Share

Bab 2290

Author: Rexa Pariaman
Tubuh Ichiro hancur lebur, serpihan tulang dan darah beterbangan, memercik ke seluruh wajah Jiro.

"Kak Ichiro!" Jiro ketakutan sampai tercengang.

Pada saat yang sama, di Gedung Bayir, para petinggi di ruang rapat juga ikut tercengang.

"Ewan menghancurkan orang Jaban itu dengan satu pukulan?"

"Kok bisa?!"

"Dewa Perang, apa penilaianmu salah? Apa orang Jaban itu sebenarnya bukan kultivator abadi?"

"Aku nggak mungkin salah. Sudah jelas, dua orang Jaban itu adalah kultivator abadi!" Mata Dewa Perang
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2667

    "Petaka alam yang sangat kuat!"Zayn sampai merasakan kulit kepalanya kesemutan saat melihatnya."Ini adalah petaka alam untuk tingkat maharaja. Selama berhasil melewatinya, Koji akan menjadi seorang ahli tingkat maharaja," kata Ewan.Sejujurnya, dia juga sedikit terkejut.Bakat bela dirinya sudah bisa dikatakan luar biasa, tetapi dia tidak menyangka bakat Koji juga begitu mengerikan.Belum lama ini Koji baru saja menjadi seorang kultivator tingkat fondasi. Namun, baru berapa lama berlalu, sekarang dia sudah mulai menerobos ke tingkat maharaja. Kecepatan kultivasi seperti ini benar-benar bisa disebut sebagai monster."Kemungkinan besar ini juga karena Segel Kehidupan."Ewan membuka mata batin. Tatapannya langsung menembus kabut hitam yang bergulung dan petir yang tak berujung, hingga melihat Koji yang sedang melawan petaka alam.Saat ini, Koji berada di tengah petaka alam, terus-menerus melayangkan tinjunya untuk menghantam petir itu. Ewan memperhatikan bahwa Segel Kehidupan di punggun

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2666

    Ewan menoleh dan menyapu pandangan ke sekeliling. Dia mendapati ada banyak pos penjagaan tersembunyi di sekitar vila, semuanya dijaga oleh murid Organisasi Draken.Saat berjalan ke gerbang utama, dia juga berpapasan dengan beberapa regu patroli."Ketua!"Begitu melihat Ewan, para murid Organisasi Draken itu langsung membungkuk memberi hormat."Ya, terima kasih atas kerja keras kalian." Ewan mengangguk pelan.Saat itu juga, Zayn keluar dari dalam vila dan berkata, "Bos, aku khawatir keributan yang dibuat Koji terlalu besar, jadi aku menempatkan beberapa murid Organisasi Draken untuk berjaga di sini.""Kerja bagus." Ewan bertanya, "Keributan sebesar ini nggak membuat para tetangga ketakutan, 'kan?"Zayn menjawab, "Bos, tenang saja. Kompleks vila ini dikembangkan oleh perusahaan milik Organisasi Draken. Vila-vila di sekitarnya masih belum terjual, jadi belum ada tetangga.""Baguslah." Ewan mengangkat kepala, melirik awan hitam yang menggantung di atas atap, lalu bertanya, "Sudah berapa la

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2665

    Pada saat yang sama, Ewan menyadari bahwa aura kehidupan di dalam telur itu telah menjadi sangat kuat."Bahkan mata batinku nggak mampu melihat isinya. Sebenarnya makhluk apa ini?" Ewan mengernyit sambil berpikir.Tok! Tok! Tok! Tiba-tiba, telur itu melompat sendiri seolah menyuruh Ewan cepat memasukkannya kembali ke Kantong Kosmik karena dia masih belum kenyang.Plak! Ewan memukul cangkang telur itu, lalu membentak, "Aku peringatkan kamu, aku bisa biarkan kamu makan tanaman obatku, tapi kamu nggak boleh sentuh pohon emas itu.""Kalau berani menyentuhnya ... akan kupukul kamu sampai hancur."Setelah itu, Ewan mengeluarkan dua batang tanaman obat berusia 20 tahun, lalu melemparkannya kepada musang obat."Si Kecil, kali ini kamu harus ngalah. Awalnya aku ingin memberimu tanaman obat berusia ratusan tahun. Siapa sangka semuanya malah dimakan telur ini."Musang obat sangat cerdas. Dia memahami ucapan Ewan. Dengan marah, dia langsung memukul cangkang telur itu menggunakan kaki depannya.Sek

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2664

    Malam itu, Ewan mengajak Millie, Dewi Kembang, dan Midori makan malam di rumah Keluarga Aditya.Keesokan paginya, Ewan kembali ke Papandaya seorang diri. Millie masih ingin menemani Dewi Kembang dan Midori berkeliling ibu kota, jadi dia tidak ikut pulang bersama Ewan.Setelah kembali ke Papandaya, hari-hari Ewan berlalu dengan sangat nyaman. Pada siang hari, dia bertugas di rumah sakit. Malam harinya, Akiyama, Yuki, Neva, Tiara, dan Mini bergantian menemaninya.Hidupnya benar-benar menyenangkan. Satu-satunya penyesalan hanyalah Lisa yang terus bepergian untuk urusan pekerjaan, sehingga sama sekali tidak punya waktu untuk menemaninya.Tanpa terasa, setengah bulan pun berlalu. Selama itu, Nazar kembali menelepon Ewan sebanyak dua kali. Dia mengatakan telah menemukan nadi naga.Namun, pada akhirnya Sunnata kembali memberi tahu Ewan bahwa nadi naga Gunung Mahameru terlalu sulit dilacak dan sama sekali tidak berhasil ditemukan.Hari itu, Ewan sedang beristirahat di rumah. Pagi-pagi sekali d

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2663

    Ewan sedikit memiringkan tubuhnya, lalu mengangkat lututnya. Seketika, seluruh tubuh Dewi Kembang jatuh tepat di atas lututnya.Plak! Ewan kembali menampar bagian yang sama sambil membentak, "Lain kali masih berani bertindak semaumu?""Ewan, kamu nggak berhak mengaturku ...."Plak! Ewan kembali memukul."Apa kamu benar-benar mendengar semua yang kukatakan?""Lepaskan aku!" teriak Dewi Kembang sambil terus meronta. "Aku mau ngapain, bukan urusanmu.""Kalau bukan aku yang mengurusmu, lalu siapa?" Ewan makin kesal.Perempuan keras kepala ini bukan saja membunuh orang tanpa mau mengakui kesalahan, tetapi juga telah merusak rencananya. Memang pantas diberi pelajaran.Plak! Tamparan kali ini jauh lebih keras. Dewi Kembang langsung menangis karena kesakitan. "Dasar bajingan! Lepaskan aku! Kalau nggak, aku nggak akan mengampuni kamu!"Dipukul di depan banyak orang membuat Dewi Kembang merasa malu sekaligus marah. Sepasang matanya yang indah dipenuhi amarah yang membara.Midori merasa kasihan k

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2662

    Nadi naga Gunung Mahameru?Hati Ewan langsung bergetar. Dia buru-buru bertanya, "Tua bangka, kamu yakin?""Memangnya aku pernah membohongi kamu?" balas Nazar dengan penuh semangat."Kuberi tahu ya, nadi naga Gunung Mahameru itu luar biasa kuat. Kalau dibandingkan, nadi naga Gunung Angkara benar-benar nggak ada apa-apanya.""Menurutku, asalkan kita mendapatkan nadi naga Gunung Mahameru, tingkat kultivasi kita pasti akan meningkat pesat. Cepat datang ke Gunung Mahameru!"Ewan merasa ada yang tidak beres. Nazar sangat tamak. Kalau dia benar-benar sudah menemukan nadi naga Gunung Mahameru, mana mungkin dia berbaik hati menyuruh Ewan datang? Pasti ada sesuatu yang disembunyikan."Bocah, kalau kamu nggak segera datang, nadi naga itu akan jadi milikku. Jangan salahkan aku kalau aku menikmatinya sendirian."Namun, tanpa disadari Nazar, ucapan itu justru membuat Ewan makin curiga.Sunnata juga sedang berada di Gunung Mahameru. Kalau tua bangka itu benar-benar menemukan nadi naga, mana mungkin S

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status