Bab 4

Ketika Karen menerima foto kalung itu, tiba-tiba dia merasa familiar.

Ibunya, Wendy mendongak dan menghela nafas, "Apakah kalung yang murahan itu benar adalah tanda dari Nyonya Besar keluarga Calvin?"

Karen tiba-tiba terkejut. Dia ingat! Kalung ini adalah kalung yang ada di leher Suzy. Ternyata Suzy-lah yang menyelamatkan Robert Calvin!

Victor berkata: "Sudah tidak usah berbicara lagi, saat ini lebih penting untuk segera menemukan kalung itu! Jika hilang, bagaimana putri kita bisa menikah dengan keluarga Calvin?"

"Iya benar!" Wendy pergi untuk mengambil koper Karen.

"Ayah, ibu, jangan mencarinya! Aku tahu di mana kalung itu."

Karen menghentikan keduanya dengan ekspresi yang muram. Pasangan itu menatapnya dengan heran.

"Aku tahu kalungnya ada di mana, aku akan mengambilnya kembali." Setelah berbicara, Karen keluar. Butuh beberapa saat bagi Victor dan Wendy untuk bereaksi.

Wendy mengelus dada "Karen ini membuat kita gugup. Bagaimana kita bisa diam saja untuk hal yang penting ini ..."

Karen kembali ke asrama sekolah untuk mencari Suzy. Dia harus mendapatkan kalung itu dan menjadi Nyonya Muda dari keluarga Calvin!

Saat itu, Suzy sedang duduk di dalam taxi dalam perjalanan pulang ke rumahnya. Dia tinggal di rumah orang tuanya di daerah yang sama dengan Karen. Tepatnya adalah rumah orang tua angkatnya. 15 tahun lalu, dia adalah anak terlantar yang lalu diadopsi oleh neneknya, yang tinggal di pedesaan. Pada tahun itu neneknya tiba-tiba sakit parah, dan orang tua angkatnya membawa mereka pindah ke kota.

Dalam keluarga ini, selain orang tua angkat, ada seorang adik laki-laki yang dua tahun lebih muda darinya, yang harus mengulang kelas tiga SMA. Ibu angkatnya, yang bernama Cindy menelepon dan memanggilnya untuk pulang, agar bisa membantu untuk mengajar Andy, adik angkatnya. Karena adik angkatnya ini sudah kecanduan game bahkan sampai dia mengulang kelas tiga SMA, dan dia masih saja bermain game sepanjang hari, membuat waktu belajarnya sangat terganggu.

Suzy habis kesabarannya mengajari Andy, dan ingin rasanya membuka kepalanya sehingga ia lebih fokus ke kertas ujian. Setelah akhirnya memberikan satu halaman pertanyaan dari kertas ujian, Suzy pergi ke kamarnya untuk menyelesaikan masalah hatinya. Membuang segala sesuatu yang berhubungan dengan Melvin ke tempat sampah.

Sambil lalu, Suzy membawa pakaian kotor ke mesin cuci dan berencana untuk mencucinya nanti. Tidak lama ayah angkatnya, Jacob pulang. Alisnya berkerut, dia tampak murung.

Suzy menuangkan segelas air dan menyerahkan kepadanya, "Ayah, apa kabar?" Jacob menghela nafas dan duduk di sofa sambil merokok.Melihat hal itu, Suzy tahu bahwa masalah proyek terakhir belum terselesaikan. Jacob mengambil proyek beberapa waktu yang lalu, dan hasilnya adalah kerugian yang serius, yang menyebabkan perusahaannya berada dalam situasi yang sulit sekarang. Suzy sedikit khawatir tetapi tidak tahu harus berbuat apa, dan ia memutuskan kembali ke kamar.

Cindy duduk di samping Jacob, mengambil rokok dari tangannya, dan berkata dengan cemas "Jacob, ada apa?" Jacob menggelengkan kepalanya, ekspresinya yang sedih mengatakan segalanya. Wajah Cindy menjadi pucat, ‘sudah berakhir, rumah mereka sudah berakhir!’ Cindy berpikir dalam hatinya.

"Sayang sekali keluarga kita tidak memiliki kehidupan yang sebaik keluarga Victor Wang di sebelah!" Jacob tiba-tiba menghela nafas. Dia baru saja bertemu Wendy Wang ketika memasuki daerah rumahnya. Putrinya Karen akan menikah dengan keluarga kaya dan menjadi istri Robert Calvin! Orang terkaya, keluarga Calvin, adalah keluarga besar teratas di China, super kaya! Keluarga Victor Wang benar-benar naik ke puncak dan terbang tinggi ke langit.

"Ma, apa ini?"

Pada saat ini, putranya Andy berjalan ke ruang tamu dari balkon, memegang pakaian kering di satu tangan dan kalung di tangan lainnya.

Suasana hati Cindy sedang berantakan saat ini dan dia melirik dengan tidak sabar, "Benda yang murahan macam apa itu, pasti diberikan oleh pacar Suzy! Buang saja!"

"Oh!" Andy memoyongkan mulutnya, dan hendak membuangnya ke tempat sampah.

Mata Jacob saat ini berbinar dan menghentikan Andy: "Jangan, bawa ke sini dan tunjukkan padaku!"

Dia merasa kalung ini sangat aneh. Dia mengambilnya dan mengamatinya dengan hati-hati, mengingat apa yang dikatakan Wendy: "Keluarga Calvin benar-benar bukan keluarga biasa. Untuk menikahi seorang istri, pertama-tama kamu harus memiliki sebuah token. Cuma kalung perunggu yang patah dengan tulisan Calvin diukir di bagian belakang. Itu tidak ada harganya ..."

Jacob membalik bagian belakang kalung itu, dan seperti yang diharapkan, kata "Calvin" terukir! Matanya tiba-tiba berkedip, menyapu kabut sebelumnya, dan dengan bersemangat berkata: "Jadi ini sebenarnya, tidak akan salah!"

"Jacob, apa yang terjadi?"

Jacob memberitahu Cindy tentang kalung itu, dan kemudian berbicara tentang pikirannya.

"Sekarang, hanya Suzy yang bisa membantu kita melakukan ini!" Jacob menatap kalung yang ada di tangannya.

"Apa dia setuju? Jangan lupa dia juga punya pacar yang sangat dia cintai!"

Meskipun Suzy yang memiliki kalung itu, Cindy berani bertaruh anak angkatnya si gadis liar dari desa itu tidak akan pernah mengerti arti kalung ini, dia tidak memiliki pemikiran yang begitu dalam.

Mendengar hal itu, mata Jacob mencoba optimis, "Akan selalu ada jalan ..."

Setelah makan malam, Suzy ada di kamar, sambil menghitung uang yang dimilikinya sekarang. Perusahaan ayah angkatnya sedang dalam masalah, dia tidak bisa diam saja dalam kesulitan keluarganyai. Sangat disayangkan dia saat ini belum mempunyai pekerjaan dan dia hanya seorang siswi, uang tabungannya 120.000 pun sudah dia berikan ke Melvin yang belum tentu dia akan bayar, dan saat ini dia hanya memiliki uang lebih dari 8.000.

Tidak bisa membantu sama sekali.

Suzy menghela nafas, berencana mencari pekerjaan paruh waktu. Sehingga jika perusahaan ayah angkatnya bangkrut, dia setidaknya dapat memiliki penghasilan untuk mensubsidi keluarganya dan membeli makanan bernutrisi untuk neneknya ...

Pada saat ini, Jacob mengetuk pintu dan masuk.

Melihat Suzy akan mencari pekerjaan, dia berkata dengan tenang: "Suzy, Ayah tahu kamu adalah anak yang baik, tetapi kamu tidak perlu mengkhawatirkan urusan keluarga. Ayo, minum segelas susu ini."

Dia memberikan susu di tangannya ke Suzy.

"Ayah, aku hanya ingin membantumu berbagi beban." Setelah Suzy selesai berbicara, dia meminum susu di depan Jacob.

Jacob tersenyum puas, "Tidurlah dengan nyenyak."

Melihat ayah angkatnya pergi, Suzy menutup pintu. Malam itu, dia tidur seperti tak sadarkan diri. Saat dia bangun, dia baru sadar dia tidur di atas sofa empuk yang besar.

Suzy mendorong badannya mencoba untuk duduk tetapi ingatannya berhenti sampai tadi malam, mengapa dia pusing setelah meminum susu yang diberikan ayah angkatnya?

Sebuah dugaan muncul dari dalam hatinya, tapi dia tidak mau mempercayainya. Dia melihat ke sekeliling ruangan, ruangan yang aneh.

Dekorasinya sangat cantik dan retro, jendela berukir berongga, tirai tebal biru tua, dihiasi jumbai emas.

Dimana ini?

Suzy bingung, ada ponsel yang ditempatkan tidak jauh dari tempatnya berbunyi. Dia segera mengambil hpnya dan mengklik WeChat yang dikirim oleh ibu angkatnya, Cindy.

"Suzy, mulai sekarang kamu adalah Nyonya Muda Calvin, menurutlah apa yang aku bilang. Tidak peduli apapun yang orang lain minta, kamu harus tetap bersikeras bahwa token itu adalah milikmu! Ingat, kamu harus menjadi nyonya keluarga Calvin!"

"Jika kamu ketahuan, kamu bukan menyakiti dirimu, tetapi juga nenekmu yang terbaring di unit gawat darurat! Jika keluarga kita menjadi bangkrut, kita tidak akan mampu membayar biaya pengobatan yang mahal!"

"Yang paling penting, aku harus mengingatkanmu untuk tidak berhubungan lagi dengan Karen, ini untuk masa depan mu, dan jangan mengatakan bahwa kamu mengenalnya, jangan sampai kamu ketahuan!"

Nyonya keluarga Calvin, Token? Karen?

Apa hubungan antara ketiganya?

Melihat pesan yang dikirim oleh ibu angkatnya, Suzy menyadari situasinya dan tiba-tiba ia merasakan hawa dingin dari telapak kakinya.

Dia sudah dijebak!

Tanpa sepengetahuannya, orang tua angkatnya mengirim Suzy ke rumah keluarga Calvin dan memintanya menikah dengan tuan muda Rob Calvin, yang belum pernah sama sekali ditemui!

Dan nilai tawar mereka untuk memaksanya berkompromi ternyata adalah nyawa nenek-nya!

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status