مشاركة

Bab 2454

مؤلف: Rexa Pariaman
Ewan tampak sangat terkejut. Dia sama sekali tidak menyangka bahwa begitu pedang batu itu dikeluarkan, retakan langsung muncul di permukaannya.

Nazar berkata, "Bocah sialan, tadi aku bilang apa?"

"Aku bilang Jayanta itu pelit. Sekarang kamu percaya, 'kan? Dia seorang Santo, tapi malah memberimu pedang batu rusak. Benar-benar orang yang kikir."

"Bocah sialan, menurutku pedang batu rusak ini nggak ada gunanya. Cepat buang saja."

Buang?

Ewan melirik Nazar dan mendapati bahwa meskipun lelaki tua itu
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق
تعليقات (1)
goodnovel comment avatar
Apita Khinan Adzana Safila
keren min ,,,,sekaligus menegangkan !!
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2454

    Ewan tampak sangat terkejut. Dia sama sekali tidak menyangka bahwa begitu pedang batu itu dikeluarkan, retakan langsung muncul di permukaannya.Nazar berkata, "Bocah sialan, tadi aku bilang apa?""Aku bilang Jayanta itu pelit. Sekarang kamu percaya, 'kan? Dia seorang Santo, tapi malah memberimu pedang batu rusak. Benar-benar orang yang kikir.""Bocah sialan, menurutku pedang batu rusak ini nggak ada gunanya. Cepat buang saja."Buang?Ewan melirik Nazar dan mendapati bahwa meskipun lelaki tua itu terus menyebutnya pedang batu rusak, matanya malah berkali-kali melirik ke arah pedang tersebut.'Reaksi tua bangka ini agak aneh. Jangan-jangan dia tahu asal-usul pedang batu ini?'Memikirkan hal itu, Ewan mengangkat pedang batu tersebut. Tak disangka, begitu dia mengangkatnya, terdengar suara retakan beruntun.Krak! Krak!Lapisan luar pedang batu itu terkelupas. Sebuah cambuk kayu muncul di hadapan Ewan.Cambuk kayu itu berwarna kuning kecokelatan, panjangnya kurang dari 30 cm dan memiliki 21

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2453

    Setelah beberapa saat, Nazar yang sedang tenggelam dalam pencerahan membuka matanya. Wajahnya penuh senyum saat berkata, "Bocah sialan, tak kusangka hanya dengan mendengar suara surgawi tadi, kultivasiku meningkat cukup banyak.""Setelah melewati petaka alam, aku akan bisa menembus tingkat dewa tahap menengah.""Ditambah lagi aku menguasai Ajaran Lima Petir dan beberapa teknik rahasia lainnya, kekuatan tempurku bisa menandingi ahli tingkat dewa tahap puncak.""Bocah sialan, bukan aku menyombongkan diri. Dengan kekuatanku sekarang, aku bisa menekanmu dengan mudah. Bocah sialan, apa yang sedang kamu lakukan? Kamu dengar apa yang kubilang nggak?""Cepat turun, ayo kita latihan bertarung."Setelah berkata demikian, Nazar menggulung lengan bajunya. Dia sudah tidak sabar ingin bertanding dengan Ewan. Pada saat itulah, Ewan membuka kedua matanya. Cahaya ilahi memancar dari pupil matanya saat dia melangkahkan langkah kesembilan.Boom!Suara ledakan dahsyat terdengar, bagaikan guntur menggelega

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2452

    Jayanta melangkah ke udara.Boom!Langit dan bumi bergemuruh.Ewan dapat merasakan dengan jelas bahwa pada saat itu aura Jayanta mengalami perubahan yang luar biasa. Dia bagaikan pedang dewa yang baru keluar dari sarungnya, memancarkan ketajaman yang tak tertandingi.Boom!Jayanta melangkahkan kaki untuk kedua kalinya.Suara ledakan kembali bergema. Rasanya seolah dia tidak sedang menginjak udara, melainkan menginjak genderang perang, hingga gendang telinga orang-orang hampir pecah karena getarannya."Luar biasa!" seru Nazar dengan ekspresi iri. "Entah kapan aku bisa menjadi seorang Santo sekuat itu?"Dengan mata membara, Ewan menatap langkah-langkah Jayanta. Dia memiliki firasat bahwa Jayanta sengaja melakukan ini untuk memperagakannya kepadanya.Boom!Langkah ketiga Jayanta dijejakkan. Auranya melonjak drastis, bagaikan naga dewa yang baru lahir ke dunia. Ewan dapat merasakan dengan jelas bahwa setiap kali Jayanta melangkah, auranya akan meningkat tajam. Ketika langkah keenam jatuh,

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2451

    "Leily pernah bilang kalau Sembilan Jarum Melawan Takdir dilatih hingga puncaknya, itu bisa membuat orang yang sudah mati hidup kembali.""Leily juga pernah bilang kalau orang yang menguasai Sembilan Jarum Melawan Takdir terlahir dengan mandat langit, dan suatu hari nanti akan mencapai puncak jalan keabadian."Ewan semakin bingung dan bertanya, "Senior, siapa Leily?"Jayanta menjawab, "Leily adalah putriku, sekaligus Gadis Suci Gunung Shuza. Sepertinya dia mengalami sesuatu. Putriku mengalami masalah ... Aku harus menyelamatkannya, aku harus menyelamatkannya ....""Ah ... kepalaku sakit sekali ...."Jayanta tiba-tiba kembali kehilangan kendali. Dia terus memukul kepalanya sendiri dengan tangan. Setiap pukulan menghasilkan suara yang menggelegar, bagaikan palu raksasa menghantam kepala."Aku ingat sekarang. Demi membuat murid-murid Gunung Shuza tetap abadi setelah meninggal, Leily menggunakan sebuah teknik rahasia, lalu jatuh ke dalam tidur abadi.""Hanya kamu yang bisa membangunkannya.

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2450

    Ewan mendengar ucapan lelaki tua berpakaian compang-camping itu dan langsung terkejut. Pemimpin Akademi Shuza? Jayanta?Dia teringat pada plakat-plakat arwah yang sebelumnya dilihatnya di Makam Pedang. Dari tujuh generasi pemimpin Sekte Gunung Shuza, enam plakat tertulis nama, sementara hanya plakat pertama yang kosong."Jangan-jangan, Senior Jayanta ini adalah pemimpin pertama Akademi Shuza?"Pikiran itu juga membuat Ewan terkejut. Jika Jayanta benar-benar pemimpin pertama Akademi Shuza, bukankah itu berarti dia telah hidup selama ribuan tahun?Jayanta mengangkat kepala menatap tanah terlarang Gunung Shuza. Dari matanya yang kosong, terpancar dua berkas cahaya, seolah dia teringat sebagian kejadian masa lalu."Malam itu, bulan sabit menggantung di langit. Malam itu, darah mengalir membanjiri Gunung Shuza. Malam itu, semuanya mati ...." Saat berbicara, air mata mengalir dari sudut mata Jayanta."Ini salahku .... Aku yang mencelakai Akademi Shuza, aku yang mencelakai mereka .... Huhu ..

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2449

    "Senior, aku dokter. Tolong biarkan aku memeriksa nadimu." Setelah berkata begitu, Ewan memegang pergelangan tangan lelaki tua dekil itu.Detik berikutnya, ekspresi Ewan langsung berubah. Pergelangan tangan lelaki tua itu sedingin es. Tidak ada denyut nadi sedikit pun. Keadaan seperti ini hanya bisa ditemukan pada orang mati.Setelah itu, Ewan membuka mata batinnya dan menatap lelaki tua itu dengan saksama.Beberapa saat kemudian, kening Ewan berkerut rapat. Dia tenggelam dalam pemikiran."Ada apa?" tanya Nazar.Ewan menjawab, "Kondisi senior ini aneh sekali. Nggak ada denyut nadi. Selain itu, jiwanya juga seperti sudah hilang.""Omong kosong." Nazar sama sekali tidak percaya. "Segala makhluk hidup di dunia ini memiliki tiga jiwa dan tujuh roh.""Dalam keadaan normal, kehilangan satu jiwa atau satu roh saja bisa menyebabkan penyakit. Yang parah bahkan bisa kehilangan nyawa.""Kalau tiga jiwa dan tujuh rohnya benar-benar hilang, senior ini sudah mati dari dulu. Kalau memang pemeriksaanm

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status