LOGINJulia Rivas adalah sekretaris cantik nan lugu yang terpaksa menjual dirinya pada Diego Torres, bosnya yang angkuh dan hyper, demi menyelamatkan nyawa ibunya. Di tengah kegelapan keluarga, sang kakak penjudi dan adik pergi ke Amerika untuk menjadi bintang porno. Julia melihat Diego, sang 'Raja Es', sebagai satu-satunya jalan. Awalnya, affair ini adalah transaksi dingin. Namun, malam pertama menjadi bumerang bagi Diego. Ia terkejut menemukan Julia perawan. Kepolosan yang ia nodai itu segera memicu obsesi liar, mengubah hasrat iseng Diego menjadi kecanduan yang mematikan. Diego, yang seharusnya menikahi tunangannya, Lucia Ortega, kini bingung. Diego harus memilih: status dan kekuasaan bersama Lucia, atau Simpanan Tuan Torres yang telah merenggut hati dan kendalinya
View More"Pelan, Sayang. Nikmati permainan ini," suaranya tercekat namun tetap berhati-hati. Ia memperlambat tempo, mengubah hentakan kuat menjadi dorongan yang lebih terkontrol, terfokus pada titik-titik vital. Jempolnya yang kuat menekan punggung bawah Julia, memberikan tumpuan dan dorongan halus yang lebih terarah. Matanya yang gelap memandang ke luar, ke arah salju Madrid yang kini turun lebat, seolah mencari fokus, menjaga kendali dirinya. Ia menarik napas dalam-dalam, mengendalikan debar jantungnya yang liar. "Fokus padaku, Julia. Jangan tegang," perintahnya lembut, kembali ke perannya sebagai direktur yang membimbing. "Lepaskan semua stres di dahi. Rasakan hanya ini." Julia mengerang, antara protes dan kenikmatan. Pengendalian diri Diego justru terasa semakin mendominasi. Ia mencengkeram sprei lebih kuat, merasakan tubuhnya menegang dan kemudian, dengan dorongan yang dalam dan stabil dari Diego, ia terlempar ke puncak. Sebuah
Julia tersenyum tipis, Ia kemudian memutuskan untuk mengalihkan topik, mengetes sejauh mana fokus Diego hanya terpaku pada angka dan aset."Ngomong-ngomong, apa kau benar-benar tahu siapa sosok pesepak bola Portugal yang kumaksud tadi? Kulihat kau tak menyukai olahraga sepak bola. Padahal, negara kita banyak mencetak pemain handal."Julia menguji Diego, menantangnya untuk menunjukkan pengetahuan umum di luar tabel profit dan rugi.Diego menangkap tantangan itu. Ia mendengus pelan."Tentu saja aku tahu," jawab Diego, ekspresinya sedikit geli karena Julia meragukan kemampuan analisisnya. "Meskipun aku tidak menonton sepak bola, aku mengikuti berita dan tren hukum terkait aset. Kasus hukum semacam itu menjadi studi kasus penting dalam manajemen kekayaan pribadi."Ia menegakkan tubuh. "Kau merujuk pada Cristiano Ronaldo.""Model hubungan yang dia jalani, tidak menikah dengan pasangannya yang sekarang, Georgina Rodríguez, adalah keput
Di sebuah supermarket gourmet di pusat kota Madrid, Diego dan Julia jauh dari setelan kerja yang kaku, Diego mengenakan sweater kasmir gelap dan celana chinos, sementara Julia santai dengan blus rajut dan celana panjang longgar. Meski berpakaian kasual, aura efisien mereka tetap terlihat saat mereka mendorong troli besar.Julia menyandarkan tubuhnya sebentar pada troli, menghela napas panjang saat memeriksa ponselnya, menandai item-item diet yang sudah mereka masukkan."Kita sudah lama sekali tidak keluar seperti ini, ya, Diego," nadanya jujur, tanpa menuntut. "Kita sama-sama tenggelam dalam pekerjaan. Kadang, aku iri melihat pasangan lain punya waktu yang benar-benar berkualitas, hanya untuk bersenang-senang."Diego, yang baru saja selesai membandingkan label nutrisi dua merek oatmeal, menegakkan tubuhnya. Tatapannya yang biasanya tajam, sedikit melunak saat beralih ke Julia. Ia tidak menunjukkan ekspresi romantis, tetapi reaksinya berpusat pada solusi da
Rachel tidak langsung menjawab. Ia hanya menggenggam cangkir tehnya erat-erat, buku-buku jarinya memutih. Wajahnya yang biasa terlihat tenang dan elegan kini mengeraskan rahangnya.Bukan informasi kehamilan Julia yang membuatnya marah, tetapi ketidakpercayaan Diego. Sebagai matriark keluarga Torres, Rachel sangat menjunjung tinggi komunikasi dan kontrol. Fakta bahwa Diego merahasiakan perkembangan sepenting ini dari orang tuanya adalah penghinaan terhadap otoritas mereka."Diego memang selalu begitu, Georgina, Dia mengira dia bisa mengendalikan setiap aspek dalam hidupnya, termasuk informasi yang harusnya menjadi hak kami sebagai keluarga.""Aku akan mencari tahu detailnya sendiri. Terima kasih atas informasimu, Sayang."Pukul 13. Rachel Torres tiba tanpa pemberitahuan di kantor Diego. Ia melangkah melewati meja Paula langsung berdiri dengan cemas."Mama tumben datang. Ada apa?" tanya Diego, berdiri dari kursinya, sedikit terkejut dengan
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore