author-banner
Novita Ledo
Novita Ledo
Author

Novels by Novita Ledo

Pengganti Hati Sang Mafia

Pengganti Hati Sang Mafia

Terdesak biaya operasi sang Ayah, Elena semakin frustrasi dengan keadaannya. Di tengah kalutnya isi kepala, ia tak sengaja bertemu Leon, seorang pria asing dingin yang tiba-tiba menawarkan sebuah kontrak. "Kamu akan jadi milikku!" katanya. Namun, yang Elena tidak tahu adalah bahwa ia tengah berhadapan dengan seseorang berdarah dingin.
Read
Chapter: Kisah Masa Lalu
Mansion itu terasa terlalu luas dan sunyi sejak iring-iringan mobil hitam Leon membelah gerbang. Elena berdiri di perpustakaan, namun matanya tak benar-benar membaca barisan kalimat di buku tuanya. Pikirannya tertinggal pada kecupan di dahi dan janji yang diucapkan Leon sebelum pergi."Jangan takut pada kegelapanku. Aku sedang belajar menjadi terang, karena kamu."Kalimat itu terus bergema, menghangatkan dadanya sekaligus menyisipkan rasa takut yang baru. Bagaimana jika "terang" itu padam sebelum benar-benar bersinar?Tiga jam berlalu sebelum suara menderu mobil kembali terdengar. Elena hampir berlari menuju lobi utama. Pintu besar terbuka, menampilkan sosok Leon. Kemeja hitamnya sedikit kusut, ada noda tanah di sepatunya, tapi matanya yang tajam langsung melunak saat menangkap bayangan Elena di puncak tangga."Aku kembali," ucap Leon. Suaranya serak, namun stabil.Elena tidak peduli pada protokol atau tatapan para pengawal yang masih siaga di belakang Leon. Ia menuruni tangga dan lan
Last Updated: 2026-02-26
Chapter: Antara Sumpah dan Perasaan
Leon tidak langsung menjawab.Tatapannya turun pada wajah Elena yang masih pucat karena demam semalam. Rambut gadis itu tergerai berantakan di bahunya, matanya sedikit sembab, tapi keberanian di sana tak pudar sedikit pun.Di dunia Leon, orang-orang gemetar sebelum berbicara. Elena justru berdiri di hadapannya, menantang tanpa suara.“Apa kamu sadar,” ucap Leon pelan, suaranya rendah dan bergetar samar, “kalau pilihan untuk tetap di sini berarti masuk lebih dalam ke sesuatu yang tidak akan bisa kamu tinggalkan dengan mudah?”Elena tidak mundur.“Aku tidak pernah punya banyak pilihan dalam hidupku,” jawabnya jujur. “Sejak ayahku berhutang pada orang-orang yang salah… hidupku selalu ditentukan orang lain. Untuk sekali ini, biarkan aku memilih.”Leon menatapnya lama.Ada sesuatu dalam dadanya yang bergerak, seperti sesuatu yang sudah lama ia kubur bersama masa kecilnya. Ia terbiasa dengan kesetiaan yang dibeli, rasa hormat yang dipaksakan, dan cinta yang bersyarat. Tapi yang berdiri di d
Last Updated: 2026-02-25
Chapter: Didikan yang salah
“Apa itu?”Leon tidak langsung menjawab.Ia menatap jari-jarinya sendiri yang masih disentuh Elena, seolah sentuhan itu sesuatu yang asing baginya. Lalu perlahan ia mengangkat pandangannya.“Semalam,” ucapnya rendah, suaranya tidak lagi setajam biasanya, “aku menyadari bahwa untuk pertama kalinya dalam lima tahun… aku tidak ingin kehilangan seseorang lagi.”Kalimat itu jatuh pelan, tapi berat.Elena terdiam. Ada sesuatu dalam nada Leon yang berbeda—bukan ancaman, bukan perintah. Itu terdengar seperti pengakuan yang ia benci untuk miliki.“Kehilangan siapa?” Elena bertanya hati-hati.Rahang Leon mengeras lagi. Refleks lama. Luka lama.“Siapa pun,” jawabnya singkat.Hening kembali mengisi ruangan. Kabut di luar jendela mulai menipis, memperlihatkan taman luas yang dingin dan tertata sempurna. Segalanya terlihat terkendali di luar sana. Tidak seperti yang ada di dalam kamar itu.“Elena,” lanjut Leon, kali ini tanpa menatapnya, “aku tumbuh di rumah yang lebih mirip penjara daripada mansio
Last Updated: 2026-02-24
Chapter: Sebuah Kejujuran
Elena tersenyum tipis, sebuah senyum yang mengandung kesedihan. “Anda bohong. Tatapan Anda semalam... saat Anda menatap mataku dan menyebut tentang 'seseorang'. Siapa dia?”Rahang Leon mengeras. Ia bangkit berdiri, berjalan menuju jendela yang menampakkan taman luas yang masih berkabut. “Sudahlah jangan dibahas."Elena tertegun. Ia mencoba duduk meski kepalanya berdenyut. “Dan Anda takut aku juga akan berkhianat seperti masa lalu Anda Tuan?"Leon berbalik, sorot matanya kembali gelap dan intens. Ia melangkah mendekat, membungkuk hingga wajahnya hanya berjarak beberapa inci dari Elena. Aroma maskulin yang bercampur dengan bau obat-obatan memenuhi indra penciuman Elena.“Aku tidak takut akan kematianmu, Elena. Aku takut pada apa yang akan kulakukan pada dunia ini jika kamu sampai terluka karenaku.”Kalimat itu bukan rayuan. Itu adalah ancaman sekaligus pengakuan dosa. Elena merasakan getaran aneh di dadanya. Seharusnya ia merasa jijik, seharusnya ia lari. Namun, ia justru melihat kesepi
Last Updated: 2026-02-23
Chapter: Di rawat
Elena menahan napas, jemarinya mencengkeram lengan kemeja Leon yang masih bernoda darah. Ketakutan itu nyata, namun di saat yang sama, tubuhnya terasa ringan karena demam yang mulai menjalar hebat.Leon bergerak lebih cepat dari bayangan. Dalam satu gerakan halus namun mematikan, ia menarik Elena ke belakang tubuhnya dan mencabut penyadap yang terpasang.Kreik.Pintu terbuka.Bukan penyusup dengan senjata api yang muncul, melainkan Alexo dengan wajah pias dan napas tersengal. “Bos... area luar sudah bersih. Tapi kami menemukan ini di depan kamar Nona Elena.” Alexo meletakkan sebuah mawar hitam yang batangnya dililit kawat berduri hingga meneteskan cairan merah pekat—bukan darah, melainkan tinta atau cat yang berbau amis.Leon tidak menurunkan kewaspadaannya. Ia menatap mawar itu dengan kebencian murni. “Bakar itu. Dan perketat penjagaan di sayap barat. Jika ada satu tikus lagi yang lolos, kepalamu taruhannya.”“Siap, Bos.” Alexo membungkuk dan segera menghilang, menutup pintu rapat-ra
Last Updated: 2026-02-22
Chapter: Musuh Sesungguhnya.
Awalnya hanya pusing ringan, seperti tekanan udara yang berubah tiba-tiba. Ia berdiri di tengah ruang komando The Fortress—ruangan bawah tanah dengan dinding baja dan layar-layar holografik yang berdenyut pelan, sementara Leon memeriksa laporan keamanan pasca serangan gedung opera. “Duduklah,” Leon berkata tanpa menoleh. “Kamu belum benar-benar pulih.” “Aku tidak apa-apa,” balas Elena pelan, meski tangannya bergetar. “Aku baik-baik saja.” Kata-kata itu bahkan belum selesai ketika dunia mendadak terasa miring. Lampu-lampu LED di langit-langit seperti berlipat ganda. Suara sistem pendingin berubah menjadi dengung panjang yang menusuk. Napas Elena tersengal. Jantungnya berdegup tak beraturan, terlalu cepat. Leon menoleh tepat saat tubuh Elena limbung. “Elena!” Ia menangkapnya sebelum kepalanya membentur lantai baja. Tubuh gadis itu panas, terlalu panas. Kulitnya memucat, bibirnya membiru samar. “Medis!” teriak Leon. Suaranya menggema di ruang bawah tanah. Namun sebelum t
Last Updated: 2026-02-20
You may also like
DUDA POLISI BUCIN
DUDA POLISI BUCIN
Romansa · Lystania
4.9K views
Nona Muda yang Terbuang
Nona Muda yang Terbuang
Romansa · Shanin.H
4.9K views
Brittleness
Brittleness
Romansa · Cheezyweeze
4.9K views
Mencintai Musuh Ayahku
Mencintai Musuh Ayahku
Romansa · Zizara Geoveldy
4.9K views
Suami Kiriman Bikin Nyaman
Suami Kiriman Bikin Nyaman
Romansa · Astika Buana
4.9K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status