Compartilhar

Bab 2998

Autor: Rexa Pariaman
Krisna tidak lagi menekan tingkat kultivasinya. Sembilan gua surgawi muncul di belakang tubuhnya, memancarkan aura dahsyat yang mengguncang langit dan bumi.

Namun, Ewan seolah tidak melihatnya. Dia justru berinisiatif menerjang ke arah Krisna.

Melihat kejadian itu, semua orang terkejut.

"Menurutku, bocah itu sudah bosan hidup," kata Isla.

Rajek juga tertawa. "Kemampuannya cuma di tingkat inti emas, tapi berani bermimpi mau membunuh ahli tingkat gua surgawi tahap puncak. Otak orang itu pasti berm
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3005

    Cambuk Pemukul Dewa memelesat ke arah kepala Widodo. Namun, tepat ketika cambuk itu hampir mengenainya, sesuatu yang tidak terduga tiba-tiba terjadi.Ngung!Zirah perak yang dikenakan Widodo memancarkan cahaya putih yang sangat terang, seolah-olah sesosok dewa baru saja bangkit.Sesaat kemudian, sebuah helm putih muncul di kepalanya untuk melindungi seluruh bagian kepalanya dengan rapat. Dengan helm di kepala, zirah yang menyelimuti tubuh, serta aura mengerikan yang terus memancar darinya, Widodo tampak seperti seorang raja perang!Plak!Cambuk Pemukul Dewa menghantam helm Widodo, memercikkan bunga api ke segala arah.Tap! Tap! Tap!Widodo mundur belasan langkah. Namun, helmnya sama sekali tidak retak dan tubuhnya tidak terluka sedikit pun."Hm?"Ewan mengangkat alisnya, lalu kembali menerjang maju dan melancarkan beberapa cambukan ke arah helm Widodo.Plak! Plak! Plak!Percikan api beterbangan akibat benturan tersebut. Namun, selain terdorong mundur beberapa meter, Widodo tetap tidak

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3004

    Ewan berdiri di udara sambil menggenggam Cambuk Pemukul Dewa. Seluruh tubuhnya bermandikan cahaya keemasan, membuatnya tampak seperti dewa perang yang tak terkalahkan.Semua orang yang menyaksikan pemandangan itu merasa sangat takjub.Midori menatapnya dengan penuh kekaguman. "Tuan Ewan tampan sekali!"Senyuman menghiasi bibir Dewi Kembang. Wajahnya dipenuhi kebanggaan, seolah ingin mengatakan, "Lihat, itulah lelakiku!"Sementara itu, mata indah Bella berbinar-binar. Entah apa yang sedang dipikirkannya."Luar biasa!" seru Nazar.Di kejauhan, murid-murid dari ketiga tanah suci ketakutan hingga tidak berani bersuara setelah menyaksikan putra dan putri suci sekte mereka tewas.Setelah menghabisi Krisna dan Isla, Ewan mengalihkan pandangannya kepada Widodo, putra suci Aliran Penguasa Langit. Dia merasa sedikit heran. Mengapa lelaki itu tidak turun tangan ketika Rajek dan Isla berada dalam bahaya tadi?Kalaupun Widodo tidak ingin membantu mereka, mengapa dia juga tidak menunjukkan tanda-tan

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3003

    Saat itu, Ewan berbalik dan berjalan menghampiri Isla serta Krisna sambil membawa Cambuk Pemukul Dewa."Gimana sekarang?" tanya Krisna."Kita pergi," jawab Isla."Pergi?" Krisna tertegun. "Bagaimana dengan warisan mahasuci?""Sudah dalam situasi begini, kamu masih mikirin soal warisan mahasuci? Apa kamu ingin mati?" kata Isla. "Kalau kita nggak segera pergi, nasib kita akan sama seperti Rajek."Krisna berkata, "Nggak dapat warisan mahasuci masih bisa kuterima. Tapi aku nggak rela kalau nggak bisa membunuh bocah itu."Sebagai putra suci Tanah Suci Arkais, hari ini sembilan gua surgawinya dihancurkan oleh Ewan hingga tingkat kultivasinya merosot ke tingkat inti emas.Krisna memendam amarah yang luar biasa. Dia bahkan ingin melemparkan Ewan ke neraka untuk melampiaskan kebenciannya."Kamu pikir aku rela?" Isla kembali naik pitam ketika mengingat mulutnya yang dirobek Ewan tadi. Dia mengumpat, "Bajingan itu berani merobek mulutku! Berani sekali dia!""Demi keselamatan kita, sebaiknya kita

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3002

    "Mati?"Bella terbelalak dan tercengang. Dia sama sekali tidak menyangka Ewan benar-benar berhasil membunuh Rajek, bahkan dalam waktu yang sangat singkat.Dia tidak bisa menahan diri untuk bertanya dalam hati. Seandainya dirinya yang bertarung melawan Rajek, apakah dia mampu membunuhnya dalam waktu sesingkat itu?Jawabannya adalah tidak.Meskipun Bella yakin mampu mengalahkan dan membunuh Rajek, dia jelas tidak mungkin melakukannya semudah Ewan."Apakah dia menyembunyikan tingkat kultivasinya?" tanya Bella."Nggak," jawab Dewi Kembang. "Dia memang hanya berada di tingkat inti emas.""Bagaimana mungkin?" Bella sulit memercayainya.Nazar terkekeh. "Bocah tengik itu memang pandai menciptakan keajaiban."Bella semakin bingung. Ewan hanya berada di tingkat inti emas. Bagaimana mungkin dia mampu membunuh ahli puncak tingkat gua surgawi?Pasti ada rahasia yang tersembunyi dalam dirinya!Bella memandang Ewan yang berada di kejauhan. Mata indahnya dipenuhi rasa ingin tahu. Nazar memperhatikan t

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3001

    Meskipun tadi Ewan juga sempat bertarung melawan Isla, kekuatan Isla jelas jauh lebih lemah dibandingkan Rajek."Sepertinya aku memang harus segera meningkatkan tingkat kultivasiku!"Memikirkan hal itu, Ewan menggenggam Cambuk Pemukul Dewa dan berjalan menghampiri Rajek.Rajek tampak terkejut. Dia tidak menyangka Ewan sama sekali tidak gentar meskipun dirinya sudah memperlihatkan seluruh kekuatan kultivasinya."Hanya dari keberaniannya saja, orang ini sudah nggak boleh diremehkan."Tatapan Rajek menjadi suram. Dia berkata, "Karena kamu nggak berasal dari sekte mana pun, apakah kamu tertarik bergabung dengan Tanah Suci Purba? Kalau kamu bersedia, setelah kembali nanti, aku akan segera melaporkannya kepada sekte agar mereka mengangkatmu menjadi putra suci."Semua orang terkejut. Tidak disangka dalam situasi seperti ini, Rajek malah berusaha merekrut Ewan.Namun yang lebih mengejutkan lagi, Ewan langsung menolak tawaran tersebut, "Aku nggak tertarik jadi putra suci. Aku hanya tertarik mem

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 3000

    "Aaah ...."Isla menjerit kesakitan.Mulutnya telah dirobek sepenuhnya oleh Ewan, bahkan lidahnya juga tercabut. Darah membasahi wajahnya, membuat penampilannya sangat mengenaskan bagai hantu jahat yang mengerikan."Mati kau!"Ewan sama sekali tidak menunjukkan belas kasihan. Dia mengangkat Cambuk Pemukul Dewa dan mengayunkannya ke arah kepala Isla.Tepat saat itu ....Wush!Sebuah tombak panjang memelesat bagaikan kilat, membelah udara dan langsung menahan Cambuk Pemukul Dewa.Duk! Duk! Duk!Ewan terdorong mundur hingga beberapa ratus meter. Energi darah di dalam dadanya bergolak hebat, sementara darah merembes dari sudut bibirnya. Ketika mendongak, dia melihat bahwa orang yang menyerangnya adalah Rajek.Tadi Rajek sibuk membantu Krisna. Ketika mendengar jeritan Isla, mulut wanita itu sudah telanjur dirobek oleh Ewan.Rajek segera memelesat ke sisi Isla dan bertanya, "Gimana keadaanmu?"Saat itu, Isla sama sekali tidak mampu berbicara. Dia buru-buru mengeluarkan sebutir pil dan menela

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status