author-banner
Vanilla Ice Creamm
Vanilla Ice Creamm
Author

Novels by Vanilla Ice Creamm

Jerat Manis Istri Siri

Jerat Manis Istri Siri

Bagi Reyner, Lana hanyalah pelampiasan dari pernikahan yang tidak ia inginkan. Namun malam itu, di bawah temaram lampu kamar, pertahanan Rey runtuh total. . . ​"Sial, kau benar-benar membuatku hilang kendali, Lan," bisik Rey, ambruk di ceruk leher Lana yang basah oleh keringat. . . ​Lana tersenyum penuh kemenangan. "Aku bilang juga apa? Di rumah denganku jauh lebih menyenangkan." . . ​Rey tidak sadar bahwa di balik gairah itu, ada sebuah rahasia yang sengaja Lana sembunyikan yaitu sebuah koyakan kecil pada pengaman yang akan mengubah garis hidup mereka selamanya. . . "Diamlah. Jangan membuatku menyesal karena telah membatalkan janji malam ini." . . Rey tidak tahu, bahwa pembatalan janji malam itu adalah awal dari kehancuran dunianya—atau mungkin, awal dari pengabdiannya yang paling dalam pada sang istri yang ia remehkan. info karya & visual di Ig-Tiktok @vanillaicecreamm2025 ya
Read
Chapter: 110. Eden Cassandra
Sore itu, suasana di rumah kontrakan sederhana itu terasa begitu menyelimuti hati. Moment perpisahan antara Kimmy dan Eden pun tiba, mengharu biru. Air mata tak henti mengalir di pipi Kimmy saat ia menatap wajah mungil bayinya yang tengah tertidur lelap dalam dekapan Lana.Dengan tangan bergetar, Kimmy mengambil sebuah dompet kecil berlogo toko mas di Singaraja dari dalam tasnya. Ia membukanya perlahan, memperlihatkan sepasang anting-anting bayi emas putih dengan permata berwarna hijau yang berkilauan. "Lan, ini untuk Eden," bisiknya parau, suaranya tercekat di tenggorokan. "Aku belum sempat menindik telinganya. Nanti saja kalau dia sudah besar dan ingin memakainya. Kalau tidak, tolong simpan baik-baik. Siapa tahu lain waktu dia berubah pikiran."Lana menerima dompet itu dengan penuh keharuan. Ia mengangguk pelan, air mata ikut mengembang di sudut matanya. "Aku janji akan menyimpannya dengan baik, Kim," ucapnya tulus. "Terima kasih banyak."Waktu teru
Last Updated: 2026-04-19
Chapter: 109. Membawa Eden
Kimmy menerima dus itu dengan tangan sedikit gemetar. "Aku biasanya bayar ibu-ibu warga lokal di sini untuk masakin, selain hemat juga biar makannya lebih puas. Terima kasih ya, Lana. Seharusnya aku yang menjamu kalian... maaf ya, kondisinya begini." Lana tersenyum hangat dan menepuk pelan punggung tangan Kimmy, mencoba menghapus rasa sungkan wanita itu. "Nggak usah dipikirkan, Kim. Kita ini teman, kan? Justru aku senang kalau kamu sehat dan makan yang benar. Kamu butuh banyak tenaga untuk persiapan berangkat ke Kanada nanti. Yuk, dimakan selagi hangat." Reyner kembali masuk dan duduk di samping Lana. Ia lebih banyak diam, membiarkan kedua wanita itu mencairkan suasana, meski sesekali ia mengangguk tipis menanggapi percakapan mereka. "Oya, Rey. Turut berduka cita ya atas meninggalnya abangmu," ucap Kimmy pelan, menatap Reyner dengan tulus. "Aku sempat dikabari Intan. Dia sekarang sudah kerja di Bandung sebagai st
Last Updated: 2026-04-18
Chapter: 108. Sempat Ragu
Di kabin kelas bisnis yang tenang, Lana mengamati hamparan awan dari balik jendela sebelum beralih menatap suaminya. Reyner tampak melamun sambil mendengarkan musik lewat earphone."Mas..." Lana menyentuh punggung tangan suaminya dengan lembut."Ya, Sayang? Ada apa?" tanya Reyner sambil melepas earphone-nya."Apa keputusan kita ini salah ya? Aku kepikiran terus ucapan Mama tadi Bagaimana kalau Kimmy cuma memanfaatkan kebaikan kita? Atau bagaimana kalau ini malah jadi masalah besar di kemudian hari?" tanya Lana dengan nada bimbang yang kentara.Reyner menatap mata istrinya yang tampak cemas. Ia menarik napas panjang, mencoba membuang segala keraguan yang sebenarnya sempat melintasi pikirannya juga. Ia menggenggam balik tangan Lana, berusaha memberikan kekuatan."Nggak usah dipikirin terus. Kalau Kimmy macam-macam, aku yang bakal urus. Sekarang fokus saja bantu anak itu, sisanya kita lihat nanti sambil jalan, ya?" Lana mengangguk.
Last Updated: 2026-04-18
Chapter: 107. Menjemput Eden
Lana menggenggam tangan Reyner, mencoba membuatnya tenang. "Bayi itu tidak tahu apa-°apa atas dosa orang tuanya, Mas. Dia tidak memilih lahir dari siapa. Aku hanya tidak tega membayangkan dia tumbuh tanpa kehangatan keluarga seperti yang Arlo dapatkan."Reyner menarik napas panjang, lalu membuangnya perlahan sambil menatap mata istrinya yang penuh permohonan. "Aku butuh waktu untuk berpikir. Ini bukan keputusan kecil, Lan. Aku tidak membenci bayinya, tapi aku benci bayang-bayang ayahnya yang mungkin akan menghantui kita lagi."Berita di televisi sore itu menampilkan wajah Garry yang tertunduk lesu saat hakim membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat."Menyatakan terdakwa Garry Wijaya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotika yang menyebabkan kematian, perdagangan orang, dan pencabulan anak di bawah umur. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan Pidana Penjara Seumur Hidup."Reyner yang men
Last Updated: 2026-04-17
Chapter: 106. Aku Pikir Dulu
Lana menarik napas panjang, menatap langit-langit kamar perawatan yang tenang. Ia yakin, Reyner yang sekarang jauh lebih bijak dan berhati lembut. Apalagi setelah kehilangan Roy, Reyner pasti mengerti betapa berharganya arti sebuah keluarga, meski tidak sedarah sekalipun. "Kamu fokus saja pada pemulihanmu sekarang. Masalah si kecil, biarkan aku yang melobi Mas Rey. Aku yakin dia tidak akan tega menolak permintaan istrinya yang baru saja bertaruh nyawa melahirkan anaknya ini." Malamnya, ketika baby boy Arlo Asterion Alaric menangis karena perlu diganti popoknya, Lana baru saja terlelap tiga puluh menit yang lalu. Bayi berumur satu hari itu seolah tak bisa dipisahkan dari sang ibu. Reyner yang sedang terjaga langsung beranjak dari sofa. Ia tidak tega membangunkan Lana yang tampak sangat kelelahan setelah perjuangan panjangnya. Dengan gerakan yang masih kaku namun penuh kehati-hatian, Reyner membawa Arlo ke meja ganti.
Last Updated: 2026-04-17
Chapter: 105. Persalinan Lancar
Seminggu setelah pemakaman, suasana duka di kediaman Julian mulai berganti dengan desakan realitas pekerjaan. Julian memanggil Reyner ke ruang kerjanya yang bernuansa kayu gelap, tempat yang dulu sering menjadi saksi diskusi antara sang ayah dan mendiang kakaknya."Rey, kursi CEO tidak bisa dibiarkan kosong terlalu lama. Selama ini posisi itu hanya diisi pejabat sementara dari jajaran direksi, tapi perusahaan butuh darah segar dan kepemimpinan dari keluarga kita sendiri," ucap Julian tegas namun sarat harap. "Papa ingin kamu masuk minggu depan."Reyner terdiam sejenak, menatap kursi kebesaran yang dulu diduduki Roy. Ia tahu ini adalah tanggung jawab besar yang harus ia pikul demi menjaga kestabilan warisan keluarga. "Baik, Pa. Beri aku waktu beberapa hari untuk menyesuaikan jadwal kontrol Lana, setelah itu aku akan fokus penuh di kantor."Julian menghela nafas, dia tahu Rey lebih suka bekerja sebagai arsitektur merancang bangunan-bangunan. Namun, kini
Last Updated: 2026-04-17
Simpanan Tuan Torres

Simpanan Tuan Torres

Julia Rivas adalah sekretaris cantik nan lugu yang terpaksa menjual dirinya pada Diego Torres, bosnya yang angkuh dan hyper, demi menyelamatkan nyawa ibunya. Di tengah kegelapan keluarga, sang kakak penjudi dan adik pergi ke Amerika untuk menjadi bintang porno. Julia melihat Diego, sang 'Raja Es', sebagai satu-satunya jalan. ​Awalnya, affair ini adalah transaksi dingin. Namun, malam pertama menjadi bumerang bagi Diego. Ia terkejut menemukan Julia perawan. Kepolosan yang ia nodai itu segera memicu obsesi liar, mengubah hasrat iseng Diego menjadi kecanduan yang mematikan. Diego, yang seharusnya menikahi tunangannya, Lucia Ortega, kini bingung. ​Diego harus memilih: status dan kekuasaan bersama Lucia, atau Simpanan Tuan Torres yang telah merenggut hati dan kendalinya
Read
Chapter: 151. Epilog
Waktu bergulir dengan ritme yang tak terduga. Masa-masa penuh ketegangan di kantor dan drama pelarian seolah terkikis oleh kehadiran nyawa baru di rahim Julia. Memasuki trimester kedua, garis tegas di wajah Diego mulai melunak. Pria predator itu kini lebih sering terlihat menatap perut Julia yang membuncit dengan binar yang sulit diartikan—campuran antara obsesi dan proteksi yang mutlak. Tanpa terasa, hari-hari penuh mual dan rasa lelah mengantar Julia ke garis finis: minggu ke-39. Persalinan itu menjadi momen paling sakral di kediaman Torres. Ketika tangisan pecah memenuhi ruangan, sebuah keberuntungan besar menghampiri mereka. Julia melahirkan bayi kembar laki-laki yang sehat, sebuah "jackpot" yang mengukuhkan posisi Julia di mata keluarga besar Torres. Richard dan Rachel Torres tak lagi memandang Julia sebagai sekretaris yang terjebak utang, melainkan ibu dari pewaris mereka: Marlo dan Marco Torres. Di sisi lain, sebuah babak baru yang penuh intrik terbuka di Portugal. Laura Riva
Last Updated: 2026-03-05
Chapter: 150. Julia Harus Kuat
Diego mengusap punggung Julia. "Kamu harus kuat, Julia. Ada dua nyawa di perutmu, mereka adalah kunci pintu gerbang Torres International. Jangan biarkan hal-hal kecil mengganggu fokusmu."Julia menarik napas dalam-dalam, menenangkan diri dalam pelukan Diego. Ia tahu, di balik kelembutan pelukan itu, ada tuntutan besar dari pria yang kini menjadi satu-satunya pelindungnya."Javier sudah memperlambat jaringan internet di Madeira. Data internet Laura kini hanya tergantung dari situ."Diego memotong Bistec a la Española di piring Julia menjadi potongan-potongan kecil, matanya menunjukkan ketenangan."Tenang saja. Komunikasi dan koneksi internet Laura sudah kami kendalikan penuh. Sekarang makanlah, Sayang. Kita tidak perlu lagi memikirkan masalah Madeira malam ini."Julia menatap Diego. Rasa lega memenuhi dirinya, bercampur dengan kekaguman atas efisiensi Diego dalam mengatasi masalah. Ia mulai menyantap makan malamnya, kini dengan pikiran yan
Last Updated: 2026-03-05
Chapter: 148. Melapor Ke Madrid
Di kantor atau ruang kerja pribadi Diego di Girasol Estate, Madrid. Diego baru saja berpisah dari Julia yang sudah terlelap. Pablo berada di sana, sedang membereskan dokumen akhir mengenai penyebaran berita Georgina.Ponsel Pablo berdering. Ia melihat nama Oscar di layar."Ya, Oscar. Bagaimana situasi di sana? Apakah Nona Laura sudah tenang?"Pablo mendengarkan laporan Oscar mengenai kamera vlogging dan niat Laura untuk membuat video "Baking di Pengasingan." Wajahnya yang tenang mulai menunjukkan ketegangan."Baik, Oscar. Tetap tenang. Apakah kau sudah memeriksa isi paketnya dan menyita kameranya? Kita tidak bisa—""Apa yang terjadi? Kenapa wajahmu seperti melihat hantu?" tanya Diego, yang baru saja masuk ke ruangan Pablo.Saat Pablo hendak menjawab, Diego mendengar samar-samar suara Oscar dari telepon.Suara Oscar ."...Dia berencana membuat siaran langsung atau vlogging tentang 'pengasingan' di sini, Tuan. Ini jelas pel
Last Updated: 2026-03-05
Chapter: 147. Alat Vloging
Beberapa saat kemudian, sebuah paket datang dan diterima oleh Javier. Oscar, yang baru saja kembali dan meletakkan cookies hangat di meja jaga, langsung bertanya."Apa itu, Javier?""Sepertinya seperti biasa, belanjaan Nona Laura dari Amazon."Wajah Oscar kembali tegang. "Kau yakin itu Amazon? Diperiksa dulu! Aku khawatir isinya adalah jejak masa lalu Laura. Kita tidak mau mengambil risiko, apalagi jika dibuka, gadis itu histeris dan tidak stabil lagi."Javier mengulurkan paket itu, sedikit kesal. "Kau baca saja sendiri. Tertulis jelas dari Amazon, kan?"Oscar membaca label dengan cermat. "Betul, ini Amazon. Beli apa lagi dia kira-kira?""Tentu saja. Dia mendapat uang saku dari Nona Julia yang sangat banyak sebagai kompensasi dikurung di sini. Mungkin isinya perhiasan baru, atau alat pembuat kue terbaru."Laura menghampiri dua pengawal itu. Wajahnya menunjukkan sedikit antusiasme."Hei, apa kalian menerima paket
Last Updated: 2026-03-05
Chapter: 146. Kejutan Pagi
Pagi itu, setelah menyelesaikan doa paginya, Julia mengambil ponselnya yang ada di nakas. Ia membuka beberapa aplikasi berita dan media sosial, mencari perkembangan terbaru. Matanya langsung membelalak kaget. Sebuah headline besar di akun gossip Spanyol terpampang jelas.Julia membekap mulutnya sendiri, terkejut "Astaga, Georgina masuk akun gosip!"Ia tidak menunggu lagi. Tanpa ragu, Julia langsung mengguncang bahu Diego yang tidur memunggunginya."Bangun, Diego! Bangun..."Diego, yang memang sudah sedikit terjaga karena menunggu respons dari Julia, perlahan membuka matanya. Ia berbalik, raut wajahnya pura-pura kesal karena tidurnya terganggu."Ada apa, Julia? Ini masih pagi. Biarkan aku tidur sebentar lagi.""Lihat ini! Georgina! Dia menyiram wajah seorang wanita di acara amal semalam! Dia terlihat sangat... brutal!"Diego mengambil ponsel Julia, tatapannya tenang saat membaca headline tersebut. Senyum tipis, hampir tak
Last Updated: 2026-03-05
Chapter: 145. Acara Amal
Di Kamar utama di Girasol Estate. Cahaya hanya berasal dari lampu tidur redup di nakas.Larut malam. Diego baru saja selesai membantu Julia tidur nyenyak. Ia telah mengusap punggung Julia dan memijat kakinya hingga Julia, yang kelelahan karena kehamilan, terlelap dalam posisi yang paling nyaman.Diego memandang wajah tenang Julia yang terlelap, mengusap pelan rambut yang menjuntai di dahinya. Ia kemudian mencium pucuk kepala Julia dengan sangat lembut, memastikan sentuhannya tidak membangunkan kekasihnya.Saat ia bangkit dari sisi ranjang, ponsel yang berada di nakas sisi Julia menyala. Sebuah pop-up notifikasi pesan masuk. Pesan itu dari Pablo.Diego tahu apa artinya. Ia meraih ponselnya dengan hati-hati. Layar menampilkan pesan singkat dari Pablo Reyes."Misi selesai, Tuan. Video dan foto insiden di Ritz sudah tersebar ke media gosip utama. Kami menjamin besok pagi, ia akan sibuk mengurus citranya. Anda bisa tidur nyenyak."Die
Last Updated: 2026-03-04
You may also like
Kisah Pewaris Milyader
Kisah Pewaris Milyader
Romansa · Aku Ingin Makan Daging
1.2M views
Dikira Miskin Saat Pulang Kampung
Dikira Miskin Saat Pulang Kampung
Romansa · rafanalfa6819
1.2M views
Setelah Lima Tahun
Setelah Lima Tahun
Romansa · Lis Susanawati
1.2M views
Tuan CEO, Aku ingin Bercerai
Tuan CEO, Aku ingin Bercerai
Romansa · Bulu Tertiup Angin
1.1M views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status