Share

Bab 1405

Author: Rexa Pariaman
Reksa balik bertanya, "Kalau sampai keluar giok, gimana?"

"Kalau memang ada giok di dalamnya, aku ganti sesuai harga," jawab Izaz tanpa ragu. Dia berani berkata demikian karena sejak awal sudah memperhatikan batu mentah itu.

Batu mentah tersebut beratnya ribuan kilogram dan sangat mencolok, mustahil tidak menarik perhatian.

Izaz dijuluki Raja Giok. Dia sudah berkecimpung di industri ini hampir seumur hidup dan nyaris tidak pernah salah menilai. Berdasarkan pengalamannya, kemungkinan batu mentah
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2294

    "Sanusi!" Tiba-tiba, Travis menyalakan pengeras suara dan menghubungi Sanusi."Pak Travis, apa ada perintah?" tanya Sanusi.Travis bertanya, "Apa aku bisa bicara dengan Ewan?""Bisa," jawab Sanusi. "Di dalam bros itu dipasang sistem komunikasi. Begitu sistem diaktifkan, tiga detik kemudian kalian bisa berkomunikasi.""Bagus. Segera aktifkan." Setelah berkata demikian, Travis menatap arlojinya dan menunggu tiga detik, lalu bertanya, "Ewan, kamu bisa dengar suaraku?"Ewan tiba-tiba mendengar suara Travis keluar dari bros itu. Dia sedikit terkejut, lalu berkata, "Bisa.""Ewan, sekarang aku perintahkan kamu untuk segera mundur," kata Travis. "Lawan terlalu banyak dan kuat. Kamu bukan tandingan mereka. Aku akan minta Sanusi jemput kamu."Ewan melirik orang-orang Negara Jaban itu, lalu menggeleng. "Pak Travis, aku nggak bisa mundur."Travis langsung marah besar. "Ewan ....""Pak Travis, dengarkan aku," sela Ewan. "Pertama-tama, aku ini seorang prajurit. Mundur sebelum bertarung itu tindakan

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2293

    "Kamu bukan target utama kami."Ewan bertanya, "Terus, siapa target utama kalian?"Pemuda itu tersenyum. "Tentu saja ayahmu, Ega!"Alis Ewan terangkat. Orang-orang Negara Jaban membunuh begitu banyak prajurit di Pulau Kosong ternyata demi memburu ayahnya?Hati Ewan semakin dipenuhi kebingungan. Hubungannya dengan Ega hanya diketahui oleh segelintir orang. Bagaimana orang-orang Negara Jaban ini bisa mengetahuinya?Pria tua itu tersenyum, lalu berkata, "Kami sudah memperhitungkan, begitu sesuatu terjadi di Pulau Kosong, negara kalian hanya akan bereaksi dengan dua kemungkinan.""Pertama, mengirim pasukan besar dan mengerahkan seluruh armada Laut Timur. Kedua, mengutusmu ke sini untuk menyelidiki.""Kami juga menganalisis gaya negara kalian selama ini. Sebelum memastikan bahwa kejadian di Pulau Kosong adalah ulah pasukan Negara Jaban, kalian nggak akan sembarangan mengirim pasukan.""Karena itu, kemungkinan terbesar mereka akan mengutusmu ke sini untuk menyelidiki. Kami sudah tahu kamu pa

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2292

    Bum! Tiba-tiba, dari kedalaman hutan lebat kembali meledak beberapa aura dahsyat yang mengguncang langit dan bumi.Wus, wus, wus .... Bayangan-bayangan hitam memelesat cepat dari kejauhan, lalu muncul di belakang pria tua dan pemuda itu. Jumlahnya ada sembilan orang.Seluruh tubuh mereka dibungkus pakaian hitam, wajah mereka tertutup kain, hanya memperlihatkan sepasang mata yang dingin. Di punggung mereka terdapat dua bilah pedang pendek yang menyilang dan panjangnya lebih dari 30 sentimeter.Ninja! Mata Ewan menyipit. Pada saat yang sama, dia juga menyadari bahwa sembilan ninja itu semuanya adalah kultivator abadi tingkat awal fondasi!'Bukankah katanya kultivator abadi sangat jarang ditemui? Kenapa tiba-tiba muncul sebanyak ini?''Kalau Negara Jaban punya begitu banyak kultivator abadi, kenapa Musashi masih bisa disebut Dewa Bela Diri Negara Jaban?' Ewan merasakan tekanan luar biasa di dalam hatinya.Di Gedung Bayir, melalui video, Travis dan yang lainnya juga melihat para kultivator

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2291

    Buk! Jiro jatuh tersungkur."Dasar sampah!" Wajah Ewan penuh ejekan.Harus diakui, seorang kultivator abadi sampai jatuh seperti itu memang sangat memalukan.Jiro segera bangkit dari tanah, lalu menebaskan pedangnya ke arah Ewan.Trang! Ewan kembali menjepit mata pedang itu hanya dengan dua jari. Dia memelintirnya dengan pelan, lalu terdengar suara retakan dan pedang samurai itu langsung patah menjadi dua.Jiro terpental mundur belasan langkah.Ewan memasang ekspresi bosan, lalu berkata, "Aku cuma pakai sedikit tenaga, kamu sudah nggak sanggup nahan. Benar-benar mengecewakan."Nada bicara Ewan yang meremehkan membuat Jiro murka setengah mati. Dia membuka mulut dan meraung keras, "Arghhh!"Jiro meraung beberapa kali, lalu melempar pedang yang sudah patah itu. Kedua tinjunya lantas menghantam Ewan seperti hujan deras.Pada saat yang sama, Ewan juga mulai menyerang dan membenturkan tinjunya keras-keras pada tinju Jiro.Buk! Buk! Buk! Suara benturan terus bergema tanpa henti. Kecepatan mer

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2290

    Tubuh Ichiro hancur lebur, serpihan tulang dan darah beterbangan, memercik ke seluruh wajah Jiro."Kak Ichiro!" Jiro ketakutan sampai tercengang.Pada saat yang sama, di Gedung Bayir, para petinggi di ruang rapat juga ikut tercengang."Ewan menghancurkan orang Jaban itu dengan satu pukulan?""Kok bisa?!""Dewa Perang, apa penilaianmu salah? Apa orang Jaban itu sebenarnya bukan kultivator abadi?""Aku nggak mungkin salah. Sudah jelas, dua orang Jaban itu adalah kultivator abadi!" Mata Dewa Perang memancarkan cahaya tajam, lalu tersenyum. "Nggak nyangka, dalam waktu sesingkat ini, kekuatan Ewan meningkat secepat itu."Travis terkejut. "Jangan-jangan Ewan juga sudah menjadi kultivator abadi?"Dewa Perang berkata, "Untuk saat ini masih belum pasti. Tapi sejak dulu, daya tempur Ewan memang selalu abnormal."Latif mengembuskan napas perlahan. Hatinya yang tadi tegang akhirnya sedikit lega.Sebelumnya, saat mendengar Dewa Perang mengatakan bahwa dua pendekar Negara Jaban itu adalah kultivator

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2289

    Di antara semua orang yang hadir, tidak ada yang lebih mengkhawatirkan keselamatan Ewan selain Latif. Bagaimanapun juga, Ewan adalah cucu kandungnya.Namun, Latif juga mengerti sekalipun Sanusi mengirim pesawat tempur ke sana, belum tentu mereka bisa menyelamatkan Ewan. Sebab kemampuan para kultivator abadi sudah jauh melampaui pemahaman manusia biasa.Selain itu, begitu pesawat tempur mulai menembak, tidak ada jaminan Ewan tidak akan ikut terluka.Dewa Perang langsung menyalakan pengeras suara di atas meja, lalu menghubungi Sanusi dan memerintahkan, "Sanusi, aku perintahkan kamu segera menyiapkan brigade pasukan khusus untuk mendarat di pulau.""Semua pesawat tempur dan kapal perang masuk ke status siaga tempur.""Kalau Ewan nggak mampu bertahan, brigade pasukan khusus harus segera mendarat di pulau itu secepat mungkin. Ingat, kalian harus menyelamatkan Ewan dengan segala cara.""Bahkan kalau seluruh brigade pasukan khusus harus musnah, keselamatan Ewan tetap harus dijamin!"Mendengar

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status