Share

FATE 7: Memori

Kelap-kelip lampu berwarna-warni menerangi dari sudut ke sudut hingga ke seantero ruang pesta. Hiruk suara musik menggema, menghantarkan nada-nada mengentak yang membuat kaki panjang itu bergerak-gerak mengetuk lantai. Memperlihatkan dua orang pemuda yang tengah duduk di salah satu sofa khusus bagi tamu alpha. Dan di meja mereka, berbagai camilan serta minuman beralkohol disuguhkan sebagai jamuan istimewa.

Ervano Johannes menuangkan vodka ke gelas yang langsung ditenggak sampai tandas. Di sebelahnya, Setya Febrianu yang semula sungkan untuk turut mencicipi jamuan menjadi tertarik. Baru bersiap mengangkat botol, saat tahu-tahu sosok di sampingnya malah menahan gerak tangannya.

"What are you trying to do?"

Ditodong pertanyaan itu, jelas saja Setya tersengih. "What? Having a taste of course. Elo pikir cuma elo doang yang kepengin minum?"

Ervano mengernyit. "Really? Emangnya elo udah

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Tamama Chill
yeeeeey akhirnya bisa komen juga. ktmu loh cerita kka yg ini. aq penggemar PASO jd mau kemana pun ini cerita pindah. aq ngikut pokonya
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status