author-banner
Ellea Neor
Ellea Neor
Author

Novels by Ellea Neor

Gairah Liar Adik Ipar

Gairah Liar Adik Ipar

Dikhianati suami dan ibu mertuanya sendiri, pernikahan Esther dan Erland selama lima tahun hancur begitu saja. Esther pun berencana membalas keduanya dengan cara paling terlarang. Saat ia mabuk, Esther tak sengaja naik ke ranjang adik iparnya sendiri. Esther tidak bisa berhenti. Setiap malam panas dan sentuhan adik iparnya itu hanya membuatnya semakin terperangkap dalam gairah yang belum pernah ia rasa. Mampukah Esther mengendalikan perasaannya, atau justru tenggelam dalam gairah terlarang yang tak seharusnya?
Read
Chapter: Bab 144.
Semua orang menoleh ke arah sumber suara. Nampak papan dengan nomor 35 terangkat tinggi. Semua nampak heran sekaligus terkejut tatkala melihat sosok renta yang memegang papan terkejut. Namun, di sisi lain mereka tidak heran saat mengetahui siapa sosok itu. “Tuan Daxton?” Pria yang namanya disebut segera bangkit dengan bantuan tongkat di tangan. Pria tua yang terlihat sehat itu sangat percaya diri dengan menampakkan senyum lebarnya. Esther tampak terkejut. Bingung sudah pasti. Untuk apa Daxton menawar sebuah perhiasan? Lebih tepatnya untuk siapa perhiasan itu diberikan? Mengingat Daxton tak lagi memiliki istri. Sementara hal yang sama juga dipikirkan oleh Arion maupun Erland. Kedua bersaudara itu tampak tak percaya ketika mendengar Daxton menawar dengan harga jauh di atas perkiraan. Dan dengan begitu maka tidak akan ada yang bisa mengalahkannya. “1 miliar. Apa ada yang ingin menawar di atasnya?” tanya pembawa acara. Ruangan hening tanpa suara. Semua tamu undangan bungkam seribu b
Last Updated: 2026-01-27
Chapter: Bab 143.
Esther menahan napas tatkala tatapannya bertemu dengan dua bola mata hitam milik Erland. Esther nyaris kehilangan gaya, namun dengan cepat ia memutuskan kontak mata itu dan segera bersikap bagaimana mestinya. “Aku tidak akan terpengaruh,” batin Esther. Ia lantas menyapu seisi ruangan dengan tatapannya, nampak beberapa tamu penting termasuk Daxton. Lalu tatapannya terhenti pada Arion. Saat itu ia melihat Valencia berada di dekat pria itu. Meski kesal, Esther tidak akan menampakkannya. Ia justru merasa lega karena akan menghilangkan kecurigaan Erland. Melihat semua tatapan mengarah pada dirinya, Esther segera membungkukkan badannya sejenak, kemudian menyingkir ke sisi kanan supaya para tamu undangan dapat melihat hasil karya miliknya. Satu tangannya terbuka, menunjuk ke arah etalase kaca berisi satu set perhiasan dengan batu safir berwarna biru, senada dengan gaun yang ia kenakan saat ini.“Wah…indah sekali!” “Elegan!” Suara gumaman terdengar dari arah penonton yang tampak kagum de
Last Updated: 2026-01-26
Chapter: Bab 142.
“Woahh…!” Esther tertegun untuk beberapa saat. Ruangan itu luas dan tertata sangat rapi. Dinding-dindingnya dilapisi bahan anti lembab berwarna gading, dirancang khusus untuk menjaga kualitas perhiasan dari perubahan suhu dan kelembapan. Pendingin ruangan bekerja nyaris tanpa suara, menjaga udara tetap stabil dan dingin. Lantai dilapisi karpet tebal berwarna abu-abu muda yang meredam setiap pijakan, menciptakan suasana hening dan sunyi. Di tengah ruangan berjajar deretan lemari kaca berbingkai logam perak, masing-masing terkunci rapat dan diterangi lampu sorot kecil di bagian dalam. Cahaya itu memantul di permukaan berlian, zamrud, dan safir yang tertata di atas bantalan beludru gelap. Kalung-kalung beruntai halus, cincin-cincin bermata besar, serta bros-bros antik dengan ukiran rumit tampak berkilau anggun, seolah memamerkan kemewahan yang tersimpan di balik keheningan.Di sudut ruangan, terdapat meja panjang dari kayu mahoni dengan permukaan kaca, dipenuhi berkas-berkas katalog,
Last Updated: 2026-01-25
Chapter: Bab 141.
Arion menatap nama Valencia yang terus muncul di layar ponselnya. Ia mendecak lantaran aktivitasnya berbalas pesan dengan Esther pun terganggu. Sementara Esther yang menunggu balasan dari Arion, tak kunjung muncul. Akhirnya ia memasukkan kembali ponselnya ke dalam tas tangan. "Apa dia marah?" gumam Esther.Beberapa menit berlalu, kendaraan yang ditumpangi oleh Esther akhirnya tiba di tempat tujuan terlebih dahulu. Sebelumnya, Harvey memang sudah berpesan supaya Esther masuk ke dalam gedung melalui jalur khusus yang digunakan untuk seluruh orang yang terlibat dalam acara ini kecuali para tamu undangan. Sementara Arion memutuskan untuk masuk melalui pintu depan layaknya tamu undangan pada umumnya. Meski begitu ia tetap memberikan pengawasan terhadap Esther melalui orang suruhannya.Tak lama kemudian, sebuah kendaraan berhenti tepat di dekat mobil milik Arion. Pria itu mengernyit, merasa tidak asing dengan kendaraan tersebut. Pintu mobil bagian belakang terbuka. Sepasang kaki jenjang
Last Updated: 2026-01-24
Chapter: Bab 140.
Tiara membeku, ia terpaku. Wajahnya tampak sayu. Semangat yang semula membara, kini seketika memudar. Bahunya seketika merosot ke bawah. “Kenapa?” tanya Tiara lirih. “Aku akan pergi sendiri. Bukankah Mama menyuruhmu untuk mengurus masalah rumah?” ujar Erland. Tiara terdiam, ia sudah bekerja keras sejak pagi tadi. Ia bahkan tidak berangkat ke kantor hanya untuk belajar mengurus masalah rumah. Dan kini ia hanya ingin sedikit bersantai, sekedar menemani Erland ke sebuah acara, tetapi pria itu malah melarangnya. Apa seperti ini yang dirasakan oleh Esther. “Tapi, Kak Erland. Bukankah biasanya aku yang menemanimu?” tuntut Tiara. Tahun sebelumnya, Erland bahkan tidak membawa Esther, tetapi dirinya. “Tapi malam ini kau tidak perlu pergi, aku akan pergi sendirian. Kau beristirahatlah,” ucap Erland. Tiara terdiam. Ia tampak berpikir, Esther adalah salah satu desainer di Majestic Gems. Apa karena itu Erland tidak mengajaknya. “Apa karena Kak Esther?” Tiara akhirnya mengutarak
Last Updated: 2026-01-23
Chapter: Bab 139.
Esther berdiri di depan lemari pakaian yang besar, deretan gaun malam tergantung rapi di sana. Jari-jarinya menyusuri setiap kain dengan penuh pertimbangan, hingga akhirnya ia berhenti pada sebuah gaun yang tampak paling sesuai untuk acara pelelangan perhiasan malam itu. Harvey telah mengirimkan foto perhiasan yang dibuat dengan hasil desain miliknya. Terdapat sentuhan berlian dengan warna biru safir. Maka Esther akan memilih gaun dengan warna yang sama. Gaun tersebut berpotongan panjang menjuntai hingga mata kaki, dibuat dari satin sutra berwarna biru safir yang berkilau lembut saat tersentuh cahaya.Bagian atas gaun itu membentuk garis leher V yang anggun, menonjolkan siluet leher dan bahu Esther dengan kesan elegan tanpa berlebihan. Lengan gaun dibuat tanpa penutup, memperlihatkan kulitnya yang halus. Sementara pinggangnya dipertegas dengan detail lipit halus yang membentuk tubuhnya tampak ramping. Pada bagian rok, kain jatuh berlapis-lapis dengan belahan kecil di sisi kanan, mem
Last Updated: 2026-01-22
Melahirkan Anak Presdir Posesif

Melahirkan Anak Presdir Posesif

Demi menyelamatkan nyawa suaminya yang sekarat, Clara Rein menandatangani sebuah kontrak panas dengan Sebastian Abraham, Presiden Direktur dingin Abraham Group. Tawaran itu kejam namun menggiurkan. Uang dalam jumlah tak terbatas, sebagai imbalan atas satu hal, Clara harus mengandung dan melahirkan pewaris bagi sang pengusaha. Bukan cinta yang diminta, bukan pula kasih sayang. Hanya tubuhnya, dan janin dalam kandungannya. Terikat oleh perjanjian dingin dalam selembar kertas hukum, Clara perlahan tenggelam dalam permainan kekuasaan dan emosi yang tak pernah ia bayangkan. Sebastian, pria yang tampak tak tersentuh oleh perasaan, ternyata menyimpan ambisi dan luka masa lalu yang perlahan menyeret Clara masuk lebih dalam ke dunianya. Namun tidak ada kontrak yang tak berisiko. Dan ketika batas antara kewajiban dan perasaan mulai memudar, Clara harus memilih mempertahankan janji pada cinta lama yang hampir mati... atau mengikuti takdir baru yang perlahan menuntunnya pada kehancuran atau kebebasan?
Read
Chapter: Bab 280. Ending.
Ketika Clara membuka mata, dia menemukan dirinya dalam ruangan serba putih. Aroma desinfektan sangat menyengat. Dan Clara bisa menebaknya, bahwa ini adalah rumah sakit. Clara memejamkan mata sejenak, berharap ini adalah mimpi, namun, ketika dia membuka mata kembali, dia menemukan ruangan yang sama. Dan artinya ini adalah kenyataan. Ingatan tentang kejadian sebelumnya terekam jelas di benaknya, di mana dirinya mendapat telepon bahwa suaminya mengalami kecelakaan. Dan saat dia memutuskan untuk memastikan sendiri ke tempat kejadian, dia mendapati sebuah kenyataan pahit. Suaminya tidak selamat! Clara kembali terisak. Dia tidak bisa membayangkan bila hidup tanpa Sebastian. Pria itu bukan hanya sekedar sosok suami, melainkan belahan jiwa, penyelamat di kala dirinya terpuruk, dan Clara tidak akan melupakan segalanya yang pernah diberikan Sebastian kepada dirinya. “Bastian, kenapa kamu meninggalkan aku?” Suara tangis Clara semakin keras. Suara pintu terbuka, Rosalia muncul dengan raut w
Last Updated: 2025-06-13
Chapter: Bab 279.
Gagang telepon yang Clara pegang, terlepas dari genggamannya. Menimbulkan suara yang menarik perhatian Sania. Wanita paruh baya itu seketika menoleh ke arah sumber suara dan melihat Clara berdiri dengan tatapan kosong. “Sayang ada apa?” tanya Sania perlahan berjalan mendekat. “Tidak mungkin!” Clara menggeleng cepat. Dalam sekejap matanya dipenuhi kaca-kaca bening. “Ini tidak mungkin!” Detik selanjutnya Clara menumpahkan air matanya. Sania seketika panik. Dia mendekati menantunya. “Sayang, apa yang terjadi?” Sania mengulangi pertanyaan yang sama. Mendadak Sania jadi ketakutan. Terlebih ketika melihat Clara menjatuhkan bobot tubuhnya ke lantai sembari menangis. Mendadak Kaisar menjadi sangat rewel. Suasana di dalam mansion menjadi genting. Edward yang mendengar suara bising segera menghampiri tuannya dan menanyakan apa yang tengah berlaku. Namun, sepertinya Clara masih enggan mengungkapkannya. Wanita itu malah tenggelam dalam tangisnya. “Clara, tolong jawab kami,” ucap S
Last Updated: 2025-06-03
Chapter: Bab 278.
Sebastian tiba di gedung tempat diadakannya acara ulang tahun putranya. Sebelumnya dia sudah memberitahu Ramon bahwa dirinya akan datang. “Saya bisa saja menjemput Anda, Tuan.” Ramon segera menyambut kedatangan Sebastian. Dia merasa tidak enak hati karena telah membiarkan pria itu datang sendiri. “Tidak masalah, aku sudah lama tidak mengendarai mobil sendiri,” ujar Sebastian. Keduanya lantas memasuki ballroom. Beberapa orang tampak berlalu lalang. Sibuk menyiapkan dekor dan keperluan lainnya. Sebastian mulai mengamati, sesekali mendengar Ramon yang menjelaskan detail pengerjaan proyek ini. “Secara keseluruhan, persiapan baru mencapai 60 persen, Tuan,” ucap Ramon. Sebastian mengangguk paham. Seperti yang dia lihat, pengerjaan dekorasi baru separuh berjalan. Sementara acara jatuh pada esok hari. Sebastian tidak terlalu khawatir. Sebab semua dilakukan oleh orang-orang yang profesional. Sementara di sebuah sudut ruangan. Seseorang tampak memperhatikan mereka secara diam-dia
Last Updated: 2025-06-02
Chapter: Bab 277.
Perjamuan di rumah tua berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Senyum serta canda tawa mewarnai acara makan siang hari itu. Tidak ada yang tidak tersenyum, semua orang tampak bersenang-senang. Para pria tampak sibuk membicarakan masalah pekerjaan dan bisnis. Sementara para wanita tak jauh-jauh dari soal dapur. Sania terlihat antusias mendengarkan penjelasan Rosalia tentang suatu resep masakan. Dan rupanya, kemampuannya memasak selama ini jauh di bawah wanita itu. Lucia yang turut mendengarkan pun hanya bisa menghela napas panjang. Pasalnya, selama ini dirinya tidak pernah memasak. Dia selalu mengandalkan pelayan. “Sepertinya di sini hanya aku yang tidak pandai memasak,” rutuknya dengan wajah suram. Hal itu membuat semua orang menatap ke arahnya. Clara yang duduk di dekat Lucia, meraih jemari wanita itu. “Bibi pikirkan kesehatan saja, jangan pikirkan yang lain,” tegur Clara. Lucia memandang Clara, dia menemukan ketenangan setelah mendengar ucapan wanita itu. Ternyata benar, ke
Last Updated: 2025-06-01
Chapter: Bab 276.
Setelah pertemuan dua keluarga itu, hubungan mereka semakin erat terjalin. Jika kemarin keluarga Abraham datang mengunjungi keluarga Rein. Kini giliran keluarga Rein yang datang mengunjungi keluarga Abraham. Hari itu bertepatan dengan kepulangan Luois dan Lucia dari luar negeri serta Dareen yang juga turut kembali. Perjamuan dilakukan di rumah tua, tempat Maxime Abraham tinggal. Sejak pagi, para pelayan sibuk berlalu-lalang menyiapkan ruangan serta hidangan. Sania yang biasanya berada di mansion Sebastian, kini sejak pagi sudah sampai di rumah tua guna mengurus masalah persiapan. Dia menentukan menu makanan, serta memastikan semua rencana terealisasi dengan benar. Lucia memang belum sembuh benar, namun wanita itu turut membantu meski hanya pekerjaan kecil seperti membuat garnis atau memilih anggur di gudang. “Kamu jangan terlalu bekerja keras. Kamu harus banyak beristirahat,” tegur Sania kepada Lucia yang kini sibuk memilih anggur. “Ini tidak berat, lagi pula dokter tidak memper
Last Updated: 2025-05-29
Chapter: Bab 275.
Clara segera menghentikan aktivitasnya saat mendengar suara tangis putranya. Dia segera mencuci tangan kemudian mengusapnya dengan kain. Rosalia yang mendengar itu pun tampak terkejut. Dia segera memandang putrinya. “Itu suara Kaisar,” katanya dengan raut wajah kaget. “Ya, Bu. Aku akan memeriksanya dulu.” Clara segera beranjak meninggalkan dapur belakang. “Ya, Baiklah.” Clara muncul ketika Sania membaringkan Kaisar di atas sofa. Aroma tak sedap membuat wanita itu secara spontan memeriksa bagian bokong Kaisar. Seketika itu dia menepuk keningnya. “Astaga, dia buang air besar,” ujar Sania yang seketika membuat semua orang tertawa. Clara segera menghampiri putranya, mengambil perlengkapan bayi yang dia letakkan di sofa. “Itu artinya dia suka berada di sini,” ujar Maxime sembari menumpuk kedua tangan di atas ujung tongkat. “Benar, kata pepatah memang seperti itu,” timpal Leonard. “Bagaimanapun ini adalah rumah kakeknya juga, sudah pasti dia akan betah.” Kaisar sudah dibersihkan d
Last Updated: 2025-05-29
You may also like
Kejutan Suami Lugu
Kejutan Suami Lugu
Romansa · Evie Yuzuma
40.6K views
Bukan Cinderella
Bukan Cinderella
Romansa · Kanietha
40.5K views
Hajatan Tetangga
Hajatan Tetangga
Romansa · Bintang Kejora
40.5K views
DIKHIANATI ADIK DAN CALON SUAMI
DIKHIANATI ADIK DAN CALON SUAMI
Romansa · Putri putri
40.4K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status