merasa tidak nyaman. SANGAT AMAT TIDAK NYAMAN. Sejak awal dia duduk di kantin fakultas, suara bisikan dan gosip tentangnya menjadi bahan perbincangan di antara mahasiswa dan dosen-dosen. Bukan hanya hari ini, tetapi sudah berlangsung sejak dia mulai menjadi salah satu penghuni ruangan Ryan Davis dua minggu ini.Dirinya selalu dikaitkan dengan penyebab perceraian Ryan dengan mantan istrinya. Meskipun Adelia hanya menyelesaikan kewajibannya sebagai mahasiswa pascasarjana, namanya terus digunakan sebagai bahan spekulasi. Dia merasa tidak adil karena tidak pernah berniat merusak hubungan rumah tangga orang lain.Meskipun dia juga memiliki perasaan untuk Ryan, A
Last Updated: 2025-08-11
Chapter: Soal Perceraian“Mulai besok, kamu dateng lagi kesini. Kerjain revisi kamu disini. Saya gak mau dinilai gak kompeten sama dosen-dosen lain kalau tau tesis kamu lolos.”Ucapan Ryan kemarin masih terngiang-ngiang di kepala Adelia. Terdengar berlebihan memang. Tapi Adelia tidak punya pilihan lain selain mengiyakan, karena dari awal Adelia yang salah. Wajar kalau Ryan bersikap begitu.Adelia duduk di kursi tunggu di depan ruangan Ryan setelah mengecek kalau si empunya belum datang. Dia memainkan ponselnya sembari menunggu.Beberapa saat kemudian, Ryan datang dan membuka pintu ruangannya. Adelia bergegas berdiri dan menunggu Ryan selesai.Sekilas, Adelia sempat melihat sebuah seutas senyum dari Ryan. Senyum itu muncul begitu cepat sehingga Adelia tidak terlalu yakin apakah dia benar-benar melihatnya. Sepertinya Ryan menyembunyikan senyumannya dengan sengaja, seolah tidak ingin Adelia mengetahui apa yang ada di balik senyumnya yang singkat itu.“Masuk!” Perintah Ryan. Adelia mengangguk dan ikut masuk ke ru
Last Updated: 2025-08-09
Chapter: TernyataSelamat siang, pak. Saya Adelia selaku mahasiswi bimbingan bapak. Saya mau bimbingan tesis, apa bapak ada waktu hari ini? –AdeliaSENDPesan itu dikirim Adelia dengan perasaan yang sangat gugup. Meskipun tanpa menuliskan namanya, dia yakin Ryan akan tahu bahwa pesan itu berasal darinya. Mereka masih saling menyimpan nomor kontak sampai saat ini.Dua bulan telah berlalu sejak Adelia mengetahui bahwa Ryan adalah dosen pembimbing tesisnya. Selama periode tersebut, dia hanya berkomunikasi dengan pembimbing pertamanya, mengulang strategi yang pernah dia lakukan saat bimbingan skripsinya. Ini bukan hanya untuk efisiensi waktu, tetapi juga sebagai upaya untuk menunda pertemuan langsung dengan Ryan.Adelia menyadari bahwa dia perlu menenangkan hatinya sebelum bertatap muka dengan Ryan. Meskipun dia tahu bahwa Ryan sudah memiliki istri dan anak, rasa gugup dan harapan tetap menyelip di dalam hatinya. Maka dari itu, Adelia ingin memastikan bahwa saat interaksi mereka nanti, dia dapat mengendali
Last Updated: 2025-08-07
Chapter: Liora atau Rora?“Misi, Tuan… di depan ada Nyonya Aurora,” ucap salah seorang ART sambil menunduk sopan di ambang pintu ruang keluarga.Papi Bayu yang sibuk bermain balok susun dengan Baby Liora, menoleh sebentar.“Oh, Rora?” serunya, lalu bangkit sambil tetap menggendong batita itu.Ia berjalan santai ke ruang tamu. Disana, Aurora sang menantu sedang duduk menunggu di sofa.“Kok gak langsung masuk aja, Ra?”Aurora menoleh dan tersenyum kecil saat melihat Papi Bayu datang menggendong Liora. “Tadi takut ganggu. Kayaknya lagi quality time banget sama Lio,” ucapnya ringan.Papi Bayu tertawa pelan. “Ya namanya juga cucu kesayangan. Nih, liat aja tuh ekspresinya waktu denger suara kamu.”Baby Lio yang berada di pelukan Papi Bayu langsung menggeliat riang, tangannya menggapai-gapai ke arah Aurora. “Mamama!” celotehnya sambil tertawa.Aurora merentangkan tangan dan langsung menyambut Liora ke dalam pelukannya. “Iya, sayang… Mama datang. Kangen ya?”Papi Bayu duduk di sofa seberang, mengamati interaksi keduan
Last Updated: 2025-08-06