author-banner
Dewiluna
Dewiluna
Author

Dewilunaの小説

Malam Penuh Gairah Bersamamu

Malam Penuh Gairah Bersamamu

Tania dan Gilang adalah pasangan yang sempurna—setidaknya itu yang semua orang pikirkan. Setelah tujuh tahun berpacaran dan bertunangan, Tania percaya bahwa hidupnya akan berjalan mulus. Namun, segalanya berubah saat dia menemukan Gilang berselingkuh. Hancur dan kecewa, Tania terjerumus ke dalam malam yang mengubah hidupnya selamanya. Dia tidur dengan Rafael, Direktur di hotel tempatnya bekerja. Seolah belum cukup, skandal itu diketahui semua orang di kantornya. Bagaimana Tania harus menanggung malu?
読む
Chapter: S2 Bab 78
“Mommy? Kenapa marah?” Wajah Zayne bingung, membuat Tyo seketika tahu jika ia mungkin harus mengganti pertanyaannya. Mungkin tidak bisa langsung ke inti masalah. “Enggak, Mommy enggak marah,” ralat Tyo. Anggi menyela Tyo dengan memberikan satu cubitan di perut putra bungsunya. Tyo mengaduh panjang, tapi pelototan Anggi membuatnya ciut sendiri. “Tanya yang benar!” Anggi misuh-misuh. Tyo jelas kalah menghadapi sang ibu. Ia pasrah saja dimarahi, tak menyahuti omelan Anggi sama sekali. Ia malah sibuk memutar otak, menyusun pertanyaan. “Itu … Om mau tau, kalau kemarin-kemarin Zayne di rumah main apa?”Pertanyaan yang tidak berkaitan itu membuat Tyo mendapatkan tatapan tajam dari Anggi, tapi ia langsung menenangkan Anggi. Tyo punya rencana. “Main mobil-mobilan, kereta, terus baca buku,” sahut Zayne lancar. Tyo menganggukkan kepala puas. Zayne sudah masuk ke dalam alur yang ia buat. Sekarang, tinggal melanjutkannya. “Kayaknya seru, ya!” ujar Tyo dengan suara yang dibuat riang. “Zayn
最終更新日: 2026-04-10
Chapter: S2 Bab 77
“Bu, aku mau ngomong sesuatu yang penting.” Tyo meminta perhatian.Anggi melirik kepada putra bungsunya sesaat sebelum menghela. “Jangan ganggu. Sebentar lagi waktunya makan malam untuk Zayne.”Tentu saja Tyo tidak menyerah. Ia mengatakan dengan jelas kalau masalah ini sangat penting, bahkan menyangkut hidup mati seseorang. “Kalau begitu bicara saja sekarang! Ibu sibuk!” Beruntung Tyo lihai menghindari spatula yang digunakan oleh Anggi untuk menyerang dirinya. Terlambat sedikit saja, pasti ada cetakan panas di pipinya. “Ini tentang Kakak, Bu! Katanya Kak Tania selingkuh!”Prang!Spatula yang sebelumnya diacungkan ke Tyo, sekarang tergeletak di lantai. Minyak panas berceceran. Tyo dengan sigap mematikan kompor sebelum terjadi kebakaran. “Apa yang kamu bilang barusan?!” Anggi memekik keras, menatap Tyo dengan kedua mata melotot. Pandangan Anggi menunjukkan jika Tyo sedang divonis berbohong. “Ibu tenang dulu. Kita duduk dulu,” ucap Tyo seraya mengajak Anggi duduk di kursi ruang mak
最終更新日: 2026-04-09
Chapter: S2 Bab 76
“Maaf aku minta kamu ketemu tiba-tiba.” Tyo bingung bukan main saat Fera, teman kakaknya sendiri, memintanya untuk bertemu. Bukannya Tyo tidak mengenal Fera. Mereka memang rekan sekantor, hanya saja keduanya hampir tak pernah bertegur sapa. Mereka hanya saling tahu keberadaan masing-masing. “Enggak apa-apa, Kak.” Tyo menjawab canggung. “Tapi ada apa ya?” sambungnya penasaran. Sebenarnya jawabannya bisa ditebak. Pasti tentang Tania. Tapi memangnya Tania kenapa? Terakhir kali, Tyo tak mendengar kabar apapun tentang keluarga kakaknya itu. Apa yang mungkin salah? Apa Tania berulah?“Ini tentang … kakakmu.” Tyo menghela napas pelan. Ia sudah bisa menebak apa yang Fera katakan. Pastinya tentang Tania. Apa masalah di pekerjaan? “Tania selingkuh.”“APA?!” Kedua mata Tyo melotot tak percaya. Ia berdiri tanpa sadar. Tangannya menggebrak meja, membuat cangkir kopi mereka bergetar heboh. “Tidak.” Ia menggeleng sendiri. “Tidak mungkin. Apa aku salah dengar?”Berkali-kali Tyo menarik napas
最終更新日: 2026-04-08
Chapter: S2 Bab 75
“Di mana Zayne?” Rafael langsung terduduk saat melihat Tania masuk ke dalam kamar. Tania mengerti kekhawatiran Rafael, tapi ia memilih untuk tak langsung menjawab. Tania hanya membuka pintu lemari, lalu mengambil pakaian ganti dari sana. Ia membersihkan diri, sebelum kembali pada Rafael. “Ada di kamarnya. Kamu istirahat saja. Aku bisa mengurus Zayne,” sahut Tania lembut. Ia meminta Rafael berbaring lagi, tapi tentu saja Rafael menolak. Dahi Rafael berkerut tajam, kedua matanya menatap Tania tak tenang. “Tapi keadaan Zayne bagaimana? Dia baik-baik aja, kan?” Tania memang ibunya, tapi yang lebih banyak menghabiskan waktu bersama Zayne adalah Rafael. Dan Tania tidak menampik kenyataan itu. “Dokter bilang ia hanya demam karena kelelahan,” jawab Tania. Namun, itu tak cukup untuk menenangkan Rafael. “Kalau begitu aku akan melihatnya. Atau bawa saja Zayne ke sini biar tidur bersamaku.”Tania menggeleng
最終更新日: 2026-04-06
Chapter: S2 Bab 74
“Zayne!” Tania langsung berteriak saat melihat anaknya terbaring lemah di ruang kesehatan sekolah. Padahal sebelumnya Tania sudah mendapatkan penjelasan tentang keadaan Zayne dari guru. Namun, ia tetap tidak bisa menahan emosi yang membanjir saat melihat anaknya tak berdaya di atas ranjang. “Ayo kita ke rumah sakit, Sayang.” Tania langsung merengkuh tubuh Zayne ke dalam pelukan. Ia mengabaikan sempurna panggilan dari para guru yang ada di sana. Otak Tania seolah hanya berisi satu tujuan, mengantar Zayne ke dokter. Ia tidak bisa menunggu lebih lama, bahkan hanya untuk sekedar bicara. Zayne bukanlah anak yang mudah sakit. Sampai masuk sekolah, jumlah sakit Zayne bisa dihitung dengan jari. Berkat lingkungan yang sehat dan terjaga, kesehatan Zayne jarang sekali terusik. “Sabar ya, Sayang.” Tania mengusap dahi Zayne yang penuh peluh. Ia mendudukkan Zayne di kursi samping kemudi, memastikan Zayne nyaman sebelum berkendara. Tania menuju ke rumah sakit tempat keluarga mereka biasa diper
最終更新日: 2026-04-05
Chapter: S2 Bab 73
“Aku … enggak yakin.” Bryan tersenyum mendapati keraguan Tania padanya. Tentu saja, ia memang datang untuk mengganggu. Mana bisa, Bryan memberikan kesempatan pada Rafael di saat ia sudah memberikan segalanya untuk Tania?Tidak. Bahkan jika memang hati Tania masih untuk pria itu. “Kenapa?” Bryan mencubit pipi Tania gemas. “Kamu meragukan aku?”Sudut mata Bryan mendapati Rafael yang berdecih. Ia tak ambil pusing dengan kebencian Rafael. Rafael adalah seorang suami normal yang tentu saja akan marah di saat istrinya memiliki pria lain. “Padahal aku cuma mau kamu beristirahat. Merawat orang sakit itu melelahkan, kan?” Bryan berusaha membujuk dengan rayuan manis. “Lagipula, apa yang akan terjadi? Kami bukan dua anak remaja yang suka adu tinju,” ledek Bryan seraya melirik ke arah Rafael. Bryan meyakinkan Tania jika ia hanya ingin membantu. Jika dirinya benar-benar tulus untuk datang dan menemani, tanpa tujuan lain. Namun melihat Tania yang terus bimbang, Bryan tak bisa diam. Ia jelas t
最終更新日: 2026-04-04
Skandal Terlarang: Penghangat Ranjang Suami Tante

Skandal Terlarang: Penghangat Ranjang Suami Tante

Queen Fiore Wijaya mengalami kecelakaan yang membuatnya kehilangan gelar sebagai violinist muda terbaik. Seolah belum cukup, keluarga Wijaya ikut membuangnya. Fiore ternyata bukan anak kandung pasangan Wijaya. Posisinya sudah digantikan oleh Reina. Fiore yang tidak memiliki apa pun, mencoba bertahan. Ia melihat satu kesempatan pada Ethan, suami tantenya sendiri. “Oom tega liat aku tidur di jalanan?” Fiore mengambil alih ranjang Ethan.
読む
Chapter: Bab 70
“Fi! Ayo sarapan!” Suara ketukan di pintu yang membangunkan Fiore. Ethan memanggilnya seperti biasa. Dengan hubungan mereka yang canggung, Ethan tetap memberi perhatian yang banyak pada Fiore. Sementara Fiore, masih belum bosan terombang-ambing dalam rasa yang tak ingin ia ketahui. Mereka terus menjalani hubungan yang tidak jelas. Tinggal sebagai teman serumah dengan hanya satu orang yang perhatian, sementara yang satu lagi cuma sibuk pura-pura tak peduli. “Fi! Kamu sudah bangun?” Panggilan kedua Ethan membuat Fiore terpaksa menyahut. Jika ia tak membuka mulutnya, Ethan pasti akan masuk ke dalam kamar tanpa ragu. Dan ia sedang tak ingin berdebat. “Sebentar!” Fiore memilih untuk mencuci muka saja, karena ia tidak seperti Ethan yang sibuk bekerja di kantor. Fiore hanya seorang pengrajin yang menghabiskan waktunya seharian di rumah. “Kenapa lama?” Ethan menilik wajah Fiore saat ia membuka pintu kamarnya. Dengan tatapan lurus dari puncak kepala hingga mata kaki, Fiore merasa jeng
最終更新日: 2026-04-09
Chapter: Bab 69
“Fiore, terima kasih!” Ethan memeluk Fiore erat setelah mereka kembali dari kafe. Permintaan khusus dari Fiore pada Jay pasti akan segera diproses. Nantinya, mungkin proposal dari Ethan hanya sekadar formalitas. Sejak awal, kesepakatan sudah dicapai. “Aku cuma mau balas budi sama Om,” sahut Fiore dingin. Ia mengabaikan senyum lebar Ethan. Kedua kaki Fiore terus melangkah tanpa peduli. Ia memilih untuk kembali ke kamarnya. “Jangan ganggu aku. Aku mau istirahat.”Dengan benteng tinggi yang Fiore buat, akhirnya Ethan mengurungkan niat. Ethan yang awalnya ingin menyusul Fiore, jadi urung. Pria itu diam di tempatnya tanpa kata. Fiore bersyukur saat Ethan tak lagi mengekor. Ia menutup pintu rapat, lalu berbaring di atas ranjang tanpa menunggu. Langit-langit kamar menyambut Fiore. Ia menggumam pelan, mengeluh pelan atas apa yang terjadi. “Apa harusnya aku keluar dari rumah ini?” Bimbang terus menghantui Fiore. Ia ingin keluar. Fiore ingin mencoba untuk hidup sendiri saja. Ia terus-me
最終更新日: 2026-04-08
Chapter: Bab 68
Sebuah helaan keras terdengar saat Fiore membuka matanya. Ranjang di sebelahnya kosong. Ethan mungkin sudah bangun sejak tadi. Fiore mencibir, memaki dalam hati. Ia terbangun dengan rasa malu yang menyelimuti atas apa yang terjadi semalam. Ethan, entah kenapa seperti orang kesetanan. Pria itu tak melepaskan Fiore sama sekali. Sepanjang malam, Ethan tidak berhenti. Fiore jadi heran sendiri. Jangan-jangan, sakitnya Ethan kemarin hanya main-main? “Duh, aku harus ketemu Kak Jay hari ini.” Fiore menepikan sesaat kecurigaannya. Ia menyingkap selimut yang menutupi tubuh, lalu berjalan tertatih ke kamar mandi. Pangkal pahanya terasa perih, dan seluruh tubuhnya sakit. Ia ingin berendam lebih lama hari ini. Setelah air hangat siap, Fiore masuk ke dalam bathtub. Ia menikmati momen itu, tanpa sadar waktu sudah banyak berlalu. “Fi!” Ketukan di pintu kamar mandi mengejutkan Fiore. Ia merasa baru saja menikmati waktu berendamnya, tapi Ethan sudah menggedor pintu. “Kenapa kamu lama sekali di
最終更新日: 2026-04-06
Chapter: Bab 67
“Ck!” Fiore tak bisa mengelak lagi. Setelah ancaman Ethan yang akhirnya membuat pertahanan Fiore runtuh, ia tak bisa menjauh. Ethan menempel padanya bagai lintah, mengikuti ke mana pun Fiore pergi. “Om, apa Om sudah sembuh?” Tak sabar, Fiore mengecek dahi Ethan. Demamnya sudah turun sempurna. Fiore sudah curiga saat melihat nafsu makan Ethan yang meningkat. Ethan bahkan tidak terlihat memikirkan apapun. Apa pria yang divonis tertekan oleh dokter sudah sembuh begitu saja? Langkah Ethan langsung terhenti. Ia mengalihkan pandangan ke segala arah, berusaha menghindar dari tatapan tajam Fiore. “Aku … cuma senang,” jawab Ethan terbata-bata. Pelan, Ethan mengangkat wajah, berusaha balas menatap Fiore. Ia ingin menunjukkan kalau ia jujur. “Aku senang karena kamu memaafkan aku. Karena aku bisa di sampingmu lagi, aku jadi sangat bersemangat.”Tangan Fiore terulur, menutup mulut Ethan rapat. Fiore menggeleng pelan, meminta Ethan tidak melanjutkan. “Aku memang memaafkan,” ucap Fiore, mene
最終更新日: 2026-04-05
Chapter: Bab 66
“Om udah baikan, kan? Aku tinggal, ya.” Hari sudah malam dan Fiore sudah menemani Ethan sejak tadi siang. Ethan sudah memakan dan meminum obatnya. Fiore juga sudah membantu Ethan berganti pakaian. Kamar sudah rapi, dan Ethan sudah berbaring nyaman di atas ranjang dengan selimut yang hangat. “Bagaimana kalau aku sakit lagi nanti malam? Aku enggak akan kuat memanggilmu,” ucap Ethan lirih. Saat itulah Fiore mendengus kesal. “Makanya aku bilang harusnya tadi Om di rumah sakit saja!” Fiore sebenarnya tahu jika Ethan hanya sedang mengambil kesempatan. Meski begitu ia tak tega juga meninggalkan Ethan. Apalagi setelah dokter mengatakan jika Ethan kemungkinan mengalami stres ringan sampai insomnia dan sakit. “Ck!” Setelah berdecak kesal, Fiore menyiapkan tempat untuk dirinya sendiri. Ia mengambil selimut dan mengambil tempat di sofa. Namun, Ethan mengeluh lagi. “Terlalu jauh, Fiore. Bukannya kamu harus mengganti kompresku?” Setelah mengatur emosinya, FIore melangkah mendekat. Dengan sel
最終更新日: 2026-04-03
Chapter: Bab 65
“Astaga!” Fiore memekik melihat tubuh Ethan yang terbaring di lantai. Wajah Ethan seputih kertas. Tubuh besarnya terkulai tak berdaya di atas lantai yang dingin. Kamar itu berantakan. Entah sejak kapan Ethan terbaring di sana. “Om kenapa?” Kantong di tangan Fiore terlepas begitu saja. Ia lupa dengan janjinya, dengan Jay, atau bahkan dengan taksi yang menunggunya di luar. Fiore mendekat pada Ethan, meraih tangannya, lalu membawa Ethan ke dalam pelukan. “Om sakit? Badan Om panas sekali!” Tangan Fiore terasa terbakar saat memegang dahi Ethan. Ia panik dan menepuk wajah Ethan berkali-kali. Ethan mengerang sebelum membuka kedua matanya. “Fi?” Suara serak Ethan dengan kedua mata yang memerah sempurna menyambut telinga Fiore. Ia semakin cemas sekarang. “Kamu … mau pergi ke mana?” Fiore melotot mendengar pertanyaan Ethan. Pria itu seperti seseorang yang sedang sekarat, tapi Ethan malah sempat-sempatnya menanyakan Fiore mau pergi ke mana. “Jangan banyak bicara, Om. Aku bawa Om ke ruma
最終更新日: 2026-04-02
Ratu Indigo VS Bad Boy

Ratu Indigo VS Bad Boy

“Jangan lewat sana!” Amira menarik tangan Raga keras. Dia melotot saat melihat Raga menepis tangannya. “Kalau mau narik perhatian cowok, tidak harus begini.” Raga sinis menatap. “Aku akan melaporkan kamu sebagai penguntit.” Amira menendang kaki Raga karena terlampau kesal. “Ya sudah, pergi sana kalau kamu mau mati!” ketus Amira tidak peduli. Raga tidak tahu saja kalau Amira bisa melihat masa depan. Lima belas menit lagi, akan ada penjahat yang menangkap cowok itu. Biar saja. Menolong Raga pun tidak ada untungnya buat Amira.
読む
Chapter: Salam Hangat
Cerita Amira dan Raga selesai sampai di sini. Tak bisa dilanjutkan lagi karena nanti jadi 18+. Hehe 🤭 Yang mau aku melanjutkan Amira dan Raga season dua, berikan like dan komentarnya sebanyak-banyaknya, ya! Terima kasih untuk semua yang sudah membaca dan memberikan dukungan. Cinta banyak-banyak. 🥰 Salam hangat, -Dewiluna-
最終更新日: 2025-04-28
Chapter: Bab 263. Terima Kasih dan Selamat Tinggal
“Pergi, dulu.” Setelah meminta izin pada Gavin, Andini, dan Heri, Raga dan Amira diantar oleh Ken. Alex sedang cuti untuk sementara waktu. Di asrama, Dika dan Dina menyambut Amira. Memang sedang libur semester, jadi suasana sekolah sepi. “Kak Amira mau pindah ke mana?” Dika bertanya penasaran. Amira tidak bisa memikirkan jawaban, jadi Raga yang mewakili. “Apartemen,” jawab Raga singkat. “Di sini ternyata enggak aman.” Amira tidak membantah. Dia biarkan saja Raga semaunya merangkai kebohongan tentang status juga tempat tinggal mereka. Terdengar hela kecewa dari mulut Dika. Meski begitu, Dika tetap membantu Amira berkemas. Dina pun melakukan hal yang sama. Dia tidak masalah di mana pun Amira tinggal, selama hubungan mereka baik. “Hati-hati di jalan ya!” Dina dan Dika melambai bersamaan. Kedua bersaudara itu mengantar Amira sampai ke depan gerbang. Amira memang tidak membawa semua barangnya. Dia cuma mengambil baju dan barang-barang penting. Sisanya bisa diambil nanti. “D
最終更新日: 2025-04-26
Chapter: Bab 262. Awal Baru
“Gue enggak ngerasa ini beneran,” ucap Amira. Setelah Amira dinyatakan benar-benar sembuh, Raga mengajaknya masuk ke dalam kediaman keluarga Wijaya. Raga tidak membiarkan Amira berhenti di depan pintu. Dia menarik Amira masuk ke dalam. Kali ini, tangan Amira tak terlepas dari genggaman. “Udah gue bilang, kan? Lo percaya aja sama gue,” sahut Raga sombong. Gavin dan Andini datang kemudian. Mereka menyambut Amira. “Kamu langsung bersiap saja.” Andini mendorong Amira masuk ke dalam salah satu ruangan. Di sana, sudah ada penata rias lengkap dengan para pelayan yang membantunya bersiap. Amira terus-menerus curiga, tapi tidak ada yang terjadi. Bahkan dia sudah mengecek masa depan dengan memegang semua orang, dan hasilnya sama. Tak akan terjadi apa pun. Semuanya berjalan lancar seperti seharusnya. “Sudah selesai.” Ucapan penata rias itu membuat Amira tertegun sesaat. Dia menghadap cermin lalu mendapati pantulan dirinya di sana. “Apa ada yang mau diperbaiki?” Penata rias itu
最終更新日: 2025-04-26
Chapter: Bab 261. Jawaban untuk Pemenang
“Gimana keadaan Bapak?” Tanya Amira saat menjenguk Reynald. Amira langsung menyeret Raga ke ruang rawat Reynald setelah tahu gurunya sudah sadar. Reynald tersenyum. “Baik.”Febby yang kemudian mewakili Reynald bicara lebih banyak. “Keadaannya udah stabil, jadi lo enggak perlu khawatir lagi.”Dia menepuk lengan Amira lembut. “Jangan merasa bersalah lagi, ya,” sambungnya. Amira mengangguk pelan. Melihat Febby yang tak lagi menangis membuat Amira merasa lega. “Mending lo istirahat, sana.” Febby membalikkan badan Amira. Dia menunjuk pintu keluar. “Tidur di atas kasur.”Amira menggeleng–menolak, tapi Febby memaksa. “Harus!”Perintah itu akhirnya dituruti Amira. Dia dibimbing Raga kembali ke dalam ruang rawatnya. Di sana, Raga langsung menyuruh Amira berbaring. “Akhirnya!” Raga ikut naik ke atas ranjang, berbaring di samping Amira. “Gue bisa tidur juga.”“Raga! Turun, ih!” Pekik Amira.Amira berusaha mendorong Raga menjauh, tapi pacarnya itu tidak bergerak. “Raga, gue tendang ya!” An
最終更新日: 2025-04-25
Chapter: Bab 260. Harapan dan Doa
“Pendarahannya parah,” gumam Febby, dengan suara putus asa. Amira menarik napas dalam, mencoba meredam rasa bersalah yang menyesakkan. Namun, dia tahu jika ini bukan waktunya untuk lemah, apalagi mengeluh.“Ayo kita berdoa, Kak. Gue yakin, Pak Reynald pasti bisa melalui ini semua.”Febby hanya mengangguk dengan tatapan kosong. Dia tidak ingin berharap, tapi hanya harapan yang tersisa untuknya. Amira ikut berdoa dalam hati. Dia sungguh tidak bisa membayangkan jika Reynald benar-benar pergi. Amira tak mampu hidup dalam rasa bersalah.“Amira,” panggil Raga lembut. Raga duduk di samping Amira, menemaninya. “Sini, deketan sama gue,” ucap Raga seraya memberikan satu bahunya agar Amira bisa bersandar.“Gue enggak ngantuk,” jawab Amira, keras kepala.Amira mungkin mengatakan jika dia tidak lelah, tapi wajahnya sudah kusut dan kedua matanya hampir terpejam.Hanya butuh beberapa menit sebelum akhirnya Amira be
最終更新日: 2025-04-24
Chapter: Bab 259. Bertahan Bersama
“Bangkeee!” Evan menjulurkan tangan, ingin menempeleng Raga. Namun, luka di tangannya membuat dia mengurungkan niat. Michelle sampai membantu Evan duduk kembali dengan tenang di kursinya. “Elo serius enggak punya rencana apa-apa?!” Evan memekik tak percaya. Padahal lagak Raga tadi sudah seperti orang serius. “Ada,” jawab Raga singkat. “Ini Amira lagi ngeliat rencana gue.” Amira yang mewakili Evan menyikut Raga. Dia juga kesal pada sikap pacarnya yang seenak udel begini. “Ngomongnya mau bikin perusahaan saingan. Hampir aja gue percaya!” Evan misuh-misuh. Sementara Raga, masih santai di samping Amira. Dia cuma mengangkat bahu sambil menjawab tenang. “Ya bagus, kan! Artinya tampang gue meyakinkan.” Raga menggampangkan masalah yang dia buat. Evan sudah sibuk mengomel. Michelle pun sama. Keduanya menatap Raga tak percaya. Mereka tidak pintar, tapi juga tidak bodoh untuk menyadari jika Raga hanya melakukan tindakan impulsif tanpa persiapan.“Terserah lo aja, deh!” Evan jadi lelah s
最終更新日: 2025-04-23
あなたも気に入るかもしれません
HASRAT CINTA PERTAMA
HASRAT CINTA PERTAMA
Romansa · Desma Limb
16.6K ビュー
Antara Aku dan Dia
Antara Aku dan Dia
Romansa · Sinokmput
16.6K ビュー
Kutinggalkan Suami yang Mendua
Kutinggalkan Suami yang Mendua
Romansa · Rini Annisa
16.5K ビュー
Dinikahi Dosen Duda
Dinikahi Dosen Duda
Romansa · Bunnynayen
16.5K ビュー
Tergoda Gadis Muda
Tergoda Gadis Muda
Romansa · Nannys0903
16.5K ビュー
Perjaka Kepincut Janda
Perjaka Kepincut Janda
Romansa · Aililea (din din)
16.5K ビュー
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status