author-banner
Aruna lullaby
Author

Aruna lullabyの小説

Cinta Terlarang Sang Pewaris

Cinta Terlarang Sang Pewaris

"Zahid Group telah menyerahkan pembangunan The Zahid Heritage Towers kepada Naratama Group. Papa akan memberikan tanggung jawab proyek itu padamu, Karala… tapi dengan satu syarat." Karala Naratama tahu betul arti tawaran itu. Proyek bernilai fantastis tersebut adalah pembuktian bahwa ia lebih pantas menjadi pewaris Naratama Group dibanding abang tirinya. Dan seperti yang sudah Karala duga, harga yang harus dibayarnya tak pernah murah. Perjodohan. Bukan dengan Jeremy Zahid, CEO Zahid Group yang berstatus sudah menikah dan yang selama ini diam-diam menjadi kekasihnya melainkan dengan Damian Zahid, anak sulung keluarga Zahid sekaligus wakil menteri yang aktif. Di balik perjodohan, cinta yang terlarang dan kekuasaan, siapa yang akhirnya akan kalah oleh perasaan?
読む
Chapter: Bab 7. Rahasia
Karala tersenyum lalu mengelap bibirnya yang masih basah. Ciuman mereka yang menakjubkan masih meninggalkan bekas yang membuat perempuan itu sangat puas. Matanya yang lentik memandang Jeremy yang sudah turun lebih dulu membuka pintu mobil untuknya. "Kita akan makan malam di tempat biasa. Hari ini saya yang akan memasak untuk kita berdua." Ujar Jeremy setelah Karala keluar dari mobil. Keduanya kemudian melangkah memasuki lobby, naik ke lift menuju lantai paling atas dan merupakan tempat rahasia mereka selama ini untuk saling bertemu. Karala merangkul lengan Jeremy dengan mesra. Tidak akan ada seorang pun yang akan menemukan mereka malam ini. "Saya ingin makan daging yang banyak. Sejak kemarin energi saya udah banyak hilang." Jeremy mengecup tangan Karala dengan lembut. Tentu saja permintaaan itu akan dia kabulkan. "As you wish, sayang. Kamu memang perlu tenaga saat ini. Selain bermesraan, saya ingin menginterogasi kamu." Karala terkekeh. Ternyata Jeremy tidak melupakan tujuan
最終更新日: 2026-02-20
Chapter: Bab 6. Perjodohan
Malam sudah menunjukan hampir pukul 23.00 ketika Jeremy terlihat berdiri sendirian di balkon kamarnya yang berada di lantai dua. Lelaki berperawakan tinggi dan besar itu sedang menghisap sebatang rokok sambil menghembuskan asapnya yang mengepul di udara.Ditemani angin malam yang mulai terasa sejuk, Jeremy menatap layar ponselnya yang sedang menyala. Dengan kening berkerut, wajahnya yang tampan nampak penuh amarah. Penyebabnya karena pesan yang telah dia kirim setengah jam yang lalu untuk seseorang hanya di baca dan tidak di balas sama sekali."Bangsat!!" Umpat Jeremy pelan. Tangannya yang besar kembali menghisap nikotin itu dalam-dalam. "Karala Naratama .... Bagaimana bisa ...." Jeremy kembali teringat pada peristiwa yang terjadi saat makan malam bersama orang tuanya beberapa waktu lalu. Pembicaraan mereka awalnya biasa saja, hanya seputar perkembangan bisnis yang berhubungan dengan Zahid Group hingga tiba-tiba sebuah berita yang di sampaikan oleh ayah dan ibunya mengejutkan semua
最終更新日: 2026-02-06
Chapter: BAB 5. Pradipta Naratama
Tak lama kemudian, meeting yang di tunggu-tunggu itu segera di mulai. Asisten Hartanto dan beberapa orang lainnya terlihat mulai meletakan beberapa berkas ke atas meja, tepat di depan semua yang ada di sana. "Terima kasih untuk yang sudah hadir pada hari ini." Sebagai pembukaan rapat, suara Hartanto terdengar menggema di seluruh ruangan. Wajahnya terlihat tegas saat menatap semua orang. "Seperti yang bisa kita lihat di smartboard yang ada di depan, pertemuan siang ini di fokuskan pada serah terima proyek The Zahid Heritage Towers dan penetapan struktur pengambilan keputusannya." Semua orang langsung berbisik-bisik. Sebagian tentu saja menduga bahwa mega proyek ini akan diberikan kepada Pradipta Naratama selaku Chief Operating Officer (COO) Naratama Group, yang selama ini bertanggung jawab penuh atas proyek-proyek strategis perusahaan. Hartanto berhenti sejenak untuk memilih kata-kata yang pas. Pandangannya kemudian beralih ke berkas-berkas yang baru saja dibagikan oleh asistenny
最終更新日: 2026-02-01
Chapter: Bab 4. Meeting
Waktu menunjukan pukul 23.00 malam, ketika Karala yang sedang mengenakan gaun tidur satin berwarna putih membaringkan tubuhnya ke atas ranjang. Memejamkan mata karena perasaan yang begitu nyaman, wajah perempuan yang cantik itu nampak begitu polos dengan hanya dilapisi skincare malam. Dalam keheningan, Karala langsung terbayang wajah Jeremy kemudian disusul dengan wajah Damian Zahid. Di kamar yang temaram dan hanya di terangi oleh lampu tidur yang ada di atas meja, perempuan itu kemudian terkekeh pelan. Entah Tuhan sedang menghukum atau berbaik hati padanya namun situasi ini terasa begitu lucu dan aneh. "Jeremy dan Damian Zahid ....." Gumam Karala pelan. Sejujurnya, mau siapa pun di antara keduanya, bagi Karala rasanya sama saja. Mereka akan menjadi backingan yang sangat berguna untuk melawan beberapa orang yang membencinya. Tentu saja, bagian terbaik adalah untuk membalaskan derita seseorang. Suara notifikasi terdengar berbunyi dan membuat Karala langsung menoleh. Meraih ponse
最終更新日: 2026-02-01
Chapter: Bab 3 Damian Zahid
Suasana ruang makan keluarga Naratama terdengar begitu tenang. Di temani suara musik klasik yang mengalun dengan lembut, sesekali akan disusul oleh suara denting sendok yang saling beradu. Sang kepala keluarga yang tak lain adalah Hartanto Naratama terlihat duduk di ujung meja dengan ditemani sang istri dan kedua anaknya. Tubuh tegapnya terlihat sangat mendominasi ruangan. "Sejak Zahid Group mengumumkan telah mengakuisisi Meridian Crown di Singapura, saham perusahaan mereka terus melonjak naik hingga hari ini. Sepertinya pasar saham merespons positif langkah ekspansi regional yang berani direncanakan oleh Jeremy Zahid hingga benar-benar memberikan dampak pada valuasi perusahaan dan juga kepercayaan para investor. Setelah akuisisi itu, Zahid Group kini memiliki akses ke aset strategis dan jaringan pengembangan properti yang sebelumnya berada di luar jangkauan mereka." Semua orang menatap Hartanto yang baru saja menyelesaikan makannya. Lelaki paruh baya yang masih gagah itu tersenyu
最終更新日: 2026-02-01
Chapter: Bab 2. Karala Naratama
Karala Naratama turut mengangkat gelasnya seperti yang lain sambil memandangi Jeremy Zahid yang berdiri di depan dan sedang mengucapkan harapan dan doa untuk kedua orang tuanya dan juga pemilik pesta malam ini. Matanya yang lentik bisa melihat dengan jelas bagaimana lelaki rupawan itu berjalan kembali ke kursinya sambil merangkul pinggang sang istri dengan penuh percaya diri. Kedua pasangan suami istri itu terlihat saling mencintai satu sama lain. "Mereka sangat serasi."Karala bisa mendengar pujian dari perempuan paruh baya yang berdiri sebelahnya. Indah Naratama sedang menatap kagum pada Andira Zahid, istri dari Jeremy dan juga sang model terkenal. Melihat penampilan Indah yang glamor, dengan sekilas saja Karala tahu kalau Andira merupakan role mode sang ibu tiri."Benar sekali. Mereka terlihat serasi." Sahut Karala tersenyum lalu meneguk habis minumannya dan kembali mendudukan diri di kursi. Saat kembali menatap ke samping, perempuan itu langsung bertatapan dengan Jeremy yang ter
最終更新日: 2026-02-01
あなたも気に入るかもしれません
Nafsu si perkasa
Nafsu si perkasa
Romansa · Blacksugar
999.2K ビュー
Gadis Penari Sang Presdir
Gadis Penari Sang Presdir
Romansa · juskelapa
998.5K ビュー
Terjebak Birahi Pengacara
Terjebak Birahi Pengacara
Romansa · MMZ
998.4K ビュー
Presdir Tampan Itu Ayah Anakku
Presdir Tampan Itu Ayah Anakku
Romansa · VERARI
991.2K ビュー
Salah Ranjang
Salah Ranjang
Romansa · Si Mendhut
982.0K ビュー
DIAMNYA ISTRIKU
DIAMNYA ISTRIKU
Romansa · RENA ARIANA
978.0K ビュー
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status