Chapter: Bab 254 : Peresmian Jembatan ( TAMAT )
“ Ciaa! Alicia Dominic! Apa kau tidak mau mendengarkan mami? “Seorang anak kecil berusia tiga tahun itu hanya mendelik saat sang ibu terus berteriak memintanya untuk turun.Yap, Alicia Dominic. Putri dari Arion dan Elena, siapa sangka wajah selucu Elena memiliki sifat menyebalkan seperti Arion.“ Mami, jangan terus berteriak. Telinga ku sakit! “ sarkasnya sambil berjalan melewati sang ibu begitu saja.Elena membelalak tak percaya, anak kecil yang sudah ia lahirkan mengapa begitu menyebalkan seperti suaminya.“ Astaga, Mami berteriak karena kamu membuat Mami kesal. “ Elena menggelengkan kepalanya tak habis pikir. Untung ia tidak mengurus Alicia sendirian, selalu ada bibi yang membantunya.“ Baiklah, kau sarapan bersama bibi. Mami akan bersiap dulu. “Pukul berapa ini Alicia sarapan, anak kecil itu begitu sulit untuk makan ataupun mandi. Bagaimana pun ia dibujuk, tetap saja jika teriakan Elena belum keluar maka dirinya belum mau menurut.“ Nona, ayo sarapan dulu. “ seru bibi pengasuh
Last Updated: 2025-10-22
Chapter: Bab 253 : Akhir Dari LucasKedua kaki Elena terpaku sejenak saat melihat pria di belakang suaminya. Lucas, mantan kekasihnya juga keponakannya saat ini kembali muncul di hadapannya.“ Lucas? “ tanya Elena tak percaya.Tak hanya Elena. Lucas, pria itu terdiam sejenak saat melihat tubuh Elena yang mengalami banyak perubahan. Berbulan-bulan mereka tidak bertemu, dan ternyata mantan kekasihnya itu tengah mengandung.Kenyataan pahit lainnya, wanita itu mengandung anak dari pamannya. Yang tidak lain akan menjadi saudaranya juga.“ Kau hamil, Elena? “ tanya Lucas. Pria itu berjalan mendekat seiring dengan Elena yang mundur.“ Bukankah dulu kau berjanji akan menikah dengan ku? Memiliki anak dari ku? “ Pertanyaan-pertanyaan bodoh itu terlontar dari mulut tidak tahu diri Lucas. Seolah dirinya adalah orang yang paling tersakiti.Sedangkan Elena, kini wanita itu tahu dimana diri nya sekarang berada. Mereka berada di gedung yang sama dimana kebakaran itu terjadi.“ Mundur, Lucas! Aku sudah membawa apa yang kau inginkan. “
Last Updated: 2025-10-22
Chapter: Bab 252 : Bertemu Lucas Kembali “ Mengapa Arion belum kembali? “ gumam Elena.Wanita itu merasa khawatir dengan suaminya yang belum kembali dan tidak ada kabar sama sekali. Tidak seperti biasanya!“ Bu, apa Arion menghubungi mu?” tanya Elena pada Bu Rah yang sedang memasak untuk makan malam.Bu Rah menoleh dan berbalik sebelum menjawab. “ Tidak, Nyonya. Tuan sama sekali tidak menelpon. “Mendengar jawaban itu semakin membuat Elena khawatir. Bukan hanya suaminya, Jeff dan bahkan Vero temannya pun tidak bisa di hubungi.Kemana perginya orang-orang ini. “ Baiklah, Bu. Aku tunggu di kamar saja. “ ucap Elena pada akhirnya.Bu Rah mengangguk. “ Baik, Nyonya. Tuan pasti baik-baik saja. ““Emh, semoga. “Perut Elena yang besar membuatnya cukup sulit dan kelelahan saat menaiki tangga. Sejak satu bulan yang lalu, mereka tidur di kamar tamu.Baru Elena menjatuhkan bokongnya di tempat tidur, sebuah pesan masuk di ponselnya. Segera Elena melihat, dan berharap itu pesan dari suaminya.“ Datanglah jika ingin mereka selamat!”Sebua
Last Updated: 2025-10-22
Chapter: Bab 251 : Kehamilan Elena
Musim panas telah berlalu, musim gugur baru saja dilalui. Kini sudah tiba akhir musim dingin, usia kandungan Elena pun sudah menginjak delapan bulan.Perut wanita mungil itu kini sudah terlihat besar, bukan hanya perutnya tapi pipinya juga. Entah kemana hilangnya garis rahang itu, kini hanya tersisa pipi seperti bakpao.Hal itu membuat Arion semakin gemas, ia tak segan-segan mengigit pipi itu. “ Akh, Arion! Apa kau tidak punya makanan! “ gerutu Elena saat mulut pria itu kembali mengigit pipinya.Melihat Elena yang kesal, membuat Arion terkekeh senang. “ Aku lebih suka memakan mu. “ balas Arion tidak tahu diri.Elena mengerucutkan bibirnya lagi, kembali memasukkan potongan buah pada mulutnya. “ Kau lihat, ayahmu selalu menjahili ibu. Setelah kau lahir, maka jangan segan menjahili ayahmu. “ seru Elena yang berbicara pada bayi di dalam perutnya.“ Kau tahu, ibumu ini menggemaskan. Ayah yakin, kau akan lebih jahil padanya. “ sahut Arion yang ikut berbicara pada bayi mereka yang belum lahi
Last Updated: 2025-09-27
Chapter: Bab 250 : Masa yang Menjengkelkan “Emmh...” Arion segera menghampiri ranjang sang istri saat melihat pergerakan wanita itu. Elena mengerjapkan matanya berkali-kali, kepalanya masih terasa sakit. Pemandangan pertama yang ia lihat adalah wajah khawatir Arion. “ Sayang, apa yang kau rasakan? “ tanya Arion. Elena berusaha untuk duduk, ia ingin bangun namun kepalanya masih terasa sakit. “ Kepala ku masih sakit. “ lirih Elena. Air mata wanita itu tiba-tiba kembali mengalir, tidak seperti biasanya entah mengapa dirinya lebih sering merasa sedih akhir-akhir ini. Arion menarik tubuh mungil itu ke pelukannya dan mengusap lembut surai hitam itu. “ Sayang, terimakasih. “ ucap Arion ambigu. Kalimat itu terasa ambigu di telinga Elena saat Arion mengucapkan nya dengan tiba-tiba. “ Kau hamil, sayang. “ sambung Arion yang membuat Elena terdiam. Isak tangis itu seketika berubah menjadi tangis bahagia. Gejolak dalam hatinya semakin berbunga-bunga saat mendengar kalimat itu. Kalimat yang selama ini Elena tunggu, akhirnya
Last Updated: 2025-08-24
Chapter: Bab 249 : Musim Panas Bagi Elena“ Nona, Tuan Miller dalam keadaan kritis dan diambang kematian. “Ponsel dalam genggaman tangannya segera terjatuh sebelum kalimat itu diselesaikan. Elena mempercepat langkahnya menelusuri koridor menuju ruang perawatan sang ayah. Air mata tumpah ruah tanpa bisa tertahan lagi.“ Pah, kumohon jangan membuat ku takut. “ lirih Elena sambil menyeka air matanya.Pikiran wanita itu sudah melanglang buana, ia tidak bisa berpikir logis lagi. Suara langkah kakinya terdengar menggema di koridor yang ramai.“ Catat tanggal kematian pasien. “Brukh!Seketika kakinya berubah lemas, seolah tak sanggup lagi menopang beban tubuhnya. “ Pah? Kau benar-benar meninggalkan ku? ““ Sayang, tenanglah. “ seru Arion. Beruntung pria itu berada cepat dibelakang Elena dan menopang tubuh istrinya.Mata Elena terpaku menatap seorang yang terbujur kaku di ruangan tepat ia berdiri.“ Elena, ayo cepat pasti bisa! ““ Elena putriku, kau segalanya. ““ El, maafkan papa. “Rasa sesak memenuhi seluruh ruang hampa dalam
Last Updated: 2025-08-15
Chapter: Bab 9 : Jangan Ada Yang Mengusik Miliknya!Bugh! Bugh! Bugh!Suara pukulan yang dilayangkan terdengar menggema, Noah sendirian melawan lima orang dihadapannya.Awalnya Noah memang tidak peduli, namun melihat siapa yang berada di dalam sana langsung membuat amarahnya meledak seketika. “ Siapa yang berani menyentuh milikku, hagh! “ pekik Noah penuh amarah.Dalam sekejap mata orang-orang itu di buat terkapar tak berdaya. Kaki panjang Noah menginjak leher salah satu dari mereka.“ Tuan, tuan Delamo takkan melepaskan mu! “ serunya dengan suara terbata-bata.Noah tertawa meremehkan, dia kira siapa yang dengan berani menyentuh miliknya. Bahkan itu satu malam sebelum gadis itu menjadi istrinya.“ Katakan pada tuan mu, jangan pernah mengusik milikku! “ tegas Noah.Mereka segera lari ketakutan, untuk menyampaikan pesan Noah pada Delamo.Noah mengusap rambutnya kebelakang dengan kasar, napas pria itu masih terengah-engah tak beraturan. Dia melihat keadaan Tamara yang begitu berantakan.Sudut bibir berdarah, wajah memerah dengan kedua lu
Last Updated: 2026-04-13
Chapter: Bab 8 : Pertolongan Untuk Tamara“ Terima kasih atas kerjasamanya, Tuan. “Di bar yang sama dengan ruangan berbeda tepatnya area VIP, Noah baru saja menyelesaikan urusan bisnisnya dengan salah satu rekan.Setelah selesai, pria itu keluar berganti dengan Mack yang masuk untuk menghampiri tuannya. “ Tuan, Nona Evelyn berada di sekitar sini. “ ucap Mack melaporkan.Noah mematikan puntung rokok di tangannya, dia berdecak sebal seraya bangun dari duduknya. “ Merepotkan! “Dia mengulurkan tangannya, meminta kunci mobil yang di pegang Mack. “ Aku akan mengemudi sendiri. Kau, kembali lah lebih dulu. “ Mack mengangguk paham, memberikan kunci mobil yang dipegangnya. “ Baik, Tuan. “Keluar ruangan, Noah tak langsung pergi. Menyalakan kembali rokok lain, menyesapnya merasakan ketenangan ditengah kebisingan bar. Asap mengepul di sekitar Noah, seolah menjadi tanda bebannya yang ikut mengudara.Tangan besarnya dengan lihai mengotak-atik ponsel, menekan tombol panggilan untuk menelpon Evelyn yang tak lain adiknya sendiri.Sementar
Last Updated: 2026-04-13
Chapter: Bab 7 : Dijual Di Bar“ Tamara, perkenalkan ini Tuan Delamo. “ seru Edrick yang memperkenalkan putrinya.Di depan mereka duduk seorang pria yang kiranya seusia dengan Edrick. Dia adalah Delamo, seorang pebisnis kotor yang selalu menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya.Pria tua licik dengan tampang yang cukup menyeramkan bagi Tamara. Kepala plontos dengan kumis tebal, juga aksesoris yang melekat di tubuhnya.Delamo mengusap tangan Tamara, merasakan betapa lembutnya tangan gadis dihadapannya. Segera Tamara menarik kembali tangannya.“ Dia putriku tuan. “ sambung Edrick.Delamo nampak mengangguk-anggukkan kepalanya, tersenyum puas dengan tatapan penuh nafsu. “ Ayah, sepertinya aku harus ke toilet dulu. “ bisik Tamara.Tamara bangun dari duduknya, hendak pergi meninggalkan tempat itu. Dia mulai merasa tidak aman berada di sana.Tanpa aba-aba, tiba-tiba saja Delamo menarik tangan Tamara dan membuat gadis itu jatuh ke pangkuannya.Plak!Tamparan itu langsung mendarat di wajah mengkilap Delamo, Tamara
Last Updated: 2026-04-13
Chapter: Bab 6 : Menemui Rekan Bisnis“ Siapa tadi, kau mengenalnya? “ tanya Luci penasaran saat Tamara kembali masuk.Tamara menghela napas panjang, yang sebenarnya dia pikirkan bagaimana Sebastian nanti jika tak ada dirinya di rumah.Remaja itu terlalu lemah jika harus terus berdebat dengan Nella dan Olivia terus. Satu-satunya cara yaitu dengan kembali ke keluarga Blunt. Tidak mungkin dia harus membawa Sebastian ke keluarga Petherson.“ Dia bibiku. “ jawab Tamara.Luci terlihat mengangguk-anggukkan kepalanya. “ Luci, jika aku menitipkan Sebastian di rumah mu apa kau keberatan? “ tanya Tamara tiba-tiba.Kening Luci berkerut dengan alis saling bertaut. “ Kenapa dengan adikmu? “ tanya balik Luci yang heran.“ Memangnya kau mau kemana sampai harus menitipkan Sebastian? “ cecar Luci yang mulai curiga dengan Tamara.Tamara hanya diam menunduk, dirinya benar-benar bingung harus berbuat apa. Beruntung kedai cukup sepi, membuat mereka dapat mengobrol dengan bebas.“ Tamara dengarkan aku. Sebastian sudah dewasa, kau jangan terla
Last Updated: 2026-04-13
Chapter: Bab 5 : Anggap Kami Tak Pernah AdaKringgg!Suara pintu kedai kopi yang terbuka menarik perhatian pemilik di dalamnya. Tamara masuk dalam keadaan rambut yang sedikit acak juga pakainya yang tampak bernoda.“ Tamara, apa yang terjadi padamu? “ tanya seorang wanita berusia tiga puluhan.Dia adalah Luci, pemilik kedai kopi itu. Wanita muda yang mengelola usahanya sendiri untuk mengisi waktu luang, Tamara akan datang ketika waktu kosong untuk bekerja disana.Setidaknya bekerja dengan Luci dapat menambah pemasukannya. “ Ah, tadi sedikit ada masalah. Aku baik-baik saja. “ balas Tamara.Luci memicingkan mata, menatap curiga ke arah Tamara. Dia sudah mengenal Tamara sejak gadis itu duduk di bangku sekolah menengah atas, Tamara bukan tipe yang pandai berbohong.“ Kau bertengkar dengan Olivia? “ tebak Luci.Tamara mengangkat kedua bahunya, tersenyum tipis seperti biasa. “ Aku mau berganti pakaian dulu. “ seru Tamara yang tak menghiraukan pertanyaan Luci.“ Aih, anak itu. “ gumam Luci yang hanya bisa menggelengkan kepala.Luci ta
Last Updated: 2026-04-13
Chapter: Bab 4 : Jiwa yang Selalu HidupTamara Monroe, putri sulung keluarga Monroe. Memiliki paras cantik, berkulit putih dengan rambut panjang bergelombang berwarna kecoklatan.Tinggi 170 centimeter, membuatnya tampak seperti seorang model profesional.Berasal dari keluarga terpandang seperti keluarga Monroe tentu semua orang akan berpikir hidupnya begitu mewah, namun tidak bagi hidup Tamara dan Sebastian.Sejak kematian ibu mereka sepuluh tahun yang lalu, hidup Tamara berputar seratus delapan puluh derajat. Saat sang ayah, Tuan Edrick, membawa kembali seorang wanita yang memperkenalkan diri sebagai Nyonya Monroe baru saat itulah penderitaan dimulai.“ Tamara, Sebastian, ini ibu baru kalian. “ seru Edrick saat itu.Senyum hangat terpancar jelas di wajah pria yang Tamara sebut ayah, di sampingnya berdiri wanita yang seusia dengan ibu mereka. Tersenyum hangat, bahkan menyapa mereka dengan baik. “ Hay, kamu Tamara? Aku Nella. “ ucap Nella saat itu sambil mengulurkan tangannya.Tamara kecil yang polos membalas uluran tangan
Last Updated: 2026-04-13