My Husband is A psychopath
My Husband is A psychopath
Author: SalsabilaNFH16
1 . TAYLOR DANIEL KEIF RUSSEL

Usia dua puluh dua tahun adalah usia dimana anak - anak remaja sedang nakal nakalnya . tapi , berbeda dengan Taylor ia tak ingin seperti remaja - remaja itu . ia sengaja menghindar dari masa bebasnya dan lebih mementingkan perusahaan . 

RUSSEL Company adalah perusahaan milik sang ayah  . kini perusahaan itu sudah berpindah tangan . perusahaan yang dulu Thomas bina sekarang sudah menjadi milik Taylor . milik sang anak . 

Sifat Taylor sangatlah dingin , angkuh , dan tak mau kalah . sifat - sifat yang ia miliki menurun dari sang ayah THOMAS KEIF RUSSEL . dan Taylor seperti fotocopy Thomas saat masih muda . 

Taylor juga mempunyai seorang adik laki - laki . ia sama dengan remaja - remaja di luar sana . ia sering balapan , bermain ke club dan masih banyak lagi . 

Thomas dan Harsha sampai kewalahan untuk menasihatinya . tapi dengan sekali tamparan dari Taylor sikap Alex turun drastis dan menjadi anak yang penurut . 

Walaupun Thomas dan Harsha kaget karna Taylor menampar sang adik . tamparannya membuahkan hasil dengan sifat dan kepribadiannya berubah seratus delapan puluh derajat. 

Taylor menampar adiknya karna geram dengan sifat dan perilakunya . ia sudah tak menurut dengan orang tua dan mengikuti ajakan - ajakan temannya agar berbuat tidak benar .

Alex yang mendapat tamparan dari sang kakak merasa syok . tapi setelah beberapa menit Alex meminta maaf kepada Thomas dan Harsha. 

Dan mulai saat itu sikapnya berubah iya tidak lagi bermain dengan teman temannya melainkan membantu sang ayah mengurusi urusan yang tidak bisa kakaknya hendel . 

Alex begitu rajin , Taylor senang melihat perubahan adiknya . tapi sekarang ia murka apalagi yang telah di perbuat adiknya itu . 

Alex mengalami kecelakaan tunggal . para polisi sudah menyelidiki bahwa penyebab kecelakaan adalah rem blong . tapi kecelakaan ini janggal tidak mungkin Alex memutuskan sambungan rem . 

Taylor yang geram mengerahkan anak buahnya untuk menyelidiki kecelakaan itu . Taylor tak mau adik laki - laki nya celaka untuk yang kedua kalinya . 

" kali ini ku maafkan karena ini bukanlah kesalahanmu adikku " Taylor melangkah keluar dengan membanting pintu ruangan itu . Harsha yang melihat sikap dewasa dari sang anak pertama tersenyum . ternyata didikannya dan Thomas membuahkan hasil . 

Harsha menatap manik mata anaknya . " apa kau mau pulang sekarang " Harsha menggenggam tangan anaknya . Alex hanya mengagguk tanda mengerti. 

Thomas membantu membopong anak laki lakinya masuk ke dalam  mobil . dan melajukan mobilnya dengan kecepatan rata – rata  . 

Mansion utama KEIF RUSSEL . 

Taylor sedang berdiri menghadap ke arah jendela dan membelakangi seseorang . 

" tuan muda ini , saya sudah menemukannya " Dominick , pria yang di sapa Nick itu adalah tangan kanan dari Taylor . orang kepercayaannya sekaligus sahabatnya . 

" aku tidak suka dipanggil tuan muda " Taylor geram sahabatnya ini terus saja memanggil nya tuan , tuan dan tuan . Nick hanya terkekeh geli ia sering lupa. 

Taylor berbalik dan mengambil berkas yang berada di tangan Nick . senyuman devil langsung keluar begitu melihat pelakunya . 

" ternyata tikus yang satu ini mau bermain main denganku yah " Taylor tersenyum ke arah Nick . Nick yang mendapat senyuman itu pun merasa mendapat perintah harus mengalahkan orang satu ini . 

Taylor melangkah di depan Nick . Nick hanya bisa mengikuti . arah yang Taylor ambil adalah ke arah ruangan persenjataan milik keluarga KEIF RUSSEL. Thomas memberikan ruangan ini kepada dua anaknya . hanya Taylor yang memakai benda - benda yang berada di ruangan ini . 

Taylor sudah sangat mahir dalam menggunakan senjata . karna dari sejak ia berumur sembilan tahun Taylor sudah di latih oleh Thomas dan Azka . 

Taylor memiliki mental yang kuat . di usianya yang menginjak dua belas tahun Taylor sanggup menahan sakit ketika peluru yang ayahnya tembakan melukai tangannya . walaupun sudah berdarah Taylor tetap masih bisa melawan ayahnya . dan selang setelah itu ayahnya juga tertembak di bagian tangan . mereka menyudahi latihannya . 

Taylor yang mendapat tembakan dari sang ayah , ia tersenyum miring . oh , jadi seperti ini merasakan peluru masuk ke tubuhnya . 

Thomas yang menyesali telah mengenai sang anak ia meminta maaf . Taylor hanya berkata . " kita sama - sama terluka ayahku sayang " dengan senyuman manisnya Taylor mampu meluluhkan pertahanan ayahnya . 

Ruang tamu mansion KEIF RUSSEL

Azka melihat bahwa Taylor membawa sebuah senjata yang terselip di balik jas yang sedang ia kenakan . 

" kau mau memana Taylor ,  dengan membawa senjata " Azka yang heran pun bertanya . Azka hanya dihadiahi senyuman miring khas Taylor . 

" aku akan membunuh tikus kecil yang telah membuat adikku celaka " Taylor menatap manik mata pamannya dengan senyuman devil . 

" jangan sampai tinggalkan jejak dan semuanya harus bersih Taylor  " Azka menepuk bahu Taylor . Taylor yang mendapat dukungan dari sang paman pun merasa senang . 

Walaupun paman Azka bukan adik dari sang ayah . tapi paman Azka adalah adik angkat dari ayahnya . ia tak masalah . malah Taylor bahagia bisa mendapat paman seperti Azka . 

Azka yang mengajarinya bela diri , cara menggunakan senjata , dan lain lain yang mampu membuat dirinya terlindungi dari mara bahaya . 

Taylor sangat bersyukur bisa mendapat keluarga seperti KEIF RUSSEL. Keluarga yang begitu bahagia dan harmonis . 

Dengan orang - orang yang saling melindungi satu sama lain . dan Taylor masih ingat pada usia tiga tahun ada orang yang hendak mencelakai ibunya . 

Taylor berinisiatif ini melindungi keluarga nya , dan hasilnya sudah terbukti . ia mampu melindungi keluarganya seorang diri . 

" aku berangkat paman " Taylor tersenyum ramah dan melangkahkan kakinya . ketika sampai di bibir pintu . 

" jika mommy mencariku paman bilang saja aku sedang bersama Nick " Taylor melanjutkan jalannya menuju parkiran mension . 

Di parkiran sudah ada mobil lamborghini Aventador berwarna kuning dan hitam . mobil kesayangannya . mobil yang di belikan olah sang ibu . Harsha . tepat pada hari ulang tahunnya yang menginjak usia dua puluh satu tahun . 

Mobil yang telah satu tahun menemaninya dalam bahagia mau pun duka . mobil kesayangannya . 

Tempat tujuannya . 

Taylor keluar dari mobilnya dan langsung diikuti oleh anak buahnya dari arah belakang . 

Taylor memberi perintah lewat mata elangnya yang begitu tajam sama seperti milik sang ayah Thomas. Mata tajam dengan warna yang sama . 

Taylor sedang berdiri di depan sebuah gedung perusahaan. Ia melirik ke arah lantai atas. Dan langsung tersenyum kala ia melihat masih ada orang di sana . 

" tikus itu ada di dalam " Taylor bersedekap dan menyusun rencana. Nick sama lucunya dan jahilnya seperti ayahnya . 

" Nick apa kau tidak punya pekerjaan lain , selain memetik bunga? " Taylor hanya bisa menggelengkan kepalanya . Nick hanya menatap Taylor sesaat lalu kembali menatap bunga - bunga yang ada di genggamannya . 

Nick mulai berdiri dengan senyuman . Taylor merasa aneh dengan sikap Nick . Taylor tahu bahwa Nick sering kali berbuat jahil. 

" bunga ini untuk tikus yang akan kau habisi " Nick tersenyum dengan lembarnya dan menampilkan deretan giginya yang rapih . 

" kau benar " Nick dan Taylor tersenyum . Taylor tak akan pernah tahan bila melihat tingkah konyol Nick dan juga candaanya yang begitu menggelitik di telinganya.

“ pria itu akan mati di tanganmu malam ini “ seringai jahat dan kejam sudah terpatri di wajah tampan Taylor dan Nick .

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status