Share

KEBAHAGIAAN AHLI WARIS

Aku terkejut mendengar perkataan Cinta. Bagaimana bisa aku tanpa sadar melepaskan Nanta, dan sekarang dia tidak berada di pangkuanku. Wah ini benar-benar gawat!

“Agus! Kamu, kan, dari tadi sudah memangku Nanta. Kenapa sekarang tidak ada dipangkuanmu? Kemana anak itu?” tanya Cinta semakin membuatku panik.

“Cinta! Laga juga tidak ada dipangkuan kamu!” Cinta mengangkat kedua tangannya, juga merasa panik melihatku.

“Hah, apa?”

Kami berdua tidak sadar jika si kembar menghilang begitu saja. Padahal perasaanku tadi, aku sudah memangkunya dengan sangat baik.

Ibu berlari menuju panggung dan menemui kami.

“Agus di mana si kembar? Bukannya tadi kalian memangkunya?” ucap Ibu dengan panik.

Ibu Cinta menyusul kami dengan wajah panik menuju ke atas panggung.

“Kalian ini bagaimana, toh! Menjaga si kembar saja kok tidak bisa. Ini acara yang sangat penting. Lihat itu, semua keluarga sudah sangat kebingungan mengamati kalian.”

“Ta

Esi Apresia

HAI SEMUA PEMBACA. Terima kasih sudah mengikuti kisah Ahli Waris sampai selesai. Semoga apa yang author sampaikan memberikan kesan dan makna. Author meminta maaf jika ada kesalahan dalam penulisan. Semoga semua pembaca menjadi bahagia dan selalu sehat. Always happy. Terima kasih.

| Like
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (3)
goodnovel comment avatar
Nina Milanova
Udah lama nggak nengokin Mas Agus
goodnovel comment avatar
baca urutannovel
lama ya thor yang kedua
goodnovel comment avatar
baca urutannovel
ahli waris kedua sudah ada belum thor??
VIEW ALL COMMENTS
DMCA.com Protection Status